
Xiu Jimei mencoba melepaskan diri dari lilitan lembut naga putih. Ketika Whitely tergigit oleh naga ungu, tubuhnya menjadi lemah sehingga Xiu Jimei berhasil melepaskan diri.
Melihat Whitely yang berdarah dan kehilangan banyak vitalitas, Xiu Jimei benar-benar panik. Whitely dan tiga makhluk suci ilahi kuno lainnya telah bersama dia sejak kecil. Mereka juga mengasuhnya di masa lalu. Tentu saja perasaan Xiu Jimei pada mereka juga tidak dangkal.
Telah digigit oleh naga ungu, tubuh Whitely berubah menjadi manusia. Wajahnya pucat dan dadanya terluka parah hingga tulang rusuknya terlihat jelas.
"Xiao Bai!" Xiu Jimei segera menghampiri tubuh Whitely.
Xuan Xing melepaskan array dan menghampirinya juga. Jin Long belum berkata apa-apa saat ini.
"Xiao Mei, luka Baiyura merusak organ internalnya. Menghentikan pendarahan lebih dulu adalah langkah utama," kata Xuan Xing terburu-buru.
Pikiran Xiu Jimei kacau saat ini. Dibenaknya hanya ada keinginan untuk membunuh naga ungu. Ketika dia kesal dan marah, apapun ingin dihancurkan.
Xuan Xing melihat Xiu Jimei linglung akhirnya mengembunkan elemen es di kedua tangannya. "Aku akan membentuk pendarahannya lebih dulu. Jangan khawatir," katanya.
Xiu Jimei mengepalkan kedua tangannya. "Kamu jaga dia sekarang. Aku—"
Sebelum Xiu Jimei selesai bicara, naga ungu ternyata mengambil kesempatan itu untuk menyerang mereka lagi. Dia masih memiliki niat awalnya untuk menelan Xiu Jimei hidup-hidup.
Namun kali ini, Jin Long yang telah tenang di leher Xuan Xing akhirnya bergerak. Dia menatap naga ungu yang terlihat sombong, mau tidak mau mencibir.
"Manusia, aku saja yang bergerak. Kalian cepat keluar dari sini!"
Jin Long melepaskan diri dari leher Xuan Xing dan bergegas ke depan. Tubuhnya tiba-tiba saja menjadi sangat besar hingga hampir membuat gua tersebut sesak.
Xiu Jimei sangat mengkhawatirkan keselamatan Whitely saat ini. Dia dan Xuan Xing segera membawanya keluar dari tempat tersebut dengan cara teleportasi.
Perubahan yang tidak terduga itu membuat naga ungu terkejut lagi dan lagi. Terutama saat melihat sosok naga yang memiliki ukuran tubuh sebesar dirinya tiba-tiba saja muncul.
Naga emas itu tampak lebih kuat daripada naga putih kecil yang tadi. Karena naga ungu lengah, Jin Long langsung mengibaskan ekor tajamnya—menampar wajah naga ungu tanpa berperasaan.
Naga ungu merintih sejenak. Dia melebarkan matanya dan menatap Jin Long dengan sedikit waspada.
"Siapa lagi kamu?" tanyanya bingung.
Jin Long yang selalu sombong tentu saja tidak bermurah hati untuk menjawab pertanyaannya. Dia langsung menyembur api keemasannya ke arah naga ungu.
"..." Naga ungu yang diabaikan merasa diejek dan dia terlambat untuk membalas api keemasan itu dengan api merah kehitamannya.
__ADS_1
Pada akhirnya, wajah naga ungu yang kesakitan akibat dipukul ekor Jin Long kini harus dibakar juga.
Naga ungu yang marah akhirnya terbatuk. "Naga Dunia Langit, apakah kamu memiliki moral hingga berani menyemburkan api di wajah sesama naga?!" teriaknya.
"Maaf, aku tidak mengenal naga jelek lainnya selama ini." Jin Long acuh tak acuh.
Naga ungu yang wajahnya sedikit hitam karena dibakar sebelumnya hanya melukai sisiknya saja.
"Ternyata kamu berani melawanku! Kalau begitu aku akan melayanimu dengan senang hati!" Naga ungu tidak mau bermain-main dengannya. "Akan kubuat sisik emas kebanggaan mu menjadi sehitam arang!" teriaknya.
"Cobalah jika berani, naga iblis jelek!"
"Kamu yang jelek! Seluruh keluargamu jelek."
"Maaf, aku naga tunggal dan tidak lahir dari rahim naga betina." Jin Long tampak polos.
Naga ungu ingin muntah darah. Tolong, siapa yang tahu, apa alasan naga emas ini begitu tak tahu malu saat ini?
Akhirnya, dua naga itu bertarung di dalam gua hingga gunung bergetar berulang kali.
Keduanya sama-sama unggul. Naga ungu tidak menyangka jika Jin Long akan sekuat itu.
"Rupanya kamu masih belum mengetahui identitasku. Tapi sebelum aku menjawab, tentu saja aku ingin tahu berapa usiamu."
"Ha ha ha!" Naga ungu tertawa marah secara sengaja. "Aku sudah hidup lebih dari seribu tahun lamanya."
"Hanya seribu tahun?" Jin Long bahkan lebih mengejeknya diam-diam. "Hanya seribu tahun, kamu sudah sombong seperti ini?"
"Apa maksudmu!" Naga ungu memiliki firasat buruk.
"Tentu saja, aku telah hidup sebagai binatang roh suci purba selama ini, belum pernah mendapati naga sombong sepertimu di Dunia Langit."
"..." Naga purba? Apakah kamu bercanda denganku?
Zaman kultivator purba masih dominan dengan binatang roh. Sudah lama sekali sebelum peradaban manusia Dunia Langit berkembang. Sangat lama dan lama sekali. Itu artinya, Jin Long sangat tua saat ini?!!
......................
Di luar gunung, Xiu Jimei dan Xuan Xing berada di tempat yang aman. Whitely yang berwajah pucat masih memiliki kesadaran saat ini. Tapi dia tidak berdaya.
__ADS_1
Tak lama, Reddish, Blacky dan Bluewy datang. Meraka terkejut melihat Whitely terluka parah saat ini.
"Apa yang terjadi? Musuh mana yang berani menyakiti naga kita?" teriak Blacky sangat marah.
Xuan Xing melihat mereka tanpa ekspresi terkejut sama sekali. "Ini naga ungu dari Alam Neraka," jawabnya.
"..." Blacky terdiam. Naga ungu? Alam Neraka? Tampaknya itu sangat kuat.
Blacky yang hanya berwujud sekor ular hitam tentunya tidak selevel dengan seekor naga. Benar-benar menyedihkan. Pasti sengaja melecehkan seekor ular!
"Baiyura, apakah kamu masih bisa mendengar kami bicara?" Bluewy yang tenang akhirnya melihat Whitely tergantung di rumput hitam berkedip berulang kali. Sepertinya sedikit linglung.
"Tentu saja. Jangan khawatir, aku tidak akan mati."
"Tapi vitalitasmu turun," katanya.
"Bukan masalah besar."
Xiu Jimei tidak tahan melihatnya kesakitan. Dia sudah memanggil Roh Bunga untuk datang saat ini.. kemungkinan tak lama lagi akan datang.
"Apakah setetes esensi delapan dewa-dewi bisa menyembuhkannya?" tanyanya.
"Bisa. Hanya saja luka Baiyura terlalu parah saat ini . Menggunakan esensi delapan dewa-dewi hanya akan membuat energi spiritual di tubuhnya melonjak. Jika Baiyura tidak bisa menahannya, tubuhnya bisa meledak. Jika Anak Majikan mau, tunggu Hua Mei datang dan mengobati lukanya lebih dulu.
Roh Bunga memiliki banyak koleksi bunga roh penyembuh yang bisa mengobati luka Whitely. Xiu Jimei hanya bisa menggunakan pil penyembuh untuk membuat energi spiritual yang kacua di tubuh Whitely menjadi sedikit terkendali.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di Istana Golden Lotus saat ini, Roh Bunga sedang menyirami taman bunga kesayangannya di halaman belakang. Kali ini dia mengizinkan Bai Huazhi datang untuk menikmati pemandangan.
Meski Bai Huazhi tidak bisa memecahkan array seratus lapis milik Fu Chan Yin sebelumnya, dia masih berhasil memohon pada Roh Bunga untuk masuk hari ini.
Ketika Roh Bunga sibuk menyirami bunga dengan perasaan berbunga-bunga, pikirannya tiba-tiba saja menerima pesan telepati dari Xiu Jimei.
Setelah mendapatkan laporan tentang kondisi Whitely, Roh Bunga segera memberikan gembor pada Bai Huazhi.
"Pencuri Bunga, gantikan aku untuk menyiram semua tanaman bungaku hari ini. Aku ada urusan lebih dulu. Ingat, jangan sampai aku kembali nanti, ada bunga yang terpotong!" Roh Bunga memberi peringatan sebelum akhirnya pergi tanpa menunggu Bai Huazhi bertanya.
"..." Bai Huazhi yang memegang gembor berasa seperti kakek petani yang malang.
__ADS_1