Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Lima Elemen (2)


__ADS_3

Apa yang dikatakan Yuu membuat yang lain mulai memperhatikan dengan saksama. Ternyata memang benar, seekor naga hitam kemerahan yang tampak menyeramkan. Naga lima elemen meraung saat tiba di Dunia Langit. Makhluk itu memperhatikan sekitar. Tak lama setelah itu, energi spiritual di tubuhnya meledak hingga menyebar ke sekitar.


Gelombang energi spiritual yang meledak di langit langsung membuat keseimbangan elemen lainnya terganggu. Wang Xuyue serta yang lainnya terkena dampak. Sin serta Yuyu muntah darah. Sebagai pengguna elemen air, keduanya merasa energi spiritual di tubuhnya kacau.


Hanya Xiu Jimei, Xiu Jikai, Yan Yujie, Ming Zise serta Dewa Binatang yang tidak terpengaruh. Yuu sedikit tidak nyaman. Lagi pula dirinya hanyalah roh tumbuhan yang baru terbentuk saat ini. Adapun Xuan Xing sendiri, sebagai pengguna elemen es, sama sekali tidak banyak berpengaruh pada tubuhnya.


Nama lima elemen sempat berputar satu kali di udara sebelum akhirnya menukik ke lautan dan mencipta gelombang pusaran air yang dalam.


"Apa yang akan dia lakukan?" Xuan Xing mengerutkan kening.


Mereka sebelum sempat menebak apa yang ingin dilakukan oleh naga lima elemen. Namun pastinya bukan sesuatu yang baik. Pusaran air di tengah lautan semakin dalam sehingga semua ikan yang ada di sekitanya seketika menjauh. Naga lima elemen langsung memasuki pusaran air tersebut.


Pada saat yang bersamaan, air di sekitar pantai langsung surut, digantikan dengan dinding air yang sangat tinggi. Awalnya Xiu Jimei tidak merasa ada yang salah. Tapi dia langsung teringat dengan bencana tsunami.


Bukankah ini awal dari bencana tsunami?


"Tidak bisa dibiarkan! Naga itu ingin menenggelamkan daratan Negeri Atas!" Xiu Jimei segera keluar tenda dan melindungi dirinya dengan bola perisai agar tidak basah kuyup.


"Xiao Mei!" Wang Xuyue terkejut dan ingin pergi juga namun ditahan oleh Yan Yujie.


"Jangan gegabah. Xiao Mei lebih kuat dan pasti memiliki caranya sendiri." Yan Yujie menenangkannya.


Ming Zise mengerutkan kening ketika berpikir apa yang dilakukan naga lima elemen di Dunia Langit m ini pasti ada hubungannya dengan Ning Siyu atau Lu Zheng.


"Ke mana tunanganmu pergi?" Dewa Binatang penasaran.


"Mencegah agar air lautan tidak menenggelamkan daratan." Setelah menjawab, Ming Zise juga menghilang dari pandangan mereka untuk menyusul Xiu Jimei.


Xiu Jikai juga bersiap untuk pergi. Dia meminta yang lainnya untuk tetap di sini atau memberi tahu para tetua sekte tentang keberadaan naga lima elemen.


Saat ini, dinding air laut semakin mendekat dan siap untuk menerjang daratan. Xiu Jimei berdiri di udara tak jauh dari dinding air laut. Dia mengeluarkan pedang naga es nya dari gulungan kuno milik Whitely.

__ADS_1


Tuit Tuit segera muncul di bahu Xiu Jimei. "Tuan, kamu bisa meminta bantuan temanmu yang memiliki elemen es itu."


"Xuan Xing?"


"Jangan remehkan dia."


"Aku tidak meremehkan nya. Aku hanya tidak ingin dia terluka." Xiu Jimei selalu menghargai setiap pertemanan yang dimilikinya saat ini. Mengingat saat kecil, dia bahkan sulit untuk mendapatkan teman.


"Aku tahu. Jangan khawatir, aku akan menjaganya." Tuit Tuit hanya ingin berpartisipasi dalam pertempuran kali ini. Dia harus membuktikan kelayakannya sebagai burung phoenix.


"Kalau begitu pergilah dan biarkan dia membantu dari pantai."


Tuit Tuit segera terbang untuk menemukan Xuan Xing.


Dinding air laut bukan hanya terjadi di pantai itu saja, tapi terjadi di sekeliling daratan pantai yang mengelilingi Negeri Atas. Xiu Jimei tak mungkin membekuk semuanya sekaligus, kecuali jika dia pergi ke tengah Negeri Atas untuk mengembunkan kekuatannya.


Tapi itu terlalu lama ....


"Jangan khawatir, aku ada di sini," katanya.


"Ming Ming ...," gumamnya, lalu berekspresi serius. "Jangan mengganggu kesenanganku nanti."


Pria itu terkekeh. "Tentu saja, semuanya terserah Mei'er."


Wuming dan Yamla juga datang jika seandainya Ming Zise membutuhkan keduanya.


"Tuan, bagaimana mungkin naga lima elemen ini muncul di sini? Apakah gerbang Alam Neraka sudah bisa menembus Dunia Langit?" tanya Yamla yang berwujud seekor ular putih dan selalu melingkar di leher Wuming.


"Ya ... Sepertinya begitu," jawabnya.


Walaupun Dewa Pencipta Dunia Langit sudah memperbaiki kerusakan portal teleportasi spiritual, tetap saja Alam Neraka selalu memiliki caranya sendiri untuk menembus pertahanan.

__ADS_1


Mereka segera merasakan hawa dingin dari tubuh Xiu Jimei. Barulah menyadari jika pedang naga es yang dipegang gadis itu sudah diselimuti oleh elemen es yang sangat dingin.


Di saat dinding air laut semakin mendekat, Xiu Jimei segera menggunakan mantra. Segera, pedang itu menguarkan aura yang lebih dingin daripada sebelumnya.


"Bekukan!" Xiu Jimei langsung mengayunkan pedang ke depan.


Dari bilah pedang tercipta embusan angin dingin yang mengandung energi spiritual. Ketika kekuatannya mengenai dinding air, serpihan es langsung muncul dan membekukan setiap permukaan dinding air laut.


Dinding air laut yang membeku terlihat lebih indah tapi juga mengerikan.


Di sisi lain, Xuan Xing yang ditemani Tuit Tuit menunggangi Cip Cip yang berlari kencang di sekitar garis pantai. Gadis itu menggunakan energi spiritual esnya untuk membantu Xiu Jimei membekukan setiap dinding air es yang semakin mendekat.


Hujan disertai angin kencang masih terus berlanjut. Xuan Xing tidak kedinginan sama sekali. Tubuhnya bahkan lebih dingin daripada air hujan.


Naga lima elemen menyadari jika ada pihak lain ikut campur dalam urusannya. Makhluk bertubuh panjang itu bertengger di atas dinding air laut yang dibekukan oleh Xiu Jimei dan Xuan Xing.


"Manusia mana yang berani melawanku?" Naga lima elemen bisa berbicara dan mulai mengamati sekitar.


Tepat tak jauh di depannya, sosok Xiu Jimei muncul bersama Ming Zise, Wuming dan Yamla. Naga lima elemen menyipitkan mata untuk melihat keempatnya.


"Manusia yang memiliki kemampuan," ujar naga lima elemen. "Tapi sayangnya itu tidak berguna!"


Naga lima elemen seketika menyemburkan api ke arah mereka. Tapi kali ini Xiu Jimei menggunakan pedang naga es untuk menghalau api itu. Elemen es yang terkandung dalam pedang berkali-kali lipat lebih dingin daripada elemen es lainnya.


Melihat jika elemen api yang disemburkan tidak berpengaruh, naga lima elemen marah. Dia merasa terprovokasi sehingga cakar-cakar kakinya berhasil membuat bongkahan es dinding air laut retak dan hancur.


Merasakan kemarahan naga lima elemen, Xiu Jimei tidak tinggal diam. Dia langsung menghilang dari pandangan Ming Zise dan muncul lagi di samping kepala naga lima elemen. Mata naga itu bergerak ke samping, melihat sosok Xiu Jimei lebih jelas.


Entah kenapa, gadis manusia itu memiliki aura yang membuatnya sedikit waspada.


"Siapa kamu sebenarnya?" Naga lima elemen sangat ingin tahu tentangnya.

__ADS_1


"Kamu akan tahu setelah mencicipi ini." Xiu Jimei tersenyum misterius.


__ADS_2