Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Ujian Bakat Spiritual Gabungan Dihentikan


__ADS_3

Ming Zise menaikkan sebelah alisnya. Xiu Jimei menceritakan awal mula dia pergi ke gunung untuk mencari tahu. Selain karena merasa aura familiar dari dalam gunung, dia juga merasa ada sesuatu yang aneh. Jadi sengaja turun untuk mencari tahu.


Awalnya dia pikir hanya akan menemukan pintu gerbang baja aneh saja. Lalu berniat pergi untuk melaporkannya pada Ming Zise. Siapa yang tahu jika pintu gerbang baja terbuka dan naga ungu muncul.


Dari sana pertarungan terjadi. Xiu Jimei menyentuh wajah Ming Zise saat ini. Suhu kedua telapak tangannya dingin.


Ming Zise memegang kedua tangannya yang kedinginan. "Apakah Mei'er menggunakan elemen es?" tanyanya.


"Ya. Aku memakai pedang naga es untuk melawan naga ungu sebelumnya. Aku sedikit kedinginan." Dia menyusut ke pelukan Ming Zise. "Peluk aku sebentar."


Ming Zise membiarkan gadis itu duduk di pangkuan lalu memeluknya. Melihatnya memejamkan mata untuk tidur, sepertinya Xiu Jimei kelelahan. Tapi gadis itu tidak mau menunjukkannya pada orang lain sebelumnya.


"Guru, Dewa Obat berkata untuk membiarkan Guru kembali ke Alam Para Dewa setelah urusan di gunung selesai," kata Xiu Jimei dengan mata tertutup.


"Ya, jangan khawatir tentang itu. Alam Para Dewa tidak akan runtuh tanpa kehadiran Guru," canda Ming Zise.


Ketika Xiu Jimei terlelap, Ming Zise segera membawanya kembali ke penginapan tempat di mana teman-teman gadis itu berada. Dia membaringkannya di tempatnya tidur. Setelah mengecup keningnya, Ming Zise meninggalkan penginapan.


Wuming dan Yamla masih ditugaskan untuk menjaga mereka saat ini.


Setelah kepergian Ming Zise, seekor burung gagak terbang di dekat penginapan dan hampir saja menabrak sosok Ming Zise yang keluar dari jendela. Gagak itu terkejut dan kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya jatuh bebas.


Shin Yalong yang berwujud gagak hitam berjambul merah muda jatuh ke dalam panci berisi air panas. Dia berteriak panik seraya mengepakkan kedua sayapnya, berusaha untuk keluar.


Wang Xuyue yang sedang mendidihkan air mau tidak mau mengambil gagak yang sudah basah kuyup dan beberapa bulu rontok mengambang di panci.


"Hari ini aku tidak berniat untuk membuat sup burung gagak. Tapi sepertinya dewa berkehendak lain?" Wang Xuyue tampak bercanda.


Tak jauh darinya, Kin Wenqian dan Jia Lishan sedang menyiapkan beberapa bumbu serta bahan masakan lainnya untuk membuat sup.


"Bukankah gagak itu Shin Yalong?" tebak Jia Lishan.


"Hah?" Wang Xuyue tidak terlalu memperhatikan pada awalnya. Lalu dia melihat beberapa bulu serta jambul berwarna merah muda. "Shin Yalong?!" teriaknya terkejut.


Gagak yang kedua kakinya dipegang Wang Xuyue pun memutar bola matanya. "Ini aku. Bisakah kamu lepaskan aku sekarang. Kepalaku pusing."

__ADS_1


Seketika, Wang Xuyue melepaskannya hingga gagak itu menghantam tanah berumput tanpa persiapan.


"Rumput! Bisakah kamu lebih lembut dan perhatian?" protes Shin Yalong yang kini mengubah wujud menjadi manusia.


Tubuhnya masih kuyup dan kepulan uap panas masih samar-samar terlihat. Shin Yalong menggunakan teknik mengeringkan tubuh sehingga penampilannya kembali segar seperti sedia kala.


Wang Xuyue mendengkus. "Masih untung aku selamatkan. Jika tidak, kamu sudah jadi gagak rebus!" gumamnya.


"..." Shin Yalong terbatuk canggung.


Air rebusan terbuang percuma. Wang Xuyue mengganti airnya lagi.


Kin menatap Shin Yalong dengan curiga. "Kamu datang lagi saat kami sedang memasak. Apakah hidungmu kombinasi anjing?" candanya.


"Tidak mungkin. Aku datang untuk melihat situasi sekitar. Datang ke sini hanya karena kebetulan saja. Perasaan gelisah yang selama ini aku rasakan akhirnya menjadi kenyataan. Tapi apa yang terjadi beberapa saat lalu. Raungan makhluk aneh itu terdengar lagi," jelasnya.


Wang Xuyue, Jia Lishan dan Kin Wenqian mengggelengkan kepala. Lalu mereka ingat jika Xuan Xing mencari Xiu Jimei sebelumnya. Mungkin gadis itu tahu.


Hanya saja saat ini Xuan Xing sedang istirahat untuk memulihkan tenaganya. Tidak sopan bagi Shin Yalong untuk mengganggunya.


"Teman-teman, apakah sudah menerima pemberitahuan di surat gulungan tugas?" tanya Xuan Xing.


"Ada apa?" Kin Wenqian tidak menyadarinya saat ini. Tak lama kemudian dia mendapatkan pemberitahuan di surat gulungan tugas. Wang Xuyue dan Jia Lishan juga sama.


Mereka terkejut untuk sementara waktu. Tidak tahu apa yang dipikirkan. Memastikan jika informasi itu benar, mereka saling melirik. Kecuali Shin Yalong yang tidak tahu apa-apa.


Akhirnya, Jia Lishan memberanikan diri untuk bertanya. "Apakah ini sungguhan? Ujian bakat spiritual gabungan dihentikan? Tapi kenapa dihentikan?"


"Aku tidak tahu." Xuan Xing menggelengkan kepala. "Kita hanya perlu berkumpul di halaman Sekte Atas dalam beberapa hari. Sepertinya ada pengumuman lain yang akan diberitahukan," katanya.


Shin Yalong seperti mulai memahami sesuatu. "Apakah ujiannya dihentikan?"


"Sepertinya begitu. Padahal masih ada beberapa bulan tersisa," jawab Wang Xuyue.


"Ini seperti dugaanku," kata Shin Yalong.

__ADS_1


"Kamu meramal lagi?" ejek Wang Xuyue.


Shin Yalong ingin tersedak sesuatu. "Tidak. Tapi aku sudah memperkirakan jika ujian gabungan kali ini pasti dihentikan. Berarti hanya ada satu kemungkinan jika ujian dibatalkan. Situasi saat ini genting dan bukan hanya di Negeri Atas saja yang mengalami kejadian serupa," jelasnya.


"Maksudmu, mungkin di negeri lain juga mengalami krisis?"


"Seharusnya begitu." Shin Yalong mengangguk.


Xuan Xing, Kin Wenqian dan Wang Xuyue bukan dari Negeri Atas. Mereka belum mengetahui kabar dari negerinya sendiri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Beberapa hari kemudian, semua murid ujian spiritual gabungan berkumpul di halaman Sekte Atas. Kelompok Xiu Jimei juga telah tiba.


Xiu Jikai dan Yan Yujie sudah kembali sehari sebelumnya. Yan Yujie telah berhasil mempelajari teknik penyamaran penampilan dari Ming Zise. Dia akhirnya bisa kembali ke penampilan cerobohnya yang dulu.


Yue Ming selaku Sovereign Sekte Atas memberikan pengumuman resmi tentang dihentikannya ujian bakat spiritual gabungan. Banyak murid yang kecewa. Bahkan para penilai serta perwakilan dari negeri dan dunia lain juga kecewa.


Tapi mau bagaimana lagi, keputusan dari yang di atas akhirnya turun. Mereka hanya bisa mematuhi perintah. Setelah ujian dihentikan, semua murid dari negeri dan dunia lain harus kembali. Mereka tentunya harus membantu krisis yang terjadi di tempat tinggal masing-masing.


Xiu Jimei memikirkan Zhishu saat ini. Kenapa ujian dihentikan hanya karena gempa malam kemarin?


Wuming dan Yamla berada di kegelapan dan melaporkan masalah ini pada Ming Zise.


"Tuan pasti senang saat mendengar berita ini," gumam Yamla.


"Bagaimana kamu tahu?" tanya Wuming curiga.


"Kamu ingat, Putri Xiu akan bertunangan dengan tuan kita setelah ujian berakhir. Kali ini ujiannya benar-benar berakhir, pertunangan tak jauh lagi," jelasnya.


"..." Wuming sama sekali tidak ingat tentang ini.


Tapi Yamla adalah seorang wanita. Konon, wanita cenderung lebih banyak mengingat hal-hal penting ketika dibutakan oleh cinta.


Yamla memegang pena dengan ekornya dan Wuming memegang kertas gulungan. Yamla mulai menggoreskan beberapa patah kata pada kertas tentang ujian bakat yang dihentikan. Lalu kirim secepat mungkin melalui teleportasi barang.

__ADS_1


__ADS_2