Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Kerajaan Ras Duyung


__ADS_3

Pada malam hari, Xiu Jimei dan Yan Yujie menunggu di pantai. Semenjak Yan Yujie memelihara anak beruang putih roh kuno, segala jenis kesialannya mulai berkurang. Tapi tetap saja masih sedikit berhati-hati agar dirinya tidak jauh ke kematian.


Sekarang raja hantu lama sudah meninggal dan Yan Yujie aman untuk sementara.


Namun Yan Yujie tetap saja dihampiri kesialan saat tiba di pantai. Dia tak sengaja menginjak ubur-ubur di antara gulungan ombak rendah.


“Ahh! Sakit! Dasar ubur-ubur sialan!” Yan Yujie menjauhi ombak rendah dan pergi ke sisi Xiu Jimei yang sedang makan keripik kentang.


Kaki Yan Yujie sedikit bengkak dan kemerahan. Ubur-ubur roh yang menyengatnya bukan hanya marah tapi juga tersinggung dengan keberadaan Yan Yujie di sekitar gulungan ombak.


“Adik Sepupu, kenapa begitu banyak ubur-ubur roh di tepi pantai seperti ini?” Yan Yujie melihat salah satu kakinya bengkak dan berjalan tidak nyaman. Wajahnya sedikit pucat, jelas diracuni.


Xiu Jimei mengerutkan kening. Dia memberikan obat untuk menetralkan racun ubur-ubur di tubuh laki-laki itu.


“Mungkin mereka ingin bermain ombak,” jawabnya enteng.


“…” Apakah kamu yakin? Yan Yujie sama sekali tidak mempercayainya.


Sebelum Xiu Jimei mencoba untuk memeriksa kaki Yan Yujie yang bengkak, Sin dan Yuyu sudah datang. Keduanya tidak bersama teman-temannya seperti saat pertama kali bertemu. Karena melihat mereka, Xiu Jimei hanya bisa membiarkan Yan Yujie berjalan dengan salah satu kakinya yang bengkak.


Yamla menggelengkan kepala. Gadis ini sepertinya malas untuk mengobati kerabatnya sendiri.


“Putri Xiu,” sapa Yuyu terdengar manis.

__ADS_1


Sin dan Yuyu bertelanjang dada saat ini dan menyapa Xiu Jimei serta Yan Yujie. mereka ingat jika laki-laki itu juga terkena sihir putri tidur sebelumnya.


“Putri berkata ada cara untuk menghilang mantra itu?” tanya Sin. “Apakah menyerap energi kegelapan untuk menghilangkan sihir putri tidur berhasil?”


Xiu Jimei tersenyum misterius dan dia melihat Yan Yujie yang setengah pucat saat ini. “Ada caranya. Kakak Sepupuku bisa mengatasinya nanti.”


Yan Yujie yang baru saja dituduh langsung merinding. Jika dirinya seekor kucing, pasti bulu-bulunya sudah berdiri semua.


“Xiao Mei, apa maksudmu? Kenapa aku? Apakah aku bisa? Kenapa aku tidak tahu?” tanyanya beruntun.


Xiu Jimei mengabaikannya dan mengobrol dengan Sin dan Yuyu tentang kondisi sang ratu saat ini. Lalu kedua duyung itu membawa keduanya menuju kerajaan ras duyung. Xiu Jimei dan Yan Yujie menggunakan array di sekeliling tubuh agar bisa menyelam tanpa membuat tubuh basah dan tentunya bisa bernapas juga.


Sesampainya di kerajaan ras duyung, keduanya terlihat takjub dengan apa yang ada di dalam. Array pelindung yang mengelilingi kerajaan ras duyung sangat kuat. Bahkan sangat sulit kemungkinannya untuk ditemukan oleh dunia luar.


Kerajaan ras duyung jauh di dasar laut dalam yang gelap. Bagi kultivator biasa, semakin dalam menyelam, tekanan pada tubuh akan semakin meningkat.


Beberapa duyung mengambil wujud manusia saat tinggal di array pelindung. Mereka memiliki telinga ikan seperti sirip, warna rambut yang berbeda dan mereka juga menawan.


Sekilas, tidak ada yang berbeda antara ras duyung dengan manusia atau siluman.


Sin memperkenalkan sebagian dari dunia kerajaan ras duyung dan inilah alasan kenapa mereka jarang pergi ke dunia luar.


"Ini luar biasa," kata Yan Yujie seraya berjalan hati-hati karena salah satu kakinya yang bengkak akibat tersengat ubur-ubur.

__ADS_1


"Terima kasih pujiannya. Ayo kita ke istana," kata Yuyu.


Kedatangan Xiu Jimei dan Yan Yujie ke sini untuk mengetahui kondisi ratu. Mereka tidak memiliki waktu untuk bersantai.


Setibanya di istana kerajaan ras duyung, Sin dan Yuyu diperbolehkan untuk bertemu raja. Saat ini, Raja Duyung berada di kamar dan menemani istrinya yang telah tertidur pulas akibat efek sihir putri tidur.


Pelayan segera datang dan menyampaikan berita bahwa Sin dan Yuyu sudah kembali.


"Salam, Yang Mulia Raja," kata Sin dan Yuyu seraya membungkuk untuk menghormati Raja Duyung.


"Ya. Tidak perlu sungkan." Raja Duyung menyambut mereka.


Sin dan Yuyu memperkenalkan Xiu Jimei serta Yan Yujie pada Raja Duyung begitu pula sebaliknya. Lalu mereka mulai fokus membahas tentang sihir putri tidur yang menyerang Ratu Duyung saat ini.


Xiu Jimei memeriksa kondisi Ratu Duyung lebih dulu untuk memastikan apakah ada sesuatu yang telah berkembang di tubuhnya. Tapi ternyata masih sama seperti sebelumnya.


Ratu Duyung seperti tidur nyenyak saat ini tapi wajahnya pucat.


"Sin dan Yuyu bercerita jika kalian bisa mengangkat sihir ini?" tanya Raja Duyung ramah.


"Sebenarnya aku bisa menyerap aura kegelapan yang terdapat pada Ratu Duyung. Namun Kakak Sepupu ku bisa menghapusnya dengan mudah," jelas Xiu Jimei.


Mau tidak mau, Yan Yujie menatap Xiu Jimei dengan penuh keluhan. "Xiao Mei, aku sama sekali tidak tahu tentang ini. Kenapa kamu berkata aku bisa melakukannya?"

__ADS_1


...****************...


NB: Menurut kalian, apa yang akan dilakukan Xiao Mei?


__ADS_2