Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Mengangkat Sihir Putri Tidur


__ADS_3

Ekspresi Yan Yujie saat ini sedikit serius. Setelah memeriksa kondisinya, dia sedikit mengernyit.


“Mantra ini seharusnya sudah lama menyerangnya. Agak merepotkan. Bisakah menggunakan air mata duyung untuk membangunkannya lagi? Aku tak bisa menghapus sihir ini jika pihak lain jatuh ke dalam mimpi seperti ini,” jelasnya.


Raja Duyung terkejut dan langsung memiliki harapan setelah Yan Yujie berkata demikian. “Tentu saja. Jangan khawatir.”


Raja Duyung menggunakan air matanya sendiri untuk membangunkan ratunya saat ini. Tak lama, Ratu Duyung seperti jatuh ke dalam mimpi buruk untuk sementara waktu. Butuh waktu beberapa saat sebelum Ratu Duyung terbangun dengan keringat dingin di dahinya.


“Rajaku?” Ratu Duyung terlihat bingung. “Apakah aku tertidur lagi?” tanyanya.


“Ya, syukurlah, kamu sudah bangun. Kali ini aku meminta seseorang yang bisa mengangkat sihir ini sepenuhnya. Kamu tidak perlu menderita lagi di masa depan,” jelasnya.


“Benarkah?”


Ratu Duyung melihat ada beberapa orang di kamar dan merasa asing. Kecuali Yuyu dan Sin, dia tidak tahu siapa gadis cantik dan laki-laki berambut merah yang tampak sombong itu.


“Ini …” Ratu Duyung tidak tahu harus memanggil pihak lain siapa.


“Namaku Xiu Jimei,” kata gadis itu memperkenalkan diri. “Dan ini kakak sepupuku, Yan Yujie.”


Ratu Duyung tersenyum ramah pada mereka. “Ternyata dua kultivator manusia dari daratan. Ini pertama kalinya aku melihat manusia,” katanya.


Xiu Jimei terkejut. “Apakah Ratu tidak pernah datang ke daratan?”


Ratu Duyung menggelengkan kepala. “Hari-hariku dihabiskan di istana ini dan tidak bisa datang ke sana. Selain dunia luar sangat berbahaya bagi ras duyung, sihir putri tidur ini juga menjadi salah satu alasannya. Lagi pula sejak lama, tubuhku sudah tidak sehat dan mudah lelah. Raja tidak bisa membiarkanku pergi ke daratan manusia,” jelasnya.


Ekspresi Raja Duyung tampak merasa bersalah dan penuh penyesalan. “Maaf, ini salahku.”


“Tidak, aku tahu ini demi kebaikanku sendiri,” katanya.

__ADS_1


Yan Yujie tidak bisa melihat adegan cinta bertaburan di depannya. Dia memutar bola matanya dan tidak sabar.


"Baiklah, cukup untuk ini. Haruskah aku memulainya sekarang atau tidak perlu sama sekali?"


Raja Duyung terbatuk tidak wajar dan dia tahu jiwa raja hantu tidak sabar tentang ini. "Tentu saja sekarang. Merepotkanmu, tolong," jawabnya.


Ratu duyung juga bekerja sama dengan baik. Dia melakukan apa yang harus dilakukan agar Yan Yujie bisa mengangkat sihir putri tidur ini secepatnya.


Untuk mengangkat sihir putri tidur, Yan Yujie perlu menyentuh punggung Ratu Duyung. Dia harus menyentuh tanda bunga mawar hitam yang ada di punggung sang ratu.


Tapi tidak mungkin Yan Yujie menyentuhnya. Pria dan wanita berbeda. Belum lagi ratu sudah menikah. Karena itu, Yan Yujie menatap Xiu Jimei.


"Kamu kemarilah dan menjadi perantara," katanya.


"Aku?" Xiu Jimei bingung. "Kamu ingin menyerap sihir itu melalui diriku?"


"Ya, apakah ada yang salah?"


"..." Jiwa raja hantu sepertinya menyadari jika tubuh Xiu Jimei diselimuti oleh aura keemasan yang sangat murni.


Saat dia menggunakan api hantu untuk menyentuh sudut pakaian gadis itu, api hantu langsung mengecil dan lenyap. Lebih tepatnya diserap oleh tubuh Xiu Jimei dan ditelan energi spiritual emas.


"..." Sepertinya memang tidak bisa, batinnya.


Yan Yujie lalu memandang Raja Duyung. "Kalau begitu kamu saja," katanya.


"Tidak masalah." Raja Duyung setuju tanpa bertanya lebih banyak.


Raja Duyung menyentuh tanda bunga mawar hitam di punggung Ratu Duyung. Lalu Yan Yujie menyentuh punggung Raja Duyung dan menyalurkan energi spiritualnya sendiri.

__ADS_1


"Kamu tidak perlu melakukan apapun selain membiarkan energi spiritual yang kusalurkan menyentuh tanda bunga mawar hitam. Saat aku menariknya, tubuhmu harus tetap rileks dan tidak ada penolakan," jelas Yan Yujie.


"Mengerti."


Yan Yujie memulainya. Xiu Jimei memperhatikan dari samping, Yuyu dan Sin juga memperhatikan dengan saksama. Mereka sangat penasaran dengan apa yang dilakukan Yan Yujie.


Perlahan, tanda bunga mawar hitam di punggung Ratu Duyung memudar dan energi kegelapan langsung tertarik ke tangan Raja Duyung sebelum akhirnya menuju tubuh Yan Yujie.


Raja Duyung merasa sedikit tidak nyaman saat itu terjadi. Tapi demi ratunya, dia menekan perasaan tidak nyaman tersebut.


Tidak butuh waktu lama bagi Yan Yujie menarik sihir putri tidur itu dari tubuh Ratu Duyung. Setelah tanda bunga mawar hitam hilang sepenuhnya, Ratu Duyung merasa jika tubuhnya ringan dan penuh vitalitas saat ini.


Akhirnya, sihir putri tidur itu berhasil dihilangkan.


Namun mereka semua tidak tahu bahwa saat ini di Alam Para Dewa ....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di Istana Dewa Kegelapan.


Dewa Kegelapan yang sedang menahan kantuk karena efek sihir putri tidur tiba-tiba saja memuntahkan seteguk darah hitam. Dewa Obat saat itu juga ada di sana untuk memantaunya. Melihatnya memuntahkan darah hitam, Dewa Obat juga penasaran.


"Apakah kamu mendapatkan serangan balik lagi?" tanyanya polos.


"..." Dewa Kegelapan memutar bola matanya. Apakah dewa tua itu mengira dia melakukan kejahatan lagi dan mendapatkan karma?


Sudut mulutnya berkedut. Tapi dia yakin bukan itu masalahnya. Dia merenung sejenak.


"Seseorang telah mematahkan sihir putri tidurku," jawabnya tidak senang.

__ADS_1


Hantu mana yang memiliki kemampuan untuk memecahkan sihirnya?


__ADS_2