Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Para Peramal & Penyihir Spiritual (1)


__ADS_3

Tuit Tuit jika merasa membunuh Shuilong tidak salah. Sudah ratusan tahun sejak dia dan Shuilong bertarung, naga itu sepertinya tidak pernah melupakan kebenciannya. Karena jika Shuilong masih hidup, pasti akan mencarinya lagi ke Dunia Langit. Tuit Tuit tidak ingin membuat tuannya terganggu karena masalahnya.


“Jangan khawatir Tuan, aku pasti akan membunuhnya nanti.”


Xiu Jikai meliriknya. “Kekuatanmu sudah mulai pulih, seharusnya tidak masalah jika membunuh naga itu bukan?” tanyanya.


“Tentu saja, selama Tuan menyalurkan energi spiritual kepadaku selama bertarung dengannya, tidak masalah.”


Xiu Jimei memikirkan apa yang dikatakan para kultivator di perahu itu. “Apa yang mereka maksud dengan peramal? Apakah ada peramal di alam sekuler?”


Whitely menaikkan sebelah alisnya. “Seharusnya para penyihir.”


“Penyihir? Bukankah itu dua hal yang berbeda?”


“Penyihir dan peramal memang berbeda. Tapi tidak mungkin bagi peramal untuk membiarkan para kultivator datang ke sini dan menemukan naga dan phoenix. Jadi, hanya penyihir yang mampu melakukan ini,” jelasnya.


Whitely sepertinya memikirkan masa lalu. Dia mungkin bepergian walaupun tidak pernah menetap di satu tempat untuk waktu yang lama, namun banyak cerita yang dia dengar. Alam sekuler sedikit berbeda dengan alam sekunder. Tetapi di alam sekuler, penyihir dan peramal tumbuh subur.


Banyak yang masih tertipu oleh penampilan penyihir yang menyerupai peramal. Padahal keduanya memiliki tujuan dan kebiasaan yang berbeda. Tidak sembarangan orang bisa menjadi peramal yang diberkahi dewa.

__ADS_1


“Apa yang diinginkan penyihir dengan mengirim mereka dan menemukan naga atau phoenix?” Tuit Tuit bingung. Ia belum pernah melihat peramal atau penyihir, jadi tentu saja tidak tahu apapun.


“Tentu saja untuk menangkap mereka.” Nada bicara Whitely sedikit dingin. “Para penyihir menggunakan naga dan phoenix untuk tujuan kultivasi atau mengurung mereka demi keuntungan lain. Banyak kekaisaran yang percaya jika memiliki salah satu dua binatang mitos ini, negara mereka aman dan penuh kekuasaan.


Karena itu, tak jarang bagi kultivator tertentu meminta penyihir untuk menemukan naga atau phoenix. Siapapun yang memilikinya akan dihormati kekaisaran dan dianggap sebagai pelindung yang paling dipercayai oleh pemimpin negara.”


“Sangat egois?” Xiu Jimei terkejut dengan keserakahan orang-orang alam sekuler.


“Tentu saja. Di sini, yang kuat dihormati dan yang lemah akan menyamping. Berbeda dengan Dunia Langit yang tidak aneh dengan keberadaan naga dan phoenix. Orang-orang Dunia Langit akan menghormati dua binatang mitos ini.”


“Kamu telah tinggal di Dunia Pagoda Neraka sebelumnya. Pernahkah kamu diincar penyihir?”


Jika para penyihir alam sekuler mengetahui jika Xiu Jimei dan Xiu Jikai memiliki setengah darah murni di tubuhnya, mungkin juga menjadi incaran mereka.


Sekarang mereka harus memastikan jika para kultivator yang berada di perahu sampai ke pantai dengan selamat. Namun sebelumnya, mereka harus berurusan dengan Shuilong. Tuit Tuit tak bisa berenang jadi Xiu Jimei hanya meminta Whitely untuk mengatasinya.


Xiu Jimei keluar dari ruang spiritual bawaan. Diikuti oleh Whitely yang berubah menjadi seekor naga putih kecil dan berenang untuk mengejar Shuilong. Sementara Xiu Jimei muncul di atas tiang layar. Para kultivator senior itu belum menyadari keberadaan Xiu Jimei. Salah satu alasannya tentu saja kekuatan Xiu Jimei sudah berada di puncak.


Ada dua kemungkinan tingkatan kultivasi seseorang tidak terbaca, entah karena tidak memiliki akar spiritual sehingga tidak bisa mengolah energi spiritual atau memang terlalu kuat.

__ADS_1


Para kultivator senior panik saat air laut terus bergelombang disertai angin kencang dan hujan lebat. Langit gelap berpetir, sangat buruk. Sekarang ditambah ada tornado yang muncul, orang-orang di perahu tambah panik.


“Elder, apa yang harus kita lakukan sekarang?” Salah satu kultivator senior sama sekali tidak bisa berurusan dengan tornado.


Jangan bercanda, tornado air itu sangat besar dan air berputar ke langit, bercampur dengan awan gelap berpetir. Mereka mengira jika tornado itu merupakan kemarahan nada dan phoenix karena telah berani datang ke wilayahnya.


“Fokus saja untuk segera pergi ke pantai! Kita tidak bisa berurusan dengan bencana alam!” Kultivator senior lainnya sudah berwajah pucat.


Mereka tidak tahu jika Shuilong dan Whitely telah bertarung di dalam air.


......................


Whitely sengaja mengarahkan Shuilong ke tempat yang lebih jauh dari keberadaan perahu. Namun Shuilong tidak bodoh. Walaupun dia tidak bisa mengalahkan Whitely yang ternyata merupakan naga putih roh ilahi kuno, ia masih bisa mengacaukan keadaan.


Shuilong jelas merinding di sekujur tubuhnya saat mengetahui identitas Whitely. “Tuanku, kenapa harus mempercayai manusia yang jelas selalu ingin memperbudak kita?”


Whitely yang berwujud naga putih menatapnya dengan tenang. “Karena para dewa menaungi mereka dengan berkah.”


“Tidak mungkin!” Shuilong membelalakkan mata.

__ADS_1


__ADS_2