Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Ubur-ubur Terbang


__ADS_3

Siapa yang tahu jika domba iblis jelek yang gemuk bisa menjadi makanan super enak di tangan gadis itu? Tuit Tuit terkejut dan dia makan beberapa potong lagi. Pada akhirnya dia tak bisa menahan diri untuk makan lebih banyak hingga perutnya penuh.


Setelah makan, dia jelas terkapar di sisi Xiu Jimei. Tubuhnya lebih bulat lagi saat ini karena makan banyak daging.


Xiu Jimei menusuk lembut perut berbulu halus Tuit Tuit. "Katanya kamu akan sakit perut saat makan daging roh iblis, rasanya tidak enak?" ejeknya.


Tuit Tuit tidak peduli tuannya mengejek atau tidak. Dia hanya tidak bisa bangun saat ini. "Jangan tekan tubuhku. Aku merasa potongan daging akan keluar lagi dari mulutku," katanya.


"..." Sungguh burung yang serakah, batin Xiu Jimei.


Yang lain juga kenyang. Terutama Yan Yujie yang tak bisa menahan diri untuk makan paling banyak malam ini.


Xiu Jimei sendiri hanya bisa makan sesuatu yang dimasak Ming Zise. Tapi itu sudah lebih dari cukup. Masakan guru pendamping juga sangat enak.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di Dunia Bawah.


Suara tangisan samar yang jelek dan menakutkan telah menghantui penghuni ras iblis selama beberapa hari terakhir. Asal tangisan itu berasal dari danau, tempat di mana pohon durian hitam berada. Hanya saja, semua durian hitam di atas pohon sudah hilang semua.


Seekor ular hitam bertanduk kerbau menangisinya dari siang dan malam. Tidak ada perasaan mendominasi yang selama ini selalu dimilikinya. Dia sekarang bahkan malu untuk bertemu binatang roh iblis lainnya.


Selain wajahnya yang jelek dan seperti betina jadi-jadian, bahkan cat sapi perah di tubuhnya tak bisa hilang begitu saja.


“Kenapa manusia itu begitu jahat padaku? Bahkan tak mau melepaskanku? Sudah mewarnai tubuhku dengan hitam putih, dia juga mengecat wajahku. Belum lagi mencari semua buah durian hitam yang kujaga selama seribu tahun lamanya, hatiku berdarah tanpa luka,” ratap ular hitam iblis bertanduk kerbau di sekitar danau.


“…” Mo Yue yang tak jauh darinya tak bisa berbuat banyak. Bahkan dia ingin tertawa saat ini saat melihat wajah ular hitam iblis bertanduk kerbau itu.


Tak lama setelah itu, seekor ular iblis hitam bertanduk rusa datang dari arah lain. Sepertinya hanya untuk numpang lewat saja. Hanya saat melihat ular hitam iblis bertanduk kerbau yang meratap di danau, dia berhenti.

__ADS_1


“Apakah kamu seekor betina?” tanya ular hitam iblis bertanduk rusa sangat bersemangat. “Tapi … kenapa tubuhmu aneh seperti ini? Penyakit kulit?”


Ular hitam iblis bertanduk kerbau yang mendengarnya justru malah tambah sedih dan berguling-guling di tempat hingga beberapa pohon tumbang.


“…” Apakah aku salah bicara? Batin ular hitam iblis bertanduk rusa.


“Jangan menuduhku sembarangan! Hati-hati, aku bisa mencekikmu sampai mati! Aku ini jantan! Jantan! Tak bisakah kamu melihatku baik-baik? Aku hanya sedang tidak beruntung! Aku ini ular hitam bertanduk kerbau!” teriaknya sangat marah dan menatap ular lain dengan Tatapan tajam.


Tapi di mata ular hitam iblis bertanduk rusa, penampilan ular hitam iblis bertanduk kerbau sangatlah lucu. Terutama bibirnya dipenuhi warna merah, tanduk kerbaunya belang sangat cocok dengan warna tubuhnya yang mirip sapi perah.


Pada akhirnya dia tertawa kencang dan segera meninggalkan tempat itu. Meski dia tidak bertemu betina, setidaknya masih melihat hiburan.


“…” Ular hitam iblis bertanduk kerbau itu ingin mencekiknya jika mau, tapi terlalu malu.


Mo Yue yang sudah memperhatikan sejak awal dan hanya bisa geleng-geleng kepala. Dia ingin peri dari sana dan tidak mau mengurusnya. Tapi ular hitam iblis bertanduk kerbau itu segera menghalangi jalannya.


“Mmm …” Mo Yue sedang berpikir dan teringat dengan apa yang dikatakan Xiu Jimei sebelumnya. Dia menggelengkan kepala. “Dia berkata ….”


“Warna di tubuhnya akan hilang dengan sendirinya setelah sebulan. Jadi biarkan ular jelek ini dengan penampilan seperti itu. Jika kamu berani membantunya, aku akan memotong tanduk kerbau jeleknya dan juga memotong ekor rubahmu.”


Suara Xiu Jimei yang menggema di pikirkan Mo Yue membuat tubuhnya merinding. Di matanya, Xiu Jimei seperti iblis sejati yang bisa mengolah binatang roh mana pun menjadi makanan enak siap saji. Dia tak mau membantu ular itu. Jadi segera mencari alasan.


“Dia berkata hanya bisa menunggu satu bulan untuk bisa hilang sendiri, tidak bisa dihilangkan dengan cara lain. Jika berani dihilangkan sebelum satu bulan, dia akan datang dan memotong tandukmu,” jelas Mo Yue.


Dia segera berubah menjadi rubah merah berekor sembilan dan melarikan diri dari sana. Ular hitam iblis bertanduk kerbau melihatnya melarikan diri, berusaha untuk memanggilnya kembali. Tapi Mo Yue melarikan diri secepat mungkin.


“…” Ular hitam iblis bertanduk kerbau tidak mampu mengancam Mo Yue yang jelas seorang putri Raja Kegelapan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Di Dunia Hantu.


Para murid ujian menjalankan tugas sampingan yang kini telah diubah menjadi lebih mudah dan tidak lagi berisiko menyebabkan kecelakaan seperti sebelumnya. Kali ini, kelompok Xiu Jimei sedikit bersantai semenjak ras hantu tidak lagi mengganggu Yan Yujie.


Ketika Mi Sai, Fan Li dan Mei Rong melihat Yan Yujie, mereka akan berbalik dan berpura-pura tidak mengenalnya. Sepertinya dampak serangan balik yang diberikan Yan Yujie pada mereka telah membuat tekanan psikologis.


Sementara itu, Yan Yujie jadi dikejar oleh hantu api yang muncul entah dari mana dan sangat ingin dekat dengan Yan Yujie. Sementara saat melihat Xiu Jimei, para hantu api menjauh dan enggan mendekatinya. Hal itu dikarenakan karena setiap kali Xiu Jimei menyentuh mereka, tubuh hantu api akan mengecil.


Para kultivator dari dunia luar jelas terkejut saat mendapati ubur-ubur terbang bebas di hutan tanpa menyentuh air. Semua ubur-ubur itu juga mampu mengeluarkan cahaya kebiruan. Namun saat disentuh, para murid keracunan. Tubuh mereka menjadi biru.


“Apakah begitu beracun?” Xiu Jimei penasaran dan ingin menyentuhnya juga.


Dia menangkap salah satu ubur-ubur besar dan menariknya tanpa berpikir panjang. Siapa yang tahu, ubur-ubur itu marah dan menampar Xiu Jimei dan memberinya sengatan listrik.


Xiu Jimei merasa tubuhnya sedikit gemetar tapi sama sekali tidak berpengaruh. Dia hanya bersin kecil. Tubuhnya juga tidak membiru seperti yang lain.


“Oh, sengatannya lumayan,” gumamnya.


“…” Yang lainnya bahkan memiliki rambut yang kaku seperti baru saja tersambar petir kecil, merasa tidak percaya jika Xiu Jimei dan Xiu Jikai baik-baik saja.


Tak lama setelah itu, Xiu Jimei tersenyum licik dan mengendalikan energi spiritual di tangannya. Tiba-tiba saja sebuah petir menyambar ubur-ubur yang baru saja menampar dan menyengatnya.


Suara petir ungu yang menggelegar itu membuat para hantu kecil terkejut dan pingsan. Ubur-ubur yang terkena sambaran langsung jatuh dan pingsan di depan Xiu Jimei. Tubuhnya mendadak mengeluarkan cahaya ungu., bukan biru lagi.


“Ubur-ubur ini pasti keracunan petir ungu. Tubuhnya menjadi ungu,” gumam Xiu Jimei.


“…” Para murid lainnya yang melihat ini tanpa sadar memeluk rekannya dan menangis tanpa mengeluarkan air mata.


Apakah ini yang namanya karma? Batin mereka merasa ngeri saat melihat Xiu Jimei membalas dendam pribadi.

__ADS_1


__ADS_2