Menikahi Mantan Dewa Tertinggi

Menikahi Mantan Dewa Tertinggi
Xiu Jichen Menyusul


__ADS_3

Xiu Jimei berubah kembali menjadi naga putih dan menyemburkan api ke arah Ning Siyu. Kali ini, Ning Siyu juga tidak menahan diri. Karena Ming Zise tidak ada di tangannya, maka kemungkinan besar berada di tempat lain.


Ia masih tidak percaya jika selama ini ditipu. Lu Zheng sendiri bahkan tidak tahu. Ning Siyu tahu jika Dewa Mimpi juga tidak tahu pergi ke mana. Mungkinkah membawa Ming Zise pergi sebelumnya?


"Aku pasti akan merebut esensi delapan dewa-dewi dalam tubuhmu!" Ning Siyu tidak mengubah tubuhnya seperti iblis Alam Neraka pada umumnya. Tapi dia memiliki kuku-kuku panjang yang sangat runcing.


"Kalau begitu cobalah! Aku akan memberikannya sebanyak yang kamu mau! Lihat, apakah kamu mampu menahannya!" Xiu Jimei dalam wujud naga putih bertanduk itu bergegas menuju ke arah Ning Siyu.


Keduanya terlibat dalam pertarungan sengit untuk waktu yang cukup lama. Kondisi dataran Alam Neraka hampir tak berbentuk lagi karena pertarungan keduanya.


Sebagian iblis Alam Neraka dan para petinggi juga membantu Ning Siyu untuk bertarung. Tapi mereka jelas bukan lawan Xiu Jimei yang telah menyatu dengan esensi delapan dewa-dewi.


Pada suatu kesempatan, Ning Siyu mengeluarkan sebuah pil kultivasi. Dia menelannya tanpa ragu. Bukan karena dia kekurangan energi, namun jelas untuk menyerap energi esensi delapan dewa-dewi.


Ning Siyu merapalkan mantra dalam bahasa yang tidak diketahui. Kemudian sebuah simbol segi enam raksasa muncul di permukaan tanah. Ning Siyu berdiri di tengah-tengah simbol itu, menjadi pusatnya.


Di atasnya, Xiu Jimei dalam bentuk naga seperti terkunci oleh sesuatu. Tubuhnya tak bisa bergerak bebas. Tawa Ning Siyu akhirnya memecahkan kesunyian.


"Xiu Jimei, pada akhirnya kamu jatuh ke tanganku hari ini! Aku pasti akan menggali esensi delapan dewa-dewi dari tubuhku. Dengan begitu seluruh dunia kultivasi akan menjadi milikku!" Dia tertawa lagi dan kali ini terdengar sangat sombong.


Dia perlahan merentangkan tangannya. Sebuah lubang spiritual muncul di telapak tangan wanita itu dan perlahan menyedot energi spiritual dari tubuh Xiu Jimei.


Energi spiritual berwarna-warni yang sangat indah memasuki tubuh Ning Siyu. Jelas wanita itu merasakan betapa kuatnya esensi delapan dewa-dewi.


Xiu Jimei tidak panik. "Apakah hanya itu saja? Aku bahkan tak merasa kekuatanku habis!" ejeknya.

__ADS_1


Ning Siyu menggertakkan gigi. Dia menyerap lebih banyak dengan kekuatan mengisap dua kali lipat. Energi spiritual Xiu Jimei langsung terkuras dengan cepat. Tapi tidak membuat gadis itu merasa panik atau lelah sama sekali.


Seiring berjalannya waktu, Ning Siyu yang awalnya tersenyum pun langsung menyipitkan mata. Bagaimana bisa kekuatannya tak ada habisnya. Ia sudah menyerap cukup lama tapi bentuk naga Xiu Jimei masih sama seperti sebelumnya.


Akhirnya, Ning Siyu memilih untuk menghentikannya. Namun tanpa diduga, ia tak bisa menghentikannya.


"Kenapa ini terjadi? Jelas aku akan pengendalinya. Kenapa aku tidak bisa mengendalikan kekuatanku sendiri?!" Ning Siyu mencoba untuk menghentikan penyerapan energi spiritual.


Wajahnya mulai pucat sekarang. Tubuhnya tak akan sanggup menampung banyak energi spiritual. Jika tidak, ia akan meledak. Siapa tahu, Xiu Jimei bahan bermurah hati memberikan energi spiritual sendiri padanya.


"Bukankah kamu sangat menyukai energi spiritual ku? Kalau begitu akan membagikannya padamu." Xiu Jimei mengeluarkan energi spiritual lebih banyak.


Lingkaran segi enam yang bercahaya perlahan retak karena tak bisa menahan kekuatannya. Ning Siyu muntah darah tapi tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri.


"Sialan!" Ning Siyu semakin membenci kondisi ini.


Dengan begitu, Ning Siyu mampu mengendalikan tubuhnya lagi. Meski Lu Zheng tidak menyukai Ning Siyu, bagaimana juga wanita itu berada di grup yang sama dengannya. Dia tidak menyangka jika Xiu Jimei sangat kuat. Ning Siyu bukan lawannya.


Lu Zheng mengetahui apa yang terjadi. Ming Zise tidak ada dalam bola array mimpi. Semuanya hanya boneka ilusi.


"Ming Zise mempermainkanku!" Lu Zheng tahu jika semua ini sudah diatur sedemikian rupa.


Ming Zise bahkan rela tidak memberi tahu Xiu Jimei apa yang terjadi. Bukan hanya Xiu Jimei yang ditipu, keduanya juga sama. Tapi di mata Xiu Jimei, Ning Siyu dan Lu Zheng menyembunyikan Ming Zise.


Karena masalah ini, gadis itu mengamuk di sana hingga tak bisa dikendalikan lagi. Alam Neraka diporakporandakan. Tidak peduli apakah penghuninya mati atau tidak, Xiu Jimei hanya marah karena Ming Zise tidak ada di tangan Ning Siyu.

__ADS_1


Beberapa dewa dan dewi di Alam Para Dewa bisa melihat ada yang tidak beres dengan Alam Neraka. Jika dibiarkan seperti ini, sepertinya Alam Neraka tidak akan tersisa.


"Lebih baik untuk memanggil Xiu Jichen kembali," kata Dewa Pencipta Alam Para Dewa ketika melihat situasi Alam Neraka yang kacau balau.


"Apa yang terjadi? Kenapa gadis itu mengangguk? Bukankah dia berhasil membebaskan tuan Ming?" Dewa Binatang telah berubah menjadi manusia dan mengerutkan kening.


"Rasanya ada yang aneh. Ming Zise tidak ada dalam bola array mimpi. Sejak awal, itu hanya tipuan. Gadis itu mengira Ning Siyu menyembunyikan Ming Zise hanya untuk memancingnya." Dewa Pencipta Alam Para Dewa merasa sakit kepala.


Xiu Jimei dalam bentuk naga putih jelas merasa tidak terkendali. Kemarahannya tak terkontrol lagi. Ini membuatnya merasa tidak berdaya.


"Lihat! Lihat itu! Bukankah itu wujud naga Xiu Jichen?" Dewa lain melihat ke sisi lain.


Yang lain penasaran dan memperhatikan sosok naga yang terbang di langit. Dewa Pencipta Alam Para Dewa menyipitkan mata, merasa familiar.


Xiu Jichen berwujud naga perak, terbang ke arah Alam Neraka tanpa menyapa dewa-dewi di bawahnya.


Dewa Pencipta Alam Para Dewa akhirnya menghela napas lega. "Ini adalah wujud naganya ketika dia tenang. Warna sisiknya akan berubah hitam ketika dia dal pertarungan serius!" ucapnya tidak main-main. "Jangan bersantai! Cepat selesaikan pasukan Alam Neraka yang tersisa selagi Lu Zheng sibuk di sana."


Ia ingin memanfaatkan kondisi di Alam Neraka untuk membereskan sisa musuh yang ada. Jika tidak, alam sekuler akan dilanda bencana lebih lama lagi. Jika sesuatu terjadi di alam sekuler, Dewa Pencipta Alam Semesta akan turun tangan memberi mereka hukuman berat.


Dewa-dewi lain akhirnya hanya bisa fokus pada musuh yang ada di sekitar. Tak baik untuk menonton pertarungan di saat kondisi Alam Para Dewa sedang krisis. Karena energi spiritual yang dipancarkan Xiu Jimei lebih murni, kekuatan mereka juga telah berlipat ganda.


Sementara saat ini, Xiu Jichen bergegas ke Alam Neraka untuk menghentikan kegilaan putrinya. Dunia Langit telah dipimpin oleh Xiu Jikai yang baru saja kembali. Dia memiliki waktu untuk datang saat ini.


Tidak peduli apa, kondisi Xiu Jimei tidak benar saat ini.

__ADS_1


Sekarang Lu Zheng dan Ning Siyu melihat Xiu Jichen datang, mau tidak mau bergetar di hari mereka. Ini adalah mantan dewa iblis yang paling terkenal di alam kegelapan. Siapa yang tidak tahu tentang dirinya?


“Kenapa dia ada di sini?” Lu Zheng sekarang sedikit pesimis saat melihatnya datang.


__ADS_2