
Xiu Jimei khawatir Yan Yujie mengalami kecelakaan selama di Dunia Hantu. Jadi dia diam-diam melindunginya.
Kali ini, jika ingin mewarisi jantung Yin, maka hanya bisa dilakukan dengan bantuan orang lain. Karena Xiu Jikai juga memiliki energi spiritual Yin, maka dia cocok untuk membantunya.
"Aku akan memutuskan dulu kontrak darah ini dari tubuhmu," jelasnya.
"Jika itu bisa dihancurkan, maka lakukan saja."
Xiu Jikai langsung menggunakan darahnya sendiri untuk memutuskan kontrak darah dengan Yan Yujie. Darah itu dioleskan pada dahi Yan Yujie, lalu dia membaca mantra khusus pemutusan kontrak darah secara sepihak.
Yan Yujie tidak memiliki dampak dari pemutusan kontrak darah tapi Xiu Jikai sendiri harus muntah darah kali ini. Untungnya tidak serius. Dia hanya mengalami sedikit cedera internal.
“Apakah kamu baik-baik saja?” Yan Yujie menatapnya setelah merasa sedikit pusing.
“Tumben Raja Hantu begitu peduli?” Xiu Jikai tersenyum main-main dan menyeka darah di bibirnya.
“…” Peduli salah dan tidak peduli juga sama saja, terserah kamu saja. Sudut mulut Yan Yujie berkedut.
Dia memilih kembali bersila dan mencoba mengembunkan jantung Yin kembali. Xiu Jikai tidak ingin membantunya. Dia menyaksikannya dengan tenang.
“Tidakkah kamu ingin memulihkan cedera internalmu lebih dulu sebelum menyerap jantung Yin?”
Tiba-tiba saja Yan Yujie terkejut. Wajahnya sedikit menunjukkan ekspresi malu. “Aku lupa tentang ini.”
“Itu normal, Kakak Sepupuku selalu ceroboh.” Xiu Jikai tampak acuh tak acuh.
“…” Betapa memalukannya tubuh ini di masa lalu, benar-benar memiliki ingatan yang buruk, batin Yan Yujie datar.
Dia segera mengobati cedera internalnya lebih dulu. Butuh waktu cukup lama untuk menyembuhkan tubuhnya sendiri sebelum akhirnya mencoba untuk menyerap jantung Yin.
Xiu Jikai meninggalkan ruangan tersebut. Biarkan Yan Yujie fokus pada kultivasinya. Ketika dia keluar, beberapa pihak sudah menunggu dengan cemas. Namun Xiu Jikai selalu memasang ekspresi seperti batu (diam).
Setelah menunggu cukup lama, pintu tertutup akhirnya terbuka. Sosok Yan Yujie berambut merah dan memiliki tanda raja hantu di dahinya muncul di hadapan semua orang. Dia memakai jubah brokat merah yang cukup mencolok.
Wajah ceroboh dan polosnya telah tergantikan dengan ekspresi dingin dan dewasa. Dia memandang beberapa pihak yang menunggunya dengan cemas, kecuali Xiu Jikai.
__ADS_1
“Yang Mulia, akhirnya selesai?” Salah satu tetua melihat penampilan Yan Yujie yang tampak berbeda, mau tidak mau terkejut.
“Ya, tidak masalah.” Suara Yan Yujie juga sedikit lebih dewasa, tapi tubuhnya saat ini memang tidak dipungkiri lagi masih berusia lebih dari seratus tahun.
Apa lagi saat melihat tanda raja hantu di dahi Yan Yujie, para tetua Dunia Hantu akhirnya berbinar. Tak terkecuali pangeran hantu yang juga penasaran. Raja hantu yang asli akhirnya muncul dan Dunia Hantu mereka tidak akan diremehkan pihak lain di masa depan.
“Kalau begitu, kapan Yang Mulia akan duduk di takhta?”
Yan Yujie melewati mereka dengan tenang. "Aku akan mendudukinya kapan pun aku mau. Sekarang aku harus kembali untuk menyelesaikan ujian ujian spiritual gabungan," jawabnya datar.
"..." Para tetua tidak percaya jika raja hantu begitu santai membuang kursi raja dan pergi ke Dunia Langit?
Yan Yujie mengajak Xiu Jikai untuk kembali. "Adik Sepupu, ayo pergi. Xiao Mei mungkin mengkhawatirkanku sekarang."
"Ya." Xiu Jikai mengikutinya tanpa berpamitan dengan mereka.
Ras iblis yang dibawa Xiu Jikai juga berbalik dengan langkah tenang.
"..." Para tetua serta yang lainnya hanya bisa menyaksikan mereka pergi.
"Omong kosong apa yang katakan? Kenapa raja harus balas dendam pada kita?" Sudut mulut salah satu tetua berkedut.
"Tentu saja karena kita meremehkannya dulu dan tidak membiarkan raja menduduki takhta setelah raja hantu sebelumnya mati."
"Tidak mungkin!" Para tetua hanya bisa menyangkal.
Seharusnya bukan itu masalahnya. Jiwa raja hantu yang sebelumnya masih terkubur di alam bawah sadar Yan Yujie seharusnya tidak akan repot-repot marah pada mereka. Lagi pula, saat ini, ketidaktertarikan Yan Yujie pada takhta sangat jelas.
Jika Yan Yujie tidak mau menjadi raja hantu di masa depan, bagaimana dengan nasib Dunia Hantu mereka nanti?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Xiu Jikai dan Yan Yujie kembali ke Dunia Langit. Mereka tiba di penginapan saat hari sudah malam dikarenakan Yan Yujie harus menyesuaikan suasana hatinya saat ini.
Ketika Xiu Jimei melihat keduanya kembali, perasaan khawatir di hatinya pun hilang. "Kalian akhirnya kembali."
__ADS_1
Xiu Jimei melihat penampilan Yan Yujie yang telah banyak berubah. Rambut merahnya tidak lagi disembunyikan seperti dulu. Dan kali ini, ekspresi Yan Yujie merupakan gabungan dengan jiwa raja hantu sebelumnya.
"Sepertinya Kakak Sepupu menjadi lebih dewasa kali ini. Kuharap kecerdasanmu meningkat sedikit," ucap gadis itu menghela napas lega.
"..." Apakah aku begitu jodoh sebelumnya?
Yan Yujie sedikit malu, menggosok hidungnya sedikit dan menatap yang lain. Wang Xuyue, Jia Lishan, Xuan Xing serta Kin Wenqian melihat Yan Yujie lekat lekat.
Penampilan Yan Yujie saat ini terlihat lebih baik dan dewasa. Ditambah rambut merahnya, mencerminkan sosok laki-laki yang penuh aura.
"Yujie, apakah rambutmu tidak bisa berubah menjadi hitam seperti sebelumnya?" tanya Kin Wenqian.
"Tidak. Aku sudah menyatukan diri dengan jiwa raja hantu sebelumnya. Ini adalah penampilan aslinya sekarang. Menurutmu, bagaimana aku harus menyembunyikannya?" Yan Yujie menggelengkan kepala.
Xuan Xing mengerutkan kening. "Para penilai ujian tidak akan terkejut melihat penampilan raja hantu mu saat ini. Lagi pula, mereka harusnya tahu jika kamu adalah calon raja hantu sebelumnya."
"Benar juga. Yujie harus percaya diri dengan penampilannya saat ini." Wang Xuyue mengangguk.
Pakaian merah yang dikenakan Yan Yujie sedikit mencolok tapi tampak cocok. Aura Yan Yujie menang banyak berubah termasuk ekspresi cerobohnya yang menghilang.
"Aku tidak tahu apakah kamu masih akan terkena sial di masa depan?" gumam Wang Xuyue masih menebak-nebak.
Ketika Ming Zise datang untuk memanggil mereka buat makan malam, tatapannya tertuju pada Yan Yujie yang memakai jubah brokat merah. Ming Zise tidak terkejut sama sekali. Penampilan raja hantu yang asli memanh sepeda ini harusnya.
Yan Yujie tiba-tiba saja mengubah ekspresi acuh tak acuhnya menjadi khawatir di depan Ming Zise. Dia menghampiri guru pendamping mereka dan bertanya dengan sungguh-sungguh.
"Guru, apakah ada cara agar penampilanku masih sama seperti sebelumnya?"
"Kenapa tiba-tiba ingin mengambil penampilan sebelumnya? Bukankah bagus seperti ini?" Ming Zise menaikkan sebelah alisnya.
Jika dulu jiwa raja hantu selalu sombong dan memandang rendah siapapun, tapi kali ini jiwanya telah menyatu sepenuhnya dengan Yan Yujie. Tentu Yan Yujie tidak sombong di depan Ming Zise, sama seperti hari-hari biasanya.
"Penampilan ini terlalu mencolok. Orang-orang mungkin akan mengira aku mewarnai rambut, berganti pakaian dan melukis tanda merah di ddahi hanya untuk menarik perhatian para gadis."
Xiu Jimei tiba-tiba saja mencibir. "Narsis yang berlebihan tidak baik untuk otak," ucapnya agak pelan.
__ADS_1
"..." Yan Yujie pura-pura tidak mendengar.