Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Dinner spesial untuk kiara


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca


Happy reading geas


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


" Ga ... Kita mau kemana? " tanya Kiara penasaran, sebab sudah agak lama Mereka jalan menjauh dari Lapangan, tempat acara berlangsung tapi belum juga sampai di tempat yang ingin Dirga tuju.


" Bentar lagi kok" balas Dirga kemudian menyempatkan menoleh ke belakang untuk memberikan Senyuman menenangkan untuk Kiara.


" Sabar ya Dear " Lanjutnya kemudian balik menghadap ke depan sehingga ia tidak melihat ekspresi Kiara saat ini.


Mendengar Suara lembut dan senyum Dirga yang menyimpan sesuatu, entah mengapa Membuatnya berharap.


"Mungkin kah??" batin Kiara menahan Senyumnya kemudian menggeleng kepala


" Jangan ge'er dulu Ra ..." Lanjutnya kemudian.


Dirga dan Kiara sampai menjelang petang tepat nya pukul 05:54 , berarti hampir setengah jam dirga mengajaknya berjalan menuju tempat yang ingin Dirga perlihatkan.


" Uuhhh ... Beruntung aku pake Sneaker bukan Wedges , kalau pake Wedges nggak tahu deh nasib Kaki Aku" batin Kiara merasakan lelah di kakinya, karena Ia dan Dirga kemari dengan berjalan kaki.


Kiara menabrak punggung tegap Dirga, karena dirga tiba-tiba menghentikan langkah kakinya


" Sudah samp.." / " Ouch .." pekik Kiara mengusap hidungnya yang sakit, karena menabrak Dirga yang di depannya. berbarengan dengan ucapan Dirga yang terpotong, karena Kiara yang mengaduh sakit dan memegang Area Hidungnya


" Kamu nggak apa-apa? " tanya Dirga khawatir memegang pipi Kiara dengan kedua tangannya lalu membolak balik wajah Kiara ke kiri dan kanan, memeriksa setiap permukaan kulit wajah Kiara.

__ADS_1


( Sambil ngerdus tuh.. Ehem)


" Eumm .. " gumam Kiara kemudian mengangguk kepala, menjawab pertanyaan khawatir dari Dirga.


" Maaf yah.. Aku Tiba-tiba berhenti jalan" sesal Dirga di saat ia melihat hidung Kiara yang agak memerah karena terjedut punggung nya


" Nggak apa-apa Ga! " jawab Kiara sambil memberikan Senyum menenangkan, agar Dirga tidak khawatir terhadapnya


"Lagian itu punggung terbuat dari apa sih keras banget? " batin Kiara penasaran.


Dirga mengangkat lagi tangannya kemudian meletakan ibu jarinya di atas hidung mungil Kiara, yang terlihat sedikit merah lalu mengusap lembut. Membuat Kiara Reflex memundurkan tubuhnya kebelakang, namun ternyata tidak bisa karena Dirga lebih dulu menahan pinggangnya dengan satu tangan bebas lainnya. Sehingga membuat nafas Kiara tercekat dengan tambahan pipinya yang merona (lagi).


Hari ini banyak perlakuan manis dirga Kepadanya , yang membuatnya mau tidak mau luluh dan berharap bahwa perasaan Dirga Padanya masihlah sama seperti dulu.


"Aku nggak tahan..." batin Kiara sambil menggigit bibir bawahnya yang membuat Dirga auto fokus dengan bibir Kiara, yang kelihatan tambah menggoda saat di gigit seperti itu.


" Ke ... ke ... napa? " tanya Kiara tergagap, lalu kiara melihat ke arah mata Dirga , Ia jadi gugup di pandangi Dirga seperti itu, selain ibu jarinya yang masih bertengger manis di Hidungnya , mata Dirga pun memandangnya dengan beda.


Dirga yang mendengar suara gugup dan pertanyaan Kiara seperti itu, membuatnya bingung harus menjawabnya seperti apa.


" Kenapa ?? Tentu aja gue nggak mau Khilaf, terus itu ngerusak Moment yang udah gue siapin malam ini" batin Dirga bergejolak antara mengikuti Nafsu atau Logikanya.


Dirga menarik jarinya dari hidung dirga kemudian ganti mengetuk dahi Kiara pelan,


tuk....


" Lain kali jangan pasang Ekspresi seperti itu di hadapan Cowok lain" selain gue " ujar nya kepada Kiara, kemudian melanjutkannya dalam hati, yang tentu saja membuat Kiara heran dengan maksud ucapan dirga

__ADS_1


" Maksudnya Ga? " tanya Kiara penasaran


" Nggak tahu ah.." balas Dirga cuek, kemudian meninggalkan Kiara menuju Jembatan . Di mana Jembatan tersebut menghubungkannya, ke sebuah tempat yang di tengahnya ada Meja dan 2 Kursi, di kelilingi Lampu cantik dan taburan bunga sebagai penghias. Sehingga membuat Kiara, yang tadi mau ngedumel pun berhenti dengan Mata Terbelalak kaget, serta kedua tangan yang kini menutup mulutnya karena takjub Plus terpesona dengan kejutan yang di berikan Dirga .


Rasa lelahnya berganti dengan perasaan senang karena ternyata Dirga mengajaknya Makan Malam yang ternyata tempatnya sangat Romantis.


" Dirga ..." batin Kiara terharu



Dirga berbalik dan melihat ke arah Kiara yang saat ini diam mematung, tidak beranjak seinci pun dari tempat terakhir Ia meninggalkan kiara.


Dirga menghembus kan nafas, lalu berjalan menghampiri Kiara kemudian menggenggam tangan Kiara lembut.


" Yuk ... Ngapain bengong di situ" ajak Dirga, lalu Menariknya lagi untuk mengikuti langkahnya, berjalan menuju tempat Makan Malam Spesial yang saat ini sedang ada seorang pelayan Wanita , menuangkan Minuman serta Menyajikan Makan malam Mereka berdua.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ulah kamana mana nyak...


Di diye wae..


Ikuti terus kisah nya


Jangan lupa jempol serta komentar nya ya gaes


Sampai babai

__ADS_1


__ADS_2