Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Maafkan dan lupakan


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan


Happy reading


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Kiara mengakhiri cerita nya dengan isakan kecil yang lagi lagi lolos .


Kiara sedih dengan apa yang telah terjadi kepada kaisar.


" lalu apa yang akan kamu lakukan sayang" tanya sarah lembut.


Tangan nya terulur menghapus air mata di sudut mata kiara nya.


" yaya.. Yaya nggak tahu mah" jawab kiara jujur


" kemarin yaya juga sudah jahat sama kaisar, padahal kaisar cuma mau bicara sama yaya tapi yaya menepis tangan kaisar dengan kasar tanpa mendengar apa yang mau kaisar katakan, yaya jahat, yaya egois banget kan mah" lanjut nya panjang lebar


Mendengar apa yang di katakan kiara sedikitnya sarah mengerti, saat itu kiara belum tahu kebenaran nya jadi wajar saja kiara menolak kehadiran kaisar.


" nggak sayang kamu nggak salah, itu wajar. Kalau mama di posisi kamu, mungkin mama juga melakukan seperti yang kamu lakukan" balas sarah sabar


" sekarang lebih baik kamu lupakan yang sudah berlalu, jika kamu memang ingin memaafkan kesalahan kaisar itu lebih baik dari pada memendam benci terlalu lama" ujar sarah bijak.


" yaya, yaya sudah memaafkan kaisar mah" ujar kiara pelan


" apa kamu masih mencintai kaisar sayang?" tanya sarah frontal


Deg..


Kiara kaget dengan kalimat blak blakan yang mama nya sebutkan.


" aku mencintai kaisar... Masih kah" batin kiara


Kiara terdiam tidak menanggapi perkataan sarah, dan itu membuat sarah was was


" siapa yang kamu cinta saat ini sayang?" tanya sarah lagi


" apa maksud mama" tanya kiara bingung


" kenapa kamu diam saat mama tanya apa kamu masih mencintai kaisar atau tidak" tanya sarah mengulangi lagi pertanyaan yang di maksud kiara


" yaya nggak diam mah, pertanyaan mama terlalu mengada" bantah kiara


" lalu apa yang kamu pusingkan sayang, kalau emang sudah tidak cinta maka biarkanlah mengalir seperti dulu. Anggap kamu tidak pernah mengenal kaisar lagi.


Bukan kah akan lebih baik seperti itu" terang sarah gereget


" yaya... Yaya hanya, yaya hanya merasa bersalah karena dulu membenci kaisar itu saja mah" balas kiara cepat


" kalau gitu minta maaf dan selesai, setelah itu kembali ke jalan mu yang sekarang.


Bukan kah sekarang kamu punya seseorang yang selalu ada untuk kamu" ujar sarah menjawab kebingungan kiara saat ini.


"minta maaf dan lupakan" batin kiara berfikir


" bagaimana, sudah terjawab kan apa yang kamu pusing kan" lanjut sarah bertanya pada kiara yang hanya diam sehabis mendengar perkataan nya.


" mama benar, kami hanya perlu saling memaafkan dan anggap tidak pernah terjadi" ujar kiara setelah lama terdiam.


" makasih ya mah, yaya sayang sama mama, tanpa mama yaya hanya akan jadi seorang pengecut" lanjut nya kali ini lebih semangat dan senyum pun tak lupa ia berikan untuk mama nya yang balas tersenyum.


" sama sama sayang, sudah larut kamu istirahat ya... Good night honey" ujar sarah kemudian memeluk kiara dan tak lupa mengecup kening kiara sayang


" nite too mah" balas kiara ganti mencium kedua pipi sarah sayang.


Sarah keluar membawa nampan dengan sisa cemilan yang mereka makan dan meninggal kan kiara sendiri di kamar.


" mama benar saat ini udah ada dirga di samping aku, kaisar hanya masa lalu.


Yang tersisa untuk kaisar saat ini hanya rasa iba nggak lebih" gumam kiara


" seharus nya seperti itu kan"


Plak..

__ADS_1


Kiara menepuk kening saat ia teringat seseorang yang pasti sekarang mencemaskan nya


" ya tuhan... Dirga pasti ngambek" gumam nya cemas


Kiara segera mengambil handphone yang masih berada di dalam tas nya,


" whaaaat.... 109 panggilan dan 50 chat , ya ampun" pelik kiara kaget


Buru buru kiara menekan nomor handphone milik dirga dan tidak sampai tiga kali nada sambung panggilan nya di terima oleh dirga dan berikut yang ia dengar adalah rentetan pertanyaan dari dirga dengan nada cemas yang sangat kentara


" sayang kamu kemana aja, apa kamu tahu aku cemas banget kamu nggak angkat telepon dari aku. Aku hubungin kamu berulang kali tapi kamu sama sekali nggak angkat aku.. Aku.." cerocos dirga keluar dari karakter tenang nya.


kiara tidak tahu harus terkikik geli atau merasa bersalah mendengar rentetan pertanyaan dirga yang beda dari biasa nya.


Kemana dirga nya yang tenang bin narsis bin mesum bin pede milik nya.


" seperti nya dirga benar benar mengkhawatirkan aku" batin kiara menyesal.


" satu satu sayang... Apa dulu yang harus aku jawab" balas kiara lembut.


Hening beberapa saat karena saat ini dirga sedang menormalkan perasaan takut nya.


" kamu baik baik saja kan sayang" suara dirga sekarang sudah lebih tenang dari pada tadi


" aku baik baik saja sayang" jawab kiara lembut


" aku nggak akan nanya pertanyaan seperti tadi, bagi aku dengan tahu kamu baik-baik saja itu sudah cukup" ujar dirga pengertian


" maafin aku yah udah buat kamu khawatir, tadi aku cuma ada masalah sedikit. Tapi kamu tenang saja masalah nya sudah selesai kok" terang dan jelas kiara.


" nggak apa-apa sayang aku ngerti" balas dirga mengerti


"oh yah... lain kali kalau diantara kita nanti ada masalah kedepannya sebisa mungkin kita selesaikan tanpa harus marah yah" lanjut dirga meminta


" hmm... Tentu sayang" balas kiara ceria


" ra... Kamu tahu kan apapun yang terjadi aku benar benar mencintai kamu, selama nya akan seperti itu" ujar dirga tiba-tiba


Kiara mengernyit mendengar nada suara dirga yang seperti menyimpan sesuatu,


Tetapi Kiara Mencoba untuk tidak mempermasalahkan.


" oh ya, nanti saat kamu pulang ada yang mau aku bicarakan sama kamu ga" lanjut kiara serius membuat dirga yang mendengar nya harus menahan rasa deg degan di hati nya.


" oke... Besok aku pulang dari sini sekitar pukul 12 malam arti nya di sana sekitar pukul 6 pagi. Emhh.... Kira kira pukul 6 sore waktu sana aku sampai di bandara" jelas dirga semangat.


" lama juga ya... Lalu?" balas dan tanya kiara pura-pura cuek


" kok lalu sih, kamu nggak mau jemput aku atau sambut aku gitu?" tanya dirga jengkel


" jemput kamu buat apa?" balas kiara menahan kikikan nya


"lucu banget sih, baru ini denger dirga dengan suara ngambek biasa nya kan dia selalu tenang" batin kiara geli


" oh.. Kamu nggak mau jemput aku, ya sudah coklat nya aku buang aja" ujar dirga kesal


" ehh... Jangan dong, iya deh aku jemput demi coklat" seru kiara sok polos membuat dirga tambah kesal


" kok demi coklat, kamu lebih menanti coklat nya ya dari pada aku kekasih mu yang tampan ini " tanya dirga kecewa bin narsis nya


" hi hi hi... Jangan marah gitu ah, nanti tampan nya ilang" goda kiara dengan kikikan nya,


"dasar bawel tukang makan, seneng yah buat aku kesel" balas dirga pura-pura marah


" he he he.... Abis kamu lucu kalau lagi marah" ujar kiara tertawa


( duh sayang, baru ini ada yang bilang dirga marah itu lucu. Seperti nya kiara harus tahu dirga kalau marah itu seperti apa)


" dasar.... Untung sayang" balas dirga


" oke... Sekarang kamu lagi apa, apa aku ganggu?" tanya kiara, ia lalu melangkahkan kaki nya ke arah laptop untuk mematikan nya.


" nggak sibuk kok, tapi sebentar lagi aku harus menghadiri pesta" jelas dirga


" ya sudah kamu bersiap dong sayang, kenapa masih telponan sama aku" tanya kiara

__ADS_1


" nggak mau tuh, aku masih mau denger suara kamu" balas dirga dengan suara kekanakan nya.


Kiara terkikik lagi mendengar suara beda lainya dari dirga


" elisa seperti nya salah, dari mana nya arogan dan sombong, ckckck" batin kiara heran


" hi hi... Nanti lagi kan bisa sayang, sekarang kamu harus hadirin pesta dulu. Lagian lusa kan kamu pulang" bujuk kiara lembut


" kalau gitu bantuin aku pake kemeja dan dasi, gimana?" perintah dirga ngawur


" ngaco... Udah sana bersiap. Kalau kamu ngebantah nanti aku nggak jemput kamu loh" ancam kiara


" yaa jangan dong sayang, oke... Aku nurut deh, sekarang aku tutup telpon nya ya tapi kamu langsung tidur jangan nggak loh" wanti dirga


" oke.... Have fun sayang" ucap kiara ceria


" hn.... Cium nya mana" pinta dirga mesum


" ih... Mesum" gumam kiara malu


" mesum sama pacar sendiri nggak apa-apa dong yank" balas dirga ngawur


" dasar... Oke denger baik baik ya"


" oke"


" emmmmmmuaaachhh.... Love you sayang"


Ujar kiara kemudian buru buru memutus panggilan sebelum dirga meminta yang lebih aneh lagi


Tut.. Tur.. Tut.


" ughhh..... Dasar dirga nyebelin, mesum nya nggak ketolongan.... Pacar siapa sih" gumam kiara malu dengan wajah memerah nya.


Sedangkan di brussel


" emmmmmmuaaachhh.... Love you sayang"


Tut tut tut...


" haloo haloo... Yah di tutup" gumam dirga kecewa


Tapi kemudian terkekeh karena tingkah mengemaskan dari bawel kesayangan nya


" khe he.. Dasar bawel" gumam nya terkekeh


Dirga melihat wallpaper pada layar handphone dan tersenyum


" padahal tadi gue udah takut banget, dan cuma denger suara nya yang ceria aja kenapa rasa takut gue kok langsung ilang gitu yah" gumam dirga heran.


" dan lagi apa yang mau kiara bicarakan nanti, kedengaran nya serius, apa jangan jangan kiara mau ngebahas tentang itu ya" lanjut dirga penasaran


" kiara is my fiance and i fell in love with her" batin dirga senang


" tapi walaupun kiara bukan tunangan gue, gue memang udah jatuh cinta sih" ujar dirga menjawab kata batin nya sendiri.


"ck... Kok jadi gini banget sih gue" decak dirga kesal


Dirga akhirnya mengganti bathrobes nya dengan setelah tuxedo nya.


Bercermin dan merapihkan rambut nya yang belum sempat di potong, kemudian memakai pomed agar rambut nya terlihat klimis.


Dirga Tidak terlalu banyak membenahi penampilan nya, ia tampil seadanya karena ia yakin ia sudah tampan tanpa harus menambahkan sesuatu di wajah nya.


( jangan narsis ga, kiara nya gue kasih ke kaisar loh tahu rasa... Maaf thor ampun)


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bersambung dulu


Jangan kemana mana yaaa


Jangan lupa vote dukunganya juga


Tinggal kan jejak komentar dan klik jempol nya ya gaes

__ADS_1


Sampai babai


Terimakasih


__ADS_2