Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
THE WEDDING DAY ( resepsi)


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca


Dan


Happy reading


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Setelah selesai akad nikah yang di isi dengan tangisan dan nasihat untuk kiara dan dirga.


tiba saat nya untuk memulai resepsi.


Kiara saat ini sedang ada di kamar nya, mengganti kebaya putih nya dengan gaun yang di rancang khusus untuk kiara dari elisa.


" woah.... Kamu cantik sekali yaya bawel" pekik elisa takjub dengan penampilan kiara yang memakai gaun rancangan nya



" semua berkat kamu, terima kasih elisa sahabat terbaik ku" balas kiara dengan mata nya yang kembali berkaca kaca


" no.. No... No... Jangan nangis sayang ku,kamu nggak mau kan riasan kamu acak acakan seperti tadi.


Lagian ini hari bahagia kamu, dan yang bagian sedih sedih nya sudah lewat.


Jadi sekarang senyum yang lebar dan buat dirga semakin terpesona dengan kecantikan kamu. " ujar elisa segera menghapus air mata yang mulai menggenang di sudut mata kiara dan kemudian elisa memberikan senyum terbaik nya sebagai ganti kata penyemangat.


" eum... " gumam kiara dengan kepala mengangguk pelan di ikuti senyum manis nya hingga memperlihatkan lesung pipi nya yang sudah lama tidak elisa lihat.


" duh... Cantik nya, istri siapa sih ini?" ujar elisa dengan nada menggoda


" yee... Das.. "


" mba kiaraaaaa......." seru amira membahana menyela perkataan kiara.


" mba kiara, cantik bangettttt...." lanjut amira dengan heboh nya menuai kikikan kecil dari kiara.


" tapi kalian juga cantik lohh, bridesmaid nya aku emang cantik cantik " ujar kiara, balik menggoda amira dan elisa yang tersenyum salah tingkah


" yeee..... Bisa aja mba kiara " balas amira dengan rona merah malu.


Di kamar berbeda**



Dirga mengganti jas hitam nya dengan setelan jas berwarna merah yang sangat pas membalut tubuh tegap nya.


Dengan kemeja warna hitam favorit kontras


dengan Kulit nya yang putih bersih.


Rambut nya yang agak panjang sudah ia pangkas dan di tata dengan rapih oleh hair do.


wajah nya yang biasa tampil apa ada nya juga sudah di poles oleh make up artist.


Apakah kalian tahu, dirga bahkan harus manahan geli saat wajah nya di sentuh oleh kuas dan spons saat memoles bedak agar wajah nya tetap terlihat segar.


" wooishhh.... Mas bro tambah ganteng aja" ujar raka dengan gaya songong nya seperti biasa.


Untung nya hari ini hari bahagia nya, jika saja ini hari biasa dirga tidak tahu apa yang akan terjadi dengan rakampret di depan nya, yang saat ini sedang sibuk menggoda asisten MUA di kamar nya.


Saat akad tadi raka hanya memakai kemeja putih nya dan sekarang Raka sudah memakai jas abu abu, sama dengan yang di pakai faro namun dengan kemeja yang berbeda.


" nggak usah ganjen" bukan dirga yang membalas perkataan raka, tapi faro yang bosan dengan kelakuan raka.


" gimana mau dapet cewek, tukang tebar pesona gitu" batin faro sewot.


Tidak ya... Faro tidak iri tapi ia hanya mau raka bisa segera mendapatkan cinta sejati nya agar mereka bisa punya keluarga bersama sama.


" congrat ya bro.... Akhirnya rekaman video nya bukan bahan bulian untuk anak cucu lu" ujar faro entah mau memberi selamat atau apa tapi perkataan faro membuat dirga tersenyum sombong dengan sengak nya.


" gue bilang juga apa, seorang dirga itu bisa melakukan apa aja.


Lu tuh yang nanti pas nikah salah ngucapin ijab" balas dirga sombong bin kejam nya.


" bangke lu" umpat faro pelan namun kemudian terkekeh saat melihat raka yang di cuekin dan di tinggal pergi oleh asisten MUA di kamar dirga.


" mampus lu, sok tebar pesona sih" seru faro meledek raka yang mengacungkan jari tengah nya masa bodo.


" tapi ga, sumveh hari ini gue merinding banget denger semua acara sakral tadi pagi.


Dan gue juga bangga dengan lu yang tulus waktu minta izin ngambil kiara dari mertua lu" ujar raka dengan senyum hangat nya, edan dan kesintingannya hilang, yang ada raut wajah bahagia.


" thanks...oh iya hari ini kan kalian yang ada di samping gue di hari pernikahan gue.


Berikutnya waktu kalian nikah, gue yang akan ada buat dukung kalian" ujar dirga tulus balas tersenyum hangat kepada dua sahabat nya.


Mereka adu tos kepalan tangan kemudian terkekeh bersama.


" yuk... Udah waktunya ke bawah, sebentar lagi kiara juga turun sama elisa dan amira" ujar faro menyudahi percakapan mereka.


" hn/Kuy" jawab raka dan dirga bersamaan.

__ADS_1


Mereka turun menuju tempat resepsi,


Di mana sudah tersusun meja bundar dengan taplak berwarna putih sesuai tema.


Juga tidak ketinggalan panggung untuk live musik.




Di situ juga ada foto prewedding nya, tapi yang paling banyak di pajang ada di bagian depan tepatnya sebelum memasuki tampat resepsi.


Halaman belakang rumah kiara yang luas di hias dengan sempurna dan dirga cukup puas melihat nya.


Dirga menunggu di pintu masuk tempat resepsi, dengan raka dan faro di sisi kanan kiri nya serta pers yang setia mengabadikan setiap gerakan yang ia lakukan .


Sedangkan para orang tua menunggu di tempat resepsi, di mana meja meja nya sudah di isi oleh para tamu undangan.


Di ujung sana sudah terlihat istri nya


Cieee...


( apa sih... Iri yah Iri, biasa aja tuchhh makan rendang lebih enak)


Elisa dan amira yang mengapit kiara di tengah berjalan dengan perlahan, mendekat ke arah di mana ia berada.


Dari tempat nya menunggu ia bisa melihat kiara yang tersenyum salah tingkah saat elisa menyonggol dengan sengaja lengan kiara seperti menggoda


" aih.. Cantik nya, boleh nggak langsung di ajak istirahat aja ?" batin dirga eror


" nyoh..nyoh.. Pangeran berjas merah nya udah siap" bisik elisa menggoda, lengan nya menyenggol lengan kiara berulang.


" apasih, jangan goda aku terus dong" balas kiara lirih, ia menundukkan wajah nya saat melihat dirga yang menatap nya lurus.


" ciee... Mba kiara malu malu meong nih. Cuit Cuit " seru amira dengan siulan nya ikut menggoda kiara yang wajah nya semakin merah menunduk malu.


" udahan ih" bisik kiara malu,


Berjalan dengan kepala menunduk dan perlahan, membuat kiara tidak menyadari jika dirga yang sudah gemas lebih memilih menghampiri nya dari pada menunggu lebih lama.


Tap.


" E.." seru kiara kaget,


Ia Mengangkat wajah nya perlahan dan menemukan dirga dengan senyum charming nya sedang mengulurkan tangan ke arah nya


Deg.. Deg...


" kelamaan sayang, keburu tamu undangan nya lelah menunggu" ujar dirga


" dasar situ nya aja yang nggak sabar" sela elisa meledek dirga yang tangan nya sudah nemplok di pinggang kiara menggeser tubuh nya paksa.


" iya nih Mas dirga, nanti malam kan bisa puas berduaan" ujar amira menimpali perkataan elisa ikut meledek kakak sepupu nya yang di kenal songong.


" kemana ekspresi triplek nya" batin amira bingung


Dirga tidak perduli, ia melenggang dengan kiara di gandengan nya menuju tempat resepsi meninggalkan elisa dan amira yang menggerutu tentang kelakuan nya.


" bodo amat suruh siapa iseng sama gue"


Di pintu masuk ada raka dan faro yang bersiap di sayap kiri lalu elisa dan amira di sayap kanan, mengiringi langkah kiara dan dirga yang melangkah dengan lengan saling bertaut mesra.


Kemudian Alunan lagu beautiful in white dari westlife mengiringi langkah kedua mempelai


Blitz flash dari kamera yang berasal dari wartawan turut mengiringi langkah mereka di sepanjang perjalanan.


Di pandu oleh MC, suara tepuk tangan juga riuh menyambut mereka,


Faro dan raka bersiap di sisi kiri kanan kiara setelah dirga mundur dan berdiri di tengah tengah antara amira dan elisa.


" siap bro..." bisik raka ke faro yang mengangguk tanda siap


mereka menghitung bersama


1,2,3 dan


Hap...


Kiara pun sekarang ada di gendongan raka dan faro dan berjalan menuju singgasana tempat duduk dirga dan kiara selama acara resepsi berlangsung.


Kiara terkekeh dan megalungkan lengan nya di pundak kedua sahabat dirga dengan erat.


" Terimakasih raka, faro" bisik kiara dengan senyum mengembang di bibir nya.


" mau tak gendong kemana nih tuan putri?" tanya raka dengan jahil nya yang lagi lagi menuai kekehan dari ratu sehari saat ini.


" ke buyan boyeh... Hehe" balas kiara lucu membuat faro dan raka yang mendengar nya ikut terkekeh.


Dirga melihat nya dari belakang dengan lengan di rangkul elisa dan amira erat berjalan mengikuti kiara di depan nya.


" tumben mas dirga nggak cemburu?" tanya amira dengan senyum jahil nya

__ADS_1


" cemburu? Biasa aja keles, lagian kan udah rencana nya begitu" balas dirga tumben lembut kemudian terkekeh saat melihat kiara terkekeh di depan sana.


" mas dirga bahagia?" tanya amira lagi, maklum aja kakak sepupu yang sedang ia gandeng ini dekat sekali dengan nya (maksudnya dekat suka saling menjahili)


" lebih dari bahagia" balas dirga cepat


" thanks, kalian berdua ada buat kiara mendampingi kiara di saat seperti ini" lanjut dirga tulus dengan senyum bahagia nya.


" makasih doang? abis ini beliin kuota dong mas" ujar amira bercanda


" sekalian perusahaan Internet nya mas beliin buat adek" balas dirga santai menuai seruan heboh dari amira membuat tamu undangan berbisik karena kehebohan yang di ciptakan amira tadi.


" ya elah... Nggak jadi mas beliin nih" ancam dirga membuat amira seketika diam patuh


Di sertai pekikaan kecil " jangan" dari amira.


" oh iya sa, buat yang semalem thanks banget ya, kiara beruntung punya sahabat seperti kamu. Kedepannya biar aku yang jaga kiara 24 jam non stop" ujar dirga melirik ke arah elisa yang hanya memberikan senyum tulus nya


" nope.... Dia itu sahabat aku satu satu nya, apapun nggak ada apa-apa nya dengan perbuatan dia yang begitu baik sama aku" balas elisa


Dirga sampai setelah kiara di turunkan oleh raka dan faro.


" thanks bro.." ujar dirga cerah lalu memeluk faro dan raka bergantian.


" congrat ya ga, happy ever..." bisik faro tulus


" congrat bro , cepet punya bocah ya" kali ini raka yang memberi selamat dengan doa yang cepat di amini oleh dirga.


" tenang aja, sekali keluar 5" balas dirga bercanda membuat ketiga trio yang biasa nya strong ini terkekeh bersama namun bukan kekehan edan, mereka masih punya urat malu buat guling guling di lantai tempat resepsi pernikahan dirga di selenggarakan.


Acara di mulai, kebahagiaan tersebar karena kemesraan dari kedua pengantin.


Di kursi nya dirga dan kiara dengan setia mengumbar senyum, hari ini dirga melepas topeng datar nya dengan menunjukan senyum bahagia nya.


Para tamu undangan satu persatu memberi mereka selamat tidak lupa juga ikut berfoto bagi sahabat dulu mereka yang hadir ikut mendoakan.


Dirga melihat sekitar di mana halaman luas milik keluarga kiara ternyata masih belum cukup untuk menampung undangan yang berdatangan.


Ia bahkan tidak bisa lagi menghitung sudah berapa tamu yang memberi mereka ucapan selamat, belum lagi ia juga melihat jika panitia kewalahan saat menerima tamu yang datang rombongan.


" gue nggak tahu kalau bakal seramai ini pesta pernikahan gue" batin dirga takjub


Di ujung tempat nya duduk ia melihat kaisar yang datang bersama asisten nya siapa lagi kalau bukan Ronald, sedang menuju ke arah nya dengan senyum bersahabat nya.


" congrat ya dirga wijaya, jaga kiara selalu.


Jangan sampai ada air mata setelah ini.


Ingat ya walau pun janur kuning sudah melengkung kalau ada kesempatan kenapa nggak di ambil" ujar kaisar bercanda dengan ancaman nya yang malah membuat dirga mendengus nggak perduli


" dalam mimpi pun jangan berharap" balas dirga menanggapi candaan kaisar yang sampai mati pun nggak akan pernah terjadi.


" gue pegang omongan lu bro" ujar kaisar kemudian terkekeh dan memeluk singkat dirga yang di balas dirga dengan tepukan bahu ringan.


" selamat tuan wijaya" ujar Ronald seadanya


"thanks , nyantai aja ini bukan kantor dan lu bisa panggil gue dirga" balas dirga welcome, saat ini dirga sedang mencoba untuk terbuka agar memiliki teman di luar sana.


" ok.."


Belum juga Ronald membalas ucapan dirga, dirga sudah menghadap ke arah kaisar dengan heboh saat kaisar akan memeluk kiara dengan seenaknya.


" weitsss... Mas bro,ini bini gue bukan muhrim jangan peluk sembarangan ya. Lu Mau gue bantai lagi " seru dirga posesif menuai dengusan sinis dari kaisar yang juga sedang menggerutu.


" apa sih, pelit banget cuma peluk doang" balas kaisar nggak mau kalah


" wah... Ngaj.."


" stop... Ini kan hari bahagia kita kamu jangan buat ribut dong ga" omel kiara menuai senyum kemenangan dari kaisar


" bleeee rasakan" ujar kaisar tanpa suara ke arah dirga


" kamu juga kai, kan aku udah jadi istri dirga jangan sembarangan gitu dong" lanjut kiara mrngomeli kaisar yang menggerutkan wajah kecewa dan tentu saja gantian dirga yang menampilkan senyum kemenangan nya.


" haih.. dasar kalian ini nggak bisa yah kalau nggak bertengkar kalau ketemu" ujar kiara mendesah lelah


" mba kiara... Foto selfie yuuk" ujar seseorang tiba-tiba dari samping mereka


Deg..


" jantung gue"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=+


Jantung siapa itu,


Ikuti terus kisah selanjutnya


Jangan lupa komentar dan klik jempol nya yaa


Sampai babai

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2