Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Jangan kasih kendor


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan


Happy reading


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Seperti apa yang sudah di janjikan kemarin malam, saat faro dengan sinting nya bilang akan melamar elisa esok hari.


Faro pun memberanikan dan meyakinkan diri nya untuk pergi menemui orang tua dari elisa.


Faro nggak mau pake acara tunangan tunangan apalagi pacar pacaran, bikin dosa aja fikir nya.


(lah emang lu kan suka nya bikin dosa? Nggak usah ngaco thor)


Dan hari ini di sini lah faro berdiri, menunggu orang rumah elisa membuka kan pintu untuk nya.


Sudah 3 kali bel ia tekan namun pintu belum juga di bukakan untuk nya.


Ting tong ting tong


" pada kemana sih orang rumah ini, nggak mungkin kan masih pada tidur semua" gumam nya pelan lalu mata nya melirik jam tangan mahal nya sekilas.


" udah siang kok" lanjut nya saat melihat jarum jam tangan nya menunjukkan pukul 11.


Tidak lama pintu pun terbuka di susul dengan elisa yang shock melihat nya.


" loh... Kamu beneran ke sini?" tanya elisa kaget.


Faro pun hanya tersenyum tepat nya menyeringai saat melihat reaksi elisa yang sesuai dengan ekspektasi nya.


( khu khu khu khik)


Malam nya selesai acara lamaran dirga , di kamar faro


" serius lu mau langsung ngelamar elisa" tanya dirga shock


Tentu saja, siapa yang tidak akan shock jika mendengar sahabat strong nya tiba-tiba ingin melamar anak perawan orang di hari pertama kenal.


( pan edan eta)


Bagi orang lain yang dengar sih biasa saja, Tapi tidak untuk dia yang notaben nya sahabat dari seorang faro geovan wardhana.


Mahluk berjenis kelamin jantan ini, masih sebelas dua belas dengan raka, meski tidak se-playboy raka sih.


Bukan nya dirga tidak bahagia sahabat strong nya akhirnya memiliki pelabuhan untuk cinta nya, justru ia sangat bahagia sekali.


Masalah nya kan mereka saling mengenal kurang dari 24 jam, ia tidak ingin faro menyakiti elisa terlebih elisa adalah satu satunya sahabat calon istri nya dirga tidak mau elisa yang di sakiti ia juga yang terkena dampak nya ( ngerti kan maksudnya?)


Tapi dirga juga tahu dan yakin, jika faro sudah menyukai sesuatu pasti itu sungguh sungguh, jadi untuk saat ini ia hanya mampu mendukung faro yang sedang sibuk dengan laptop miliknya, searching di mbah google tentang


"bagaimana cara melamar cewek baru kenal"


Ckckckc..... Ada ada saja.


" haha... Faro nggak pernah pacaran sekali nya ketemu cewek langsung di ajak kawin,


Jangan kasih kendor bro" ujar raka edan seperti biasa nya.


Jangan kaget denger faro yang nggak pernah pacaran nyata nya emang iya.


Trus kok bisa di juluki play boy? Loh iya dong.


Bukan hanya yang banyak pacar saja yang di sebut playboy, nyata nya faro ini gemar ganti pasangan tapi tanpa status.


Parahan mana coba?

__ADS_1


Raka yang suka gonta ganti cewek tapi di pacarin dulu atau faro yang suka gonta ganti cewek tapi cuma di TTM-in aja?


Tolong kirim jawaban nya di nomor di bawah ini ya ehhhh.... Becanda


Untung nya dirga nggak ngikutin alur yang satu ini dari sahabat se-edan-nya,


Pembawaan nya yang dingin turut membuat ia susah untuk di dekati.


Tidak seperti faro dan raka yang ayok aja.


" jadi rencana nya elu besok mau nemuin keluarga elisa langsung nih?" tanya dirga yang sekarang sudah tidak shock lagi ...


Ia ikut nimburung melihat layar laptop nya yang saat ini sedang di kuasai oleh faro,untung saja sedang tidak ada pekerjaan.


" hmmm" gumam faro dengan mata yang bergerak kanan ke kiri melihat deretan kalimat yang terpampang di layar laptop.


Raka melihat faro dalam diam,


"baru ini gue liat faro serius biasa nya pas waktu sidang doang " batin raka


" jangan terlalu ngikutin artikel gituan, teori dan praktek di lapangan itu beda nya 360°.


Percaya sama diri sendiri aja, gue yakin lu bisa" ujar raka bijak wajah usil bin edan nya berubah serius, saat melihat sahabat sepopok nya terlihat bersungguh sungguh.


Dirga dan faro kompak melihat raka dengan pandangan takjub, membuat raka yang di pandang pun mengernyit dahi nggak suka


" emang nya gue segitu sengkleh nya ya" batin raka kesal


" apa sih liat gue segitu nya, naksir heh? Sorry aja gue masih suka buah gantung kembar bukan pedang" sewot raka judes


Bruak brukh prang klang dung tas dung tak brugh meong


Itu suara yang nggak perlu di jelaskan yang jelas saat ini segala peralatan yang entah dari mana datang nya sudah bergeletakan di samping raka yang tepar di tempat.


Ckckckc


Dua pelaku kita dengan santai nya meninggalkan raka yang tergeletak tak berdaya di lantai sendirian, tanpa niat membantu sedikit pun.


" bangke... Berani nya keroyokan, akh.... Kepala gue benjol" umpat raka kesal di susul pekikan sakit saat memegang kepalanya yang sebenarnya nggak benjol cuma emang sakit.


(jangan di tiru ya manteman)


Dan di sini lah faro sekarang di hadapan mama dari elisa duduk tenang namun tidak dengan hati nya yang dag dig dig deg dog.


" ternyata begini ya rasanya ngadepin calon mama mertua, apa dirga juga gini ya?"


( sayang sekali bro, mertua gue baik banget sama gue)


" di minum far" ujar elisa saat ART nya meletakan secangkir teh hangat di atas meja.


Sedangkan ia sendiri membawa cemilan dan setelah nya duduk di sofa samping sang mama.


" terima kasih" gumam faro pelan


" jadi ada apa nak faro datang kemari?" tanya mama elisa mama nena dengan senyum ke ibuan nya .


Saat ini kebetulan sekali baba( papa)nya elisa sedang dinas di luar kota jadi hanya ada mama, gege( kakak laki-laki) dan ia di rumah.


Di tanya seperti itu faro pun mulai mengingat lagi susunan kalimat yang sudah ia siapkan dari rumah, tenang saja pekerjaan nya yang suka menyusun rangkaian kata membuat ia dengan cepat menyelesaikan kalimat yang saat ini akan ia ucapkan.


" doain gue ya teman teman pembaca..."


" sebelum nya maafkan saya jika kedatangan saya mengganggu aktivitas dan waktu santai tante" ujar faro sopan, mama nena hanya mengangguk dan tersenyum menanggapi nya


" mohon maaf sebelum nya jika perkataan saya nanti akan membuat tante dan elisa kaget , jadi maksud saya kemari adalah untuk melamar elisa untuk menjadi istri saya" lanjut faro dalam satu tarikan nafas.

__ADS_1


" huuufffff berhasil "


Sumpah lebih baik ia menghadapi hakim dan jaksa penuntut lainya di acara sidang dari pada melakukan hal ini.


Elisa side


Saat ini di hadapan nya ada seorang pria sahabat dari calon suami sahabat nya.


Pria bernama faro ini belum genap 24 jam ia kenal, tapi dengan edan nya datang ke rumah.


Ia melihat mama nya yang memasang raut wajah bingung nya, dan kemudian menanyakan tujuan faro kemari.


Faro meminta maaf dan kemudian mengatakan dengan lancar nya apa yang menjadi tujuan dia kemari.


" eeehhhhh....." pekik elisa kaget mata nya melotot lucu dan melongo dengan tidak elit nya saat mendengar nya


"fix ini cowok aku rasa otak nya kelamaan belajar pasal pasal jadi geser deh, nekat banget dia lamar aku tiba-tiba gini"


batin elisa sebal namun di sudut hati nya ia merasa bahagia lihat saja jika di perhatikan ada noda merah di pipi putih nya


( please deh thor ini bukan merona loh salah liat kali, lah yang bilang merona emang siapa? Cieee ehem)


" jadi begitu alasan nya nak dirga kemari" suara mama nena mengagetkan elisa yang sedang melongo, dengan cepat elisa menoleh ke arah mama nya yang malah cengar cengir melihat faro dan elisa bergantian.


" khu khu khu... Mantu idaman akhirnya dateng" batin nena nista


" iya... Seperti yang saya sampaikan tadi, jika memang lamaran saya di terima secepatnya saya akan membawa keluarga saya menemui om dan tante" balas faro dengan senyum lega nya


" tante si ok..."


" nggak bisa gitu dong mah" sela elisa cepat melotot ke arah faro yang menyeringai senang ke arah nya.


" loh kenapa nggak bisa?" tanya nena heran


" cowok uwu gini kok di tolak"


" ya kan... Ya kan... Baba lagi nggak ada di rumah, nggak bisa gitu dong" ujar elisa beralasan


" kalau gitu saya akan tunggu sampai om ada di rumah maka saya akan kemari lagi lengkap bersama papa dan mama saya" balas faro tidak menyerah


" sorry aja, sidang aja menang apalagi debat sama calon istri khikhikik"


( please deh far nggak usah pake ngikik gitu, ngeri tahu baca nya)


" kalau gitu tante setuju, tunggu baba nya elisa ada di rumah kamu bisa balik lagi kemari lengkap dengan papa dan mama kamu, gimana setuju nak faro" ujar nena ceria


" iya betul tunggu baba di rum.. Eeehhh kok gitu mah?" pekik elisa kaget saat ia baru sadar dengan apa yang di ucap kan mama nya tadi.


" jadi gitu aja ya nak faro untuk hari ini" putus mama nena kemudian tersenyum bahagia


" baik, terima kasih tante atas izin nya" balas faro kemudian ikut tersenyum.


Mama nena dan faro saat ini sedang bahagia, melupakan seseorang lagi yang sama sekali tidak di tanya pendapat nya.


" huweeeee..... Ini mama bener mama kandung aku bukan sihhhh"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Terus ikuti kisah nya


Jangan lupa komentar dan klik jempol nya ya


Sampai babai


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2