
Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Dua minggu berlalu dan seperti biasa dirga masih di sibuk kan dengan segala macam urusan kantor,
Ia berusaha menyelesaikan pekerjaan nya agar bisa menjalani dengan hati lega saat hari pernikahan tiba serta bisa liburan panjang untuk bulan madu nya.
Seperti yang sudah di rencana kan, dirga dan kiara akan bulan madu di pulau jeju negeri ginseng sana.
sewaktu kiara mengutarakan keinginan nya untuk berbulan madu di sana, keesokan harinya dirga segera membeli villa mewah di pinggir pantai pulau jeju.
Sebenarnya kiara belum mengetahui nya dan dirga juga membeli nya atas nama kiara bukan atas nama nya.
rencana nya nanti selain kejutan yang sudah ia siapkan waktu itu, villa tersebut juga akan menjadi hadiah pernikahan dari nya untuk bawel kesayangan nya.
Sudah dua minggu ini dirga jarang bertemu dengan kiara karena kesibukan nya, dan sudah dua minggu pula mama nya menculik kiara setiap ia akan menemui kiara di sela sela kesibukan nya.
Dirga sangat merindukan celotehan panjang dari bawel nya dan tentu saja rindu semua yang ada pada diri bawel nya.
" hais.... Kalau bukan karena iming iming libur panjang, pengen banget kabur terus pergi ke kantor bawel gendut gue, ck.... Kangen banget" dumel dirga pelan dengan mata sibuk melihat dokumen yang menumpuk serta tangan yang bergerak membolak balik lembar demi lembar kertas laporan, sesekali pena di tangan nya juga mencoret bagian yang salah atau mendatangani laporan yang sudah di periksa nya.
Tok... Tok... Tok...
Mendengar ketukan di luar pintu ruangan nya dirga pun menjawab " masuk" dengan suara keras nya.
Dani muncul setelah dirga menjawab ketukan pintu nya, di ikuti seorang wanita cukup cantik berpenampilan sexy dengan pakaian minim atau kalau tidak mau di sebut kurang bahan nya.
" permisi pak, ini ada perwakilan dari perusahaan osaba ingin membicarakan tentang kerja sama yang kemarin bapak acc" ujar dani menjelaskan tanpa menyebut nama.
" hn..." gumam dirga menanggapi penjelasan dari dani
" selamat siang pak dirga,
perkenalkan nama saya starla lestari saya adalah perwakilan dari perusahaan osaba.
Dan saya juga adalah penanggung jawab proyek kita nanti kedepan nya, salam kenal dan mohon bantuan nya" ujar starla dengan suara manis di buat buat kemudian membungkukan tubuh nya sehingga memperlihatkan aset pribadi nya yang membuat dirga segera mengalihkan mata nya ke arah lain.
" sial... Udah tahu lagi kangen sama bawel gue, di liatin sama yang beginian" batin dirga galau
Starla sendiri melihat dirga seperti orang salah tingkah, starla merasa senang karena berhasil mencuri perhatian dirga bahkan di pertemuan pertama mereka
" huh... Kirain bakal susah tahu nya gampang begini" batin starla salah paham
" hn.... Silahkan duduk" balas nya datar
" dani kamu pelajari dan beritahu saya jika ada yang kurang dari rancangan nya " lanjut nya memerintahkan dani untuk menghendle tamu perwakilan osaba sedangkan ia sendiri melanjutkan pekerjaan nya.
" maaf, bukan kah saya akan berdiskusi dengan pak dirga?" tanya starla bingung
" kok... Jadi cuek gini"
" dani tahu apa yang saya mau" balas dirga tanpa melihat ke arah starla Yang sedang menahan emosi nya
" sial... Gue di cuekin"
" baik pak dirga"
Selanjutnya dani dan starla membahas kerja sama di sofa tamu dan dirga sendiri yang bekerja di meja kerjanya seperti biasa, namun dirga masih mampu memahami pembahasan dani dan strala dari apa yang di dengar nya diam diam.
Beberapa saat kemudian pembahasan pun berakhir dan starla pun sudah meninggalkan ruangan dirga di antar oleh dani.
Ceklek..
Tidak lama pintu terbuka lagi dan dani muncul setelah nya,
" jadi bagaimana menurut lu dan?" tanya dirga tanpa menoleh ke arah dani yang berdiri di hadapan nya.
mata dan tentu saja wajahnya masih menghadap ke arah laporan di atas meja nya, serta tangan yang masih setia memegang pena khusus nya .
" menurut saya lumayan pak, tapi mungkin ada sedikit kekurangan di bagian rancangan nya" balas dani mengutarakan ketidak puasan nya atas konsep rancangan pihak osaba.
" menurut gue juga gitu, lu atur lagi aja waktu pertemuan nanti, setelah itu biar gue yang urus sisa nya" ujar dirga kali ini ia melihat ke arah dani dan menatap dani datar seperti biasa tapi nada yang di pakai nya lebih hangat.
" baik pak" balas dani singkat
" oke... Lu boleh balik ke ruangan lu lagi, tadi gue udah kirim e-mail dari pembahasan tadi. lu cek lagi sama nggak kemauan lu sama isi e-mail yang gue kirim" ujar dirga yang di jawab anggukan kepala mengerti dari dani.
" baik pak, permisi" balas dani kemudian meninggalkan ruangan dirga.
__ADS_1
Drt.. Drt.. Drt...
Merasakan getaran dari handphone yang ia letakan di samping laporan nya, dirga pun melihat ke arah layar handphone nya dan mendapati pesan talktalk dari bawel kesayangan nya.
Senyum pun mengembang di bibir dirga saat membaca pesan rindu dari bawel nya,
Tidak perlu waktu lama bagi dirga untuk membalas dan mendapat lagi pesan balasan dari kiara.
" akh... Akhirnya meski cuma pesan singkat tapi bisa mengobati rindu ini" gumam dirga senang
Ini kah yang nama nya bucin?
Keesokan hari nya...
Seperti yang dirga perintah kan kemarin, tepatnya hari ini dani sudah menghubungi pihak osaba untuk mengadakan meeting ulang.
Mereka sepakat bertemu di salah satu restoran yang menyajikan masakan wastern.
Dirga dan dani juga kebetulan mengadakan meeting dengan perusahaan lain di sini, jadi mereka berfikir jika sekalian saja melakukan meeting di sini agar tidak memakan banyak waktu.
" selamat siang pak dirga dan pak dani" sapa starla dengan nada manis di buat buat nya.
Hari ini pun masih berpakaian sexy untung nya body dan wajah nya mendukung sehingga tampilan sexy cocok dengan nya.
Dirga dan dani menoleh serempak ke arah suara yang menyapa mereka berdua.
Dani berdiri dari kursi nya dan balas menyambut nya dengan ramah sedang kan dirga hanya mengangguk membalas sapaan nya.
" hari ini juga masih dingin, berarti yang kemarin itu apa ya?" batin starla Penasaran
" silahkan duduk nona starla" ujar dani mempersilahkan starla duduk di sisi nya sedang kan dirga duduk di hadapan mereka saat ini.
" seharusnya gue duduk di samping dirga"
" baiklah, seperti yang kemarin sudah di jelaskan.
Sedikit nya saya sudah memahami konsep nya tapi ada sedikit di bagian rancangan yang tidak saya suka.
Dani kamu jelaskan ke nona starla" ujar dirga seperti biasa ia memerintahkan dani untuk ambil bagian nya sedangkan ia sendiri menyimak lagi pembahasan yang akan mereka bahas.
Setelah selesai membahas ulang rancangan nya.
baik dirga, dani maupun starla setuju dengan konsep baru yang di susun dirga.
"seperti yang di harapkan wijaya dan otak jenius nya" batin starla kagum menjilat bibir nya saat melihat dirga yang sedang menyesap kopi pahit nya dengan pelan , tanpa mengetahui jika gerakan jakun nya yang naik turun membuat starla yang melihat nya menelan slavia tergoda.
" sial kenapa sexy banget"
Teringat akan sesuatu yang masih mengganjal di fikiran nya, starla yang mengambil kesempatan saat kebetulan dani sedang izin kebelakang segera pindah tempat duduk dan segera duduk di samping dirga.
" ah... Pak dirga aku mau tanya dengan bagian yang ini" tanya starla di buat bingung sambil menunjukan bagian yang di tanyakan tidak lupa ia juga menempelkan dada besar nya di lengan sebelah kanan milik dirga, membuat dirga yang sedang menyesap kopi nya hampir saja tersedak saat merasakan benda asing menempel di lengan nya.
" maaf pak dirga, apa pertanyaan saya membuat bapak kaget" tanya starla khawatir
Tangan nya ia gunakan menepuk punggung dirga untuk meringankan batuk dirga atau lebih tepat nya mencuri kesempatan agar memegang tubuh dirga .
" hn... Uhuk uhuk... Kam.. Uhuk.. Kamu pindah tempat sekarang, saya nggak suka kamu terlalu dekat" ujar dirga terbata dengan nada kaget di sela sela batuk nya.
Starla shock mendengar dirga mengusir nya untuk berpindah tempat duduk, tapi melihat tatapan tajam dirga membuat starla takut dan segera pindah tempat duduk bertepatan dengan dani yang baru datang dari arah belakang restoran.
Di ujung restoran tidak jauh dari tempat dirga duduk, ada seseorang yang memperhatikan mereka dalam diam.
Ia memperhatikan dari awal hingga akhir kegiatan yang dirga lakukan, mata nya kemudian jatuh pada gerak gerik si cewek yang terlihat memiliki ketertarikan khusus pada dirga.
Memang sih siapa juga yang mampu menolak pesona dari seorang wijaya yang sedang duduk di seberang sana, bahkan ia pun dulu sempat terpesona oleh kharisma nya.
Mata tajam nya melihat suatu kejadian yang menarik saat di cewek berpindah tempat duduk...
Nasib baik datang pada nya, maka ia pun tidak menyianyiakan kesempatan untuk segera mengambil foto yang pasti bila ia mengirim foto itu ke seseorang, orang itu akan sangat terpukul.
Dan
Klik..
Sebuah foto saat dirga dan starla sedang duduk menempel berdua serta saat starla menepuk punggung dirga ter-abadikan di kamera ponsel milik seseorang yang sedari tadi memperhatikan mereka bertiga.
" wah.... Coba kita lihat gimana reaksi lu saat melihat foto ini heh... jal**g " gumam seorang yang ternyata adalah wanita dengan nada sinis nya .
Ia senang akhirnya bisa membuat musuh nya sekali lagi menderita, apalagi foto kedua yang di ambil nya, jika di lihat dari sini pasti menimbulkan salah paham karena posisi nya seperti sedang berpelukan alih alih menepuk punggung.
Rencananya ia akan mengirim foto tersebut malam hari ke nomor seseorang yang ia dapat dari handphone milik mantan tunangan nya.
__ADS_1
benar dulu mantan nya itu adalah tunangan nya, sebelum tunangan nya itu memutuskan secara sepihak pertunangan mereka dengan kejam nya.
" kalau gue aja nggak bahagia, berarti lu juga harus nya nggak bahagia dong" gumam nya dengan senyum sinis penuh iri nya kemudian meninggalkan restoran dengan langkah riang nya.
Di kantor kiara
Kiara saat ini sedang sibuk dengan laporan di meja kerja nya,
Sudah dua minggu ini kiara tidak bertemu dengan dirga karena kesibukan dirga dan juga jika pun dirga sedang tidak sibuk maka mertua nya lah yang akan menculik nya.
Mertua nya, mama putri benar-benar seperti papa nya suka menjahili dirga.
Bagaimana caranya?
Tentu saja dengan cara menjauhkan dirga dari nya selama 2 minggu ini.
Akibat nya ia akan sering mendengar gerutuan kesal dari dirga jika ia sedang bertelponan ataupun lewat vidio call.
Kiara harus ekstra menahan kikikan nya jika tidak ingin membuat dirga tambah merajuk, ia tidak habis fikir kenapa dirga akan berubah 360° jika sudah ada di depan nya.
" padahal banyak orang menilai kamu itu arogan dan dingin tapi kenapa bisa manja gitu sih kalau sama aku,hihihi" gumam kiara pelan saat mengingat sikap manja dirga di hadap nya
( itu yang nama nya the power of bucin kiara sayang)
Kiara iseng melihat lokasi untuk foto prawedding di internet dan lalu menemukan tempat yang cocok.
" ehh... Tempat ini kayak nya bagus deh buat prewedding nanti" gumam kiara senang, mata nya berbinar senang saat melihat foto pantai dengan back ground matahari terbenam.
Malam pun tiba,
Kiara yang sedang memulai menulis rencana konsep pernikahan nya pun menolehkan wajah nya untuk melihat layar handphone nya yang bergetar tanda pesan masuk.
" no siapa ini " gumam nya Penasaran
Kiara kemudian menekan tombol sandi di handphone nya dan segera membuka pesan yang ternyata alamat Web untuk melihat artikel atau gambar.
Karena tidak ingin semakin Penasaran dengan apa yang di kirim untuk nya dari si nomor asing akhirnya kiara pun meng-klik alamat Web yang tertera.
Deg...
Seketika kiara shock dengan mata melotot kaget, jantung nya berdetak kencang karena kecewa.
" apa Maksudnya ini?" tanya kiara entah pada siapa, tubuh nya bergetar menahan rasa kecewa nya
" nggak mungkin" gumam kiara pelan, kepala nya menggeleng tidak percaya dengan apa yang terpampang di layar handphone nya saat ini.
Alamat Web yang ia terima dan ia buka tadi memperlihatkan foto dan artikel tentang calon suami nya yang sedang berduaan dengan perempuan lain dan juga sedang berpelukan dengan lokasi yang terlihat seperti restoran.
Air mata kiara mengalir saat membaca tulisan di artikel tersebut
Di kira single ternyata pewaris dari wijaya group ketahuan sedang makan berdua dengan wanita cantik dan berpelukan mesra. Kira kira siapa kah wanita tersebut?
Itu adalah judul artikel yang ia baca, karena dengan hanya melihat judul nya saja kiara sudah tidak kuat untuk membaca nya.
Hiks.. Hiks...
" dirga..." gumam kiara lirih di sela isak tangis nya
Di saat yang bersamaan
di sebuah rumah mewah milik seseorang yang mengirim pesan kepada kiara.
Tepatnya Di sebuah kamar mewah saat ini sedang terdengar suara tawa bahagia dari pemilik kamar, ia merasa kalau sebentar lagi akan ada kabar buruk dari cewek yang di benci nya itu.
" haha... Rasakan itu j****g sialan, itu akibat nya karena sudah membuat kai memutuskan pertunangan yang sudah lama gue dapatkan dengan perjuangan keras gue" ujar nya dengan nada bahagia namun marah di saat bersamaan
" gimana rasa nya di khianati sama calon suami sendiri?.
yah meskipun itu lagi lagi bukan seperti yang lu kira, tapi gue yakin lu akan salah paham lagi karena lu itu orang ter **** dan ter naif yang gue kenal" lanjut nya masih dengan nada bahagia nya.
" hahahaha.... Gue nggak sabar liat lu terpuruk lagi" ujar nya semangat dengan tawa mengerikan di akhirnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Apa yang akan terjadi
Ikuti terus kisah nya ya
Jangan lupa jejak komentar dan klik jempol nya
Sampai babai
__ADS_1
Terimakasih