
Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan alur cerita lambat
So
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Apartemen dirga
Kiara berbinar senang menatap ke arah dimana dirga berada, berbanding balik dengan dirga yang malah menatap kiara dengan ekspresi merana...
Ada apa sih sebenarnya?
Usut punya usut...
Kiara yang sedang dalam masa ngidam nya entah kenapa ingin sekali makan mie instan .
Iya makan mie instan ... Mie instan dengan rasa yang pernah ada .
Tapi bukan itu masalah nya....
" Yank apa nggak beli aja mie yang udah di masak biar bisa langsung di makan ?" tanya dirga melas memandang kiara yang malah menggeleng kepala tanda menolak.
" Nggak bisa, buat sendiri lebih maknyus..." balas kiara beralasan dengan tangan bersedekap dada
Saat ini mereka sedang berada di dapur apartemen dan di depan dirga ada sebungkus mie rasa rumput tetangga yang masih segel belum di buka kemasannya.
" Tapi mie instan nggak baik untuk bocil kita loh sayang..." ujar dirga membujuk
" Tapi aku mau loh sayang... " balas kiara keukeh..
Jadi ceritanya sewaktu mereka menonton televisi bersama kira kira 10 menit yang lalu, ada iklan yang manampilkan kelezatan makan mie instan , kebetulan di lemari penyimpanan juga ada mie instan jadi kiara mau ikutan makan dan yang masak tantu saja harus dirga.
" Tapi aku nggak bisa nyalain kompor" ujar dirga melihat kiara memohon
Kiara menepuk dahi nya gemas ia lupa satu hal, bila seseorang yang di sebut sebut perfect Man this World ini nggak suka berkunjung ke dapur kecuali makan, minum dan ikut beres beres barang belanjaan.
Dirga itu bisa nya nyalain laptop sama nyalain tombol cinta nya kepada kiara, apalagi nyalain api emosi buat raka dan faro yang sedang ada di alam nya masing masing .
Dirga mana bisa nyalain kompor apalagi sampai masak... Nekat Nyuruh dirga masak, yakin? mau dapur nya meledak duluan sebelum menikmati makananan yang di masak? Kalau mau sih hayuk aja .
" Payah... Masa gitu aja nggak bisa, oke aku yang nyalain kamu yang masak" ujar kiara sinis kemudian mendengus pasrah menyerah
" Oke..." balas dirga pasrah
Dan baru saja dirga memegang panci di tangannya berniat memulai masak, dirga kembali menoleh ke arah kiara lalu pasang tampang merana seoson 2
" Terus cara masaknya gimana?" tanya dirga lagi dan kali ini bukan jawaban dari kiara yang di dapat tapi malah hentakan kaki kesal bonus kata kata yang sungguh di luar keinginan seorang dirga mahesa wijaya
" dasar payah... Cari daddy di luar aja yuk decil nya mommy, yang ganteng yang bisa masak, ck... Jangan yang Bisanya mesum doang"
Lalu meninggalkan nya sendiri di dapur dengan kedua tangan memegang panci dan mie yang belum di buka, terdiam syok masih memproses perkataan kiara yang sungguh luar biasa.
" sayang jangan tinggalin aku...".
Itu kejadian beberapa minggu yang lalu, tenang saja saat ini dirga sudah mahir menyalakan kompor serta memasak meski baru mie instan, tapi dirga bersyukur setidaknya kiara tidak jadi mencari daddy baru untuk bocil yang saat ini sudah usia 7 bulan dalam kandungan .
Setiap hari ada saja permintaan kiara yang membuatnya harus mengelus dada serta menahan diri untuk tidak menjambak rambut frustrasi.
Ia masih mengingat dengan jelas saat usia bocil di kandungan kiara memasuki usia 5 bulan, ia kira setelah kejadian ia memasak dan memakai pakaian berwarna pink tidak akan ada lagi kejadian yang mengejutkan di dalam 29 tahun hidupnya, nyata nya apa.... Bahkan saat itu adalah hal yang paling ekstrem menurutnya.
Ke malangan dirga Beberapa bulan yang lalu****
Saat usia bocil (bocah cilik ) 5 bulan
Saat ini dirga sedang ada di taman, nemenin kiara yang katanya mau jalan santai agar bocil dalam kandungannya bisa menghirup udara segar dan tidak bosan di dalam perutnya .
Entah maksudnya apa dengan kata bosan di dalam perut , tapi yang jelas kalau hanya minta ke taman untuk jalan jalan dirga bakal jabanin, tapi yang jadi Masalah adalah kenapa minta jalan jalan di taman nya itu pada tengah malam alias dini hari ?
Iya nggak salah kok, kiara minta jalan jalan pada saat jam 00:00 tepat ...kenapa nggak di pagi hari yang cerah dan ceria? Heumm...kenapa?
Mau tau apa yang dikatakan oleh kiara pada saat ia bertanya?
" pagi hari terlalu ramai tidak jadi segar lagi, udara malam yang tidak terkontaminasi oleh keringat orang itu lebih segar, yuk sayang kita siap-siap".
__ADS_1
Ngomong nya santuy Seperti biasa di ikuti dengan cengiran gigi kelinci plus raut wajah polos minta di piiip....
Dirga hanya bisa melongo saat selesai mendengar alasan kiara yang luar biasa ngaco.
Alhasil hingga waktu menunjukan 04:00 dirga hanya mampu mengedip ngedipkan mata nya yang sudah protes minta di istirahatkan harus tetap terjaga, padahal besok ia ada kunjungan ke proyek yang baru rampung pukul 8 pagi nanti, sedangkan pelaku utamanya ibu hamil mau nya menang sendiri yang ada di depannya saat ini Sedang berjalan dengan hati riang mengelilingi taman yang ada di bawah apartemen nya dengan sesekali mengelus perut nya lalu cekikikan layaknya mba kunti hantu dari negara +62 sana.
Duh... Untung di bawah apartemen dirga ada taman luas layaknya taman kota, jadi dirga tidak perlu khawatir ada penjahat atau perampok yang mengintai mereka.
Nggak apa-apa karena dirga sayang dengan bocil di perut kiara, dirga ikhlas meski harus tidur selama perjalanan menuju lokasi proyek berada dengan bonus lingkaran hitam di matanya.
.
Terus itu juga.. ...
Bocil masih 5 bulan lebih 2 minggu
Setelah kejadian jalan jalan malam yang sungguh menyehatkan mata dirga, kiara bawel kesayanganya dirga kembali meminta sesuatu.
Kali ini bukan minta dengan dirga tenang saja, tapi minta kepada dua kakek nyentrik yang malah tertawa bahagia saat menerima permintaan dari cucu menantu yang sedang mengandung cicit mereka saat ini.
Ini entah kiara yang dendam sama dirga atau bawaan bocil sih, masa kalau dirga yang kena giliran buat memenuhi ngidam kiara harus hal yang ekstrem, tapi kenapa giliran dua kakek yang lagi cekikikan bersama kiara malah hal yang menyenangkan? Apa jangan jangan sang bocil ngajak gelud sebelum lahir ya?
Entah.... Jangan sampai seperti itu, please dirga belum siap di musuhin sama anak sendiri yang bahkan belum lahir kedunia.
Emang apa sih yang di minta kiara sebenarnya?
Sini dirga kasih tahu..
Di depan sana, di halaman luas taman bunga milik wijaya tepatnya di taman bunga buatan mama putri yang ada di mansion wijaya ada kiara dan 2 kakek yang sedang duduk bersama, dengan kiara yang minta perut nya di usap usap manja oleh kedua kakek nyentrik nya.
Nggak bener nih... Dirga loh yang nyumbang kecebong hingga bisa menjadi embrio.
tapi kenapa kiara minta perut nya di usap usap manja oleh kakek nya bukan dengan dirga yang jelas jelas suami tampan perfecto sejagad raya? Kenapa bukan dengan dirga coba?.
Sang kakek melirik dirga yang saat ini sedang duduk menjauh dari mereka dengan tatapan kemenangan, di larang kiara radius 10 meter nggak boleh dekat katanya lagi males liat muka dirga yang itu itu aja.
Kampret
Nggak apa-apa dirga masih nerima karena syukurlah pas malamnya ada bonus untuknya yaitu bisa bobok sambil icip icip....
Asyik... Apakah ini yang di sebut rezeki orang sabar? Kalau gini ceritanya bagaimana bisa dirga marah dan suudzon sama bocil kesayanganya?
Ada lagi yang lebih parah, bahkan ini lebih parah dari dua kejadian di atas yang masih bisa dirga terima dengan logika.
bocil di kandungan 6 bulan
Dirga duduk sendiri di sebuah restoran dengan mata tajam nya, rasanya dirga ingin menguliti seorang pria yang saat ini sedang makan siang dan asyik bercanda bersama kiara di depan sana , tanpa memperdulikan ia yang harus menahan diri agar tidak mengamuk dengan tangan mengepal erat.
Tunggu... tunggu ..
Ini kenapa kok bisa ? Apa kiara selingkuh?
Tentu saja bisa, tenang kiara tidak selingkuh. Jadi begini ceritanya ...
Siang hari yang cerah, secerah senyuman kiara yang saat ini sedang memandangnya penuh harap .
Hati dirga berbunga bunga melihat penampilan kiara yang sangat seksi dengan Baju terusan yang di pakai kiara saat ini , sehingga dirga pun menelan slavia susah payah karena pengen... Perut buncit hasil cocok tanam nya dengan kiara terlihat menggiurkan untuk di usap, tapi sayang sekali kiara membuat dirga yang tadinya sudah siap memberikan pelukan gemas harus lemas seketika saat mendengar permintaan yang membuat nya serasa ingin membunuh nyamuk saat itu juga.
Kiara dengan mengedip ngedip imut memohon lebih tepatnya memaksa dirinya untuk membooking sebuah restoran italy yang harga nya nggak diragukan lagi, tapi bukan itu yang membuatnya ingin membunuh nyamuk , lanjutan kalimat dari kiara membuat hati dirga serasa di sambar oleh petir di siang bolong...
" Sayang.... Aku mau makan di restoran italy"
" Tapi aku makan bareng kaisar yah boleh kan?, harus boleh loh ini permintaan bocil loh"
Inilah alasannya ia ingin sekali membunuh pria lebih tepatnya kaisar yang dengan senang hati menerima ajakan istri nya saat kiara menelepon lalu mengajak untuk makan siang bersama.
Alhasil dirga duduk sendiri mengawasi sedangkan kiara dan kaisar sedang asyik bercanda dan dengan kurang ajarnya kaisar tersenyum lebar saat mata kaisar bertatapan dengan matanya yang saat itu sedang memandang kaisar dengan hasrat ingin membunuh.
Double kampret
Apa Ada yang mau bertanya kesulitan atau kesialan atau juga kekampretan dirga di masa kehamilan kiara?
Nggak usah yah, dirga mendadak mules kalau di suruh menceritakan ke na'asan nasib nya jika menyangkut masalah permintaan ekstrem dari kiara tempo lalu... Lagian kalau mau di ceritain juga perlu episode ratusan dan dirga juga nggak punya waktu Karena saat ini dirga seda.....
" Sayang... Aku udah siap nih,yuk ke dokter sekarang" seru kiara dari ujung pintu kamar nya tersenyum cerah seperti biasa, senyum yang biasanya mengundang hasrat dirga untuk mengumpat kesal.
__ADS_1
" Iya sayang... Aku udah siap kok" balas dirga,
Iya dirga saat ini sedang menunggu kiara yang ingin pergi periksa rutin tiap bulan kandungan kiara, yang saat ini sudah menginjak 7 bulan.
" sip hehe.. " seru kiara senang ketika dirga mengulurkan tangannya untuk membantu kiara duduk di kursi tempat biasa kiara duduk memasang sepatunya.
Dirga membantu kiara memakai sepatu dengan telaten karena perut kiara yang sudah besar sehingga kiara tidak bisa membungkuk untuk menggapai sepatu nya sendiri.
" Sudah selesai, yuk..." ujar dirga lembut kemudian mengandeng lagi tangan kiara setelah membuka pintu apartemen dan menutupnya dengan debaman keras.
Rumah sakit ibu dan anak kota S
" Wah... Lihat bayinya sudah sempurna, alat kelamin juga sudah terbentuk tidak ada yang perlu di khawatir. Detak jantung normal dan saat ini bayi kalian sedang bergerak seperti menghisap jari" ujar dokter etty, yang akhirnya menjadi dokter kandungan pribadi kiara karena merasa cocok.
" Iya dokter... Bocil juga aktif banget, suka nendang nendang apalagi kalau keinginannya di penuhi" balas kiara ceria saat dokter etty menjelaskan perkembangan janin nya.
" serah lu bawel... Gimana permintaan nggak di penuhi, ancaman nya lebih horor di banding liat jomblo lumutan" batin dirga sebel saat kiara bilang tentang keinginan yang terpenuhi Dengan nada cerianya.
Meskipun ini sudah yang ke 5 kali dirga melihat sendiri tumbuh kembang bocil di rahim kiara, tapi dirga tidak bisa untuk memalingkan wajahnya dari layar monitor 3D yang menampilkan bentuk sempurna bocil nya di dalam sana.
Seperti apa yang di katakan oleh dokter etty, bocil nya sedang menghisap jari dan itu sungguh menggemaskan.
Dirga menatap haru meski tertutup oleh wajah datar nya, tapi kiara yang hafal dengan kebiasaan sang suami tersenyum lebar dengan tangan saling bertaut mesra.
" Sayang... Aku nggak sabar gendong bocil" seru kiara semangat
" Aku juga... Sehat terus ya sayang" balas dirga mengusap perut buncit kiara dengan sayang.
" Ehemmm..."
Dokter etty berdehem sebelum asisten perawat nya salah tingkah saat mendapat asupan kemesraan dari pasangan mesra di depannya saat ini.
" Jadi apa nyonya wijaya ada keluhan lain?" tanya dokter etty
" Ada dokter, yah seputar pinggang yang mulai nggak nyaman atau keram perut" balas kiara menjelaskan
Emang sih dirga sering banget mendengar keluhan kiara yang pinggangnya kadang suka sakit atau tidak nyaman, maka nya setiap malam jika ingin tidur dirga akan mengusap atau memijit dari belakang pinggang atau punggung kiara untung meringankan.
Setelahnya dokter etty pun menjelaskan dengan pelan bagaimana kiat kiat menghadapi kesulitan di trismester ke 3 untuk kiara dan dirga yang mendengarkan dengan seksama dan sesekali mengangguk mengerti.
" Terima kasih banyak atas penjelasannya dokter, kalau gitu kami permisi" ujar kiara pamit karena merasa apa yang ingin di ketahui nya sudah jelas sedangkan dirga tersenyum tipis .
" Iya sama-sama nyonya wijaya dan tuan wijaya" balas dokter etty dengan ramah dan senyum lebar nya.
Ketika kiara sudah di luar, dirga di panggil oleh dokter etty untuk kembali ke dalam.
Dirga bingung tapi tetap menurut dan berjalan ke arah dokter hanya untuk mendapatkan tambahan penjelasan dan anjuran yang membuat senyum dirga mengembang
" Terima kasih penjelasan nya dokter etty, penjelasan dan anjuran yang sangat membantu, kalau gitu saya permisi. Selamat siang" seru dirga semangat lalu melenggang dengan langkah semangat mendekati kiara yang memasang wajah Penasaran imut kesukaan dirga.
" Kenapa sayang?" tanya kiara penasaran
" Nggak apa-apa sayang, cuma anjuran yang kata dokter etty penting untuk membantu proses lahiran kamu nanti" balas dirga seadanya membuat kiara mengernyitkan dahi bingung.
" Maksudnya?" tanya kiara cepat
" Nanti juga tahu...hati hati jalannya... " balas dirga kemudian menuntun kiara yang langkahnya mulai berat akibat beban di perutnya.
" Nanti juga tahu apalagi langsung praktek.. Khukhuku..." batin dirga bahagia
" Sayang aku merinding" bisik kiara merapatkan tubuh nya ke arah dirga yang malah cengengesan saat melihat kiara ketakutan, seakan merasa jika dirinya terancam apalagi mendengar bisikan lanjutan dari kiara di telinganya
" sayang... Aku merasa ada yang punya niat mesum ke aku... Ngeri banget"
" Khukhukhuuu......"
( ga di kasih anjuran apa sih seneng banget? Ada deh mau tahu ajah bleee)
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ikuti kisah selanjutnya...
Jangan lupa jejak komentar dan klik jempol nya yaaa...
Serta Vote dukunganya...
__ADS_1
Sampai babai
Terimakasih