Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
(real) HONEY MOON


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan alur cerita lambat (karena author suka yang detail)


Di bawah ini ada adegan 21+, harap bijak saat membaca..


Last


Happy reading


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


" Kamu serius dengan apa yang kamu lakukan? saat ini aku sudah dalam ke adaan tegang, aku nggak mau jika harus bermain solo untuk menuntaskan nya sayang" ujar dirga panjang lebar menatap mata kiara mencari keusilan kiara, namun sayang yang ada hanya keseriusan sehingga dirga harus menelan lagi slavia nya karena gugup dan bahagia nya.


Kesabarannya ternyata berbuah manis, penantian 5 hari nya akhirnya terbayar dengan malam ini.


Harga yang setimpal jika itu membuat kiara dengan ikhlas menyerahkan diri untuk nya.


" lets do it beibh..." ujar kiara yakin dengan senyum yang kali ini di mata dirga senyum paling sempurna.


" as your wish my everything....." ujar dirga.


Dirga memulai nya dari mencium ubun ubun kepala kiara, lalu turun ke kening kiara.


Mengecup ke dua pipi kiara lembut, lalu berlanjut mengecup bibir kiara.


Kiara memejam kan mata nya, menikmati setiap sentuhan yang di berikan dirga untuk nya, dan saat ia tidak merasakan lagi kecupan di wajah nya kiara membuka mata perlahan melihat ke arah dirga yang tersenyum lembut.


" i love you my eternal love" ujar dirga sebelum kembali mencium bibir kiara lembut dan perlahan.


Memainkan bibir atas dan bawah bergantian, menjilati nya meminta izin yang di mengerti kiara dan menyambutnya suka cita.


Dirga membawa kiara untuk duduk di pangkuan nya, dengan bibir saling menempel sempurna.


Tangan nya Menulusuri punggung mulus terbuka milik kiara sehingga kiara pun meremang, marasa terangsang akibat gerakan perlahan dari tangan dirga di punggung dan area paha yang bergerak dengan irama teratur.


Dirga, meski belum pernah menyentuh intim seorang wanita, tapi ia berusaha agar di pengalaman pertama nya dengan istri nya saat ini, akan jadi pengalaman yang tidak akan pernah di lupakan.


Jadi, dengan mengandalkan insting dan keinginan membahagiakan sang istri, maka dirga pun berusaha melakukan nya dengan perlahan namun bisa membuat istri nya yang saat ini sedang mendesah tertahan merasakan apa itu rasa puas malam ini.


" enggghhhh....."


" sial.... Sial... Sial.....pantes aja si kampret ketagihan ternyata emang enak"


Batin dirga menahan, agar tetap sesuai irama.


Kiara yang membalas ciuman nya dengan gerakan yang akhirnya tidak kaku lagi membuat nya hilang kendali.


Dirga menghentikan ciumannya dan turun ke arah leher jenjang milik kiara, yang di respon kiara dengan mendongakan kepala memberi akses lebih lalu mencengkram rambut dirga lembut sebagai pelampiasan.


" ini baru awal, dan aku sudah merasa terbang" batin kiara gugup, namun untung lah insting nya ikut bekerja sehingga ia bisa menahan, agar tidak bangkit meninggalkan dirga yang sedang asyik menyesap kulit leher nya, sehingga ia yakin nantinya akan menimbulkan jejak merah di sepanjang leher nya.


" ahhh....." desah kiara tertahan saat dirga menghisap kuat leher nya.


" dirga bukan vampir kan?" batin kiara bertanya pada author yang pura pura lagi buka amplop sisa kondangan kemarin.


( anggep aja gue nggak liat, oke ga? Sip thor makasih banyak besok di beliin pisang crispi )


Dirga merebahkan tubuh nya perlahan, dengan kiara yang masih di pangkuan nya pun mengikuti gerakan dari dirga kemudian membalik nya sehingga kini dirga lah yang di atas,mengambil penuh kendali permainan mereka yang baru akan di mulai.


Dirga semakin turun ke bawah, ke area dada kiara.


Mengecupi dengan kecupan seringan kapas, sehingga bulu kuduk kiara pun kembali meremang.


Nafas kiara sudah tidak beraturan, sehingga dirga yang mendengar nya pun berhenti sejenak, memandang ke arah wajah kiara yang memerah sempurna dengan bibir di gigit sexy.


Deg...deg..


Melihat keadaan kiara dalam keadaan berpeluh dengan nafas tidak beraturan yang di sebabkan oleh nya adalah pemandangan yang sangat indah menurut dirga.


Satu kata untuk kiara saat ini... Sempurna


Glek....


Mata dirga menatap kiara dengan nafsu yang semakin memuncak,


" fuk... Piiiiipp...seribu cewek mendesah seperti ini juga nggak akan bisa mengalahkan desahan sexy bawel gue" batin dirga edan


" kenapa berhenti" tanya kiara di sela nafas lelah nya, saat ia hanya memandangi kiara dengan tatapan lapar nya.


" Nothing .... You are so pretty**" ujar dirga serak, yang di balas kiara dengan senyum malu nya.


Dirga kemudian mencium lagi bibir kiara dengan dalam, basah dan panas...


Menimbulkan bunyi kecipak basah yang terdengar erotis bagi siapa saja yang mendengar nya.


" eummmhhh....nhgghhh...."


" nggghhhh...."


Desahan pun bersahutan dari dirga dan kiara, kiara mengalungkan kedua lengan nya ke leher dirga dan sesekali meremas rambut dirga dengan gemas, menuai sensasi yang membuat dirga semakin panas.


Tangan dirga meraih tali yang menyangga lingerie yang di pakai kiara dalam satu kali tarikan dan terbuka, membuat lingerie kiara melonggar namun dirga belum benar-benar melepas nya, ia kemudian menuruni dengan hidung menghirup bagaimana aroma yang menguar dari tubuh berpeluh kiara yang ternyata memiliki wangi memabukan.


Dirga sampai pada bukit kembar milik kiara yang masih terhalangi oleh kain berupa lingerie hitam, lalu turun ke area perut rata milik kiara dan pusar yang dirga kecup ringan, sebelum turun lagi untuk menghirup aroma khas milik kiara di bawah sana...


Harumnya membuat dirga betah berlama lama di Sana, lalu turun lagi ke bagian paha luar kiara baru ke bagian paha dalam milik kiara.


Kiara menegang saat dirga mencium paha dalam nya,ia senantiasa mendesah tanpa repot menahan nya.


Kiara ingin memberitahukan kepada dirga, jika ia menikmati setiap sentuhan yang di berikan untuk nya.


Tangan nya mengepal, mencengkram sprei berwarna putih yang sedikit acak acakan akibat aktivitas mereka


" achhh...."


Kiara mendesah kuat saat dirga sengaja menyesap kuat paha bagian dalam nya.

__ADS_1


Gelenyar aneh di rasakan kiara saat dirga menyesap paha nya dan sesuatu keluar dari milik nya, tapi ia suka.


Dirga kembali lagi ke atas untuk kembali membawa kiara dalam ciuman panas nya, dengan tangan menarik lingerie sehingga benar-benar terlepas untuk di buang nya asal.


Sehingga menampilkan dada kembar berisi milik kiara yang berdiri menantang, seakan merayu dirga untuk segera merasakan nya.


Muaachhh....


Ciuman panas terlepas, menciptakan bunyi becek dengan kiara yang segera menormalkan nafas nya.


Hahhh... Hahh....


Seakan belum cukup membuat nya mendesah dan terus mendesah, kali ini kiara bahkan harus mengeluarkan desahan kuat nya saat dirga menyentuh pucuk dada nya dengan sengaja dan lambat.


" Achhh.... Ahh ah..."


Tentu saja mendengar desahan kuat dari kiara membuat nya tambah semangat, ia bahkan langsung melahap habis dada bagian kanan kiara seperti besok tidak ada, sedang kan tangan nya ikut mengerjai dada bagian kiri dengan meremas kuat atau memelintir nya sehingga menimbulkan desahan semakin kuat dari kiara.


" ah... Sayang...."


" panggil nama aku sayang" perintah dirga di sela sela kegiatan menghisap dada kiara


" ahhh... Dirga ouchh... Dirga ahh..."


Dirga tersenyum dalam kegiatan nya, mendengar nama nya di panggil dengan suara erotis seperti itu membuat adik kecil nya memberontak minta di bebas kan.


Ia lupa jika adik nya belum bebas, masih dalam sangkar yang semakin lama semakin terasa sesak.


Lutut kiara tidak sengaja mengenai bagian tengah dirga sehingga menimbulkan geraman nikmat dari dirga.


" nggh..."


" Shit....Baru kesenggol aja udah gini, gimana kalau di lahap" batin dirga keenakan di sela sela kegiatan menghisapnya.


Kiara merasa ada yang menusuk di daerah milik nya, keras dan tegang...


Jantung kiara berdetak kencang saat merasakan nya,


Ia pernah mendengar jika pengalaman pertama akan sakit, tapi ia berharap tidak akan sampai membunuh nya.


" kamu basah sayang" bisik dirga mendesah, di telinga kiara saat tangan nya mengusap dan mengitari daerah milik kiara.


" ah... Akhu.... Amhh..rasha...seperti ithuu... Ah..." balas kiara,ia mendesah semakin menjadi saat bukan hanya dada nya saja yang di kerjai dirga melainkan mssiV nya juga yang saat ini sudah basah dan becek akibat cairan milik nya.


" kamu nggak mau pegang adik aku? "tanya dirga, menggoda kiara saat ia menghentikan aktivitas hisap nya namun tangannya sedang mengusap perlahan daerah milik kiara di bawah sana.


" emh.... " desah kiara, menatap mata dirga sayu saat dirga juga menatap nya dengan memuja


Kemudian kiara memberanikan diri membawa tangan yang paling dekat dengan bagian bawah milik dirga dan menyentuh nya perlahan dari luar, dan mulai mengelus meski dengan gerakan kaku nya.


" sssshhhhh...." dirga mendesis nikmat saat merasakan nya,


" ini baru dari luar, gimana kalau..."


Dirga mendesah memutuskan fikiran nya karena kiara dengan berani menyusup dan mengelus nya dari dalam dengan perlahan.


Dirga memandang kiara yang menggigit bibir nya menggoda, lalu mulai mencium bibir kiara lagi.


Desahan lagi lagi bersahutan, dan dirga senang mendengar nya seakan Desahan kiara adalah lagu lulaby penghantar tidur paling merdu.


Dirga menyelipkan tangan nya kedalam CD lingerie milik kiara dan menyusuri pinggir bibir surga milik kiara di bawah sana, sebelum masuk dengan jari tengah memberi salam agar kiara terbiasa.


" akh...." pekik kiara , ia tidak tahu meskipun dirga masuk perlahan tapi kenapa rasa nya sakit.


" ini baru 1 jari gue, gimana kalau adik gue yang masuk" batin dirga takut saat kiara yang memekik sakit akibat jari tengah nya.


" maaf, sakit banget ya sayang" tanya dirga pelan, lalu mendiamkan jari nya tanpa buru buru bergerak.


" um... Aku ngerasa nggak nyaman" balas kiara jujur, ia memejam kan mata nya saat dirga dengan gerakan perlahan mencabut namun masih menyisakan ujung jari nya kemudian masuk perlahan lagi.


" apa masih sakit?" tanya dirga ( lagi) saat ia mulai memaju mundur kan satu jari tengah nya.


" emhhhhh..." kiara menggeleng kepala pelan dengan mata terpejam dan mengeluarkan Desahan nikmat nya.


" akhh.... Emh..."


Mendengar kiara yang sudah mulai terbiasa, dirga pun menaiki tempo nya lebih cepat namun masih berirama sehingga kiara pun semakin terlena di buat nya


" ini sangat nikmat " batin kiara menikmati


Puas dengan jari nya, dirga pun membuka lebih lebar lagi kedua kaki kiara, dan ia sendiri duduk bersimpuh di tengah nya kemudian menunduk dan melahap area V milik kiara dengan lidah nya.


Menjilati layak nya es krim tanpa jijik sekali pun.


Tindakan dirga membuat kiara terkejut dengan mata membuka serta tangan mencegah wajah dirga agar menjauh.


" No sayang.... Di situ ada bekas cairan aku" ujar kiara, meski nafas nya tidak beraturan tapi ia masih bisa menahan nya.


" Lalu?" tanya dirga tidak perduli, ia mendongakan kepala nya melihat wajah kiara yang memerah malu.


" kotor" bisik kiara lirih


" Tapi aku suka, di sini tempat terwangi yang pernah aku datangi" ujar dirga sebelum kembali menjilati lalu menghisap kuat menuai jeritan nikmat dari kiara yang menggelepar seperi ikan berada di darat.


Untuk kedua kali nya kiara keluar, dan kiara pun lemas seketika.


" aku mulai ya, adik kecil aku sudah nggak tahan" ujar dirga, ia melepas boxer milik nya dan melemparnya asal nggak perduli.


Blush...


Deg deg... Deg..


Jantung kiara berdetak kencang,


Kiara merona sekaligus memandang takut saat melihat adik kecil milik dirga yang ternyata tidak kecil, hanya sebutan nya saja tapi nyata nya tidak sesuai realita.

__ADS_1


" apa itu muat di punya aku nanti" batin kiara takut,


Ia takut milik nya akan belah menjadi 2 jika sampai milk dirga masuk ke dalam milik nya.


" sayang...." bisik kiara keliatan sekali takut


" hum" gumam dirga, dengan bibir kembali mencium area leher kiara.


" enh... Aku takut" ujar kiara dengan suara pelan


" takut kenapa?" tanya dirga bingung, ia menyingkirkan anak rambut milik kiara yang merusak pemandangan nya.


" ini pengalaman pertama aku, aku takut.


Apa rasa nya sakit" tanya kiara menampilkan raut wajah takut nya, benar benar jika ia memang takut.


" aku takut punya aku belah jadi 2, pasti nggak muat sayang" lanjut kiara dengan khawatir berlebihan


" nggak mungkin sayang, keheheh" balas dirga lembut dengan kekehan renyah nya merasa lucu dengan perkataan kiara barusan.


Dan akhirnya bisa membuat kiara sedikit rileks


" kamu yakin?" tanya kiara masih ragu


" tentu... Aku akan pelan pelan, bilang sama aku kalau sakit ya, kamu boleh cakar punggung aku atau lengan aku kalau sakit. Okey?" balas dirga lembut, ia mengerti akan perasaan takut kiara saat ini.


Sebab ia pun takut jika ia akan menyakiti kiara, tapi ia tidak boleh kelihatan gugup... Ia harus bisa tenang agar kiara juga tidak sakit saat adik nya masuk di milik kiara yang pasti masih tersegel.


Ucapan dirga yang lembut membuat kiara akhirnya bisa bernafas rileks , ia yakin jika dirga tidak akan menyakiti nya apalagi sampai membuat milik nya terbelah menjadi 2.


" aku mulai yah..." bisik dirga meminta persetujuan kiara yang di jawab dengan anggukan singkat, namun mata kiara masih ada sedikit menggambarkan perasaan takut.


" percaya sama aku yah.....kamu lihat mata aku, kamu tahu aku sangat mencintai kamu kan?" tanya dirga lembut dan kiara pun mengangguk


" kamu wanita pertama aku, tapi kamu harus yakin kalau aku nggak akan nyakitin kamu" ujar dirga, mengalihkan perhatian kiara yang akhirnya nya mengikuti arus nya karena


Selagi kiara menjawab setiap pertanyaan nya dari nya dengan rileks, dirga tidak tinggal diam.


Ia menggesek milik nya agar milik kiara memberi pelumas alami, supaya jalan untuk nya licin tanpa hambatan....


Dan.. Dirga pun mulai memasuki nya dengan pelan namun sayang kiara merasakan sakit nya.


" akh... Sayang, itu sangat sakit...."


Dirga tidak bisa menghentikan nya, jika saat ini ia berhenti maka kiara akan semakin sakit.


Kiara mulai gelisah, bahkan tangan nya mulai menggapai bahu dirga dan mendorong nya tanpa tenaga.


" sayang sakit..." rengek kiara, menahan isakan nya.


" maafin aku ya sayang, aku belum bisa berhenti" ujar dirga mengecup kedua mata kiara yang mengeluarkan air mata meski tidak deras


" hiks... Sakit sayang" rengek kiara namun dirga menulikan pendengaran nya


Jadi dengan satu kali hentakan, dirga berhasil memasukan seluruh batang adik nya kedalam milik kiara yang paling dalam,


" akhh......"


dirga juga merasa telah merobek sesuatu yang pasti adalah selaput darah milik kiara,


Dan benar saja, sprei nya saat ini tergenang darah segar berasal dari milik kiara


Kiara menjerit dengan kuku tangan menancap, sehingga saat ini punggung dirga ada luka meski tidak dalam.


" sayang rileks...., punya kamu terlalu menjepit punya aku sayang" ujar dirga, menyuruh agar kiara tidak tegang.


Adik nya terjepit dengan kuat dan bisa bisa akan patah jika kiara masih tegang.


Untuk mengurangi rasa sakit kiara dirga pun mencium kiara mesra dan dalam agar kiara rileks... Barulah setelah beberapa menit ia mencium kiara, kiara pun bisa rileks dan adik nya pun bisa merasakan hangat nya surga milik kiara tanpa sakit


" ssshhhh....." setelah nya dirga mendesis, meski ada rasa ngilu namun kenikmatan setelah nya tidak terkira.


" sudah terbiasa?" tanya dirga lembut, ia sengaja membiarkan adik nya di dalam tanpa menggerakkannya, ia masih menunggu kesiapan dari kiara yang saat ini masih meringis sakit meski tidak kentara lagi.


" aku lanjut nya" tanya dirga kemudian mulai memaju mundur kan adik nya saat kiara mengangguk....


Dan selanjutnya adalah desahan nikmat yang saling bersahutan..


Dengan kiara yang memanggil nama dirga menyuarakan kenikmatan tiada duanya


Begitu pula dirga yang selalu menggeram nikmat saat milik nya di cengkram kuat oleh milik kiara.


Entah berapa lama yang pasti waktu sudah menunjukkan UTC 03.00 yang artinya mereka bermain selama 4 jam non stop...


Lalu suara terakhir yang terdengar adalah geraman puas dari dirga yang memanggil nama kiara di saat pelepasan nya,


juga sebaliknya jeritan nikmat kiara yang memanggil nama dirga karena merasa hangat dengan cairan milik dirga di rahim nya.


Sekian.....


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Cieeee...... Yang akhirnya pecah telor, cetak gol dan bisa membobol....


Selamat yeeee


Buat para pembaca maaf ya kalau kurang kena feel nya ...


Ikuti terus kisah nya...


Jangan lupa tinggalkan jejak komentar dan klik jempol serta vote dukungan nya.


Sampai babai


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2