
Maaf jika Typo mengganggu saat membaca
Loolll 😂
Happy ®eading vrohh
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Setelah sesi tanya jawabnya dengan sang Mama selesai , Dirga memutuskan untuk menyudahi Olahraganya dan pergi mandi.
Hari ini, Ia berniat untuk mengadakan Rapat dadakan, tentang Renovasi setiap kamar Penginapan miliknya, agar lebih bagus tanpa harus menghilangkan suasana Khas Desa.
Bangunan di sini rata-rata terbuat dari kayu, sebagai bahan utama yang menambah daya tarik bagi setiap Pengunjung.
Ia mengirim pesan kepada Manager Penginapan, untuk datang ke penginapannya pukul. 10:00 nanti, yang di respon cepat oleh yang Bersangkutan.
Dirga sekarang sedang duduk santai di balkon kamarnya, menikmati Kopi pahit panas di temani Roti bakar isi kacang kesukaannya sebagai menu sarapan hari ini.
Dari atas sini, Ia bisa melihat Desa yang sedang di hias sedemikian rupa, untuk menyambut datangnya Musim Semi. Acara Tahunan yang selalu rutin di laksanakan, maklum saja Desa ini adalah salah satu desa penghasil bunga-bunga cantik. Maka dari itu jika sudah memasuki Musim Semi, jumlah Wisatawan pun akan berkali lipat lebih ramai dari biasanya, dan tentu saja pendapatan pun meningkat.
Baik Dirga, maupun Para Owner di sini, tidak akan sayang mengeluarkan Dana untuk mengadakan Festival yang isinya banyak melibatkan Pengunjung sehingga kepuasan Pengunjung pun terjamin.
Bagi Dirga Musim Semi ini adalah Musim Semi yang berbeda dari tahun sebelumnya, karena Musim Semi tahun Ini ia sudah menemukan Seseorang yang bisa membuat hatinya bahagia, hanya dengan tingkah laku sederhananya.
Wanita Cantik yang kelihatan pendiam tapi ternyata bawelnya melebihi petasan cabe,membuat Ia harus Ekstra sabar menghadapi Kiara jika sudah mulai Mode on Bawelnya.
Tetapi asal kalian tahu, Kiara Mode kalem lebih seram dari pada Mode bawel, baginya Kiara yang bawel menandakan jika suasana hati Kiara sedang bagus (kok) .
Mengingat Bawel kesayangannya membuat Ia tersenyum, kejadian tak terduga (tapi anugerah) Tadi malam yang terjadi antara Ia dan Kiara di Sofa membuat Ia tersenyum pengen.
Apalagi kejadian yang tidak bisa Ia lupakan waktu Kiara memeluknya hanya dengan memakai ...
__ADS_1
ehem.
" Shit ... Lagi-lagi cuma karena keinget kejadian semalem, bikin Gue mau ck Sinyal. Males banget gue, masa Olahraga sendiri lagi di kamar mandi. Sayang banget" gumam Dirga jengkel.
Guna menghilangkan fikirannya yang mulai melantur, Dirga pun buru-buru menghabiskan sarapannya, kemudian masuk ke dalam untuk mengganti kimono mandinya, dengan Kaos polos V-neck lengan panjang warna abu abu yang pas di tubuhnya, dan celana panjang Jeans berwarna hitam membungkus kaki panjangnya.
Sambil menunggu Si menager datang, Dirga melihat lihat lagi Dokumen laporan tahunan Penginapan Asri tahun lalu yang kemarin di terimanya.
Beberapa waktu kemudian, akhirnya Manager tersebut pun datang, dan di mulai lah Rapat dadakan yang jika di jelaskan, saya jamin membuat pembaca mengantuk ehem..
Rapat Cukup memakan banyak waktu, sehingga Dirga sendiri tidak tahu, sudah berapa jam mereka Berdiskusi.
Karena Dirga adalah orang yang Perfectionis maka apapun harus detail dan sesuai Keinginannya.
Di saat Dirga dan manager tersebut sedang serius dalam Pembicaraan, tiba-tiba terdengar ketukan dari luar pintu penginapan Dirga, dan membuat Mereka terdiam,
Tok ... Tok.. Tok..
"Siapa yang datang" batinnya heran
Pak Menager yang baru di ketahui bernama Pak Rudi pun meminta izin untuk membukakan pintu, mencari tahu siapa gerangan Orang yang ada di luar saat ini.
Kan nggak sopan, kalau Tuannya yang berjalan ke depan hanya untuk mengetahui tamu yang ada di luar saat ini, Dirga mengangguk mengiyakan yang membuat Pak Rudi berdiri dan berjalan kedepan untuk membuka pintu.
Ceklek....
Kiara menunggu di depan pintu dengan sabar, hingga ketukan ke sekian baru pintu di depannya di buka dan muncullah seorang Bapak lumayan berumur yang tentu saja tidak di Kenalnya.
" Loh ... Kok??? Apa Pak Teguh salah tempat yaa? " batinnya bertanya-tanya.
Pak Rudi melihat kiara, dari atas ke bawah dengan teliti.
__ADS_1
" Cari siapa Non ?" tanya Pak Rudi membuat Kiara tersenyum ragu
" Ini benar penginapannya Dirga bukan ya Pak? " tanya Kiara dengan nada ragu kentara,
Mendengar nama Dirga di sebut tanpa embel-embel Tuan atau Pak, membuat Pak Rudi mengangkat alis heran
"Apa perempuan ini berniat menggoda Tuan Dirga ya, cantik sih..." Batinnya salah sangka,
Pak Rudi sudah sering melihat atau mendengar, banyak Wanita di luar sana yang mengejar Tuan Mudanya bahkan nekat merayu dan mendatangi Dirga seperti yang di lakukan Wanita di depannya saat ini.
Tapi ada yang beda sih, biasanya setiap Wanita yang di Jumpainya yang berniat menggoda pasti selalu memakai baju kurang bahan.
Tapi wanita di hadapannya ini tidak seperti itu, terkesan kalem dengan baju longgar lengan panjang berwarna merah sepaha, di padukan dengan celana pendek yang panjangnya sama seperti baju yang di Pakainya saat ini, sehingga terlihat Simple namun cocok di Pandangannya .
" Ada perlu apa ya? " tanyanya sopan, kiara menggaruk pipinya dengan satu telunjuk ragu
" Saya mau ketemu" Jawabnya kemudian
"Sudah terlanjur" fikirnya masa bodo.
Belum juga Pak Rudi menjawab, ternyata di belakang Pak Rudi sudah ada Dirga yang kaget dengan kedatangan Kiara tiba-tiba di depan penginapannya.
" Kiara ..." seru Dirga kaget, yang membuat Kiara tersenyum dan melambai tangan semangat ke arah Dirga
"......"
\=\=\=\=\=\=
Jangan kemana mana loh
Tetap tunggu kelanjutannya, jangan lupa klik jempol, komentar dan tombol favorit nya
__ADS_1
Terimakasih banyak manteman