Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Kekecewaan kiara


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan


Happy reading vrohh


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Dirga sampai di kediaman kiara bertepatan dengan fandi yang juga di hubungi oleh sarah agar segera pulang ke rumah.


" loh kamu juga di sini ga?" tanya fandi kaget


Fandi belum mengetahui duduk masalah nya karena sarah hanya meminta nya untuk cepat kembali ke rumah.


" sore pah" sapa dirga sopan, tanpa menjawab rasa kaget dari fandi


" ya sore. Ngapain kamu ke sini ga?" tanya fandi Penasaran


" kita bahas di dalam aja ya pah" sahut seseorang di pintu masuk.


Ternyata suara sarah, mengaget kan dirga dan fandi yang sedang berdiri di samping mobil masing masing.


fandi dan dirga pun kompak menoleh ke arah pintu di mana ada sarah berdiri menunggu mereka berdua.


" yuk nak dirga masuk, kiara sama kakek sudah menunggu di dalam" ajak sarah yang di turuti langsung oleh dirga.


" baik mah"


Ngomong ngomong dirga ini udah mulai manggil kedua orang tua kiara mama papa atas permintaan sarah.


Sebenarnya fandi sih belum rela putri kecil nya di ambil pria garong apalagi macem dirga.


Di ruang tamu sudah menanti kiara dan kakek nya yang duduk berjauhan.


Kiara memasang wajah lempeng yang ia pelajari dari dirga, akhir akhir ini ia mengetahui sedikit watak dirga dari internet.


Oh bahkan foto yang dia lihat di Internet hampir semua foto wajah tanpa ekspresi.


Kakek bagus sendiri melihat kiara dengan sorot mata menyesal.


Tapi keinginan nya sudah bulat, ini keputusan nya dan juga salah nya jadi apapun akan ia hadapi.


Tap. Tap.. Tap.


Bunyi langkah sepatu dari tiga orang yang menuju ke ruang tamu terdengar menggantikan suasana sunyi di ruang tamu saat ini.


" papa pulang sayang, eh.." sapaan fandi yang semula cerah menjadi seruan heran pada saat merasakan suasana aneh antara anak dan papa nya.


" ada apa ini? Apa ini ada hubungannya dengan dirga"


Batin fandi melirik dirga yang juga menampilkan ekspresi tak terbaca nya.


" duduk dulu nak dirga " ujar sarah mempersilahkan dirga dan menggiring ke sofa dekat papa mertua nya pada saat melihat kode yang di berikan papa mertua untuk nya.


Sekarang di ruang tamu sudah berkumpul orang orang yang terlibat rencana perjodohan sepihak.


10 menit sudah berlalu tapi karena Belum ada yang membuka suara,


suasana pun masih belum berubah masih sama seperti tadi pada saat hanya ada kiara dan kakek bagus berdua.


Kiara mengalihkan pandangan nya pada saat dirga melihatnya, dan itu membuat dirga merasakan sakit di hati nya.


" sial... Seharusnya nggak begini"


Kakek bagus melihat antara kiara dan dirga bergantian, melihat bagaimana dirga melihat kiara dan kiara yang menghindari kontak mata dengan dirga, membuat nya yakin satu hal


" seperti nya bukan dirga yang memberi tahukan kebenaran tentang semua ini"


"Ehemmm"


Kakek bagus berdehem untuk membuka pembicaraan yang selama nya tidak akan di mulai jika semua saling diam membisu


" kiara......kakek akan mengakui kesalahan kakek.


Tapi kakek tidak akan mundur dengan perjodohan ini" ujar kakek bagus membuka percakapan (yang pasti akan menguras emosi) dengan nada biasa dan keras kepala nya.


Ucapan kakek nya membuat kiara kesal, tentu saja karena bukan paksaan seperti ini yang dia inginkan.


Kiara diam mengepalkan tangan nya menahan emosi.


" ini semua ulah kakek, kakek yang menyetujui rencana dirga untuk mendekati kamu di saat kamu pergi dari rumah.

__ADS_1


Kamu boleh mar.... "


" tidak ini bukan salah kakek" sela dirga cepat.


Kakek bagus yang tadi melihat ke arah kiara sekarang balik melihat dirga yang dengan tegas membantah pernyataan nya.


" ini bukan salah kakek, tapi ini salah aku ra aku yang memulai semua nya" lanjut dirga setelah mengangguk kepada kakek bagus karena kakek bagus menatap nya seakan bilang


" apa maksud nya dirga ganteng, ini memang salah kakek"


( bagian ganteng bisa bisaan translator batin dirga)


" memang semua ini salah kamu, kakek ku bukan orang yang suka bermain licik" jawab kiara dengan nada menyindir


" kiara jaga bicara kamu, dimana sopan santun mu" bentak fandi keras


Deg


Kiara baru ini di bentak oleh papa nya,


Papa nya tidak pernah mengeluarkan suara keras nya apalagi membentak nya.


" bahkan papa juga membela dirga" batin kiara kecewa.


Kiara menatap fandi dengan mata berkaca kaca,


" astaga aku sudah keterlaluan" batin fandi frustrasi


" nggak apa-apa pah, dirga yang salah memang benar yang di katakan kiara.


Dirga orang yang licik memanfaatkan dukungan kakek bagus untuk menyetujui keinginan egois dirga" ujar dirga menengahi sebelum pasangan anak dan ayah itu bertengkar.


" tidak nak dirga, ini bukan salah nak dirga sendiri. Bagaimanapun kami juga ikut andil dengan rencana ini" balas sarah sedih


" padahal hanya ingin kiara mendapatkan yang terbaik, kenapa begini jadinya"


" pembohong tetap lah pembohong.


Dan aku nggak suka di bohongin, apapun mau itu demi kebaikan atau keburukan tetap saja salah.


Aku kecewa dengan semua nya,


Bahkan mama juga tahu tentang dirga yang dekat bahkan menjadi kekasih aku kan?


Papa juga begitu, ini alasan papa memperbolehkan orang orang suruhan dirga berada di sekitar aku" cerocos kiara dengan nada kecewa nya.


" bahkan kamu ga, padahal banyak kesempatan kamu untuk berterus terang tapi kamu nggak sedikit pun mencoba nya?" lanjut kiara.


Mata nya menatap keluarga nya dengan kecewa dan sedih, kemudian menatap dirga dengan pandangan nanar.


Hati nya merasa sakit, untuk kedua kalinya di bohongi lagi dengan orang yang di cintai nya.


" aku kecewa sama kalian semua nya" ujar kiara sebelum berlalu meninggalkan ruang tamu menuju lantai atas di mana kamar nya berada.


Kiara membuka dan menutup pintu dengan bantingan keras sehingga bunyi nya sampai terdengar di ruang tamu.


Brakk


Kakek bagus berjengkit kaget namun tidak sampai membuat jantung nya kambuh.


Sarah dan fandi yang merasa bersalah.


Sedang kan dirga sendiri terpaku atas ucapan terakhir dari kiara.


Bahkan tatapan nanar kiara saat melihat nya masih ia ingat dengan jelas.


" sial...


" sebenarnya apa yang terjadi, kenapa kiara bisa sampai sangat marah seperti itu nak dirga? " tanya sarah Penasaran setelah diam lama pasca kepergian kiara.


Sarah meletakkan cangkir berisi teh yang di bawakan oleh pembantu nya.


" di minum dulu"


" terima kasih" balas dirga pelan.


Kemudian meminum sedikit untuk menghormati mama mertua nya.


" sepertinya ada yang memberitahu kiara tanpa mengetahui fakta sebenarnya mah,

__ADS_1


Dan aku yakin ini ulah kaisar " balas dirga melihat bergantian kakek, sarah dan fandi.


" apa "


" bagaimana bisa"


" ya tuhan"


Seru mereka bertiga bersamaan saat mendengar jawaban dirga.


" sebelum kakek menelpon, kaisar lebih dulu kirim aku pesan singkat yang isi nya menyebutkan jika ia tidak sengaja memberi tahu kiara tentang rahasia kita.


Bahkan sebelum nya sudah ada pesan ancaman dari kaisar.


Ini salah satu alasan dirga untuk cepat cepat mengungkap kebenaran kepada kiara.


Seperti yang kemarin dirga diskusikan dengan kakek akhir minggu ini sebenarnya dirga mau menjelaskan dengan jelas kepada kiara " jelas dirga panjang lebar


" kenapa bisa kaisar tahu tentang semua ini?"


tanya fandi geram.


" bahkan anak nya sendiri tidak tahu, dan malam itu hanya ada keluarga nya dan keluarga wijaya. Siapa orang yang membocorkan pembicaraan rahasia kemarin" batin fandi Penasaran.


" aku nggak tahu pah" jawab dirga lesu.


Dirga lebih memilih untuk tidak menceritakan tentang tindakan nya yang membuat perusahaan wiratmadja bangkrut, bagi nya ini adalah masalah dan kesalahan pribadi nya.


Mereka semua diam dan tidak tahu harus bagaimana lagi.


" mah, pah, kek... Apa aku boleh ke menemui kiara di kamar nya?" tanya dirga ragu


" sebaiknya jangan dulu nak dirga, kiara saat ini sedang dalam kondisi hati yang buruk. Jika saat ini kamu mendatangi nya hanya akan memperkeruh keadaan.


Kasih kiara waktu sendiri dulu, biar mama yang bujuk kiara dulu.


Kiara ku sedikit kerasa kepala tapi dia tahu mana yang masih bisa di jelaskan dan mana yang tidak " jelas mama sarah kepada dirga yang mengangguk kepala patuh.


" baik mah, aku minta tolong ya mah" balas dirga lesu


" kalau gitu aku pamit dulu kek, mah, pah.


Sampai kan maaf dirga sama kiara" lanjut nya kemudian pamit untuk pulang ke apartemen nya.


" iya hati hati di jalan" jawab mereka kompak.


Kakek bagus dan fandi mengantar dirga hingga luar rumah,


" kakek harap kamu sabar menghadapi masalah ini nak dirga" ujar kakek bagus menasihati dirga yang saat ini menampilkan raut wajah bersalah dan cemas nya.


" tentu kakek, terima kasih" balas dirga dengan senyum kecil nya.


" mumpung belum terlalu jauh melangkah, kamu bisa membatalkan perjodohan ini" timpal fandi kejam yang tentu saja mendapatkan gelengan tegas dari dirga


" tidak, saya mencintai kiara dan saya akan berusaha menjelaskan kebenaran dengan kiara sejelas jelas nya" tolak dirga dengan nada yakin.


" wijaya itu bukan orang yang pantang menyerah" batin dirga.


" bagus kalau begitu" balas fandi senang dengan senyum hangat nya.


" anak saya kiara tahu apa yang harus di dengar dan tidak" lanjut fandi.


" kalau gitu dirga permisi kakek, papa" ujar dirga sebelum memasuki mobil nya dan meninggalkan kediaman wicaksono.


tanpa tahu bila sebenarnya kiara melihat melalui sela jendela nya, namun sayang tidak mendengar apa yang di obrolkan keluarga nya dan dirga di luar sana.


" dirga..."


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bersambung dulu


Ikuti terus kelanjutan nya ya


Jangan lupa tinggal kan jejak komentar dan klik jempol nya


Sampai babai


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2