Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Berkumpul bersama


__ADS_3

Happy reading vrohh


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kiara sedang asyik dengan kegiatan saat ini, yaitu membantu Ibu-ibu paruh baya yang bertugas memilih dan memilah Kentang sesuai ukurannya, iya benar sekali ... Saat ini Kiara sedang berada di tempat Pengumpulan kentang ,yang sudah panen dan sedang di Sortir sesuai ukuran, untuk kemudian di jual dan di distribusi kan di Restoran baik di dalam Desa maupun di luar Desa.


Jadi Sehabis puas memeras susu dan menikmati susu segar dari tempat Peternakan sapi, Kiara dan Pak Teguh menuju tempat selanjutnya, yaitu Gudang tempat pengumpulan hasil panen yang akan di Distribusikan ke dalam maupun luar desa.


Setelah puas dengan memotret kegiatan yang di lihatnya, Kiara pun merasa tidak akan lengkap jika tidak langsung terjun membantu langsung Pegawai di sini, maka dari itu Kiara duduk menyempil di antara Ibu yang sedang memilih kentang, Kiara bertanya bagaimana cara membedakan? Mana yang begini dan mana yang begitu, karena semua pegawai di sini ramah maka dari itu Kiara pun nyaman bertanya ini dan itu sehingga ia cepat mengerti.


Seperti yang tadi, Pak Teguh masih menjadi Juru Kamera memotret segala macam kegiatan Kiara yang sedang fokus memilih kentang.


Di sela-sela kegiatannya, kiara menanyakan pertanyaan biasa seperti sudah berapa lama bekerja atau bagaimana pekerjaannya yang di tanggapi oleh Semuanya dengan jawaban yang ramah.


Kiara merasa di terima di tengah tengah Mereka, bahkan sebagian Ibu-ibu itu juga menanyakan balik pertanyaan basa-basi yang kadang juga di selipi candaan yang bisa membuat kiara tersenyum atau terkekeh setelah mendengarnya.


" Nona Kiara betah tinggal disini?" tanya Ibu yang ada di depannya. Di lihat dari wajahnya mungkin umurnya hampir sama, seperti Neneknya waktu masih hidup tapi masih terlihat sehat dan bugar, Kiara tersenyum sebelum menjawab.


" Betah Ibu , udaranya sejuk, Penduduknya ramah, saya suka sekali berlibur di sini " jawab Kiara ramah yang membuat mereka semua ikut tersenyum.


Obrolan mereka terus berlanjut hingga salah satu Orang Ibu yang kebetulan duduk sampingnya bertanya dengan nada jenakanya.


" Non Kiara sudah cantik, baik, sopan lagi Orangnya, Non pasti banyak yang suka ya" tanya Ibu yang tadi bertanya. Kemudian di susul anggukan setuju dari ibu yang lainnya, mendengarnya Kiara tersenyum malu, wajahnya memerah.

__ADS_1


" Aduh ... Lucunya" goda yang Lainya kemudian kekehan terdengar setelahnya


" Aduh ... Si Ibu bisa aja, saya sih gak cantik tapi karena masih muda aja jadi keliatannya cantik. Sebenarnya ibu-ibu semua ini lah yang paling cantik menurut saya, hi hi hi" ujarnya kemudian terkekeh renyah, yang membuat mereka semua tertawa bersama.


Tiba-tiba ada pertanyaan mengejutkan dari samping kanannya, yang membuat semua terdiam


" Non Ibu punya Anak Lelaki, mau nggak di kenalin barang kali aja nanti jodoh, Ibu pengen banget punya mantu seperti Non Kiara , hehe" ujar ibu itu kemudin terkekeh malu.


Setelah sekian detik terdiam, akhirnya mereka semua pun tertawa lagi, ada yang geleng geleng kepala, ada juga yang membalas dengan candaan juga


" Jangan mau Non sama Anaknya, sama Anak Ibu saja lebih ganteng" ujarnya bercanda yang kemudian disusul oleh balasan serupa saling berebut untuk menjadikan Kiara menantu.


Kiara sendiri hanya tersenyum, dan meringis mendengar candaan dari Ibu-ibu di sekeliling nya, sehingga membuat Pak Teguh yang melihatnya pun geleng kepala dan lalu ikut bersuara


" Eh ... Non Kiara udah punya pacar, yah... Ibu jadi kecewa" dengan nada lesu para Ibu-ibu pun menjawab serempak.


" Yahh ... Telat deh"


Membuat Kiara mau tidak mau tertawa, hingga sudut matanya berair, sangking lucunya dengan ekspresi mereka.


Kiara kemudian berdehem dan pura-pura cemberut kepada Pak Teguh


" Ehem ... Pak Teguh sok tahu nih, kata siapa Saya udah ada yang punya, saya masih Single kok heheh" canda Kiara kemudian terkekeh lagi, yang membuat mereka semua merasa senang karena sepertinya, tamunya kali ini merasa nyaman dengan keadaan mereka.

__ADS_1


Jarang ada Wisatawan yang mau langsung ikut kegiatan remeh seperti Mereka, Pekerjaan kuli seperti ini, sering di anggap sebelah mata oleh Orang lain tapi untungnya tidak untuk tamu yang saat ini sedang bercanda bersama mereka.


Salah seorang Ibu, yang kebetulan ada di dekat Pak Teguh mengode Pak Teguh dengan tangannya membuat Pak Teguh pun mendekatkan telinganya kepada ibu tersebut


" Nona Kiara ini cantik dan ramah ya" Bisiknya ke Pak Teguh membuat Pak Teguh mengalihkan pandangannya ke arah Kiara


" Nona Kiara bukan tamu sembarangan, dia ini calon Istrinya Tuan Dirga " balas Pak Teguh dengan bisikan juga, mendengarnya Ibu itu hanya bisa melongo, dan merasa tidak enak bagaimanapun Nona yang sedang berkumpul dengannya saat ini adalah Calon Istri dari pemilik tempat ini.


" jangan sampai ada yang tahu" bisik Pak Teguh, membuat Ibu tersebut pun mengangguk patuh dengan perasaan kaget


" Akhirnya, ada juga perempuan yang mampu membuat Tuan muda Wijaya terpesona, semoga mereka bahagia selamanya" doanya tulus, karena selama ini keluarga Wijaya sudah membantu kehidupan Ekonomi Penduduk di sini.


Walau sikapnya yang dingin dan angkuh tapi kebaikan keluarga Wijaya tidak di ragukan lagi.


\=\=\=\=\=


Ikuti terus kisah nya dan jangan lupa jempol nya


Saran dan komentar nya juga lohhh jangan lupa


Salam hangat dari bubur kacang hijau yang baru matang


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2