Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Yes...


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca


Happy reading gaes


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Kiara melepas genggaman tangan Dirga dengan perlahan, membuat Dirga pun menampilkan wajah kaget, seperti ingin bertanya tapi lebih dulu Kiara sela.


" Ga ..." ujar Kiara lalu menggeleng membuat Dirga menelan kembali Pertanyaannya.


Setelah melihat Dirga diam, Kiara perlahan bangkit berdiri dari tempat duduknya. Kemudian berjalan ke pinggir, memegang Pagar pembatas yang mengelilingi tempatnya saat ini.


Suasana pun menjadi hening, walaupun Musik Instrumental dari kenny, G. mengalun menemani makan malam mereka. Tapi entah kenapa seperti tidak terdengar di Indra pendengaran Dirga , Ia masih menunggu Kiara melanjutkan kalimatnya, dengan perasaan campur aduk antara cemas dan gelisah.


Kiara menarik nafas, kemudian melihat langit malam yang malam ini di taburi bintang, lalu tersenyum mengingat lagi jika Dirga yang selalu bisa membuatnya bahagia, dengan segala kejutan kejutannya. Bahkan bisa membuatnya membuka lagi hatinya, yang telah lama ia kunci rapat.


Saat ini Batinnya sedang berperang, lagi-lagi Ia tidak punya pendirian. Sebenarnya apa yang dikhawatirkannya? Kakeknya kah? Dirga kah? Atau Dirinya sendiri?.


Pada saat Ia sedang memikirkan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu di pikirkan, Ia di kagetkan dengan hembusan nafas di Lehernya, kemudian di susul dengan sebuah tangan yang memegang dan menggenggam tangannya yang sedang mencengkram pagar tersebut kuat. Cengkraman di pagar pun di ambil alih oleh gengggaman tangan Dirga.


Kiara kaget, bahkan Ia tidak sadar telah mencengkram pagar dengan kuat , tubuhnya menegang di susul dengan debaran jantungnya, saat Ia merasakan kepala Dirga yang menunduk dan menyadarkan dahi di perpotongan antara bahu dan lehernya


" Ra ... Jawab Aku, cukup iya atau tidak dan aku akan benar-benar menerima apapun keputusan Kamu" bisik Dirga lirih yang membuat kiara merasa bersalah karena terkesan memberi harapan, namun enggan memberi menjawab.


" Benar Aku pun menyukaimu" batin Kiara yakin


Lalu apalagi yang di tunggu? Hanya tinggal bilang iya kemudian jadian bereskan????.


Kiara membalikkan badannya, membuat dirga yang tadi menunduk kepala mundur dan memberi jarak, antara Ia dan kiara menunggu lagi jawaban atas pernyataan Cintanya.


Kiara menengadahkan kepala, untuk melihat Dirga yang ada di depannya ,kemudian balas menatap Dirga dengan binar mata yakin. Ia pun mengangguk kepala pasti.

__ADS_1


" Iya .. Aku mau ga" jawabnya di akhiri dengan senyum tulus, yang di mata Dirga terlihat seratus kali lipat membuat Kiara tampak cantik mempesona.


Dirga pov


Gue memperhatikan Kiara dalam diam, namun dengan perasaan campur aduk. Apalagi pada saat Dia, melepas gengggaman tangan Gue dan berdiri meninggalkan Gue sendiri. Di meja sedangkan dia berjalan menuju pagar pembatas, perasaan Gue nggak enak.


Jujur aja walaupun ujung-ujungnya Kiara bakal jadi Istri Gue , tetap aja Gue ngerasa Gagal . Gue mau Kiara, nerima Gue bukan karena paksaan dan gueY juga udah bilangkan kalau Kiara lah yang harus gue genggam hatinya.


Tapi sepertinya Gue salah, karena dari awal Gue udah tahu bahwa Kiara lah yang udah duluan genggam hati Gue.


Gue berdiri menghampiri Kiara , yang saat ini sedang melihat ke arah langit, sepertinya Dia lagi lihat Bintang yang bertaburan di atas sana.


Cantik banget langitnya, tapi nggak secantik cewek yang saat ini lagi ada di depan Gue.


Iya ... saat ini Gue tepat berada di belakang Dia, memberanikan diri menggenggam tangannya yang sedang mencengkram pagar kuat, seperti sedang memikirkan sesuatu yang Dia sendiri pasti nggak tahu jawabannya.


" Ra ... Jawab Aku , cukup Iya atau Tidak dan Aku akan benar-benar menerima keputusanmu" ucap Gue kepada Kiara, dengan kepala dan dahi Gue yang menyandar di bahunya, tentu saja sekalian menghirup lagi aroma Kiara aroma kesukaan Gue saat ini


Gue nggak tahan dengan kebisuan ini, bahkan Musik yang menemani Kita di sini aja serasa nggak ada, saking cuma suara Kiara lah yang saat ini Gue tunggu.


Kiara membalikkan badannya, dan Gue mundur kasih jarak antara Kita berdua, lalu jawaban itu pun akhirnya keluar dari bibir Kiara.


" Iya .. Aku mau Ga! " jawab +nya di akhiri dengan senyum tulus, yang di mata Gue terlihat seratus kali lipat membuatnya tampak cantik mempesona.


Dirga pov end


" Ka ... Kamu serius Ra? " tanya Dirga kaget dan tentu saja dengan perasaan double senang, karena akhirnya Kiara membalas dan menerima pernyataan cintanya, sambil memegang kedua bahu Kiara erat.


" Umm ... Iya, Aku juga suka kamu Ga , dan Aku sayang Kamu " jawab Kiara malu menundukkan kepalanya, menghalangi Dirga melihat wajahnya yang kini kian merona.


.

__ADS_1


" Coba kamu ulang! " pinta Dirga


Membuat Kiara mengakat kepala dan melihat Dirga


" Apanya yang di ulang? " tanya Kiara bingung,


" Coba ulangi yang tadi kamu bilang, kalau Kamu juga suka dan sayang Aku! " ulang dan pinta Dirga sekali lagi, dengan nada yang semangat kelihatan sekali jika Dirga sangat bahagia ,


Kiara tersenyum " Aku suka dan Aku sayang kamu Dirga Mahesa " ujar Kiara mengulangi lagi perkataannya.


Dirga belum puas, Ia meminta dan terus meminta Kiara untuk mengulangi jawabannya


" Aku sayang Kamu "


" Aku sayang Kamu "


" Aku sayang Kamu "


" Aku sayang Kamu "


Ujar Kiara mengulangi lagi dan lagi permintaan Absurd Dirga ,membuat Dirga Refleks berteriak "yess" berulang-ulang yang membuat Kiara tidak tahan untuk tidak tertawa.


dan tiba-tiba Dirga ....


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Jangan kemana-mana tetap di sini ya


Nanti kan kelanjutan nya, jangan lupa jempol dan komentar nya juga yaaa


Sampai babai

__ADS_1


__ADS_2