
Happy reading minna chan
¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Pukul. 14:20 WKS, Dirga mengajak Kiara untuk makan siang bersama, makan siang yang sebenarnya terlambat.
Jangan salahin Dirga sampai bisa telat makan siang, salahin Noh Si maniak Red Velvet. Yang tadi asyik bener bermain dengan kelinci, hingga ajakan Dirga untuk makan berulang kali pun tidak dengarnya, karena sibuk kesana kemari mengejar kelinci yang berlarian.
Dirga lelah sendiri jadinya , sepertinya Ia kena karma karena Ia selalu menjahili Kiara di setia ada kesempatan
"Hah .... Gak lagi lagi ngajak dia kesini" Batinnya nelangsa, Dirga berjanji kepada dirinya sendiri untuk tidak akan lagi membawa Kiara mengunjungi tempat di mana ada kelinci bernaung.
"Kapok Gue " lanjutnya.
__ADS_1
" Si bawel, nanti kalau kamu sakit perut bagaimana?" tanya Dirga khawatir
" Hehehe ... Nggak kok Ga kan tadi udah minum Jus sama cemilan, nggak mungkin Aku kelaparan" jawab Kiara cengengesan
" Fine .... Kita makan dulu, terus itu kita pulang ke penginapan. Udah mulai sore perjalanan juga memakan banyak waktu" jelas Dirga
" Un ... Oke sip, Dirgaseh hehe" Jawabnya terkekeh.
Dirga Mengacak lembut rambut Kiara
Tapi jika kamu perhatikan pasti setiap jawabannya di sertai dengan senyum ataupun kekehan ringan. tentunya hanya segelintir orang yang bisa membuat Dirga mengeluarkan ekspresi langka seperti itu, di luar dari orang tersebut jangan harap dapat melihatnya terkekeh. Menaikkan sedikit ujung bibirnya saja sudah di pastikan Orang tersebut akan langsung terpesona (yang ini boong jangan percaya).
Di pondok kecil di tengah tengah penangkaran, telah siap berbagai jenis masakan Khas yang di masak oleh pekerja Taman kelinci tersebut. Mulai dari berbagai olahan Ikan, Sayur-mayur dan tidak ketinggalan sambalnya cocok sekali di makan beramai-ramai.
__ADS_1
Kiara sendiri memakan makanan dengan lahap, Ia menghabiskan satu Ekor ikan yang baru saja selesai di bakar sendirian.
"Memang lebih nikmat makan bersama dan ramai seperti ini walaupun bukan sajian mewah tapi entah kenapa terasa istimewa" batin Kiara tersenyum,
Dirga melihat Kiara yang tersenyum dan makan dengan lahap, Ia pun ikut tersenyum
"Cewek cantik dan berasal dari keluarga kaya seperti lu, jarang banget ada Yang mau makan beginian. Apalagi bareng pekerja yang kerja sebagai buruh, bahkan lu nggak membeda-bedakan sesama manusia, dasar bawelku nggak salah Kakek dan Orang tua Gue memilih lu buat Gue" batin Dirga merasa bersyukur.
Selesai makan Kiara tidak lupa mengucapkan terima kasih, kepada Pak Toto serta Pegawai lainya, atas sajian makanan enak dan istimewa yang tadi di makannya.
" Syukurlah Non Kiara suka, padahal cuma makanan sederhana. Kami merasa tidak enak atas jamuan sederhananya" ucap Pak Toto merendah
" Tidak Pak Toto, tadi itu sangat sangat enak. Bahkan jika di izinkan Kiara ingin makan bersama lagi seperti ini, Kiara suka dengan suasana santai seperti ini, terima kasih banyak sekali lagi Pak Toto " Dirga hanya menganggukan kepala singkat kepada Pak Toto dan tersenyum tipis untuk semuanya, Para pegawai wanita yang kebetulan masih muda tidak tahan melihat senyum tipis dari Dirga , sehingga membuat Mereka merona dan berteriak histeris tentunya dalam hati
__ADS_1
"Kyaaa kya.. Tuan muda sangat tampan" begitulah kira-kira, sedangkan Pak Toto membalasnya dengan senyum senang. Ia bangga bisa membuat Tuan mudanya puas dengan pelayanan Mereka hari ini.
Nah ..... Sudah saya bilang kalau Dirga senyum itu pasti perempuan bisa melting... Plak