
Happy reading vrohh..
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Restoran penginapan Asri
Dirga yang sedang asyik dengan lamunannya, tidak sadar sedang di amati sepasang mata yang menatapnya dengan penuh minat.
Di sudut sana tidak jauh dari tempat duduknya, ternyata ada seorang wanita yang sudah dari awal, mulai dari Dirga masuk hingga duduk dan meminum kopinya memperhatikan gerak-gerik Dirga dengan seksama.
Wanita itu terpesona dengan wajah serta penampilan santai, namun memiliki aura Pria berkuasa pada diri Dirga.
Ia merasa bahwa Ia harus mendapatkan pria ini apa pun caranya, untuk membuktikan jika Ia adalah wanita dengan segala pesona di dalam dirinya.
"Look ... He's so damn hot guy... How about size? oh It must be very satisfying," Batinnya menilai.
Melihat bagaimana bentuk tubuh dari pria yang di lihatnya, membuat Ia berfantasi bisa menjamah setiap inci lekukan tubuh dari pria tersebut.
"Damn he make me horney ..." Lanjutnya menjilati bibirnya.
"Bagaimana bisa, ada cowok yang bikin Gue mau cuma dengan melihatnya?" Gumamnya yang hanya bisa di dengar oleh dirinya sendiri.
Ia mengigit bibir bawahnya, guna menahan rasa aneh di hatinya.
"Sebaiknya Gue samperin, lagian mana ada cowok yang bisa nolak pesona Gue," Lanjutnya masih bergumam
Dengan kadar kepercayaan diri yang tinggi, Ia melangkahkan kakinya ke arah Si cowok incaran. Tapi langkah kakinya tiba-tiba berhenti karena Ia melihat, seseorang yang paling di bencinya dari zaman Sekolah hingga sekarang, sedang berjalan menuju ke arah Cowok incarannya juga.
Ia juga bahkan melihat bagaimana cewek pengganggu itu menepuk bahu pria itu dengan akrab dan yang lebih membuatnya kesal ternyata Si cowok incarannya juga memberi respon positif, dengan senyuman yang Ia klaim sepihak sebagai miliknya sendiri.
Melihat interaksi antara Mereka berdua membuatnya tambah marah.
__ADS_1
Kepalan tangannya membuat buku jarinya memutih tanda bahwa ia terlalu erat mengepalkan tangannya, giginya menggeletuk menahan emosi yang selalu cepat tersulut.
Bahkan hanya dengan melihat Cewek yang sangat di bencinya, di tambah cowok incarannya ternyata kenal sama cewek yang di bencinya, itu membuatnya berkali lipat harus ekstra menahan amarah yang sudah naik di ubun-ubunnya.
"Shit .... Kenapa selalu elu Kiara b**ch," Batinnya dengan penuh emosi.
Ia menghentakkan kaki kesal lalu memutuskan untuk naik ke lantai atas, menuju kamarnya untuk menyalurkan emosinya saat ini.
Di saat yang bersamaan di sisi Dirga, Ia masih mengenang masa lalunya pada saat bertemu Raka dan itu membuatnya tidak fokus untuk memperhatikan sekitar, hingga tepukan dari belakang membuatnya kembali ke alam sadarnya.
"Hai ..." sapa Kiara ceria.
Dirga membalasnya dengan senyum dan menuntun Kiara untuk duduk di hadapannya.
"Hai juga ..." sapa balik Dirga ,
Pada saat akan mendudukan diri di kursi di depan Dirga, mata Kiara tidak sengaja melihat ke arah di mana ada seorang Wanita yang di kenalnya sedang melihat juga ke arahnya.
"Siapa Ra?" tanya Dirga penasaran.
Kiara buru-buru mengelak dan menggelengkan kepala berulang.
"Oh bukan siapa-siapa, Ga," jawab Kiara enggan mengulangi nama itu.
Dirga mengangkat bahu acuh dan hanya bergumam singkat menanggapi jawaban Kiara .
"Oh, kirain apa!"
"Kamu mau sarapan apa??" lanjut Dirga bertanya.
"Aku mau pesan sandwich isi telur dan teh hangat saja!" ujar Kiara.
__ADS_1
"Baiklah,"
Dan kemudian Mereka ngobrol santai, sambil menunggu sarapan kemudian menikmati sarapan dengan nikmat.
Sementara itu Si wanita tersebut
Sesampainya Ia di kamar Cewek yang tadi melihat Dirga dan Kiara yang kita ketahui sekarang adalah Melisa.
Saat ini Ia sedang mengacak-acak serta menendang bantal, maupun sprei dengan membabi-buta. Bahkan gelas dan botol minuman pun menjadi Sasarannya .
"Kiara lagi,Kiara lagi, Cewek b**ch selalu aja Lu yang jadi penghalang buat Gue!" teriaknya kesal.
Ya Kiara adalah cewek yang di bencinya dari Zaman Ia masih mengenakan Seragam abu-abu bahkan memasuki jenjang Kuliah.
Selama hidupnya Ia selalu mendapatkan apapun yang di inginkannya, hidup sebagai anak tunggal membuat orang tuanya selalu memanjakannya.
Apapun yang di inginkannya selalu terpenuhi, bahkan di Sekolah pun Ia menjadi sosok yang paling berkuasa, merasa paling cantik.
Baginya tidak ada yang tidak bisa Ia dapatkan, tapi semua itu berubah sejak Kiara masuk di kehidupannya, sama-sama memasuki sekolah baru, Kiara yang cantik dan polos bisa dengan mudah mengambil hati setiap orang.
Di sekolah baik Guru maupun Teman seangkatan, bahkan Kakak kelas pun tidak ada yang tidak menyukainya.
"Apapun pasti jadi milik Gue , kheh .... Dia aja bisa Gue ambil dari Lu, apalagi cowok yang sekarang lagi deket sama Lu, Liat saja nanti ..." Janjinya penuh dengan dendam.
Bersambung
\=\=\=\=\=
Ada saatnya nanti Flasback, itu hanya sepenggal dari masa lalu masing-masing.
Tentang awal pertemuan Raka , Faro hingga dia di kehidupan Dirga sebelumnya Juga Tentang Melisa , Kiara dan Dia dalam kehidupan Kiara sebelumnya.
__ADS_1
Arigatou gozaimasu