Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Bunga Favorit Baru


__ADS_3

Happy reading vrohh.....


¶¶¶¶¶¶¶¶


Rasa senang luar biasa membuat waktu tujuh jam Kiara terasa seperti tujuh menit, padahal luas taman bunga ini tidak kira-kira.


Ternyata Selain karena indahnya taman, Kiara juga merasa bahagia bisa bersama Dirga.


Cieee ehemm**!!!!


Jangan salah sangka dulu bahagai Kiara saat ini belum ke tahap romantis kok , tapi masih tahap pertemanan, maklumi saja ya Kiara Sedikit lemot bin kurang peka jika menyangkut masalah hati.


"Lain kali kesini lagi dengan Mama dan semuanya!" batin Kiara senang.


Sesuai janji Dirga bahwa Ia akan memberitahukan bunga favoritnya, yang sebenarnya bunga tersebut juga bukan benar-benar bunga favoritnya melainkan bunga favorit sang Mama.


Mamanya bilang, bunga ini memiliki makna yang dalam. Maka dari itu Dirga pun ingin Kiara mengetahuinya.


Dirga sendiri bukan laki-laki yang terlalu perduli dengan apa arti dari bunga ini atau itu, tapi bunga yang satu ini Dirga ingin khususkan hanya untuk Kiara.


"Semoga Dia suka!!" batin Dirga berharap.


Ia berharap semoga Kiara menerima serta mengerti arti dari bunga tersebut.


Jika pun Kiara tidak tahu arti dari bunga tersebut, ia tidak akan memberitahukannya sekarang karena masih terlalu awal, jika Ia memberitahukan maknanya kepada Kiara.


"Selamat Dirga, Lu sekarang berubah," batin Dirga heran.


Ini semua menyangkut perasaannya , perasaan yang masih harus terpendam, rasa yang harus Ia perjuangkan dulu dan rasa yang harus Ia tanamkan dulu di hati Kiara, agar hanya akan ada namanya di hati Kiara selamanya.


Jangan sebut Dirga lebay yah ... Jika kalian merasakan jatuh cinta pun akan melakukan segala hal yang merepotkan, seperti yang Ia lakukan saat ini.

__ADS_1


"Ra!!!"panggil Dirga singkat.


"Hem ..." balas Kiara bergumam


Saat ini mereka sedang istirahat dan menikmati segelas es teh manis di gazebo tempat istirahat yang ada di taman.


"Capek?" tanya Dirga singkat.


"Nggak, he-he-he!!!" balas Kiara dengan kekekhannya.


Kiara sendiri saat ini sedang melihat-lihat lagi foto dirinya yang di ambil oleh Dirga , foto dirinya yang sedang berdiri menghadap bunga Matahari yang tingginya hampir mencapai pundaknya.


"Udah puas belum?" tanya Dirga lagi.


"Belum, kalau bisa Aku mau keliling satu kali lagi!" balas Kiara ceria.


"Dasar," dengus Dirga dengan senyum kecil.


Kiara menolehkan wajahnya menghadap ke arah Dirga, lalu mengangguk semangat.


"Mau-mau .... Yuk buruan, nanti keburu sore!!" ajak Kiara semangat.


"Baiklah, ikut aku!!" balas Dirga cepat.


Dirga segera menggandeng tangan kanan Kiara erat namun lembut di saat bersamaan, Ia menuntun Kiara ke sebuah tempat Bunga yang di rawat spesial, karena bibit bunga ini berasal dari Asia Tengah, tumbuh liar di kawasan pegunungan Pamir dan pegunungan Hindu Kush dan stepa di Kazakhstan.


Negeri Belanda yang terkenal sebagai negeri bunga tulip, Tulip juga merupakan bunga nasional Iran dan Turki.


"Kenapa tempatnya berbeda Ga?" tanya Kiara bingung.


"Karena tempat ini tidak bebas di kunjungi pengunjung, bunga ini spesial dan tidak sembarangan bisa di petik!" balas Dirga menjelaskan.

__ADS_1


"Oke!!!" gumam Kiara singkat.


Sebenarnya Kiara sudah tahu dari Pak Teguh, tadi Ia hanya iseng bertanya dan ternyata Dirga menjelaskannya dengan sabar.


"Lembut juga," batin Kiara senang.


Setibanya di lokasi.


Hal yang pertama di lihat Kiara adalah duplikat pelangi yang tertata rapih,Merah Kuning, Biru,Ungu serta warna bergradasi lainnya yang sangat cantik di pandangan mata.


Kiara terpesona walau pernah melihatnya di gambar yang Ia serch di Google, tapi melihat langsung bunga tersebut dari dekat adalah hal yang paling membahagiakan untuknya.


" Ya Tuhan .... Ga ini indah banget, Aku jatuh cinta saat melihatnya langsung. Seperti nya mulai sekarang bunga Tulip adalah bunga favoritku!" seru Kiara senang.


"Indah sekali!!!" gumam Kiara senang.


Kiara yakin bahwa bibirnya akan keram karena seharian ini Ia tidak pernah berhenti tersenyum, selalu ada yang menjadi kejutan jika itu dengan Dirga.


Kiara menolehkan kepalanya ke samping untuk melihat dengan jelas wajah Dirga dan seperti nya Ia harus menyesali keputusannya, karena pada saat Ia melihat wajah pria di sampingnya, Ia melihat Dirga yang sedang menampilkan senyum paling mempesona saat melihat bunga di depannya.


Seketika Kiara mengalami Heart Attack , bukan dalam arti buruk tapi juga tidak Ia mengerti, karena pada saat ini jantung nya berdetak dengan kencang.


"Jantungku, kenapa berdebar seperti ini?" batin Kiara bingung.


Kiara memegang dadanya , Ia yakin jika Ia memiliki riwayat penyakit jantung tapi kenapa dengan jantungnya, tidak sakit tapi membuatnya tidak nyaman.


"Apa ini, ada apa denganku?" batin Kiara bertanya.


\=\=\=\=\=


Ikuti terus kisah nya ya dan jangan lupa jempol nya

__ADS_1


Salam satu udara


__ADS_2