Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Musuh lama bersemi kembali


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca


Happy reading gaes


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Pagi yang indah untuk pasangan baru kita, siapa lagi kalau bukan Kiara dan Dirga yang saat ini sedang sarapan bersama


Cieee ehemm...


Sarapan perdana dengan status yang jelas.


Suasananya sih seperti biasa karena dulu juga Mereka sudah nampak serasi, tapi kali ini berbeda di bumbui sedikit aroma Lovey-dovey alias aroma mesra di sekelilingnya. sehingga membuat kaum Betina atau pun Jantan di sekitarnya yang masih *uhuk jomblo uhuk* harus rela, melihat pemandangan yang membuat mata Mereka Iritasi dan patah hati bersamaan.


Oh tentu saja, bukankah sudah terbiasa bagi tamu Penginapan Asri melihat Mereka bersama, tapi kenapa sekarang atmosfernya berbeda?


Nah... Itu lah pertanyaan Mereka


( Mamam noh rasa penasaran )


sebenarnya selama Kiara menginap di sini, sudah tak terhitung Pria yang ingin berkenalan dengan Kiara, maupun Wanita yang mengirim Sinyal cinta ke Dirga tapi yang bersangkutan tidak merasakan, dan akhirnya hanya jadi angan-angan saja bagi Mereka.


Terlebih lagi bagi seorang Wanita yang sedang duduk sendiri di pojok sana, yang saat ini sedang melihat ke arah meja Kiara dan Dirga dengan pandangan marah


" Sial ... Jadi bener itu Cowok udah Teken sama Kiara si cewek sok cantik, apa kurangnya Gue coba? sampe-sampe tu Cowok lebih suka Kiara di banding Gue , cantik juga gue kemana-mana" batin cewek itu kesal, melihat lagi ke arah Dirga, cowok yang udah di kekernya dengan teropong cinta.


Melisa kesal sekali, melihat kedekatan Targetnya dengan Kiara saat ini.

__ADS_1


Iya .... betul Cewek ini adalah Melisa, yang ono noh musuh Kiara yang namanya geh enggan Kiara sebut.


Tangannya mengepal menyalurkan emosinya yang di tahan , kemarin Ia baru mengetahui siapa nama Cowok yang menurutnya paling uwuu sejagat raya pada saat menghadiri Festival Musim Semi.


Kebetulan Ia adalah tamu vip salah satu Investor di Desa ini, yah sebenarnya bukan Ia sih lebih tepatnya Daddynya yang tidak bisa hadir di acara tersebut dan itulah alasannya ia menginap disini.


Cowok yang sudah mencuri perhatiannya memiliki nama Dirga Mahesa Wijaya, salah satu pemegang Saham terbesar di Desa ini, dan itu baru sedikit informasi yang Ia dapat dari salah satu Pelayan yang kemarin ada di tempat VIP acara.


Pantas saja kemarin Ia melihat reaksi dari tamu-tamu yang lain beragam, seperti Hormat dan takut pada saat Dirga menatap satu per satu Orang yang berani menatap penasaran Kepadanya, bahkan Ia pun merasakan perasaan takut itu.


Jika saja mata bisa membunuh mungkin semua Tamu kemarin sudah tidak bernyawa hiy ... Serem, tapi itu tidak berlaku bagi Melisa, tatapan mata Dirga yang tajam seperti itu malah membuat Ia makin penasaran dan makin besar rasa ingin Memilikinya.


" Oh ... Liat aja nanti, nggak lama lagi juga melihat ke arah Gue . sekarang Lu bisa senyam-senyum begitu tapi itu nggak akan lama" batin Melisa sambil menatap ke arah Kiara, yang saat ini sedang asyik bercanda bersama Dirga, dengan pandangan mata penuh dendam.


Sedangkan di saat yang bersamaan di meja Kiara, mereka saat ini sedang menikmati buah Melon sebagai pencuci mulut dengan di selingi obrolan ringan.


Dirga yang terkadang mengusilinya, dengan mengambil Melon yang hendak masuk ke mulut Kiara membuat Kiara kesal, sehingga Kiara menggembungkan Pipinya sebal akan kelakuan Dirga


" Nggak mau tuh, enak yang ada di tangan kamu" balas Dirga cuek, malah sekarang Ia asyik menyeruput Jus Jeruk di gelasnya,


" Ih ... Kamu mah gi....." ucapan Kiara berhenti, entah mengapa Ia merasakan hawa membunuh, tidak jauh Darinya sehingga membuat Ia merinding seketika.


" Kok sepertinya ada yang punya niat buruk ya ke aku, hiy... Serem" batin Kiara, sambil mengusap Lehernya yang tiba-tiba meremang.


Dirga yang melihat Kiara mengusap Lehernya tiba-tiba mengangkat sebelah Alisnya heran.


" kenapa Ra ?" tanya Dirga kemudian meletakkan gelas Jusnya kembali ke meja,

__ADS_1


" Eh ... Nggak apa-apa" jawab Kiara sambil menggelengkan kepala, kemudian tersenyum kecil yang membuat Dirga balas tersenyum, lalu mengalihkan pandangannya ke arah Jam tangannya,


"Udah jam segini, aku mau ajak Kiara ke kota sih.. Sempet nggak ya" batin Dirga, Ia menghitung lagi berapa lama waktu perjalanan, yang akan Ia habiskan untuk bolak balik dari desa ke kota.


" Oh iya Ra ... Hari ini Aku mau ajak kamu ke kota, gimana menurut Kamu?" tanya Dirga ke Kiara, yang tentu saja membuat Kiara menjawabnya dengan semangat


" Eh ... Ke kota ayuk Ga ,sekarang?" jawab dan tanya Kiara yang membuat senyum Dirga mengembang


" Iya sekarang, yuk... Udah belum Sarapannya " tanya Dirga dan dijawab singkat" udah " dari Kiara.


" Terus Pak Teguh gimana? "lanjut Kiara khawatir, sebelum membalas Dirga mengelap dulu sudut bibirnya dengan serbet.


" Kamu mau Pak Teguh ikut " tanya Dirga sambil menampilkan raut wajah geli


" Eh ... Kok ikut " jawab Kiara bingung lalu tersenyum kaku, membuat Dirga terkekeh kemudian mencubit pelan pipi kanan Kiara


" Dasar Bawel, Pak Teguh udah Aku kasih tahu kok. Ya udah yuk.. Cepet berangkat biar waktunya nggak abis di jalan " Ajaknya lalu berdiri, di ikuti Kiara setelah menyambar Tas tangan yang Ia letakkan di kursi sebelah kiri nya, kemudian menerima Tangan kanan yang di ulurkan Dirga Kepadanya dengan senang.


Akhirnya mereka meninggalkan Restoran, jalan berdampingan dengan Kelima jari tangan yang saling bertautan, tidak lupa senyum yang merekah di masing-masing bibir Mereka.



Meraka berjalan Menuju ke arah tempat di mana Mobil Dirga di simpan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa jempol dan komentar nya

__ADS_1


Ya gaes


Sampai babai 😁


__ADS_2