
Happy reading vrohh
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶°
Suasana di tepi danau menjadi sunyi, karena Dirga maupun Kiara tidak membuka suara sama sekali. Mereka masih asyik menikmati pemandangan di sekitarnya, sebenarnya hanya Kiara yang masih asyik dalam rasa terpesonanya kepada cahaya kunang-kunang yang mengelilingi mereka, beda dengan Dirga.
Dirga bukan menikmati pesona dari cahaya kunang-kunang, melainkan sedang manikmati pemandangan yang berasal dari Kiara, Ia menikmati setiap apa yang di lakukan Kiara. Mulai dari mata yang berbinar senang, senyum yang selalu merekah dan gerakan tangan seperti menggapai atau seperti ingin menangkap sesuatu dalam genggamanya, gerakan sepele jika di lihat tapi tidak untuk Dirga, baginya apapun yang di lakukan Kiara pasti akan Ia rekam dan Ia masukan kedalam memori otaknya.
" Ra ... Mana kamera kamu? " tanya Dirga memecah keheningan antara Mereka berdua
" Eh ... Untuk apa? " tanya Kiara melihat sambil melihat ke arah wajah Dirga yang juga melihatnya
" Aku mau foto kamu, bersama kunang kunang itu. pasti akan sangat indah hasil nya" jelas dirga
" Un ..." gumam Kiara, lalu memberikan Dirga kameranya. Kemudian, Kiara mengambil pose berbalik sengaja agar punggungnyalah yang terlihat di foto nanti.
" Foto belakang aja ya Ga ... Sepertinya lebih oke" jelas Kiara
" Sip ..." Dirga bersiap memposisikan matanya di View Finder, dan menunggu timing pas supaya mendapat hasil yang sempurna.
klik klik klik
Beberapa foto pun di dapat oleh Dirga, kemudian Dirga memanggil Kiara dengan sengaja, dan pada saat Kiara menoleh Dirga mengambil foto kembali dan dapat. Hasilnya pun lebih natural seperti foto Candid.
" Ada apa Ga ??" tanya Kiara lalu berbalik sepenuhnya.
" Kamera kamu aku pinjem dulu ya, aku mau masukin foto-foto yang tadi Aku ambil ke laptop ku" balas Dirga.
Dirga sebenarnya ingin memiliki foto terakhir Kiara yang diambil nya hari ini. Memang tadi siang Dirga sempat meminjam kameranya, di saat Kiara sedang sibuk kesana kemari dengan kelinci-kelinci kesayanganya.
__ADS_1
" Ehh ..." jawab kiara kaget
" Duhbkan di situ ada foto candidnya Dirga, kalau dia tahu nanti dia marah nggak yaa?" Batinnya bertanya pada diri sendiri.
" Itu Ga ... Besok aja ya kamu pinjemnya, hari ini kebetulan aku mau tunjukin foto-fotonya ke sahabat aku " jawab Kiara dengan alasan nya.
" Nyesel nggak bawa kamera sendiri, huh"batin Dirga .
Dirga sedikit kecewa yang segera di tutupinya dengan tersenyum maklum.
" Oke ... Tapi kamu jangan hapus apapun hasil Foto aku ya, termasuk foto yang sekarang aku ambil " balas Dirga
Kiara bingung kenapa dengan foto yang baru di ambil oleh Dirga?
" Emang kenapa? Jangan jangan itu foto aku yang lagi pose jelek ya?" tanya kiara curiga
" Besok-besok aku akan bawa Kamera sendiri, biar kalau ada Foto kamu yang lucu kamu gak tahu, ha ... ha ... ha" Lanjutnya sambil tertawa
" Deh ... Jahat banget sih" jawab kiara sebel
" He he he... Lagian kamu itu kenapa sih, fikirannya jelek terus sama aku Ra, tadi juga pas aku ajak kamu kesini udah nangis ketakutan seperti mau di anu aja" ujar Dirga , lucu sendiri dengan isi otak Si bawel di depannya, membuat kiara melipat wajah kesal maksimal.
" Gimana Aku nggak takut, Kamu seret-seret aku ke semak-semak, terus pas aku tanya mau kemana kamu, malah nggak jawab Aku dengan jelas, Aku ini Cewek loh Ga! bukan cowok yang bisa berkelahi kalau ada orang yang berniat mencelakai aku, gimana kalau memang kamu mau apa-apain Aku? terlebih kita juga baru aja kenal nggak tahu pribadi masing masing, tentu saja aku akan ketakutan dan nangis itu Manusiawi di saat sedang Takut" Dirga menunggu Kiara menyelesaikan kalimat ungkapan hati kiara yang terpendam
" Ya lord... Seperti nya Gue salah ngomong" batin Dirga bersiap menerima rentetan kalimat yang pasti akan sangat panjang dari kiara
" Kamu selalu jahilin Aku, Kamu juga selalu bisa buat aku maafin Kamu , Kamu selalu tahu apa yang aku suka. Padahal aku sama sekali gak kenal kamu, kamu bisa membuat aku kesal, dan membuat aku berdebar di saat bersamaan dengan segala Kelakuanmu. , Dirga dari awal Kamu ketemu aku sebenarnya apa yang Kamu mau? apa bener kamu mau jadi teman aku? tapi kenapa kamu selalu membuat aku bingung dengan sikap mu ke aku? " mendengar kalimat panjang penuh dengan emosi, Dirga di buat sadar dengan satu kata yang membuatnya kaget.
" Apa .... Kiara berdebar "Batinnya
__ADS_1
Akhirnya setelah kalimat panjang yang di ucapakan Kiara selesai, Dirga pun memberanikan diri untuk memegang salah satu tangan Kiara yang mengepal
" Udah selesai belum Ra ... Masih ada uneg-uneg kamu yang belum di keluarin? "tanya Dirga yang di tidak di jawab Kiara , Kiara masih kesal. Ia masih mencoba untuk meredam emosinya saat ini.
" Maaf untuk semua tingkah jahil Aku selama ini Ra ... " Dirga menjeda kalimatnya, sambil melihat raut wajah Kiara yang belum berubah masih dengan muka marahnya.
" Kayanya marah beneran deh" batinya
" Aku tahu Aku salah, dan ini udah kelewatan sekali. Tapi aku cuma mau kamu percaya sama aku, kalau Aku tuh gak mungkin macam-macam sama Kamu . Aku cuma mau nunjukin tampat Spesial dan Rahasia ini sama Kamu " ujar Dirga
" Tapi gak gini ga caranya, kamu hanya perlu kasih tahu Aku kemana dan gimana. Jadi aku nggak perlu curiga sama kamu" sela Kiara di saat dirga akan menjelaskan apa maksudnya
" Ra dengerin penjelasan Aku dulu.." Kiara melepas tangan Dirga yang memegang tangannya kemudian berbalik menjauhi Dirga
" Ra ... Aku cuma mau Kamu tahu, kalau aku suka Kamu ..." perkataan tiba-tiba dari Dirga membuat Kiara tersentak kaget
" Apa maksudmu? " tanya Kiara , Dirga sendiri merasa kaget dengan kalimatnya sendiri, Ia merasa bodoh termakan oleh emosinya sendiri melihat kiara yang menjauhinya
"Sudah terlanjur" Batinnya pasrah menghela nafas
" Hufft .... Ra aku......"
\=\=\=\=\=
Wow... Hampir 1000 kata
Tunggu kelanjutanya yaaaa
Jangan lupa jempol dan coment nya
__ADS_1