
Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan alur lambat ( karena author suka cerita detail)
Oke..
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Pagi menyambut kiara yang saat ini masih dalam pelukan dirga.
Aroma dirga yang lembut membuatnya betah berlama lama berada di pelukan dirga,lalu kiara ingat kenyataan semalam tentang siapa ia sekarang.
Seketika senyum nya mengembang, ia tidak percaya sampai segitu nya dirga mencintai nya.
Penjelasan dirga yang lembut dan dewasa juga semakin membuat nya terpesona, ia juga semakin mencintai dirga, yang memikirkan nasib orang lain yang membutuhkan kan meski harus kebal akan julukan arogan oleh lawan bisnis nya.
Kiara tersenyum, berterima kasih kepada ilahi saat ingat jika bukan karena takdir darinya, mungkin ia dan dirga tidak akan bersatu.
Udara dingin pagi hari di pulau jeju membuat ia semakin menenggelamkan dirinya di pelukan dirga, sehingga hangat pun segera menggantikan rasa dingin yang tadi ia rasakan.
Sambil menghirup dalam aroma suami nya, ia juga memohon jika kedepanya dirga akan semakin mencintai nya.
" segitu enak nya yah pelukan dan aroma tubuh aku, hmmm?" ujar dirga tiba-tiba dengan suara serak nya, yang lagi lagi mengagetkan ia, di saat ia tercyduk sedang menikmati semua yang ada pada diri dirga.
Kiara mendongakkan kepala nya ke atas melihat wajah dirga, dimana ternyata dirga masih memejamkan mata namun bibir nya tersenyum geli.
" yak... Jangan pura-pura masih bobok" ujar kiara sebal, saat melihat kelopak mata dirga yang bergetar seakan sengaja menutup padahal sudah terbuka.
Dirga terkekeh kecil saat mendengar nada merajuk dari bawel yang sedang menenggelamkan diri di pelukannya.
Asli... Dirga merasa jika tidur berkualitas nya di mulai dari saat bertemu kiara selama 28 tahun kurang 2 bulan hidup di dunia.
" morning kiss nya dong... " pinta dirga dengan senyum usil, setelah membuka mata dan melihat pemandangan berupa wajah cemberut kucing bawel milik nya yang terlihat menggemaskan.
" belum sikat gigi" balas kiara, nyengir lalu buru buru menenggelamkan wajah nya lagi saat melihat dirga yang malah tersenyum manis ( baca : seram)
" ya... Ada garong mesum" pekik kiara di dada terbuka milik dirga.
Kok terbuka?
Tentu saja, dirga lebih suka bobok menggunakan boxer tanpa atasan meski cuaca dingin sekali pun.
Kalian juga bisa mengartikan " tentu saja, jadi kalau (mau) tinggal lepas yang bawah, beres deh "
( maksudnya author mau mandi loh yaaa jangan ngeres dulu loh)
" loh... Aku garong? Nggak salah yank?" tanya dirga main main
" karena kamu panggil aku garong jadi jangan salahin aku kalau kamu aku makan, raowwwwrrr.... " lanjut dirga kemudian mengaum layak nya singa lalu mulai memakan kiara.
Kiara tertawa heboh saat dirga menerkam nya tiba-tiba, mulai dari menggelitik dan mengecupi kulit leher nya.
Tawa bukan hanya terdengar dari kiara tapi juga dari dirga saat kiara menahan wajah nya agar tidak mendekati daerah leher kiara.
Sepanjang pagi entah berapa lama, pasangan baru kita asyik bercanda di atas ranjang, tanpa memperdulikan sprei nya yang sudah berantakan tidak berbentuk lagi
Meraka saling menggelitik dan memakan tidak ada yang mau kalah.
Niat nya ingin menggelitik kiara, malah jadi beneran loh, kiara di makan sama dirga karena saat ini terlihat di sepanjang kulit kiara sekarang, ada bekas merah nya tanpa di ketahui kiara pastinya.
Skip
" hahaa... Sudah sudah, aku capek" ujar kiara di antara tawa lelah nya.
Entah berapa lama mereka main memakan dan di makan, yang pasti saat ini matahari sudah mulai beranjak menyinari negeri ginseng.
" khe.. Hehe...ngaku kalah nih?" tanya dirga jahil, ia sedang mengusap peluh kiara yang bercucuran akibat kegiatan menyenangkan mereka.
" segini baru main makan dan di makan, gimana coba kalau beneran di makan bukan mainan lagi, bakal seperti apa yaa jadi nya ?"
__ADS_1
Batin dirga ambigu, melihat wajah kiara yang kelelahan.
" iya ngaku, kamu kan emang garong jadi pasti menang dong" balas kiara, cemberut saat dirga menampilkan senyum sombong nya.
" ngaku aja sih, jangan malu malu gitu " ujar dirga, mencolek dagu kiara usil menuai kikikan lucu dari kiara yang tidak kuasa menahan ekspresi nya saat di jahilin dirga.
" bleeee.... Dasar"
" udah buru cepet yank, aku tadi minta apa kok belum di kasih?" ujar dirga, mengingatkan akan permintaan nya yang belum di penuhi oleh kiara.
Kiara menelengkan kepala tanda bingung, tepat nya lupa saat dirga menagih sesuatu dari nya
" morning kiss loh yank, masa lupa sih " ujar dirga menjelaskan saat melihat ekspresi lupa dari kiara yang langsung memerah malu saat mendengar ulang perkataannya.
" ayokkk... Harus real bukan kaleng kaleng loh, ciuman nya" ujar dirga memberi peringatan sebelum kiara melakukan kesalahan.
Glek...
Kiara menelan slavia gugup saat melihat mata dirga yang menatap nya dengan menggoda saat bilang ciuman.
" Sueran.... Suami aku kok mesum banget sih" batin kiara rasa nya mau mewek.
" A.. Ak..akuu belum sikat gigi" ujar kiara beralasan lalu tersenyum kaku saat melihat dirga yang geleng geleng kepala menolak alasan nya.
" NGGAK PERDULI TUH" ujar dirga tak terbantahkan.
" Nanti bau"
" ITS OKEY TUH" masih tidak mau tahu
" a... Emphhh... Enhhhh...."
Lelah menunggu kiara yang pasti tidak akan mencium nya duluan, author eh maksudnya dirga segera mencium kiara yang kaget di awal dan segera mengikuti arus saat dirga mulai mengeksplore bagian dalam rongga mulut nya tanpa merasa jijik sedikit pun.
Kiara kaget dong... bagaimana pas saat dirga sedang menikmati nya,tahu tahu muncul bau mulut tak sedap alamat...
Nah.. Benar malu, malu dong kalau seperti itu.
Sedangkan dirga, tidak perduli dengan alasan klasik dari bawel nya.
Yang ia tahu saat ini, kiara menikmati kegiatan pagi nya kali ini.
Apalagi saat ia mengobrak abrik rongga dalam mulut kiara, di mulai dari barisan gigi terawat milik kiara hingga langit langit atas nya.
" enghhh..."
Nah... Bahkan desahan nya terdengar lebih erotis, membuat dirga pun tersenyum di sela sela ciuman pagi mereka.
Muachhhh....
Dan bunyi basah terakhir pun mengakhiri sesi morning kiss, kegiatan favorit dirga di pagi hari mulai hari kemarin.
" manis seperti biasa" ujar dirga serak, menggoda kiara dengan lidah menjilat perlahan dagu milik kiara yang basah dengan air, entah itu air milik siapa yang jelas dirga dengan tanpa merasa jijik menjilatinya seperti menjilat es krim.
" aku mandi dulu" ujar dirga, kemudian bangkit berjalan ke arah kamar mandi meninggalkan kiara yang lagi lagi merasa malu, belum terbiasa dengan kebiasaan yang di wajibkan oleh dirga mulai hari kemarin.
" ya tuhan.... Kapan bisa nggak malu sih di perlakukan seperti ini sama suami sendiri" batin kiara menutup wajah menggunakan kedua telapak tangan kecil nya.
Sedangkan dirga yang masih sempat melihat kiara di atas ranjang sana, terkekeh tanpa suara, baru benar-benar memasuki kamar mandi villa nya.
" lucu banget sih, btw... Sisa 3 hari lagi kan?" batin dirga menghitung mundur waktu balas dendam nya.
Skip
Saat ini kiara dan dirga sedang menunggu, guide tour bernama farhan menjemput mereka di villa.
Rencana nya mereka akan ke Bijarim Forest (Hutam Bijarim) untuk melihat hutan yang isi nya bunga anggrek, lalu ke teddy bear museum dan jika sempat akan ke hamdeok beach jalan jalan malam menikmati deburan ombak dan juga angin laut.
Akhirnya farhan pun datang, dan di mulai lah liburan mereka di pulau jeju dengan kiara yang semangat luar biasa saat melihat pemandangan di luar mobil.
__ADS_1
Dirga sih nggak heran, karena waktu kiara dan ia di desa nuan juga kiara seperti itu selalu antusias saat melihat hal yang menarik menurut nya.
Rencana nya ia dan kiara akan menghabiskan 7 hari di pulau dan 3 hari di seoul ibu kota korea tepatnya di daerah shibuya, atau juga coex aquarium terserah kemauan dari istri nya yang saat ini sedang berbinar senang saat melihat tanaman menyerupai anggrek di sepanjang jalan hutan bijarim.
Seperti biasa, ia akan menjadi fotografer khusus kiara jika sedang berjalan jalan seperti ini, atau kadang menjadikan farhan fotografer dadakan saat ia di seret serta untuk ikut berfoto.
Berbagai macam kegiatan di lakukan keduanya dengan penuh semangat
(untuk kiara), tidak lupa juga menikmati makanan khas dari korea saat sedang istirahat di teddy bear museum dengan memakan jajanan khas nya.
Mereka sampai di pantai hemdeok
UTC 16,00 ( pukul. 16.00), masih ada beberapa jam sebelum kembali ke villa.
" yey.... Akhirnya bisa liat sunset di hamdeok beach" pekik kiara senang, dengan kedua tangan terangkat ke udara persis seperti senang nonton bola dan GOL
( nggak usah lah mengejek wahai author kampret, dieh... Ada yang sensi pas ngomongin soal GOL, kenapa? Belum gol yaaa wkwkwk? Bangke)
Mereka pun bermain di pinggir pantai, saling mengejar dan menangkap.
berjalan tanpa alas kaki merasakan lembut nya pasir pantai berwarna putih dengan tangan saling bertautan mesra, juga sesekali menemukan dan mengambil kerang, bermain sambil menunggu matahari yang sebentar lagi akan terbenam.
Saat ini mereka sedang duduk bersebelahan di pasir, tanpa alas dan tanpa takut mengotori pakaian bawah yang mereka kenakan, sambil menikmati sunset yang indah di pantai hemdeok.
" hari ini seneng nggak?" tanya dirga di sebelah kiara, memperhatikan sunset yang terlihat indah meski lebih indah kiara yang sedang tersenyum lebar menghadap nya.
" seneng banget sayang, terima kasih ya" ujar kiara ceria
" anything for you dear..." bisik dirga lembut,membawa bahu kiara dalam rengkuhannya.
Kiara balas memeluk pinggang dirga dan menyadarkan kepala nya pada dada bidang milik dirga, mendengar degupan irama jantung dirga yang terdengar lebih cepat, sama cepat nya dengan degupan jantung milik nya.
" sayang" panggil kiara lirih
" hmmm"
" kiss me"
" hah?" seru dirga terkejut saat mendengar permintaan enak dari kiara untuk nya
"yang serius... Ini bawel nya yang pemalu loh"
Batin dirga nggak percaya
" kiss me, more deep you can " ulang kiara menatap serius mata dirga yang memandang nya terkejut.
Glek..
" jangan ga... Jangan kasih kendor"
" as your wish my eternal love..." bisik dirga kemudian memiringkan wajah nya mendekati wajah kiara yang balas menatap nya dalam.
Demi tokek yang sedang jomblo di luar sana, baru kali ini ia melihat kiara dalam mode beda nya dan itu entah mengapa membuat ia senang serta tidak kuasa untuk tidak mengabulkan keinganan berkah dari kiara nya.
Hari ini, jalan jalan perdana mereka di tutup dengan sesi ciuman dalam permintaan kiara, dengan latar belakang matahari terbenam yang menambah suasana romantis saksi dari cinta dirga untuk kiara.
My eternal love.... Kiara
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ikuti terus kisah mereka.
Jangan lupa tinggal kan jejak komentar dan juga klik jempol nya yaaa.
Vote dukungan di tunggu
Sampai babai
Terimakasih
__ADS_1