Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Curhat antar sahabat


__ADS_3

Happy reading genkz


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Ini hari ke empat, dan Dirga belum juga kembali dari Kota , perasaan rindu yang kemarin di tampik sekarang jelas di permukaan.


Iya ... Kiara sekarang mengakui, bahwa Ia benar-benar rindu dengan segala apapun yang ada di diri Dirga , Dirga yang usil, Dirga yang perhatian, Dirga yang penuh kejutan bahkan Ia juga merindukan wangi dari aroma tubuh Dirga .


Wajahnya memerah membayangkan ia pernah dekat sekali dengan Dirga , pada saat Ia di gendong di punggung dan pada saat Dirga membersihkan wajahnya yang kotor dengan tanah waktu itu. Jujur saja itu adalah pengalaman pertamanya terlalu dekat dengan lawan jenis, walaupun dulu Ia pernah menjalani sebuah hubungan, namun pada saat itu hanyalah sebatas jalan bersama dan bergandengan tangan biasa, tidak ada kontak fisik lainya mungkin itu juga yang membuat Ia di tinggalkan.


" Apa kamu nggak akan balik lagi ke sini ya" gumamnya, sambil sesekali melihat handphonenya yang ia letakkan di sampingnya.


Kiara baru saja selesai mandi, hari ini Ia dan Pak Teguh mengunjungi banyak tempat seperti Kebun Buah dan Peternakan Lebah. Bahkan di sana, Ia juga mencicipi langsung Madu yang masih di sarang lebahnya, benar-benar lezat. Kata pengurusnya, Madu yang masih di Sarangnya jika Kita konsumsi bisa membantu mengembalikan Energi tubuh dan membantu Metabolisme Glukosa di tubuh kita,selain nikmat ternyata banyak manfaatnya.


Pengalaman selama tinggal di sini sangat berarti bagi Kiara , tinggal di Kota belum tentu bisa menikmati Udara sejuk, makan madu alami, buah segar, susu segar dan yang alami alami lainya.


Kiara tersenyum memandangi foto-fotonya selama di sini


" Perasaan waktu cepat berlalu, nggak kerasa aku udah tinggal di sini selama dua minggu, tapi Kakek masih belum menyerah.... Huft" kiara menghembus kan nafas lelah, mau pulang tapi


"Ahhhh .... Sebel" pekiknya frustrasi.


Dering telepon dari samping nya membuat kiara mengalihkan pandangannya ke arah handphone, melihat nama Sahabatnya yang memanggil, buru-buru Ia menekan tombol hijau dan menyapa dengan kelewat semangat


" Tau aja nih bocah lagi butuh temen curhat.. Hihi" Batinnya


" Halooo .. Yuhuuu kangen yah sama Aku?" ujar Kiara membahana


Di seberang sana Elisa , korban suara lima oktaf Kiara harus rela mengorbankan telinganya, yang langsung berdenging akibat suara Kiara yang membahana


"Ampun nih bocah" Batinnya jengkel

__ADS_1


" Yaaaakk .... Kamu mau buat telinga Aku tuli mendadak ya Kiara Arya Wicaksono? " balas Elisa nggak kalah membahana.


Kiara sang tersangka hanya bisa cengengesan tanpa rasa bersalah.


Walau tidak kelihatan, tapi Elisa tahu pasti ni satu orang lagi mesam-mesem nggak perduli Dengan perbuatannya, Kiara terkekeh sebelum menjawab


" Heheh ... Abis kangen Banget, kan udah lama kamu nggak hubungi Aku" Jawabnya dengan nada manja


" Emang aku itu ngangenin, baru ngerasa ya... Kemana aja Non? " jawab Elisa dengan bercanda


" Yeee ... Narsis" balas kiara kemudian mereka tertawa bersama.


Setelah puas tertawa Elisa berdehem


" Ehem ... Gimana tinggal di sana, pasti betah ya? kan ada cemcemannya, hehhe.." goda Elisa yang membuat kiara salah tingkah


" Apa sih, nggak tuh biasa, aja lagian emang di sini tempatnya enak. Sejuk pokok nya, pas banget deh buat orang yang emang nyari tempat Semedi kayak Aku " jawab Kiara nggak ngaku kalau emang yang di katakan Elisa itu benar selain suasana Desa, Dirga juga salah satu alasannya.


" Kalau Si kepo nih tahu bisa di bully sepanjang waktu... "batin kiara gugup


" Masa sihh... Nggak bohong" lanjutnya menggoda Kiara , Kiara sendiri sudah dag dig dug takut ketahuan kalau emang Dia udah mulai ada rasa sama Dirga.


" Iya ... Cece sayang" balas Kiara meyakinkan


" Oke deh... Kali ini percaya" jawab Elisa


"Hehe ... Terus gimana kamu di sana, kangen nggak nih sama Aku? " tanya Kiara mengalihkan pembicaraan


" Tentu saja kangen, nggak ada kamu Aku jadi bingung ngajakin siapa buat nemenin Aku makan tahu nggak. Jadi aku terpaksa ikut sepupu Aku, nemenin dia ketemu Relasi Bisnisnya,karena sangking nggak ada temen yang klop di ajakin nongkrong. Lagian karena Sepupu aku janji mau traktir kenapa nggak, hehe.. Makan gratis " jawab dan curhat elisa ke kiara


" Wah .. Kamu sih yang penting gratis sih mau aja, iya kan hehhe" ledek Kiara

__ADS_1


" Dihhh ... Enak aja, nggak semua nya kali bebh. Kalau kamu yang traktir baru aku langsung setuju" balas Elisa


" Tapi aku sebel banget tahu nggak sama Relasinya itu" lanjut elisa


" sebel kenapa" tanya kiara


" Orangnya sombong banget, emang sih wajahnya sempurna tapi ya itu sombong, nggak pernah senyum, wajahnya selalu Flat dan kalau ngomong irit banget. Kata Sepupu Aku sih emang orangnya gitu, terkenal dengan sikap arogan dan dinginnya tapi kalau soal kerjaan nggak di ragukan. Makanya di usianya yang masih terbilang muda dia udah jadi pengusaha sukses " jelas elisa semangat


" Kalau aja dia ramah dan banyak senyum uhhh... Pasti aku jatuh cinta langsung sama dia " lanjutnya menjelaskan


" Oh yaa... Percuma dong kalau ganteng tapi arogan dan dingin " balas kiara menanggapi Elisa


" Iya ... Maka dari itu sayang banget kan wajah gantengnya ketutup sama sikapnya, kira-kira ada nggak yah perempuan yang bisa bikin dia takhluk, terus bisa bikin wajah Flatnya itu tersenyum walaupun nggak sampai lebar tipis juga lumayan " tanya elisa ke Kiara


" Siapa yang tahu, mungkin aja ada tapi kan kita nggak tahu dan nggak kenal " jawab Kiara


" Iya sih... Hehe,ya sudah nggak usah ngobrolin orang asing lagi. Gimana kalau kita sekarang bahas tentang cemceman kamu di sana Bebh, lebih seru tuhhh" ujar Elisa melupakan seseorang yang kemarin di temuinya, yang membuat ia meleleh dengan rupanya namun tidak dengan sikapnya.


" Loh kok jadi bahas Dia sih" elak kiara


" Oh tentu saja, jadi gimana nih! " paksa elisa, dan itu membuat Kiara mau tidak mau menceritakan lagi, bagaimana Dirga menurut sudut pandang Kiara. Dan yang selanjutnya terdengar adalah pembahasan ini itu dan lainya.


Di saat bersamaan, di sebuah kamar hotel tempat Dirga istirahat. Terdengar suara orang bersin yang ternyata berasal dari Dirga


hatcuuu....


" Ada yang lagi gibahin Gue nih kayaknya" menggosok hidung pelan, Dirga kemudian melanjutkan acara mengetik laporan di Laptop miliknya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ikuti terus alur kisah nya ya

__ADS_1


Jangan lupa klik jempol dan komentar nya


Hatur nuhun manteman


__ADS_2