
Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Dua hari menjelang pernikahan
Saat ini di rumah kiara sudah berkumpul sanak saudara dari pihak mama dan cucu dari adik kakek nya, rumah nya yang biasa sepi kini mendadak ramai pake banget.
Seruan suara dari satu dan yang lainya berkumpul jadi satu, maklum saja jarang nya mereka bertemu menjadikan acara yang baru satu kali di adakan dalam keluarga inti bagus arya wicaksono dari anaknya fandi sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi.
Kiara sendiri merasa bahagia bisa bertemu sepupu atau keponakan yang tinggal jauh dari kota tempat tinggal nya.
Kiara juga nanti malam akan mengadakan bridal shower atau bachelorette party yang seharusnya di laksanakan 2 minggu sebelumnya.
Tapi karena kesibukan kiara dan juga baru mendapat waktu luang dari teman semasa dulu yang lumayan dekat, jadi nya kiara baru malam ini melaksanakan acara untuk lepas lajang nya.
Di tempat dirga juga akan di adakan lepas lajang, tapi kiara tidak tahu siapa aja yang akan hadir karena semenjak 3 minggu yang lalu mereka tidak saling menghubungi , terakhir ya waktu dirga mengantar kue untuk nya.
Syukurlah hanya tinggal menunggu sekitar 56 jam lagi menjelang hari pernikahan nya.
Jantung kiara dag dig dug memikirkan nya, hati nya berdesir dengan rasa yang membuat nya senang dan gugup di saat bersamaan, dan juga terkadang perut nya akan melilit tapi bukan melilit sakit lebih ke apa yah... Entah ia pun bingung dan susah menjelaskan nya.
Saat ini di halaman belakang kediamanan wicaksono sedang ramai dengan pekerja dari WO yang di percaya oleh dirga untuk mengubah halaman besar di pinggir hutan buatan milik wicaksono menjadi tempat pesta yang mewah dan berkelas serta nyaman untuk tamu saat menghadiri pesta pernikahan nya nanti.
Jasa wedding organizer yang di sewa dirga ini adalah WO terkenal dan hanya kalangan berkantong tebal lah yang mampu menyewa nya.
Tentu saja untuk pernikahan nya yang hanya akan ia laksanakan satu kali dalam hidup nya harus lah sempurna berapa pun biaya bagi dirga tidak masalah,dirga bilang bila perlu dia juga akan menanam saham di bidang jasa wedding agar acara milik nya menjadi yang paling wah dan yang peling penting berkesan bagi nya dan bagi keluarga serta tamu undangan nanti.
( kasian ga, kasih kesempatan perusahaan lain dong masa mau di kuasai semua. Anda siapa?. Wah.... Songong)
" mah, acara bridal shower nya di gazebo belakang kan, Apa sudah siap?" tanya kiara kepada mama nya yang sedang sibuk berbincang atau bergosip dengan sanak saudara di ruang tamu sana.
" sudah sayang, emang mau rame rame?" balas dan tanya mama sarah, ia menengok ke arah kiara yang turun dari lantai atas menuju ke arah nya.
" nggak sih, cm elisa sama beberapa teman perempuan aku aja.
Oh iya mungkin amira juga datang" balas kiara lalu ikut duduk menyempil di sofa single tempat sarah duduk.
" geser mah" seru kiara pelan
" suka banget nyempil" ujar mama sarah heran namun juga gemas saat kiara mengecup pipi kiri nya berulang sambil terkekeh kacil.
Obrolan pun terdengar setelah nya, membahas ini dan itu serta tidak lupa wejangan untuk kiara saat nanti sudah berumah tangga, kiara terkadang akan tertawa dan merona saat di goda atau pun mengangguk kecil mengerti saat di beri nasihat hingga tidak terasa sore pun datang kiara pun bersiap untuk menyambut teman perempuan yang di undang nya.
Skip.
Elisa datang di antar faro yang akan pergi menghadiri pesta bachelorette party yang juga di adakan dirga.
Di gazebo kiara sudah berkumpul dengan beberapa taman perempuan yang juga elisa kenal serta amira yang ikut bergabung ngobrol bercerita tentang indah nya masa pacaran dan sebagai nya.
" haiiii.... Sorry ya aku datang nya telat" sapa elisa sambil berjalan mendekati gazebo kemudian mendudukan diri nya di samping kiara setelah salaman ala perempuan yaitu cipika cipiki seperti biasa.
" nggak juga kok, kita juga baru sampai iya kan nda" balas nania meminta pembenaran dari dinda yang di samping nya
" um... Kita baru sampai kok" timpal dinda membenarkan perkataan Nania.
" beb, tadi di anter faro kesini ya? Dia cerita nggak acara di sana ngapain aja?" tanya kiara seperti biasa dengan kepo dan bebinar binar Penasaran.
" um... Iya tadi sama faro ke sini, tadi sih nggak cerita, kenapa mau tahu yaaa?" balas elisa satu persatu kemudian menggoda kiara seperti biasa.
" apa sih... Nggak kangen tuh, kan bentar lagi juga bertemu. Hehehe" ujar kiara mengelak godaan dari elisa di akhiri kekehan ringan nya.
" mba elisa nggak tahu aja dari tadi mba kiara ini kepo banget loh tentang keadaan mas dirga" ujar amira ikut nimbrung menggoda kiara yang memang dari kemarin selalu kirim pesan talktalk pada nya hanya untuk menanyakan apakah ada dirga? Dirga sedang apa? Atau apa dirga merindukan ku?
Dan pertanyaan lain nya sehingga membuat ia mau tidak mau terkekeh karena tingkah menggemaskan calon istri dari kakak sepupu nya.
__ADS_1
" akh...amira ikutan kena virus congorna yah, jangan di buka geh aib aku" rengek kiara manja menuai kekehan dari teman-teman nya yang hadir di acara bachelorette party nya.
" eh.. Eh.. Kita buka kado yang kita bawa buat kiara yuk, terus ceritain apa guna nya. Setuju nggak?" usul dinda dengan usil nya karena jujur saja ia membawa sesuatu yang Hot sebagai objek untuk menggoda kiara nanti.
" betul tuh... Kita seru seruan bahas kado dari kita sama-sama " ujar elisa semangat ia juga membawakan kiara sesuatu sebagai hadiah pra nikah untuk kiara
" eh... Tapi aku nggak bawa loh" ujar amira sedih, ia tidak kepikiran untuk membawa hadiah.
karena di rumah tante putri dia udah ke buru di bantai sama mas dirga gegara foto kiara yang ia kirim tempo hari pas di butik elisa.
" nggak apa-apa, ini cuma buat seru seruan aja kok" balas elisa maklum membuat amira kembali semangat lagi.
Sekalian ia mencari informasi jika suatu saat ia hadir di acara seperti ini lagi.
" oke di mulai dari siapa?" tanya kiara tak kalah semangat ia tidak menyadari jika tujuan buka kado bukan hanya untuk membuat nya senang tapi lebih ke arah untuk menggoda nya.
" khu.. Khu.. Khu.... Siap siap merona ya kiara sayang" batin ketiga sahabat nya yang memang suka iseng kepada nya serempak.
Amira yang menyadari hawa berbeda dari ketiga mba mba di depan nya hanya bisa memandang kiara dengan kasihan karena hanya kiara sendiri yang tidak sadar dengan hawa berbeda saat ini, kiara masih dengan semangat nya membuka kado pertama yang di berikan teman nya yang bernama dinda
Srek.. Srek.
" wah... Apa yah isi nya...?" gumam kiara penasaran membuka bungkus kado dengan semangat
Dan
Blusshhh...
" loh... Ini kan..." kiara bergumam pelan di sertai rona merah malu nya hingga sampai di telinga nya...
" ini kan apa yaya sayang?" tanya elisa dengan nada jahil nya saat melihat kiara yang menunduk malu menutup wajah nya dengan kotak yang sudah terbuka di tangan nya
" kenapa? Kok malu gitu?" timpal dinda sang pemberi kado dengan nada jahil nya di ikuti gerakan bibir nya yang bergetar tidak tahan untuk ngakak
" dinda jahil banget masa aku di kasih ginian sihhh" ujar kiara malu dengan suara kecil hampir tidak terdengar jika mereka tidak memasang telinga mereka dengan siaga
Amira pun ikut tertawa saat menyadari benda yang di maksud oleh kiara saat ikut mengintip sedikit di dalam kotak dengan kertas kado berwarna biru polkadot tersebut.
"ha.. Ha.. Mba kiara nggak usah beli lagi, ini kan bisa di pakai saat malam pertama nanti" ujar amira dengan frontal nya, masih inget kan amira ini orang nya ceplas ceplos.
Amira tidak menyangka bahwa kado yang di bawa oleh teman nya kiara akan membahas ke masalah hal yang berbau dewasa
" seru juga buat bahan iseng nanti.. Khu.. Khu" batin amira
" haha... Iya betul banget, itu aku pilih sesuai review terbanyak loh.
Kata nya model yang begini bisa membuat lelaki nyerang langsung dan tidak tahan untuk segera menerkam kita di atas ranjang" ujar dinda lebih frontal dan vulgar serta tanpa tahu malu karena memang ia sudah memiliki suami yang baru beberapa bulan ini menikahi nya.
Mereka pun tertawa lagi saat wajah kiara memerah dan bergumam "reseh atau malu nya" dengan suara menyerupai bisikan.
Tidak ingin tambah malu kiara pun membuka kado yang di bawa elisa dan Nania, ia membuka dua sekaligus dan terburu buru saat firasat nya mengatakan jika isi nya pasti tidak kalah membuat nya malu saat sudah mengetahui isi nya.
Srek.. Srek..
Dan benar saja benda yang kini terbuka di hadapan nya membuat tawa keempat nya seketika pecah lagi.
" akh... Kalian sengaja ya bawa yang giniian buat ngegoda aku?" seru kiara kesal dengan membahana nya.
Ia melihat lagi ketiga benda khusus orang dewasa yang di bawa sahabat nya dengan tatapan malu tingkat akhir nya.
Bagaimana bisa mereka semua kompak memberi benda yang ujung ujungnya membuat mereka juga kompak untuk menggoda dan mentertawai nya.
" dasar sahabat jahil, seneng yah buat aku malu gini" ujar kiara dengan senyum malu nya, meski pun malu tapi kiara tahu kok tujuan mereka seperti ini untuk membuat suasana pesta kecil ini meriah dengan gelak tawa dan candaan untuk menggoda nya.
Dasaar...
Ketiga benda yang jadi bahan untuk menggoda kiara teronggok di atas meja,tanpa kiara lihat ulang atau lirik sedikit pun.
__ADS_1
Bagaimana bisa ia mendengar satu satu alasan kado ini jika isi nya pasti tidak jauh jauh dari hal yang berbau dewasa.
"Lupakan aku tidak akan membahas nya"
Apartemen dirga
Sedangkan di apartemen dirga saat ini sudah berkumpul faro, raka, aden, kafka, dani, kaisar dan Ronald.
Nah Loh....
Kenapa ada kaisar dan Ronald juga?
Oh... Usut punya usut ternyata kaisar yang dateng sendiri lalu menyeret Ronald serta.
Dirga sih oke aja, hitung hitung bikin rame apartemen nya, lagian nggak dosa kok ngundang teman berbagi kebahagian.
" congrat mas broo... Selamat menuju hari pecah telor.
Jangan lupa video-in pas adegan Hot nya yaa" ujar raka semangat masih dengan edan nya saat memberi selamat pada dirga.
Bletak..
" kepala lu mau bolong ya, liat itu setan udah keluar laser dari mata nya" ujar faro tidak lupa menampol kepala raka dengan santai seakan kepala raka terbuat dari batok kelapa.
" haha... Masih nggak berubah aja lu pada ya, masih koplak kayak dulu pas kita sekolah" seru kafka mengingat jika dulu jika bukan faro yang di jahilin maka dirga lah sasaran raka yang reseh kalau kumat edan nya.
Dan sahutan ngelantur lainya bersahutan antara raka yang emang nggak bisa diem dan juga ternyata Ronald yang ternyata nggak jauh gokil nya dari raka.
Berbeda dengan kaisar dan dirga yang hanya menanggapi sesekali, tapi setidaknya malam ini tidak ada perbedaan dari mereka yang malam ini ukut hadir memeriahkan malam bujang untuk dirga.
Drt.. Drt.. Drt..
Saat sedang seru membahas hal dewasa antar sesama lelaki dirga mendengar nada dering handphone yang ia letakan di meja, berkumpul bersama handphone milik teman nya yang hadir.
Dering notif pesan talktalk berasal dari amira lagi lagi membuat ia tidak enak perasaan.
Dirga tahu saat ini amira sedang berkumpul di rumah kiara bersama elisa dan teman lain nya kiara.
Maka dari itu dirga berdoa sesaat sebelum membuka pesan yang isi nya sebuah foto namun belum tampil seluruh nya masih muter muter loading.
" ck.. Lama banget nggak mungkin dong kuota gue abis" gumam dirga pelan sehingga raka dan lainya yang sedang sibuk minum alkohol dan sesekali saling memaki tidak mendengar nya.
" anjiwww.... Awwww.... Seksi nih kalau kiara yang pake, khu khu khu.... Bagus bagus kali ini informasi nya bagus. Besok gue traktir kuota sama perusahaan Internet nya sekalian" batin dirga semangat.
Kali ini foto yang di kirim amira membuat dirga senang, emang sebenarnya apa sih yang di kirim amira.
" jangan kepo yah... Nanti aja pas udah di pake baru di kasih tahu oke? Sip. Apa sih ga? Nggak usah sok pura pura nggak tahu thor"
Dua Malam menjelang masa akhir melajang, dirga dan kiara habis kan dengan bercanda dan tertawa bersama dengan orang yang di sayang.
Namun siapa yang tahu jika di balik senyum tawa dirga dan kiara tersimpan bisikan rindu dari keduanya.
"aku merindukanmu sayang / bawel"
48 jam itu lama nggak sih?
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sabar yaaaa...
Mari sama-sama kita hitung waktu nya dengan cara ikuti terus kisah kelanjutan nya
Jangan lupa jejak komentar dan klik jempol nya.
Sampai babai
Terimakasih
__ADS_1