Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Masa sih....


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan


Happy reading


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Elisa memperhatikan dengan seksama, foto seorang laki-laki yang sepertinya tidak asing di penglihatannya.


"Ini kok kayak cowok yang waktu itu ya?" Batinnya bertanya.


Di layar handphone Kiara, saat ini terpampang gambar seorang Laki-laki, yang sedang merentangkan telapak tangannya seperti orang yang tidak ingin di foto, sehingga gambarnya tidak terlalu jelas.


" Tapi masa sih" Batinnya menampik.


Menscroll lagi kesamping layar Handphone Kiara, kali ini foto lebih jelas. Karena foto Laki-laki itu sedang foto di temani seorang wanita yang Ia kenal dengan sangat,


Siapa lagi kalau bukan yang punya Handphone, Kiara sahabatnya dengan pose saling berdampingan dengan pipi menempel .


" Ah ... Benar cowok ini emang yang waktu itu"


Batinnya gembira, pada saat tebakannya tepat sasaran.


" Ra ..." panggil Elisa


" Eumm .." sahut Kiara, namun tidak sampai mengalihkan fokusnya kepada ayank-ayank manis di depannya.


" Ra ... Ini kan? " ujar Elisa


" Ini kan apa?" tanya Kiara, kali ini sambil melihat Elisa yang menampilkan raut wajah kaget.


" Apa sih, kenapa kayak kaget gitu" Lanjutnya bertanya kepada Elisa.


" Ra ... Ini siapa? " Tanyanya kemudian menghadapkan layar handphone ke wajah Kiara.


Kiara tersenyum sumringah ...


Senyumnya lebar sekali, hingga gigi kelincinya terlihat jelas.


" Cemewew Aku dong ... Heheh ... Gimana bening kan? " ujar Kiara bangga,


Kemudian menaik turunkan alis, meledek Elisa yang hanya bisa melongo karena sikap lebay Kiara.


" Kok melongo sih? uhmm ... Aku tau nih


Kamu terpesona ya? heheh ... Iya sih Dirga emang uwu banget, tapi orangnya jahil.


Kamu juga kalau ketemu pasti kesan pertama yang di liat jahilnya, Tapi Dia orangnya baik kok " cerocos Kiara, tidak peka dengan apa maksud dari raut wajah Elisa di depannya.


" Terus itu ... Hmp. Nyam Nyam " celoteha Kiara pun terpaksa harus berhenti, karena dengan gemasnya Elisa, sang tersangka memasukan potongan Chees Cakenya kedalam mulut Kiara.


" Uh .... Chees Cake enak juga hehe ...." ujar Kiara dengan Watadosnya, kemudian terkekeh gurih.


" Yakk .. Kenapa kamu nyuapin aku Cake? aku kan lagi jelasin tentang Dirga " omel Kiara, pada saat sadar, jika saat ini Elisa sedang mengalihkan perhatiannya.


" Sengaja ... Kamu itu kalau nggak di sumpel makanan, lambenya nggak berenti-berenti" balas Elisa sadis, yang di hadiahi Kiara dumelan dengan bibir mengerucut imut.


( Nah .... Ini tuh persis apa kata Dirga )


" Huh ... Jahat, sebel. kan aku lagi jelasin bla bla bla...." Kiara melanjutkan dumelannya, hingga membuat elisa merotasi bola matanya lelah.


" Duh ... Susah ya punya temen bawel" batin Elisa frustrasi.


( kayak pernah dengar nih kalimat )


" Stop .... Ra" ujar Elisa dengan datar


Ia Capek, mendengar gerutuan panjang dari Kiara yang nggak kelar-kelar.


" Ra ... Stop, Oh ... Atau kamu mau Red Velvet kamu, yang lagi kamu pesan aku cancel, hmmmm? " ancam Elisa kejam. yang alhamdulillahnya sangat ampuh, membuat Kiara diam di sertai pekikan " jangan" berulang. Bahkan tangannya ikut memberikan gesture menyerah.


" Kejam banget sih ... Aku kan lagi masa pertumbuhan" ujar Kiara merayu.


" Oke ... Lupakan, sekarang fokus ke pertanyaan Aku tadi" Ujar Elisa.


" Jadi ini yang kata kamu Dirga, pacar kamu sekarang? " lanjut Elisa bertanya, kali ini serius sehingga membuat Kiara juga ikut menjawabnya dengan serius.


" Iya itu Dirga , kenapa sih? " jawab dan tanya balik Kiara.


" Ra ... Ini tuh orang yang aku ceritain ke kamu waktu itu loh" balas Elisa.


( Episode curhat antar sahabat )


" Cowok yang aku bilang dingin, sombong, arogan irit ngomong, songong, nggak pernah senyum ... Relasi Bisnis sepupu aku yang ngajak aku makan gratis itu" jelas Elisa panjang lebar.


Kiara mengingat lagi cerita Elisa tempo hari


Loading 10%


Loading 50%


Complite loading

__ADS_1


" Ah ... Yang kamu cerita waktu aku masih di Desa itu bukan?" seru Kiara, saat berhasil mengingat cerita tempo hari dari sahabatnya.


" Iya ... Ini itu pasti orang yang sama


Aku yakin" ujar Elisa pasti


" Tapi nggak mungkin Sa, Dirga itu nggak sombong atau Arogan loh Sa, orang aku liat sendiri kok sikapnya gimana. Contohnya sama aku, dia nggak sombong tuh .


Kalau dingin sih mungkin iya soalnya kalau lagi diem Auranya beda banget. Waktu baru ketemu emang sih, orangnya nggak banyak omong. Tapi pas udah kenal orangnya jahil.


Jadi nggak mungkin lah Sa." jelas Kiara nggak mau kalah.


" Oke ... Namanya Dirga kan? " tanya Elisa mencoba menganilisa fakta.


" Iya Sa ... Namanya Dirga! " jawab Kiara lelah


" Kan Aku dari tadi udah bilang namanya Dirga huh" batin Kiara, kesal dengan kelakuan sahabatnya.


" Dirga Mahesa Wijaya? " lanjut Elisa bertanya


" Iya Dirga Mahesa, tapi aku belum tahu sih nama belakangnya apa. Tapi emang ada huruf W nya gitu. Mungkin iya kali ya Wijaya? " balas Kiara lalu dengan polosnya, menjelaskan apa yang di ketahuinya.


Plak..


Elisa menepuk kening, frustrasi dengan tingkah ajaib sahabat cantik tapi polos tapi oon tapi cantik tapi


( Stop ... Kebanyakan tapi Lu )


" Duh .... Kiara sayang, masa nama keluarga Cemewew sendiri aja nggak tahu? " ujar Elisa geram sendiri.


" Gemes ih.. Aku kunyah juga nih ah" batin Elisa eror.


" Huh ... Aku pacaran kan nggak ngeliat dari nama keluarganya" balas Kiara, nggak mau kalah.


" Dohhh .. Serah dah" dengus Elisa nyerah.


" Intinya pacar kamu ini, bukan dari keluarga sembarangan, lalu di kenal dengan sikap arogan dan dinginnya dan yang pasti Fansnya banyak dan orang kaya dan pasti kaya banget dan ah gitu deh . Serius Ra .... Sepupu aku tuh kenal banget sama Dia karena mereka udah sering kerja sama. Malahan Sepupu aku bilang, selama Dia kenal dan kerja sama, sama siapa tadi namanya em .. Ah.. Dirga " jelas Elisa detail, agak lupa sama nama Dirga


" Iya nah Dirga ini paling anti, sama yang namanya mahluk berjenis kelamin Perempuan " lanjut Elisa dengan hebohnya.


Yang tentu saja membuat kening Kiara berkerut, kerut gagal paham dengan penjelasan dari Elisa tadi.


" Apa sih Sa .... Jangan ngaco deh" tanggap Kiara biasa aja.


" Kalau soal kekayaan, jujur aku nggak perduli terus itu apa tadi, arogan? aku belum lihat yang seperti itu selama Aku dan Dirga bersama. Soal Fans, itu udah pasti secara Dirga kan ganteng pake banget. Kalau Dia anti sama Cewek, kok Dia mau deket Aku? malah sampe Kita pacaran " balas Kiara detail, di bumbui tidak ingin mengalahnya.


Ingat kan kalau Kiara itu keras kepala?


Elisa melongo, antara capek dan salut sama pemikiran Kiara di depannya.


" Oke ... Tentu saja cowok suka sama cewek, nggak mau sikap bobroknya ketahuan, udah pasti pencitraan" batin Elisa beropini.


" Huft .... Fine, aku mungkin salah.


Tapi coba deh kamu cari informasi tentang Dia di Internet. Pasti ada .... Secara Dia kan seorang Wijaya " saran Elisa, yang di jawab anggukan kepala main-main dari Kiara.


" Hai ... Hai ...( iya iya )" balas Kiara malas.


" Oke ... nanti aku cari tahu" Lanjutnya, merubah nada bicaranya, saat melihat plototan mata dari Elisa di depannya.


" Good .... Cari yang bener" balas Elisa puas.


" Tapi Ra ...." seru Elisa menjeda( takut Kiara kepikiran)


" Hmm ... Apalagi? " tanya Kiara penasaran.


" Masalah Kamu, soal perjodohan udah selesai belum? " tanya Elisa dengan suara pelan.


Kiara menggeleng dengan raut wajah sedih.


" Belum Sa, karena Kakek sakit aku nggak mau bahas ini dulu" jelas Kiara sedih.


" Lalu bagaimana dengan Dirga? jika perjodohan itu tetap berlanjut bagaimana hubungan Kalian nanti? " tanya Elisa bersimpati.


" Aku nggak tahu Sa dan aku nggak mau memilih antara Mereka berdua" balas Kiara.


" Jujur Sa, jika aku harus memilih antara Keluarga yang aku sayangi atau Dirga yang aku cintai, jawabannya adalah Aku tidak tahu" lanjut Kiara galau.


Elisa bisa merasakan apa yang sekarang Kiara rasakan. Jika Ia ada di posisi Kiara , Elisa pun pasti dilema dengan pilihan tersebut.


" Sabar ya Ra ... Aku yakin, ada rencana Tuhan yang indah di akhir kisah Kamu nanti. " ujar Elisa prihatin, kemudian menggengam tangan Kiara erat, Berbagi kekuatan yang Ia punya.


" Aku pasti akan selalu ada di samping Kamu, kapan pun Kamu butuh, Kamu tahu kan Aku akan selalu membantu dan mendukungmu. Semangat bebh! " lanjut Elisa, memberi semangat untuk sahabatnya, yang paling Ia sayangi seperti saudara kandung sendiri.


" Umm ... tentu saja ... Kamu kan Sahabat Aku yang paling mengerti Aku. Apa jadinya kalau dulu dan sekarang nggak ada kamu di sisi Aku. Thank you so much bebh" balas Kiara, di sertai senyum kecil menenangkan dan membalas genggaman tangan dari Elisa.


" Tapi saran Aku, Kamu harus jujur sama Dirga. Karena cepat atau lambat, pasti hal yang nggak akan Kamu inginkan terjadi" saran Elisa bijak, di jawab anggukan kepala pelan dari Kiara.


" Iya ... Aku usahakan Sa." balas Kiara.


" Oke .... Nggak usah melow-melow gitu,

__ADS_1


Sekarang lupakan sejenak masalah yang ada. Saatnya Kita bersenang senang ... Iihat apa yang Aku dapat! " seru Elisa, membuat Kiara penasaran.


" Tadaaaaa ...." lanjut Elisa, menunjukan dua buah Tiket nonton film terbaru, di Bioskop yang Elisa dapatkan dari Sepupu baiknya.


" Wahhh ... Tiket nonton di bioskop" seru Kiara senang


" Judulnya apa? " tanya Kiara antusias


" Jejaring ke tiga dong .... Hebat kan, Tiketnya VIP LOH, jadi dapet ruangan yang bisa tiduran" jelas Elisa bangga, dengan menepuk dadanya jumawa.


Mendengar judul film, dari Tiket gratis yang katanya VIP dari mulut Elisa, membuat senyum cerah Kiara seketika pudar, di gantikan dengan gembungan pipi kecewa


" Loh kok ekspresinya jadi berubah gitu? " tanya Elisa heran.


" Kamu kan suka film horor? " Lanjutnya bertanya, masih dengan nada herannya


" Tumben nih bocah, biasanya semangat kalau di ajakin nonton Film horor" batin Elisa bingung.


" Bhuuu ... Udah nonton! " jawab Kiara dengan sorakan singkatnya


" Nani .....(apa)" pekik Elisa nggak percaya


" Sumpeh Ra , yang bener aja .... Ini film baru perdana tayang di Bioskop loh. Emang kamu nonton di mana? " tanya Elisa beruntun dengan hebohnya.


( yang ini wajib kalau nggak heboh bukan Elisa namanya. Berisik thor )


" Nonton sama Dirga, katanya Dia Download film, pas Aku tanya Judulnya apa, ternyata Jejaring ke tiga " balas Kiara dengan nada sebal


Kenapa kok sebel?


Tentu saja sebel ... Kan udah di bilang nonton rame-rame di Bioskop itu lebih seru


" Tiket VIP nya jadi nggak kerasa VIP kan, kalau udah nonton" batin Kiara sedih


" Download di mana? Mantap tuh, pake apaan Downloadnya? sampe bisa Download film yang sama sekali belum di putar di pasaran" tanya Elisa kagum


" Aku rasa Komputernya di lengkapi dengan sistem super canggih deh" lanjut Elisa masih dengan nada kagumnya.


" Nggak tahu" balas Kiara, dengan bahu terangkat cuek. Masih sebel, acara nontonnya nggak spesial lagi.


" Jadi gimana? Sayang banget loh kalau nggak di pake satunya. Terus yang nemenin aku nonton siapa? " tanya Elisa, membuat Kiara di depannya nambah cemberut.


" Apa maksud kamu Aku nonton sama siapa? heummmm?" balas Kiara, bertanya dengan nada sarkasnya


" Ya kan kamu udah nonton! " jawab Elisa menggoda Kiara, yang menampilkan raut wajah cemberutnya.


" Sama Satpam depan noh ... Huh" ujar Kiara jutek kemudian melengoskan kepalanya.


" Hi hi.... Becanda Beb, tentu saja sama Kiaraku cantik yang tiada duanya dong" balas Elisa, tangannya dengan jahil mencolek iseng pipi Kiara yang chabi


( Jangan colek-colek Bawel kesayangan Gue oy ..... Jangan berisik Ga )


Kiara tersenyum riang, mengakhiri sesi cemberut pura-puranya kemudian terkekeh


" Yukk ... cus, 20 menit lagi mau mulai" ajak Elisa, di jawab anggukan semangat dari Kiara


" Yuk ... Cus" balas Kiara riang.


Akhirnya, Mereka berdua menghabiskan waktu seharian dengan menonton film di Bioskop, Shoping baju di mall, dan kegiatan seru lainya.


Tidak lupa makan dan makan lagi..


( Pstt ....yang ini khusus Kiara )


Tanpa menyadari, sedari tadi Mereka di ikuti oleh Seseorang lebih tepatnya dua Orang dengan pakaian mencurigakan.


\=\=\=\=\=\=\=\=


Siapa kah itu


Terus ikuti kisah nya ya


Jangan lupa vote dukunganya juga


Terus tinggalkan jejak komentar dan klik tombol jempol nya ya


Salam hangat dari author sehangat wedang jahe


Sampai babai


Sie Sie ni....


To ce say


Thank you


Arigatou


Gomawoyo


Terimakasih 😘

__ADS_1


__ADS_2