
Happy reading vrohh
¶¶¶¶¶¶¶
Karena sedang asyik melihat Dirga yang sedang jalan meninggalkannya, Faro pun tidak sadar dan terkejut dengan tepukan tiba-tiba di bahunya ....
Puk
" Hoyyy "....seru seseorang sambil menepuk bahunya
" Jir. .. Sialan lu Ka " seru Faro kaget lalu mengumpati orang yang ternyata raka
" Kampret ni bocah untung aja gue gak punya penyakit jantung" batin faro menepuk dadanya.
" Apa sih lo... Pagi-pagi udah bengong, awas lu ntar kesurupan setan sekolahan, Bahaya ..." ujar Raka ngaco,
" Ya ... Setannya itu elo" jawab Faro lalu melangkahkan kakinya menjauhi Raka yang ngedumel gara-gara di ejek setan oleh Faro
" Setan ganteng kayak gue... Mana ada dasar Faro gebleg" batin Raka narsis lalu ,Mengejar Faro yang sudah jauh di depannya
__ADS_1
Raka kemudian merangkul pinggang Faro mesra, yang di balas tendangan oleh yang punya pinggang
" ****** ntar di kira Maho ..."
"Bikin malu aja.... Rakapret" Lanjutnya dalam hati dengan bulu kuduk merinding.
Sedangkan Raka, sang tersangka hanya tertawa sinting. Merasa lucu dengan reaksi Faro kali ini, yup... Ini bukan pertama kalinya Raka iseng sama Faro tapi ntah udah ke berapa kalinya.
Faro sendiri sampai tepuk bokong bukan dahi lagi, sangking herannya sama kelakuan Raka,
"Ampun dah punya temen kayak gini amat..." batin Faro.
" Sinting ...." jawab Faro judes kemudian meninggalkan Raka yang masih tertawa edan, bagi Raka menggoda Faro adalah hal yang menyenangkan di waktu pagi hari dan itu pertanda hari cerah baginya
Yah ... Mari kita tinggalkan Raka dan kesintingannya. Sekarang kita beralih ke Dirga yang sedang duduk di kursi miliknya di baris ke tiga, lebih tepatnya di sebelah jendela kelasnya.
Dirga sedang membaca buku yang sebenarnya belum waktunya ia baca, iya buku manajemen keuangan untuk mahasiswa strata dua(s2).
Yah yang jenius mah gitu bacaannya, LOL kali ini Dirga membawa Headsetnya sehingga Ia tidak perlu mendengar suara-suara mengganggu yang berasal dari mahluk lain, seperti mahluk nyata dan tidak nyata contohnya saja suara Raka mungkin.
__ADS_1
ehem...
Yang pagi ini tumben mengikuti pelajaran pertama, oh lebih tepatnya bukan tumben tapi takut dengan Guru yang mengajar, Guru Killer di Sekolah yang kalau ngasih hukuman gak tanggung-tanggung, Raka sudah sekali mendapatkannya dan kali ini ia lebih memilih cari aman dari pada Ia kena lagi
"Masalahnya bukan hukuman biasa tapi ini luar biasa... Hiyyyy" batin Raka merinding disco.
Bel sudah berbunyi, murid-murid khususnya para siswi segera kembali ke bangkunya masing-masing, karena sebelum bel berbunyi ternyata mereka duduk di belakang Dirga. Memperhatikan apa yang di lakukan Dirga, sambil menjerit bahkan Memfoto kegiatan Dirga, padahal Dirga sendiri tidak sedang melakukan apa-apa hanya membalik halaman dan mengernyit dahi, jika ada sesuatu yang kurang Ia mengerti ataupun bergumam jika ada yang menarik.
hah.... Dasar kelakuan Fans Girl, untung saja yang di liatin lagi nggak dalam mode PMS coba kalo lagi PMS, entah akan gimana jadinya mereka ( nggak kok becanda)
" Udah biasa... Bodo ah, asal nggak ganggu aja" batin Dirga mencoba legowo.
Eeehhh tumben banget
\=\=\=\=\=+
Ikuti terus kisah nya yaaaa
Jangan lupa jempol dan coment nya guysss
__ADS_1