
Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Kaisar melihat nya dengan pandangan sedih juga bahagia di saat yang bersamaan.
Ia akui hati nya sakit, tapi jika kiara bisa bahagia seperti yang di lihat nya maka kai akan merasakan bahagia juga.
" lihat, mereka memang pasangan yang serasi.
Artinya tidak ada lu di antara mereka lagi " ujar wanita di samping kai dengan sinis
Saat ini kai berdiri melihat ke arah dirga dan kiara yang sedang berpelukan di temani melisa di samping nya.
Kai mengepal kan tangan nya erat, ia tidak boleh memukul wanita jadi ia harus bersabar.
" lu kalah kai, dari dulu kalah.
Sekarang nggak ada yang ngehalangi hubu.. "
" kita berakhir" ucap kaisar dingin, menyela ucapan yang akan di keluarkan oleh melisa
" apa" ujar melisa cepat, ia tidak salah dengar kan.
" apa apaan ini, setelah hampir saja perusahaan gue bangkrut dia seenaknya aja bilang berakhir".
" kita berakhir.... Lu pasti ngerti itu" jawab kai datar
" apa Maksud lu" tanya melisa kaget
" nggak mungkin, ini nggak boleh terjadi perjuangan gue selama ini nggak boleh sia sia" batin melisa takut.
" kita akhiri sampai sini, permainan lu, ancaman lu, itu semua udah berakhir.
Begitu pula dengan hubungan kita ah... Maksud nya hubungan palsu ini" ujar kaisar dingin ia mengeras kan hati nya jika itu melisa.
Cinta nya terlalu berharga untuk cewek jenis melisa.
Seperti apa kata kiara nya ia akan membuka hati dan yang pasti itu bukan dengan melisa.
" elu nggak bisa gitu kai, perusahaan gue hampir bangkrut karena kesalahan lu mengejar cinta monyet lu " ujar melisa emosi
Untung nya saat ini mereka ada di sudut halaman sehingga kai tidak perlu khawatir jadi pusat perhatian.
" perusahaan milik bokap gue lebih dulu hancur karena ketamakan bokap lu asal lu tahu itu.
Jadi wajar kalau gue juga bales ngancurin perusahaan bokap lu.
Lu sama bokap lu itu sama.
Bokap gila harta dan anak gila cinta.
Sekarang nggak ada lagi yang bisa lu jadiin alasan buat mengikat dan mengancam gue" ujar kai tidak kalah emosi bahkan jika ia tidak memandang melisa adalah seorang cewek mungkin kepalan tangan nya saat ini sudah mampir di pipi melisa.
Deg..
Melisa shock atas apa yang dia dengar langsung dari mulut kaisar.
Dulu kaisar selalu diam saat ia mengancam dengan memakai nama kiara.
Tapi sekarang bahkan kai tidak segan berteriak kepada nya.
Air mata melisa mengalir membasahi pipi nya yang terpoles blushon warna pink pudar.
" serendah itu kah gue" batin melisa sedih
" gue bukan cowok yang terbaik buat lu,
__ADS_1
Di luar sana ada cowok yang lebih baik dari pada gue.
Gue harap lu nemuin sendiri cinta lu, bukan dengan cara seperti ini tentu nya" ujar kai mengulangi apa kata kiara yang di ingat nya kemudian meninggalkan melisa yang merosot kebawah duduk di rumput dengan berderai air mata.
" kaisar tapi gue cinta sama lu" gumam melisa lirih, ia menangis sesegukan sendiri tanpa ada orang di samping nya.
Dani kebagian tugas menjadi operator proyektor, di samping nya ada perempuan teman sepergosipan nya di kantor.
Masih ingat kah kalian ? Benar sekali ros yang juga alumni sekolah namun beda 4 tahun dari dani.
" tuan dirga romantis banget sih, kapan ya aku dapet yang kayak gitu" gumam ros pelan.
Dani melirik nya kemudian berdecak sebal
" nggak usah banyak ngehayal deh, maka nya lihat sekitar.
Jangan cuma bisa pacaran sama cowok 2d setiap hari.
Gimana mau dapet pacar" dumel dani sinis
" apa sih sewot aja" balas ros nggak kalah sinis
" iri aja, sendiri nya juga gitu pacaran sama waifu sexy bentar bentar oh my Angelina, oh my akane oh my oh my lama lama jadi somay baru rasa " dumel ros dalam hati.
Dani terkekeh melihat ros yang cemberut dengan bibir mengerucut lucu.
" apa sih ketawa ketawa nggak jelas" tanya ros sewot
" dih sirik aja" balas dani cuek
" lu nggak tahu aja gue yang selalu memperhatikan lu" batin dani kemudian mengusak rambut ros gemas
Dan yah... Biarkan ros dan dani bermesraan dengan cara mereka.
Sedangkan faro yang bertugas sebagai dokumentasi di temani oleh elisa yang gabut nggak ada kerjaan.
" dirga bukan cowok seperti yang orang luar lihat, bahkan kiara cewek satu satu nya yang bisa bikin dirga keluar dari zona nyaman nya" balas faro tanpa melihat ke arah elisa.
Ia sedang fokus menatap layar handycam yang ia pegang.
" ah.... Jadi iri, kapan ya aku bisa di perlakukan manis seperti kiara" curcol elisa tanpa tahu malu
" ya minta sama cowok kamu dong" balas faro cuek
" ngeledek ya?aku kan nggak punya cowok" ujar elisa bukan maksud memberi kode
Deg deg..
" nggak punya cowok, boleh dong"
" hn... Kamu mau di lamar seperti kiara?" tanya faro menyembunyikan maksudnya
" iya dong... Tapi sayang banget ya aku jomblo hehe" balas elisa polos dengan kekehan nya.
" ya sudah besok aku ke rumah kamu ya, mau lamar kamu" ujar faro serius kini fokus nya melihat wajah elisa yang melongo lucu karena ucapan Sinting nya
" eeeeehhhhh"
Cup
" sampai besok di rumah kamu ya, sweaty" bisik faro lembut setelah mengecup pipi gembil milik elisa cepat, kemudian meninggalkan elisa yang terdiam kaku dengan pipi merona malu.
" tadi itu ciuman aku yang pertama" gumam elisa pelan dengan tangan yang memegang pipi bekas di cium faro
" bagus dong, karena aku yang pertama jadi aku juga yang terakhir" bisik faro ternyata masih di sekitar elisa dan saat mendengar gumaman elisa ia rela balik lagi untuk menggoda elisa yang pipi bahkan wajah nya ikut dan tambah merona.
Faro terkekeh akan reaksi elisa yang terlihat menggemaskan kemudian benar-benar meninggalkan elisa sendiri dengan mata melotot lucu di susul teriakan super membahana nya.
" faro brengsek......."
__ADS_1
" ahhh... Indah nya malam ini"
Batin faro bahagia.
Faro bersiul senang menuju tempat raka berada yaitu di bawah panggung dengan cewek cewek yang sedang mengerumuni nya.
( yahhhh...seperti nya malam ini banyak pasangan tak di duga ya)
" sukses bro" ujar raka saat melihat faro yang tersenyum senang saat berjalan dan sampai di samping nya.
Faro menerobos begitu saja kerumunan wanita tanpa niat membalas sapaan genit untuk nya
" sorry cuy hati gue udah nggak kosong lagi seperti hati author "
( sembarangan lu faro gue persulit loh jalan cinta lu, ampun mbah author)
Kaisar menghampiri dirga dan kiara yang masih berada di tengah tengah halaman, masih asyik berpelukan maksudnya.
" selamat ya kiara, semoga kamu bahagia selalu" ujar kaisar tulus
" terima kasih kai" balas kiara dengan senyum manis nya
" selamat bro" ujar kai tulus ia mengulurkan tangan nya yang di sambut dirga hangat
" thanks" jawab dirga singkat
" inget ya kalau sampai lu nyakitin kiara, gue akan ambil kiara lagi dari lu" ujar kai bercanda
" never" balas dirga dengan kekehan nya.
Kiara memandang kai dan dirga bergantian, ia senang akhirnya kai dan dirga tidak bermusuhan lagi.
" terima kasih tuhan"
Ronald menunggu kaisar yang sedang memberi selamat pada kiara dan dirga di mobil.
setelah ini mereka akan membahas sesuatu keputusan besar yang akan menentukan masa depan kaisar.
Ia melihat semua nya dalam diam, saat kai yang berbicara dengan kiara dan dirga serta melisa untuk memutuskan hubungan yang penuh dengan kekangan.
" gue ikut seneng kai, akhir nya lu bisa lepas dari masa lalu, lepas dari jeratan melisa dan menerima dengan lapang semua yang di takdir kan buat lu" gumam Ronald tulus
Ia melihat kaisar yang berjalan ke arah mobil
Dengan langkah ringan, Ronald tahu kok saat ini hati kai sakit nya seperti apa.
Tapi Ronald lebih mengenal kai, kiara segala nya buat kai dan kai akan lebih memilih berkorban lagi jika itu membuat kiara bahagia.
" lu yakin kai?" tanya Ronald serius
" yup... Yuk jalan" jawab kai mantap
Mereka pun pergi meninggalkan sekolah dengan meninggalkan kenangan lama, membuka lembaran baru untuk masa depan yang lebih baik.
" selamat tinggal kiara ku, selama nya lu akan jadi wanita yang menempati tempat tertinggi di hati gue, kalau suatu saat gue menemukan yang lebih baik seperti yang lu bilang. Saat itu juga gue akan memperjuangkan nya. "
Itu adalah tekad nya yang tulus dari lubuk hati seorang kaisar wiratmadja yang mencintai kiara dengan segenap jiwa nya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tamat nggak yaaa
Ikuti terus kisah nya
Jangan lupa jejak komentar dan klik jempol nya ya
Sampai babai
Terimakasih
__ADS_1