Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Ujian sebelum menikah


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan


Happy reading


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Saat ini di berita maupun di Internet sedang heboh dengan adanya berita miring tentang foto seorang pewaris tunggal wijaya dan seorang wanita asing yang wajah nya tidak terlihat jelas.


Di kediaman wijaya sendiri kakek bakrie segera mencoba meredam berita tentang cucu nya tersebut dengan koneksi nya, ia tidak menyangka akan ada kejadian seperti ini terlebih lagi ia juga mendapatkan kabar jika calon cucu menantu nya sudah mengetahui berita ini dan terpukul karena nya.


Di hadapan nya ada dirga yang sedang menahan emosi nya yang memuncak, jelas saja dirga tahu siapa wanita itu karena memang kemarin ia dan wanita itu melakukan meeting bersama.


Ini sebab nya jika ia melakukan meeting di luar selalu membawa dani ikut serta, meski kebanyakan meeting dengan kolega nya yang rata rata seorang laki-laki dirga selalu membawa dani dan membawa penjaga nya untuk memeriksa keadaan sekitar agar aman dari wartawan nyasar.


kali ini ia kecolongan dan juga seperti nya orang yang mengambil foto nya bukan wartawan namun saat mengambil foto nya di waktu dan di moment yang pas sehingga membuat foto tersebut seakan seperti ia sedang berpelukan nyata nya tidak.


" sial.... Siapa yang punya dendam sama gue saat ini. jangan bilang itu kaisar tapi nggak mungkin, gue udah pastiin di restoran itu nggak ada kaisar atau anak buah nya sekali pun" batin dirga bingung.


Dirga mengepalkan tangan nya menahan emosi, jika saja saat ini tidak ada kakek, papa dan mama di depan nya dirga sendiri tidak yakin jika ia tidak mengumpat dan memaki dengan kata-kata terindah nya.


" piiiiip.. Fak... Piiiipp... sial... "


Umpat dirga dalam hati


" lagi lagi salah paham"


Ini memang salah nya juga yang tidak segera mengumumkan tentang pertunangan ia dan kiara.


Meski banyak teman nya yang tahu tapi publik hanya mendengar dan mempercayai apa yang di lihat saja tanpa mengetahui sisi lainya.


" kakek tahu ini hanya salah paham, nanti kita akan adakan konfrensi pers untuk mengkonfimasi tentang kesalahan pahaman ini dan sekalian mengumumkan pernikahan kamu dan kiara bulan depan" ujar kakek bakrie menenangkan perasaan cucu nya yang terlihat marah dan takut di saat yang bersamaan.


" baik kek" balas dirga singkat


" dirga juga sudah punya rekaman cctv dari restoran, tapi letak nya yang jauh dari tempat duduk dirga membuat gambar nya tidak terlalu jelas" lanjut nya menjelaskan saat ia mendapatkan pesan dari dani jika cctv restoran sudah ia dapatkan rekaman nya.


Sewaktu ia mendapatkan berita heboh ini dirga langsung memerintahkan dani untuk mengusut kasus ini,


Dirga marah bagaimana bisa ada wartawan mengambil gambar nya tanpa di ketahui padahal ada banyak pengawal yang mengawasi mereka dari luar dan dalam restoran.


Dua jam sebelum nya


Di kantor dirga.


Brak...


Bunyi pintu yang di dobrak membuat dirga kaget dan memberikan tatapan super setan nya kepada si pelaku yang saat ini sedang menormalkan nafas nya yang ngos ngosan akibat berlari dari ujung ke ujung di mana ruangan dirga berada.


" apa apaan sih lu dan, di mana sikap sopan santun lu hah? Jangan kira karena lu sering bantu gue lu bisa..."


" gawat bos, celaka" dengan cepat dani menyela omelan emosi dirga yang pasti akan sangat panjang karena sikap barbar nya dengan pekikan suara cemas yang membuat dirga diam dan ganti merubah emosi nya menjadi bingung.


" apa maksud lu?" tanya dirga bingung dan tidak sabaran


" bos coba lihat Web jangkar. Com" alih alih menjawab pertanyaan dirga , dani malah menyuruh dirga membuka halaman Web yang tentu saja membuat dirga emosi lagi


" yang benar aja, lu bikin gue emosi terus nyuruh gue dengan seenaknya buat liat artikel gosip. Mau gue potong gaji lu hah?" balas dirga emosi


" maaf ga, lu boleh potong gaji gue tapi please lihat dulu berita nya" balas dani nggak perduli dengan nasib gaji nya sendiri bagi nya saat ini adalah dirga melihat dulu berita heboh tantang nya.


bahkan ia sendiri tidak sadar memanggil bos nya langsung dengan nama dan lupa jika saat ini ia ada di dalam kantor bukan di luar kantor


Ps . Dirga memperbolehkan dani memanggil nya hanya dengan nama jika di luar kantor


" awas lu ya kalau nggak penting" ancam dirga dengan mata menatap dani tajam.


Tidak butuh waktu lama untuk dirga melihat halaman Web yang di maksud oleh dani.


Deg.


Dirga shock kemudian yang terdengar adalah suara umpatan dirga dan bantingan benda di ruangan dirga.


Di saat kegiatan ngamuk nya berlangsung dirga mendengar nada dering dari handphone nya dan menampilkan nama mama nya di layar handphone.


Klik..

__ADS_1


" halo mah"


" kamu pulang sekarang juga"


Tut tut tut


Setelah mengatakan maksudnya mama nya langsung memutuskan panggilan sepihak.


Dirga merasakan perasaan tidak enak saat mendengar nada suara dari mama nya yang berbeda dari biasa nya.


"sial...."


Brak..


Lagi lagi sebuah benda di banting dirga dengan kasar


" kamu urus masalah ini sampai selesai" ujar dirga tegas sebelum pergi meninggalkan dani di ruangan nya yang berantakan dan segera menuju rumah nya dengan Mengendarai mobil menggunakan kecepatan setan nya.


Saat ini


Maka itu di sini lah dirga sekarang di hadapan mama, papa dan kakek nya duduk dengan perasaan campur aduk.


Meski kakek nya sudah tahu bahwa ini hanya salah paham bahkan ia, papa dan kakek nya sudah meminta bantuan koneksi nya untuk menarik berita dari peredaran tapi tetap saja tatapan dari mata mama nya tidak bisa membohongi nya jika mama nya kecewa pada nya .


" mah maafin dirga, dirga nggak nyangka akan ada kejadian seperti ini" ujar dirga lirih


" mama nggak marah sayang, mama tahu ini hanya cobaan menjelang pernikahan tapi mama minta kamu jelaskan dengan sejelas jelasnya sama kiara, saat ini kiara pasti merasa di khianati" balas mama putri lembut, sebagai seorang mama dari seorang dirga tentu saja ia percaya.


mungkin ia memang sedikit kecewa tapi ia tahu jika anak nya bukan lah lelaki yang seperti itu terlebih lagi anak nya sangat mencintai calon menantu nya.


" terima kasih mah" gumam dirga lirih


Putri segera memeluk dirga sayang membuat dirga pun membalas pelukan hangat dari mama nya, sedangkan hendri hanya mampu menepuk bahu dirga sebagai ganti kata penyemangat nya.


" haih...ada ada saja, ini ujian menjelang pernikahan pasti di akhir ujian ini ada hikmahnya" batin hendri yakin melihat anak nya yang saat ini sedikit menampilkan raut wajah yang tidak dapat di baca nya.


" siapa pun yang menjadi dalang atas kejadian ini akan menerima akibat nya yang setimpal" ujar kakek bakrie penuh janji.


" seperti nya orang di balik masalah ini cari mati, kalau begitu gue pastiin lu bakal mati dengan cara yang menyenangkan" batin dirga marah


Di kantor kaisar


Dirga jelas banget cinta sama kiara" gumam kai kaget saat ia melihat berita di jangkar.com yang ia sendiri tahu dari Ronald.


" gue rasa ada yang mau membuat hubungan dirga dan kiara berantakan kai" ujar Ronald menjawab gumaman kai yang sedang membaca berita.


Ia sendiri saja kaget apalagi kaisar yang sudah mulai berteman dengan dirga, rival nya dulu saat memperebutkan cinta kiara.


" ron, seperti nya gue tahu siapa yang bisa bikin berita hoax seperti ini" ujar kaisar menatap Ronald dengan tatapan yakin nya


" jangan bilang cewek gila itu" tebak Ronald membenarkan apa yang ada di fikiran kai saat ini


" ya... Gue yakin" ujar kai membalas tebakan Ronald yang ternyata bisa sama dengan apa yang di fikir kan nya.


" sial.... Apa yang mesti gue lakuin" ujar kai kesal


" kita lihat dulu aja kai, di lihat dari kekuatan nya gue yakin dirga dengan kekuasaan yang dia punya bentar lagi juga bisa mengungkap kebenaran ini" ujar Ronald menyarankan langkah terbaik untuk kai


Bukan nya ia tidak ingin kai membantu dirga tapi jika kai ikut campur dalam urusan dirga dan kiara lagi hanya akan menambah masalah.


Dan juga dirga itu bukan lelaki yang mudah di tipu, apalagi ada wijaya di belakang nya.


" gue yakin bentar lagi orang itu mati di tangan dirga bahkan sebelum dia menikmati kesenangan nya" batin Ronald miris


Di kediamanan wicaksono


Kiara saat ini sedang berada di dalam kamar nya di temani oleh elisa yang setia mengusap dan mendengarkan cerita serta tangisan dari nya .


" yang sabar ya beb, aku yakin ini hanya kesalahan pahaman" ujar elisa lembut


Ia hanya bisa memberikan dukungan seperti menepuk dan menasihati kiara seperti itu karena elisa sendiri yakin jika dirga yang meskipun baru ia kenal beberapa waktu pasti bukan lelaki seperti itu.


Hubungan nya dengan faro Setidak nya membuat ia tahu sedikit demi sedikit Bagaimana sifat dan sikap dirga serta raka dari cerita faro setiap mereka bertemu.


Eh.. Ngomong ngomong tentang faro, apa mereka sudah tahu ya berita Hot ini.

__ADS_1


Pokok nya sejak kiara bercerita tentang berita ini, elisa langsung diam diam membuka halaman nya dengan tangan satu mengusap punggung kiara dan satu nya lagi memegang handphone nya membuka berita tersebut.


Emang sih jika di lihat dari jauh mereka seperti sedang berpelukan tapi mata jeli nya melihat lagi jika ada kejanggalan dalam foto tersebut.


" tunggu tunggu di foto pertama, cewek di foto seperti menunjuk meja dengan raut wajah bingung" batin elisa menganalisis foto yang tadi sempat ia lewati sebelum mata nya melihat bagian yang menurut nya sedikit janggal.


" ra... Kamu sudah meminta penjelasan dari dirga belum?" tanya kiara hati hati dan mendapat gelengan kepala dari kiara pelan sebagian jawaban yang ia artikab belum.


" haih... Seharusnya kamu minta penjelasan yaya sayang" ujar elisa gemas saat melihat kiara yang juga melihat nya dengan ekspresi kucing kuyub nya.


Iya kiara dan air mata itu bukan nya bikin wajah jelek malah terlihat imut seperti kucing habis kehujanan.


" tapi saaaaa....( Hiks.. Srooot) foto yang ( Srooot) ada di ( srooot) artikel kelihatan nyata banget (hiks... Sroooot) dan aku tahu mana yang editan (Sroooot) dan mana yang asli " jelas kiara dengan terbata di sela isakan nya.


( lah ini ngapa malah jadi banyak srooot srooot nya? Itu suara ingus yang aku sedot thor maaf( srooot) , hih... Yaya jangan jorok gitu)


" iya aku tahu bebeb sayang, tapi apapun itu pasti ada penjelasan, sekarang lihat aku" balas elisa sabar kemudian membawa wajah kiara agar menghadap ke arah nya.


" kamu dengerin aku" pinta elisa kemudian mengelap jejak air mata serta sisa ingus kiara dengam tissu tanpa rasa jijik sekali pun.


"Jawab aku" seru elisa tegas


" iya... Aku dengar hiks" jawab kiara cepat takut dengan suara tegas dari sahabat sepopok nya tentu saja masih terisak


" kamu cinta kan sama dirga" tanya elisa tiba-tiba dan di jawab anggukan kepala sebagai jawaban ia dari kiara


" pake mulut beb" ujar elisa gemas


" iya aku cinta beb, aku cinta banget sama dirga" balas kiara sedikit kesal saat elisa memaksa nya bersuara


" nah... Gitu baru bener" ujar elisa puas


" kalau begitu kalau kamu cinta artinya kamu juga harus percaya dong sama dirga bukan malah percaya sama berita bohong di luar sana" lanjut elisa menasihati kiara dengan tegas


Deg.


Kiara seakan sadar dengan apa yang di katakan elisa yang benar memang seharusnya seperti itu.


" lagi lagi aku kekanakan" batin kiara sedih


Hiks...


Perkataan elisa terakhir membuat tangisan kiara kembali yang tadi nya hanya isakan sekarang menjadi tangisan


" kiara ku... Sebentar lagi kamu akan menikah dengan seorang wijaya.


Dan kamu sendiri tahu siapa itu wijaya, banyak musuh di sekeliling nya.


Dan aku rasa ini hanya awal untuk cobaan kamu sebelum pernikahan kamu dengan tujuan menguatkan rasa cinta dan percaya kamu terhadap dirga " ujar elisa bijak


Deg.. Deg... Deg..


Seketika tangisan kiara berhenti di gantikan dengan perasaan bersalah.


Ia yang memutuskan untuk menikah dengan keluarga wijaya yang terkenal akan kejayaan nya sudah pasti dirga yang seorang wijaya memiliki musuh yang ingin menghancurkan nya.


Semestinya ia mendengar dan melihat kejadian bukan hanya dari satu sisi, meski ada bukti nyata menyertai seharusnya ia juga mendengar dari sisi lainnya.


Seperti kata dirga, jika ia adalah wijaya dan ia sudah di ingatkan tentang ini bahwa ke depannya kehidupan nya tidak akan seperti dulu lagi.


Benar ke naifan nya yang membuat ia belum layak berdiri di sisi dirga, ke polosan nya membuat dirga selalu menempatkan ia di balik perlindungan dirga.


Bahkan ia sendiri pernah mendapati foto nya hampir masuk berita jika bukan dirga yang melindungi nya.


Jika saja saat itu dirga tidak bergerak cepat mungkin saat ini publik sudah tahu jika ia adalah wanita milik pewaris wijaya dan kehidupa nya akan berubah menjadi 180° berbeda dari saat ini.


" sa.. Apa aku ngakak pantes berdiri di samping dirga sebagai istri nya?" tanya kiara tiba-tiba


" apa......"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Terus ikuti kisah nya


Jangan lupa jejak komentar dan klik jempol nya yaaa

__ADS_1


Sampai babai


Terimakasih


__ADS_2