
Maaf bila typo mengganggu saat membaca
Happy reading gaes
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Setelah lama berjalan, yang tentu saja membuat Kaki Kiara pegal. Karena ternyata jaraknya lumayan jauh dari tempatnya menginap, dengan alasan menghindari Polusi udara.
Akhirnya Dirga dan kiara sampai Di Garasi khusus tempat Dirga menyimpan mobilnya,lagian hanya khusus pemilik saham lah yang diperbolehkan membawa kendaraan pribadi, maka dari itu letaknya pun lumayan jauh dari area penginapan.
Sebenarnya bisa saja dirga memerintahkan Pak Teguh untuk mengantar Mereka berdua kemari, tapi yang namanya Dirga tentu saja kalau belum membuat Bawel kesayangannya sebal rasanya ada yang kurang.
Dirga menahan kekehannya, saat melihat Kiara yang langsung menjatuhkan bokongnya ke salah satu tempat duduk di depan Garasi, disertai gerutuan sebal dari bibir Kiara pada Saat tiba.
" Kenapa ?" tanya Dirga memasang wajah pobia(Polos BIAdab) nya kepada Kiara, membuat Kiara yang sedang sibuk memijat betis Kesayanganya, seketika melihat ke arah Dirga kemudian melotot karena pertanyaan menyebalkan dari Dirga.
" Jahat .. Huweee... Malangnya betisku" batin Kiara merana.
" Kamu tanya kenapa?" tanya Kiara mengubah matanya dari melotot menjadi menyipit, bertambah sebal pada saat melihat wajah menyebalkan Dirga saat ini.
" Hehe ... Iya sorry, lagian kamu sih kan aku udah tawarin Punggung Aku buat gendong Kamu!" ujar Dirga dengan seringai Menggodanya, yang sialnya bagi Kiara adalah Seringai paling ehem di Penglihatannya, Kiara tersipu.
"Bodoh ... Dirga bodoh, kan malu di liatin orang-orang" batin Kiara merutuki ulah Dirga.
Emang sih, tadi Dirga nawarin punggungnya untuk Kiara pada saat perjalanan kemari, tapi masa iya sih harus di hadapan Orang banyak.
__ADS_1
" Dasar suka banget sih godain Aku" batin Kiara masih merutuki Dirga.
" Apa sih..." jawab Kiara kemudian melengoskan wajahnya ke samping, menelan lagi kalimat yang akan di Keluarkanya.
Melihat Kiara yang tersipu tidak bisa menjawab Argumennya membuat Dirga gemas sendiri
" Lucunya... Dasar bawel" batin Dirga
Kemudian Dirga masuk ke dalam, menemui penjaga yang saat ini sudah menunggunya, di samping Mobil Lamborghini berwarna merahnya.
" Selamat pagi Tuan " sapa Bapak Tono penjaga garasi mobilnya,Dirga mengangguk singkat
" Humm .. Pagi. " Balasnya singkat membuat Pak Tono kaget, karena ternyata sapaannya kali ini di balas oleh Tuannya meskipun itu singkat
" Eh ..." Pak Tono kemudian melihat ke arah luar, di mana ada Seorang wanita, yang sedang duduk seperti menunggu Seseorang.
" Mobilnya sudah di cuci Pak? " tanya Dirga yang tumben ramah
" Ehh ... oh ... Su ... Sudah Tuan " jawab Pak Tono kaget, sampai-sampai ia tidak sadar menjawab pertanyaan Dirga dengan gagap.
" Oke " ujar Dirga kemudian mengangguk kepada Pak Tono sebagai ganti ucapan terimakasih, yang di balas anggukan juga oleh Pak Tono .
Dirga merogoh saku celananya untuk mengambil kunci Mobilnya, lalu membuka pintu dan masuk kedalam.
Dirga memasukan kemudian memutar kunci menghidupkan dan memanaskan Mesin Mobil sebentar karena sudah terlalu lama mesin Mobilnya tidak di panaskan.
__ADS_1
tin tin tin
Dirga menekan klakson Mobil nya tiga kali, memberi tanda Pak Tono yang berdiri di pintu Gerbang Garasi untuk membuka lebih lebar pintu Garasi, barulah malaju pelan menghampiri Kiara yang saat ini menunggu di halaman depan Garasi, sambil memainkan Handphone di tangannya.
Dirga menurunkan kaca mobil dan menyuruh Kiara masuk ke dalam mobilnya
" Yuk ... Masuk Ra! " Ujarnya yang di turuti Kiara segera.
Di saat yang bersamaan pada saat Kiara menunggu Dirga.
Kiara yang tumben membawa Handphonenya, menyempatkan membalas pesan dari Mama dan Elisa yang menanyakan kegiatannya hari ini. Kiara berkirim Talktalk dengan dua Wanita kesayangan sambil terkikik, karena isi pesan yang terkadang lucu Baginya.
Tidak lama kemudian, sebuah Mobil Lamborghini berwarna merah berhenti di sampingnya, di susul suara yang di kenalnya.
" Yuk ... Masuk Ra " ajak Dirga yang segera Kiara turuti.
Setelah memastikan Kiara duduk dengan nyaman, Dirga membantu Kiara memasang seat beltnya baru kemudian memasang sendiri seat belt miliknya.
" Udah siap? " tanya Dirga tersenyum membuat Kiara pun tersenyun
" Um ... Siap" jawab Kiara semangat.
Akhirnya Mereka pun menuju Kota , untuk melakukan kencan perdana.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Bersambung
Sampai babai