
Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan alur cerita lambat
So
Happy reading.
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Setelah kejadian yang membuat dirga harus di marahin kembali oleh ratu di apartemen nya, akhirnya mereka berlima ngobrol dengan santai...
Nah loh gimana cerita nya bisa lima? Bukan nya cuma trio strong dan kiara yah yang ada di episode seblumnya ?
Jadi begini, cerita nya itu setelah acara dirga di marahin ternyata elisa yang lagi chat-an sama faro minta ikut main ke apartemen dirga.
Terus faro bilang ke kiara dan tentu saja di izinkan tanpa banyak tanya, lah sahabat nya mau main kok kenapa harus pake izin.
Malah kiara yang merasa bersalah, kenapa ia lupa kasih kabar ke elisa kalau ia sudah pindah dan tinggal berdua dengan dirga.
" Yank... Aku ajak elisa ke ruang sebelah yah, mau kasih sesuatu buat elisa" seru kiara meminta izin kepada dirga yang sedang asyik membahas bar milik mereka tanpa memperdulikan ia dan elisa yang jelas jelas nggak ngerti dengan apa yang sedang di bahas.
" oke..." balas dirga, tanpa melihat kiara yang auto cemberut karena di cuekin
" awas aja minta jatah..." batin kiara penuh dendam, membuat dirga tiba-tiba merasakan perasaan tidak enak saat kiara meninggalkan ruang tamu dengan langkah menghentak kesal.
" wah... Perasaan apa ini, kok lebih horor dari pada muka author ya?" batin dirga kurang ajar
( terus ga, serah lu mau julid-in gue juga elossss nggak ngaruh tapi liat aja kiara gue buat ogah lu sentuh baru nyaho lu. Bos author ... Apa kabar, oleh oleh dari korea udah di siapin nih, mau nggak? Boleh boleh... Tau aja cara ngerayu hehe)
" nasib punya author sensitif - an, nggak bisa di ajak bercanda"
" Gue ketemu sama nenek sihir bro... Menurut kalian apa yang harus gue lakuin ?" ujar dan tanya dirga tiba-tiba kepada faro dan raka yang membuat raut wajah mereka bertiga auto nggak senang.
Setelah kiara dan elisa pergi meninggalkan mereka, dirga sengaja bercerita kepada sahabat nya tentang faya karena memang mereka kenal dengan faya yang dulu sempat dekat dengan mereka sewaktu kuliah.
" Kok bisa?" tanya raka kaget sedangkan faro memasang raut wajah emosi.
" Kiara sempet hilang waktu di itaewon dan sialnya malah ketemu dan di tolong si nenek sihir" ujar dirga menjelaskan masalahnya.
" Lalu kiara tahu nggak, dia mantan lu?" tanya faro khawatir yang di angguki oleh raka mendukung pertanyaan dari faro.
" Tahu... Gue udah cerita sampe clear, nggak ada yang gue tutupin". Balas dirga serius
" Terus gimana selanjutnya, lu tahu sendiri gimana nekat nya itu cewek" tanya raka yang tahu bagaimana bahayanya mantan satu satu nya dirga.
Bahkan cewek yang mau mencoba mendekati dirga aja udah di ancam dulu, apalagi kiara yang udah jadi bini nya dirga.
" nggak bener nih kalau sampai kiara kenapa napa.." batin raka khawatir
Mengingat kiara bukan cewek yang barbar lebih ke cewek anggun, raka khawatir kiara akan celaka karena ulah faya.
" Kalian tenang aja, ada beberapa bodyguard yang akan menjaga kiara sewaktu gue nggak ada " balas dirga tenang, tapi tidak di dalam hati nya saat mengingat pernah ada kasus cewek kecelakaan di kampus, rata rata korbannya cewek yang pernah mencoba mendekatinya.
" Tapi sebenarnya lu nggak perlu khawatir ga " ujar faro menggantung ucapannya hanya untuk melihat ekspresi dari dirga seakan bilang
" gile lu ndro... Nggak khawatir kepale lu. ini soal bini gue bambank"
" Gue pernah dengar dari komunitas alumni tentang faya. Lu tahu kan faya dan keluarga nya gimana?" lanjut faro setelah melihat ekspresi lucu dari dirga , dan bertanya sebelum melanjutkan lagi informasi yang akan di sampaikan.
" Bangkrut maksud lu?" balas dirga singkat, dengan nada nggak perduli nya.
" Yes itu juga bisa.... Dan yang mau gue bilang adalah sekarang faya itu kerja di kantor sebagai sekretaris merangkap simpanan bos yang punya perusahaan santoso.
Lu tahu sendiri gimana kejam nya budi santoso kalau soal properti miliknya" ujar faro menjelaskan sedikit namun dirga mampu menangkap maksudnya
" Gue ngerti maksud lu..." balas dirga dengan senyum setan nya.
" Lu update banget masalah ginian?" tanya raka dengan ekspresi kaget nya.
Faro si pengacara kondang suka gosip...
" gila si geblek.. Kirain cuek sama gosip" batin raka takjub
" Bukan update kampret, tapi gue ke inget aja dan kebetulan berguna juga kan " balas faro santai
__ADS_1
" nah.. Jadi gue nggak perlu ngotorin tangan gue cuma buat nyingkirin debu" batin dirga senang
" Oke... Lupain masalah mantan, gimana kalau kita bahas topik panas saat honeymoon kemarin, setuju nggak bro?" ujar raka dengan nada keponya, menghadap ke arah faro yang menggeleng kepala tidak setuju tapi tetap mengacungkan jempol nya.
" Jangan bro... Jangan ragu ragu, sampe detail bila perlu " timpal faro setelah menggeleng kepala tapi memandang dirga dengan tatapan berbinar Penasaran kemudian terkekeh senang bersama raka
" Kepo banget lu pada" balas dirga ketus di sertai pipi merah walau tidak kentara, menuai kekehan menggoda lebih parah dari sahabatnya yang mengerti jika dirga sedang salah tingkah, tapi di tutupi dengan cara meminum jus jeruk di meja dengan buru buru dan tersedak setelah mendengar perkataan luar binasa dari raka
" Eh bangke... Jangan bilang lu minum minuman yang ada di kulkas waktu itu, wah parah lu" seru raka heboh, kemudain terkekeh edan saat dirga tersedak lalu terbatuk.
Bruuuuussshhhh....
" uhuukk.. Uhuukk...."
" wkwkwkkw... Bener ya tebakan gue, parah ben.... Aarrrgghhh... Sakit bangs***"
Sedangkan di kamar sebelah
" jadi kamu ketemu sama mantan nya dirga di korea beb, ya ampun terus kamu nggak apa-apa kan?" tanya elisa khawatir saat kiara selesai menceritakan tentang pertemuannya dengan cewek masa lalu dirga.
" Nggak apa-apa kok beb, tapi kamu jangan kasih tahu faro yah soal aku ketemu faya di bandara. Aku takut dirga marah " pinta kiara serius
" Oke aku janji beb... Terus itu kamu beneran nunjukin bekas itu kamu ke dia, wah... Kamu berani yah sekarang. Si polos kesayanganya aku udah nggak polos lagi " ujar elisa menggoda kiara yang wajah nya sudah merona malu.
Bercerita saja sudah malu apalagi sampai di ledek seperti itu.
" Ih... Apaan sih, jangan godain terus... Iya aku tunjukin beb, entah kenapa pokoknya aku mau kalau dia tahu dirga itu punya aku sekarang dan juga aku nggak akan pernah berbagi " balas kiara, meski awalnya malu tapi di akhir kalimat nya ada nada posesif di sana.
" Cakep.... Emang harus seperti itu yaya sayang, kamu itu sekarang istri dari pria paling di minati.
Kamu harus kuat dan pasang badan tagap untuk menghadapi kehidupan keras ala keluarga konglomerat.
Meskipun Banyak perempuan di luar sana yang lebih cantik atau seksi dari kamu, tapi kamu tetap pilihan dirga.
Kamu harus menjaga dan mengikatnya, jangan sampai biarin dirga melirik ke arah lain selain kamu.
Apa kamu mengerti maksud aku? " ujar elisa panjang lebar, agar kiara yang polos dan mudah di pengaruhi oleh berita negatif mengerti dan tidak termakan jebakan yang selalu hadir di setiap kehidupan rumah tangga.
" Good... Sekarang mana bayaran konsultasi nya, sekali kali aku juga kan mau ngerasain gepokan uang keluarga wijaya. Hihihi...." ujar elisa bercanda di akhiri dengan kikikan geli nya.
" Loh jadi nggak gratis lagi nih kalau curhat? " tanya kiara mengikuti candaan dari sahabat sipit nya.
" Ooh... Tidak bisa, sekarang harga percuhat 100 ribu dolar Amerika nggak pake diskon " balas elisa kemudian mereka berdua tertawa bersama, melupakan curhatan mengenai mantan yang masih sering berkeliaran di sekitarnya..
" haha.... Kam...."
" Aarrrgghhh... Sakit bangs***"
" Suara siapa tuh? " tanya elisa Penasaran
" Sepertinya suara raka , Jangan jangan mereka bertiga berantem lagi, duhhh... Dasar mereka ini nggak bisa akur sebentar " balas kiara, bangkit berdiri dari lesehan nya lalu pergi menuju pintu di sertai dumelan panjang lebar tentang trio strong yang begini dan begitu.
Sedangkan elisa mengikuti kiara dengan kepala menggeleng saat mendengar dumelan kiara layaknya emak emak marahin anak bandel nya.
Ceklek... Blamm
Kiara membuka pintu dan elisa yang menutup pintu dengan pelan, mengikuti kiara yang sudah kacak pinggang saat melihat faro, raka yang sedang menyerang dirga tapi di sertai kekehan dari kedua nya, sedangkan dirga yang menyerang kedua nya dengan wajah merah padam seperti orang malu serta kiara yang mulai memberikan jurus congorna .
" emang gitu ya kalau anak lelaki bersahabat, kudu saling memaki dulu?" batin elisa heran namun tersenyum geli saat melihat tiga pria tampan dengan tampilan acak acakan sedang duduk bersimpuh dengan kiara yang memberi omelan panjangnya.
" ada ada aja.... Hahaha... " lanjut elisa dalam batin kemudian menghampiri keempat orang yang berarti dalam hidup nya.
" Nggak bisa ya kalian itu ngobrol tanpa memakai kekerasan hem, kalau mau berantem di luar sana jangan di apartemen aku" semprot kiara melihat ketiga nya dengan tatapan murka
" Tapi ini apartemen aku juga" gumam dirga pelan sekali, menunduk takut saat istri nya yang biasa nya manis jadi hulk tanpa warna hijau di kulit nya.
" ekspresi yang gini seharusnya pas di ranjang aja, lebih menantang" batin dirga mesum melihat kiara dengan tatapan pengen nya
Plak
Sebuah kemoceng entah dapat dari mana mampir di kepala dirga, dengan pelaku yang memandang dirga kesal
" Hentikan tatapan kamu tuan dirga yang mesum nya kebablasan" sewot kiara saat sadar arti tatapan dirga.
__ADS_1
" maka nya bro... Jangan keterlaluan" bisik raka menyenggol lengan dirga yang ada di sebelah nya
" gara gara elu bangke, gue emosi setiap liat muke lu pada" balas dirga juga berbisik dengan lengan menyenggol lengan raka dan di balas raka menyenggol lengan faro dan sebaliknya sehingga mereka bertiga saling senggol, membuat kiara yang melihat nya tambah murka.
" kenapa malah pada bisik bisik? Pada senggol senggolan" sentak kiara judes melotot sehingga ketiga nya kicep dan diam serempak
" gila ini bini dirga, serem juga" batin raka dan faro kompak melihat ke arah dirga yang malah berbinar kagum melihat istri nya yang sedang ngamuk layak nya godzila
" sarap ni si songong" lagi lagi batin mereka berdua kompak
" Huft.... Gini cara nya cepet keriput ni kulit, pokoknya aku nggak mau tahu.
Sekarang aku hukum kalian bertiga, masak makanan untuk makan malam nanti" ujar kiara tegas dan menuai tatapan horor dari ketiga nya.
" huweee......aing nte bisa masak. Kumaha iye teh "
" yuk beb.... Kita balik ke tempat tadi, nunggu trio kwek kwek selesai buat makanan untuk malam nanti " ujar kiara santai, berbalik dan menghampiri elisa yang cuma bisa melongo melihat ekspresi dari tiga pria yang wajahnya sudah pucat dengan roh hampir keluar dari mulutnya.
" Ra... Nggak kelewatan, mereka kan nggak bisa masak " bisik elisa kesihan saat mengingat jika faro kekasihnya cerita tidak pernah memegang pisau apalagi penggorengan.
" Mau lihat aja sampai mena mereka kerja sama, walaupun mereka suka saling menganiaya aku tahu kok mereka cuma bercanda.
Jadi jangan salahin aku kalau ngerjain mereka, biar kapok hihi" balas kiara berbisik juga lalu terkikik geli.
" Dasar usil..." gumam elisa namun tetap ikut terkikik dan memasuki ruangan yang tadi mereka tempati, sebelum mendengar teriakan sakit dari raka.
Skip
Makan malam selesai dengan menu yang tentunya menggugah selera.
Jangan harap jika yang memasak adalah trio strong yang edannya kebabalasan, nyata nya tidak lama setelah kiara masuk kembali kedalam ruangan sebelah, trio strong kita kompak minta maaf dan saling memaafkan di hadapan kiara yang tersenyum lebar, sehingga acara hukuman di batalkan dan akhirnya yang memasak pun di ganti menjadi kiara dan elisa.
Hari tidak terasa menjelang malam, sahabat nya sudah pulang setelah makan malam bersama yang penuh dengan canda tawa dari sahabat nya yang ternyata lucu nya nggak kira kira.
Kiara tidak menyangka, jika mereka bertiga lelaki yang di lihat dari luar memiliki sikap dingin dan acuh ternyata malah memiliki selera humor yang sungguh membuat ia tidak bisa untuk tidak ngekek.
Grep...
" Besok aku mulai ngantor, kamu nggak apa-apa kan di apartemen sendiri atau mau ikut aku ke kantor aja?" ujar dirga memeluk kiara dari belakang saat kiara melembai ke arah mobil faro yang melaju meninggalkan tempat ia berdiri saat ini .
Dirga dan kiara masih di bawah apartemen nya, mengantar kepergian sahabatnya untuk pulang ke alam masing masing.
" Ikut kamu ke kantor? Nggak deh... Mending shoping sama mami" balas kiara ceria di ikuti dengan cengiran nya saat melihat dirga yang cemberut karena jawaban menyakitkan darinya.
" Nggak seru..." gumam dirga ngambek menuai kekehan dari kiara yang merasa senang saat melihat dirga yang merajuk.
Kiara melepas pelukannya dan menjinjitkan kaki nya, kemudian memajukan wajahnya ke arah wajah dan telinga dirga untuk membisikan sesuatu dengan nada sensual nan menggodanya, bisikan yang tentunya membuat dirga auto memasang senyum miring lebih ke sinting saat melihat kiara berlari dan menyuruh nya berhitung hingga 50.
" main petak umpet yuk.. Kalau ketemu dapat hadiah menarik loh...".
Dirga pun mulai berhitung di ikuti senyum sumringah nya saat membayangkan hadiah apa yang di berikan kiara nanti..
" 48...49...50....nah kita lihat, apakah kucing nya ngumpet di kolong meja atau di dalam lemari... " gumam dirga senang kemudian berjalan memasuki gedung apartemen nya, menaiki lift dan menekan pasword apartemen nya dengan kode hari pernikahan merangkap ulang tahun istrinya di iringi dengan kekehan ala ala om cabul.
" khu... Khu.. Khu... Om dateng nih sayang "
Dan malam ini di akhiri dengan dirga yang mencari kiara dan kiara yang menerima konsekuensi karena berhasil di temukan oleh dirga.
" rela deh tiap hari main petak umpet kalau hadiah nya seperti ini.."
Sekian
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Siapa yang mau main petak umpet bareng dirga dan kiara?
Ikuti terus kisah selanjutnya...
Jangan lupa loh tinggalkan jejak komentar dan klik jempol serta vote dukunganya...
Sampai babai
Terimakasih
__ADS_1