
Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan alur cerita lambat
So
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Apartemen dirga
Saat ini Dirga dan kiara sedang mengantar keluarga nya untuk pulang ke kediamanan masing masing, setelah tadi membantu nya untuk pindahan.
Sebenarnya tidak benar-benar membantu, hanya mengantar kiara ke apartemen nya.
maklum saja kiara anak semata wayang dan kesayanganya keluarga wicaksono, banyak sekali wejangan ini itu yang di berikan para orang tua untuk menantu satu satu nya, baik dari keluarganya atau keluarga kiara.
" Hati hati di jalan mama,kakek dan semua nya..." ujar kiara saat melihat mama serta keluarga lainya memasuki mobil masing masing lalu meluncur meninggalkan tempat mereka berdiri saat ini dengan kiara yang melambai tangan semangat.
" Masuk yuk..." ujar dirga mengajak kiara kembali ke dalam apartemen, dengan sebelah tangan merangkul bahu kiara erat, saat ia melihat mobil yang di kendarai keluarganya sudah tidak terlihat di pandangannya.
" Eum ayuk... Hari ini mau ngapain?" tanya kiara saat mereka berjalan memasuki lobby menuju ke arah lift di ujung sana.
" Kamu mau nya ngapain? Mau main yang seru atau mau main yang menantang" tanya dirga menyebutkan kata main dengan maksud yang di Sembunyikan, ia tersenyum manis saat melihat kiara yang memasang Pose berfikir yang terlihat sekali tidak mengerti apa maksud kata main darinya.
" khu.. Khu.. Khu.... Main yang mana aja sama kok" batin dirga nista
" Nggak mau main lah, gimana kalau nonton film aja?" balas kiara setelah berfikir lama, menjawab pertanyaan dirga dengan polos tidak tahu saja jika jawabannya membuat senyum manis dirga pudar berganti menjadi senyum lemah.
" sial..."
" Emang mau nonton apa?" tanya dirga mengalah, biarlah hari ini absen dulu kasian juga kalau tiap hari di ajak main terus.
" nanti ada yang melotot, liat anak nya kecapean pas masuk kantor" batin dirga merinding
Ceklek... Blam
Dirga menutup pintu nya dengan debaman kecil.
Di depan sana kiara sedang sibuk mencari makanan ringan untuk menemani mereka nonton film sesuai kesepakatan.
Untung nya sebelum pindahan ia sudah membeli beberapa bungkus snack di supermarket saat mengingat jika bawel gendut nya doyan sekali ngemil dan karena ia jarang tinggal di apartemennya maka tidak ada satu bungkus pun makanan.
Makanan terakhir di apartemen nya adalah buah buahan yang di masukan sang mama, beserta minuman luknut yang membuat ia menjadi bahan bullyan raka dan faro tiga hari berturut turut, itupun langsung ia buang semua dan menyisakan buah buahan yang langsung di amankan oleh faro yang emang suka makan buah .
Mengingat tentang minuman tersebut membuat nya auto kesal , untung saja ia sangat menyayangi mama nya yang emang sesuatu, coba kalau itu bukan mamanya... ia pastikan sebelum melihat matahari muncul orang yang kurang ajar itu akan merasakan bagaimana rasanya tidur di alam kubur.
Gila aja... Dia ini seorang pria perkasa, tanpa bantuan yang seperti itu juga ia yakin akan membuat istri nya menjerit nikmat karena stamina luar biasa nya dan sudah terbukti benar adanya... Huh
Kenapa kok pada melotot?
Ehh... Kalian Nggak percaya? Percaya aja deh nanti dirga ngamok kalau denger ada yang nggak percaya kalau dia itu per..
Bletak
( siapa yang nggak percaya? Mau jadi gembel heh?, sabar ga... Ini nggak seperti apa yang lu denger. Oke... Jangan macem macem thor)
" Yank.... Nggak ada pocky?" tanya kiara kecewa, saat ia selesai membongkar jajanan yang di beli dirga ternyata stik kesukaannya nggak ada , bahkan ia sudah mengeluarkan semua jajanan dan menyusun nya berjejer rapih di atas meja ruang tamu apartemen nya.
__ADS_1
" Masa nggak ada, mungkin aku lupa masukin ke keranjang yank maaf ya..." balas dirga dengan nada menyesal nya.
Ia lupa jika mahluk bawel di ujung sana yang sedang menampilkan wajah kecewa nya demen banget sama yang nama nya stik pocky.
" Mau stik yang lain nya aja nggak yank? " lanjut dirga bertanya dengan nada serius padahal sebenarnya sedang menggoda kiara yang langsung berbinar melihat nya.
" Oh yah... Stik merek apa, terus rasa apa?" tanya kiara beruntun Penasaran, kiara segera berjalan menghampiri dirga yang malah tersenyum ganjil dan benar saja baru saja ia merasa curiga, sudah terbukti dengan perkataan dirga selanjutnya...
" stik merek dirga lebih panjang dan lebih enak rasa nya, mau nggak... Mau aja sih yank...kekkekheheheh..... AARRGGGH..."
Ujar dirga Di ikuti kekehan edan nya, namun langsung berganti dengan pekikan sakit saat kiara menginjak kaki nya kuat..
" Rasakan..... Punya fikiran kok kotor terus" sungut kiara tidak perduli, meninggalkan dirga yang masih kesakitan di ruang tamu sedangkan ia sudah nggak mood menonton dan pergi ke kamar mereka berada.
" lebih baik beresin baju..." lanjutnya dalam hati
"Loh yank nggak jadi nonton?" tanya dirga saat kiara hampir membuka pintu kamar nya
" Males... Ada direktur mesum cari mangsa" balas kiara judes kemudian membuka pintu tanpa repot menutup nya.
" hehe..... Kan cuma usaha, siapa tahu aja mau" gumam dirga di sertai kekehan geli nya
Dirga mengikuti kiara masuk ke dalam kamar nya dan menemukan kiara yang sedang membuka koper miliknya.
" Perlu bantuan sayang..." tanya dirga sambil berjalan mendekati kiara yang sedang ngaso di lantai dengan koper terbuka di depan nya.
" Boleh.... Tapi jangan minta bayaran yah" balas kiara bercanda kemudian memberikan cengiran khas nya setelah menyelesaikan ucapannya
" Oke... Gratis deh..." ujar dirga berpura pura pasrah
Pasangan suami istri baru itu bersama sama membereskan barang barang milik kiara yang baru sebagian di bawa oleh kiara.
Masih lumayan lama, karena dirga menginginkan bangunan yang berkualitas jadi pembangunannya tidak terlalu terburu buru dan asal jadi.
Keesokan hari nya
Hari ini dirga belum masuk kerja karena sudah menyelesaikan pekerjaan nya sewaktu di bandara sedangkan kiara masih dalam masa cuti nya.
Mereka rencana nya mau pergi ke pusat pembelanjaan untuk membeli stok bahan makanan, setelah kiara memeriksa isi kulkas miliknya yang ternyata hanya ada minuman kaleng sejenis beer dan soda tanpa ada bahan makanan bahkan 1 butir telur sekalipun.
Yah... Kiara sih nggak heran, nama nya juga lelaki apalagi dirga jarang tidur di apartemen nya , asisten rumah tangga nya juga hanya bertugas membersihkan apartemen tanpa perlu menyetok isi kulkas apalagi memasak.
Bahkan pada saat kiara membuka lemari tempat menyimpan peralatan memasak, baik lemari atas atau bawah, semua peralatan mulai dari wajan dan panci hingga peralatan makan nya masih terpasang plastik pembungkus lengkap dengan label harga nya.
Dirga bilang sewaktu membeli apartemen ini, ia sendiri tidak ingat pernah membeli peralatan dapur bahkan ia sendiri baru tahu jika isi lemari nya ternyata lengkap, dan ia menebak jika sang mama lah yang membelinya.
" Tapi sebenarnya kamu nggak perlu memasak loh yank, aku nggak mau kamu lelah setelah selesai bekerja harus masak lagi buat kita makan" ujar dirga saat ia melihat kiara sedang memakai sneaker nya bersiap untuk pergi sedangkan ia sendiri sudah siap dengan outfit santai nya lengkap dengan sneaker yang sudah terpasang di kedua kaki nya .
" Nggak bisa sayang, aku nggak mau kita makan di luar terus" balas kiara tanpa melihat ke arah dirga, ia sedang memakai kaus kaki nya.
" fine... Tapi jangan di paksa yah...kalau kamu lelah nggak usah, mending pesan antar aja, okee sayang.?" ujar dirga lembut sambil membantu mengikat tali sneaker milik kiara.
" beres" ujar nya bangga saat selesai mengikat kedua tali sneaker kiara yang langsung memberikan senyum lebar di ikuti ucapan "terima kasih" untuknya .
" Oke deh.... Lagian Maksud aku tuh, aku mau nya kamu makan masakan aku aja loh yank. Nggak perlu makan di luar lagi " balas kiara melihat dirga yang tersenyum tipis mengerti saat mendengar penjelasannya.
" Iya aku mengerti .... Aku pasti makan masakan apapun yang kamu masak " ujar dirga lembut sambil mengusap rambut kiara sayang
__ADS_1
" Yukk... Berangkat udah siap kan? " lanjut dirga, berdiri dari jongkok nya dan mengulurkan tangan nya yang di sambut kiara dengan semangat.
" yuk cus..... " seru kiara dengan senyum lebar nya.
Dirga Mengendarai mobil kesayanganya dengan kecepatan pelan, ingin menikmati perjalanan di temani istri cantiknya dengan santai.
Sambil menggenggam sebelah tangan kiara erat, menikmati setiap senyuman dari kiara yang selalu saja ada topik pembahasan untuk di obrolkan.
Skip
Sesampainya di pusat pembelanjaan mall terbesar dan terlengkap di kota S, dirga memasuki basement parkir di tempat khususnya.
Membukakan pintu mobil untuk kiara dan menggenggam tangan kiara erat menuju lantai atas di mana ada supermarket besar yang menjual bahan makanan dan kebutuhan pokok lainnya.
" Aku baru ini belanja bahan makanan" ujar dirga saat ia melihat kiara yang sedang berdiri di depan rak bumbu dengan tangan sibuk memasukan botol berisi bumbu dapur ke troli yang di dorong nya.
Dirga melihat sekitar nya, di mana hampir pembeli nya mayoritas kaum wanita mulai dari yang muda hingga tua.
Meski ada beberapa pasang suami istri lengkap dengan anak kecil yang duduk di troli sedang bercanda, menggambarkan keluarga yang bahagia.
" suatu saat gue juga pasti punya bocah yang lebih lucu" batin dirga tidak sabar saat melihat pemandangan di depan nya di mana ada anak balita yang tertawa lucu maupun balita lainya yang menangis saat meminta sesuatu tapi tidak di beri.
" Kalau gitu kamu mau nemenin aku belanja gini terus kan yank?" tanya kiara semangat, memandang ke arah dirga yang sedang melihat ke arah lain di ujung sana dengan pandangan ingin.
Kiara mengikuti arah di mana dirga memandang kemudian tersenyum.
Puk...
Kiara menepuk dan mengusap pelan pipi dirga, sehingga dirga pun mengalihkan pandangan nya ke arah kiara yang sedang memandang nya dengan sayang.
" Kenapa sayang?" Tanya dirga heran, lalu mengambil tangan kiara di pipi nya untuk di kecup mesra.
Kali ini kiara nggak marah, karena lorong tempat mereka belanja kebetulan sedang sepi.
" Suatu hari nanti, kita akan punya malaikat kecil kita sendiri kok. Lagian kan kita baru saja menikah, lebih baik kita habiskan dengan kencan lanjutan sebelum repot karena ulah malaikat kecil kita nanti" ujar kiara lembut, memandang dirga yakin yang di balas dirga dengan senyum tampan nya.
" Tentu saja.... Dirga junior pasti bentar lagi launching kok kedunia" balas dirga semangat dengan senyum nya yang semakin lebar.
" Eeum.... Yang penting sabar yah sayang" seru kiara membalas perkataan semangat dirga.
" Jadi nanti mau aku masakin apa?" lanjut kiara bertanya , memeluk lengan dirga erat dan mengajak dirga menuju bagian sayur dan daging.
" Apa aja deh... Yang penting masak nya pake rasa sayang dan bumbu cinta yang komplit yah..." balas dirga menggoda kiara yang tertawa renyah saat mendengar perkataan gombal nya.
" Hahaha.... Ada ada aja.... Bagaimana kalau bumbu nya jadi rasa sayang ku berkaldu cinta yang menggebu saja, mau nggak? Kedengeran nya lebih gurih... " balas kiara ganti menggoda dirga yang ikut ngekek.
Di sepanjang dirga dan kiara berbelanja di isi dengan candaan dan tawa bahagia kedua nya, membuat pembeli yang melihat nya ikut tersenyum senyum sendiri saat menyaksikan kemesraan dari pasangan muda yang tanpa malu menampilkan keharmonisan rumah tangga nya.
Episode belanja nya Sekian..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ikuti terus kisah selanjutnya
Janagn lupa tinggalkan jejak komentar dan klik jempol serta vote dukungannya yaaaa
Sampai babai
__ADS_1
Terimakasih