Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Polos boleh bodoh jangan


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan


Happy reading


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Kiara saat ini sedang ada di kantor nya, sedang mengerjakan pekerjaan seperti biasa nya.


Kemarin malam ia sudah membicarakan perihal gosip tak sedap dengan keluarga nya bersama keluarga wijaya tanpa kehadiran calon suaminya, syukur lah berita hoax sudah bisa di atasi oleh dirga dan keluarga nya sehingga kesalah pahaman sudah teratasi.


Kiara merasa sedih karena tadi malam dirga tidak ikut serta, padahal ia sangat ingin bertemu tapi saat mama putri bilang ini semua demi kebaikan nya maka ia pun mencoba untuk memaklumi nya.


" apa aku ke kantor nya aja ya" gumam kiara, tangan nya memainkan pena iseng kemudian segera bangkit dari tempat duduk nya, mengambil tas tangan nya dan melenggang pergi menuju kantor dirga dengan memakai jasa taksi.


Sebelum ke kantor dirga, Kiara menyempatkan diri mampir ke restoran membeli seporsi dim sum atau ha kau dengan isian daging udang kesukaan dirga.


Kiara sampai di depan pintu masuk gedung kantor milik keluarga wijaya, setelah itu masuk ke dalam dengan langkah percaya diri.


Saat ini ia harus memperlihatkan siapa diri nya dan menegakkan kepala nya saat ada orang yang memandang penuh tanya kepada nya.


Gosip tentang dirga memang sudah reda, tapi orang yang sudah terlanjur mendengar gosip masih belum tahu kebenaran di balik nya


Jadi kiara tidak heran jika ada yang berbisik menanyakan dia siapa saat ia berdiri di depan meja reseptionist menanyakan kebaradaan dirga.


" nona kiara tuan dirga saat ini sedang ada meeting tapi nona bisa langsung masuk ke dalam dan menunggu tuan dirga di ruangan nya" jelas seorang reseptionist yang memang sudah mengenal nya dengan ramah, dia tidak memperdulikan tamu lain yang sedang melihat ke arah mereka berdua dengan pandangan menilai.


" orang bodoh gosip kok di percaya"


" oke... Terima kasih bunga, kalau gitu saya ke atas dulu" balas kiara ramah kemudian tersenyum manis sebelum melenggang pergi meninggalkan tamu lain di meja reseptionist yang langsung menanyakan tentang siapa ia


" kali ini aku nggak boleh lemah"


Ting


Pintu lift terbuka


Kiara pun keluar setelah memperbaiki sedikit penampilan nya dengan melangkah dengan langkah pelan tapi pasti.


kiara berjalan menuju ruangan dirga berada dan baru saja ingin membuka pintu seseorang ternyata lebih dulu membuka nya


" sayang kamu di sini" seru dirga dengan nada terkejut nya.


" eh... Kamu bukan nya sedang meeting sayang, apa sudah selesai?" tanya kiara ikutan kaget


" kebetulan sekali "


" iya aku mau ada meeting, tapi tadi ada sesuatu yang ketinggalan di ruangan aku jadi aku balik lagi" balas dirga menjelaskan


" ikut ke ruang meeting aja yuk, aku nggak mau kamu sendirian di dalam " lanjut nya, dirga mengajak kiara ikut serta dan menyembunyikan maksudnya.


" ehh... Aku nggak apa-apa nih ikut kamu meeting? nanti aku ganggu kamu" tanya kiara ragu.


" nggak apa-apa sayang, nggak ada rahasia di antara kita sekalipun itu tentang bisnis.


Tooh kamu juga nanti nya jadi istri aku yang artinya pemegang saham perusahaan juga" balas dirga dengan senyum lembut nya membuat kiara merona bahagia sekaligus salah tingkah


" tentu saja kali ini aku nggak akan termakan jebakan untuk kedua kali nya" batin kiara yakin


" oke deh, tapi aku bawain ini untuk kamu nanti kalau dingin nggak enak di makan" ujar kiara sedih mengangkat kantung plastik dengan label nama restoran dimsum langganan nya.


" dimsum... Tau aja kalau aku lagi mau makan ini,terima kasih ya sayang" seru dirga semangat


" kalau gitu ini aku simpan dulu di pantry kantor, nanti aku hubungin ob buat menyimpan nya" lanjut dirga mengambil alih kantung plastik dari tangan kiara kemudian menggengam tangan kiara dan membawa nya memasuki lift kembali menuju lantai bawah di mana ruang meeting berada.


Dirga membuka pintu ruang meeting dengan sebelah tangan nya yang lain kemudian menggiring kiara memasuki ruang meeting di mana ada peserta rapat yang melihat ke arah di mana dirga berada.


Mereka semua serempak berdiri dan membungkuk badan memberi hormat untuk direktur dan orang yang ada di sebelah direktur saat ini.


Dirga mengajak kiara duduk di sebelah nya yang seharus nya di isi oleh asisten papa nya yang segera berpindah tempat duduk dan memberi jarak banyak saat dirga menatap tajam dengan aura posesif nya, seakan bilang Jika selain dia yang lain tidak boleh dekat dalam radius satu meter.


" dasar posesif" batin asisten papa hendri yang memang sudah mengetahui siapa wanita yang di bawa dirga saat ini.


Ehemmm...


Suara deheman dari dirga membuat peserta rapat mengalihkan pandang mereka yang tadi nya melihat kiara dengan pandangan penuh tanya menjadi melihat ke arah nya yang saat ini sedang menebar hawa dingin wibawa nya.


" sebelum meeting di mulai saya ingin mengenalkan kalian semua dengan seseorang yang saat ini duduk di samping saya" ujar dirga datar namun tidak mengurangi aura dominan nya.


Peserta meeting terdiam menanti perkataan dirga selanjutnya yang saat ini sedang melihat ke arah kiara dan memandang kiara dengan sayang.


" seperti nya perempuan ini spesial"


" nama nya kiara arya wicaksono, tunangan saya sekaligus calon istri saya" ujar dirga singkat masih dengan nada datar nya namun bagi siapa pun yang melihat raut wajah dirga yang berubah menjadi lembut membuat semua mempunyai fikiran sama yaitu


" wahhh.. Kirain nggak pernah jatuh cinta, ternyata masih manusia"

__ADS_1


(jahat nya... dirga kan meski bawaan nya seperti setan tapi hati nya lembut loh, betul itu tapi inget ya cuma untuk bawel gue doang)


" selanjutnya kiara juga akan menjadi pemilik perusahaan ini jadi saya harap hormati kiara seperti kalian menghormati saya" lanjut nya mutlak


" apa kalian paham" tanya dirga tegas menuai anggukan kepala paham kompak


" paham tuan" jawab mereka juga dengan kompak.


" good... Dani mulai meeting nya " ujar dirga dan menyerahkan tugas kepada dani yang langsung di kerjakan oleh dani dengan hasil yang memuaskan.


kiara tidak menyangka ia akan melihat dirga menjadi sosok yang berbeda Saat sedang melakukan pekerjaan nya, sosok dirga yang tegas dan berwibawa membuat suasana meeting sunyi namun semua nya fokus atas penjelasan dani yang juga luar biasa.


" tangan kanan nya aja seperti ini apa lagi bos nya" batin kiara melihat ke arah dirga yang menampilkan raut wajah datar namun tidak mengurangi kadar ketampanan nya justru melihat dirga yang seperti ini membuat kiara tambah terpesona.


" kamu memang sempurna, pantas saja banyak wanita yang berusaha mendekati kamu. Kedepannya akan aku tunjukkan siapa aku di depan semua orang"


Dirga yang merasa di pandangi oleh orang di sebelah nya pun menyembunyikan senyuman nya dalam hati, bukan tempat nya untuk mengumbar senyum.


Sorry aja senyum nya mahal dan juga ia tidak mau membuat bawahan nya stroke lalu kejang kejang mendadak saat melihat senyuman dari nya yang akan membuat nya semakin tampan saja.


" ck... Kiara dan kelakuan nya bikin gue harus tahan iman"


Deg..


Kiara menegang dan merona di saat bersamaan saat merasakan tangan nya di genggam oleh dirga di bawah meja dengan erat dan lembut.


Kiara menoleh ke arah dirga yang tidak merubah raut wajahnya tapi jika lebih teliti kalian akan melihat binar bahagia di mata dirga yang memandang tajam ke arah depan.


Melihat tingkah menggemaskan dari calon suami nya yang memperhatikan nya dengan diam membuat senyum cerah pun terbit di bibir kiara.


Meeting kali ini berjalan dengan lancar dan peserta meeting pun hari ini merasa lega karena meeting yang biasa nya di isi dengan hawa kuburan kali ini di isi dengan hawa bunga meski tidak terlalu kentara dan mereka pun bersama sama mengucap kan terima kasih tanpa suara untuk kiara yang hanya bisa menatap mereka dengan penuh tanya tanya.


"kenapa orang orang pada melihat aku penuh syukur sih... Aneh" batin kiara bingung


Skip


Selesai meeting, dirga dan kiara segera kembali ke ruangan milik dirga setelah memerintahkan seorang ob untuk mengantar dimsum yang tadi di bawa oleh kiara.


Dirga memakan ha kau yang di beli kiara dengan nikmat, sesekali ikut menimpali celotehan kiara yang sangat di rindukan dirga.


" oh iya.. Aku kemarin searching di internet tempat foto prewed kita, aku udah ketemu sih.


Tempat nya bagus deh apalagi pas waktu sunset, romantis banget.


Aku juga lihat ada orang foto prewed di hutan gitu keliatan nya seru juga.


" kalau kamu suka, aku juga pasti suka kok dear... " balas dirga kalem setelah menelan ha kau terakhir dan minum air yang di bawakan ob untuk nya.


" benarkah..." tanya kiara semangat dan di bakal anggukan kepala singkat dari dirga yang membuat kiara memekik gembira dan langsung mengetik sesuatu di handphone nya.


" kalau gitu aku mau nya di hutan aja, kamu setuju kan?" tanya kiara dengan memperlihatkan kan layar handphone nya yang berisi hutan rekomendasi dari kiara ke arah dirga yang langsung melihat nya.


" boleh juga, besok aku booking ya tempat nya" balas dirga lembut menyetujui keinginan dari bawel di depan nya.


" oke..." seru kiara semangat kemudian duduk di pangkuan dirga saat dirga menepuk kedua paha nya sebagai kode yang harus di turuti nya.


" tumben langsung nurut, biasa nya nunggu di paksa dulu baru nurut"ujar dirga menggoda kiara yang saat ini hanya nyengir saat mendengar pernyataan nya yang memang benar apa adanya.


" aku kangen banget sama kamu " lanjut nya lirih menenggelam kan kepalanya di ceruk leher kiara.


" aku juga kangen" balas kiara, ia mengusap kepala dirga dengan sayang.


" kamu nggak nanya tentang foto kemarin dear?" tanya dirga Penasaran


" foto kamu selingkuh?" tanya kiara bercanda kemudian terkekeh di akhir kalimat yang menurut nya lucu


"kok ketawa, kamu nggak marah sama aku?" tanya dirga kaget karena biasa nya cewek kan kalau di selingkuhi pasti marah minimal kalau ketemu orang nya langsung pasti pipi yang bakal jadi korban nya.


(kamu mau di gampar ga? Sini tak gampar. Ogah)


" kok marah sama kamu? Untuk apa? "tanya kiara santai


" lagian lelaki selingkuh itu artinya pasangan nya nggak cukup baik untuk nya sehingga masih mencari yang lain di luar sana .


Tapi kan aku berbeda aku ini bukan kiara yang lemah lagi, aku ini cucu pemilik hotel terbesar di kota ini dan aku juga wanita pilihan keluarga wijaya yang artinya aku adalah wanita yang terbaik dari yang terbaik.


Sudah dapat yang terbaik seperti aku emang nya kamu masih mau selingkuh hmm? "


Tanya kiara dengan pede nya


" ingat ini ya tuan dirga mahesa wijaya yang terhormat, aku kiara arya wicaksono bukan wanita yang mudah di bodohi.


Aku emang polos tapi aku bukan orang bodoh yang masuk jebakan untuk kedua kali nya dengan trik yang sama" lanjut kiara dengan tegas memandang dirga dengan aura yang berbeda.


Puk

__ADS_1


" that's my girl... Good" ujar dirga senang menepuk kepala kiara sayang dan membawa kiara kedalam pelukan hangat nya.


" seperti nya kiara udah siap di kenalin ke publik, ah.... Senang nya"


" maafin aku karena sempat termakan gosip murahan itu ya ga" ujar kiara lirih


" no dear.... Ini hanya bagian dari skenario hidup, kedepannya akan ada lebih banyak cobaan untuk kita.


Jadi mulai sekarang apapun yang terjadi kamu cukup percaya sama aku dan aku pastiin nggak akan ada lagi kejadian seperti ini" ujar dirga tegas


" aku janji demi seluruh sisa hidup aku, di hati ku hanya ada kamu" lanjut dirga menatap kiara dengan sorot Mata yakin dan lembut


" um... Aku pegang janji kamu dan aku pastikan juga jika hanya kamu yang ada di hati aku.


Aku mencintaimu ga saat ini, besok dan selamanya" ujar kiara dengan senyum lembut nya.


Dirga balas tersenyum dan memandang kiara tidak percaya.


Kiara nya yang dulu polos dan naif, hanya membenarkan apa yang menurut nya benar saat ini sudah bisa belajar dari pengalaman nya dulu dan menjadi kuat serta dewasa di saat yang bersamaan.


" karena lu yang minta, selama nya sampai hembusan nafas terakhir gue hanya lu yang akan jadi cinta di kehidupan gue.


Bila perlu jika nanti ada kehidupan kedua di dunia ini gue akan minta sama tuhan untuk membuat lu yang akan jadi pendamping gue untuk selanjutnya dan selanjutnya lagi"


Dirga melihat kiara yang ada di pangkuan nya dengan tatapan rindu menjurus nafsu, oh... Tentu saja kiara pun menyadari nya bahkan bokong nya pun sudah bisa merasakan nya


" ya ampun... Gawat"


Batin kiara horor melihat dirga yang sedang menatap nya lapar


" kenapa?" tanya kiara pura-pura tidak tahu


" jangan pura pura sayang" balas dirga dengan suara serak tertahan nya


Baginya cukup 3 minggu ini ia memendam rasa rindu nya, saat ini orang yang di rindukan ada di hadapan dan di pangkuan nya.


Lalu buat apa ia menahan nya lagi?


( jangan ga inget dosa. Jangan ganggu thor)


Glek...


Kiara memandang dirga horor namun tidak memungikiri jika ia juga merindukan dirga yang saat ini sedang membelai sayang punggung belakang nya, kiara memejamkan mata nya saat dirga mulai memiringkan kepala nya mendekati wajah nya.


Melihat kiara yang memejam kan mata nya dirga pun semakin mendekati wajah lebih tepatnya semakin mendekati bibir kiara yang sudah sangat di rindukan nya.


Dekat...


Dekat..


Dekat...


De..


Tok.. Tok.. Tok..


" piiiiiiiiiiiiiiipp.......fuk...bangsul... Piiiiippp.... Piiiiiiipppp.....Mau mati ni orang"


Yah... Seperti nya dirga harus menunda lagi niat mulia nya saat ini karena gangguan ketukan pintu di luar ruangan nya, membuat kiara juga segera turun dari pangkuan nya dan bergerak gelisah salah tingkah.


Dirga segera menyahut dan kemudian sosok dani serta seorang lagi ikut di belakang nya.


Hawa dirga yang tadi seperti ingin membunuh seseorang menjadi cerah lagi karena kedatangan tamu pemeran figuran di belakang dani.


Dan kiara tentu saja mengernyit bingung saat melihat perubahan suasana hati dirga,


" ada apa lagi sekarang" batin kiara penasaran


Melihat ke arah tamu di depan nya...


Sedangkan dirga tersenyum tampan menyambut nya, membuat orang di ruangan nya memandang ia dengan berbeda beda.


Kiara yang bingung, dani yang punya firasat buruk dan seorang lagi merona salah paham


" kebetulan sekali...." ujar dirga tiba-tiba dengan nada main main nya


" ehhhh.....


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ikuti terus kisah nya


Jangan lupa jejak komentar dan klik jempol nya yaa


Sampai babai

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2