
Happy reading vrohh
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Tulip Putih
Penghormatan sekaligus perdamaian adalah simbol dari tulip putih. Di negara kincir angin, dimana sarang dari bunga ini, setiap tamu negara yang bertandang akan disuguhkan tulip putih di meja-meja pertemuan mereka. Hal ini menunjukkan penghormatan kepada tamu agung yang disampaikan dengan kerendahan hati.
Tulip Kuning
Bunga tulip kuning melambangkan sebuah persahabatan dan keceriaan. Namun disisi lain bunga tulip kuning juga dapat melambangkan sebuah penolakan cinta yang menyedihkan.
Tulip Ungu
__ADS_1
Warna ungu selalu terkesan high class. Di dalam cerita Hamlet, drama karangan William Shakespeare, warna ungu banyak digunakan sebagai simbol kebangsawanan. Bisa dilihat dari warnanya yang elegan dan terkesan mahal. Sama halnya dengan tulip ungu. Tulip ungu melambangkan royalti dan kesempuraan. Dari segi makna, di Belanda, orang-orang mengartikan tulip ungu sebagai ungkapan cinta pada pandangan pertama. Jika Anda memberikan tulip ungu pada wanita Belanda, Ia akan berpikiran bahwa Anda menyukainya.
_________________________________________
Kiara menutup mulutnya, tidak percaya dengan apa yang di bacanya. Sudah lebih dari empat artikel yang Ia baca dan semuanya hampir sama, Apa benar bahwa dari awal Dirga sudah menyukainya lalu apa alasan Dirga menyukainya.
Apakah benar adanya jatuh cinta pada pandangan pertama itu ? Lalu kenapa harus Ia ? Bahkan awal mereka bertemu juga bukan hal yang di bilang Romantis mengapa bisa dirga menyukainya? Apa kelebihannya?.
Banyak pertanyaan dari Kiara yang tidak bisa Ia jawab sendiri, memikirkan ini semua bukannya jawaban yang Ia dapat malah membuat kepalanya tambah berdenyut sakit.
Memikirkan perasaannya terhadap Dirga , dia yang kembali, Melisa dan perjodohan yang di atur oleh Kakeknya
" Oh tidak... Aku masih muda tapi kenapa nasib ku seperti ini" Gumamnya lirih.
Kiara teringat akan kamera yang kemarin terbawa oleh dirga, Ia kemudian mengambil kabel USB dan menyambungkan ke Laptop untuk memindahkan foto kemarin pada saat di taman kelinci. Moodnya sedikit membaik melihat foto dirinya sendiri yang di ambil oleh Dirga secara diam-diam di setiap kegiatannya.
Ia ingat kapan dan sedang apa, pada saat Ia melihat foto wajahnya yang di penuhi tanah, karena tangannya tidak sengaja menyeka keringat di di pelipis dan pipinya. Waktu itu ia membantu untuk mencabut tanaman wortel untuk pakan kelinci dan matahari sedang teriknya membuat Ia dengan tidak sadar mengelap wajahnya dengan tangan yang penuh dengan tanah. Pada saat itu Dirga mengambil fotonya sebelum tertawa dengan kerasnya.
" Haha haha ... *Ra Ra , kalau mau pakai masker yang mahalan dikit dong, lagian aku baru tahu ada masker terbuat dari tanah" Dirga tertawa dengan keras, saat melihat wajah Kiara yang penuh lumpur. Tapi tawanya berhenti saat melihat pipi Kiara yang menggembung ngambek di sertai mata melotot ganas ke arahnya.
__ADS_1
" Dasar bawel ku... Sini aku lap bersih" ujar dirga lembut kemudian dengan menggunakan sapu tangan kesayangannya , dirga kemudian mengelap dengan teliti wajah Kiara yang ada noda tanahnya, melihat dengan dekat bahkan bisa merasakan hembusan hangat Dirga di wajahnya, membuat jantung Kiara berdebar kembali dan wajahnya memerah, wangi maskulin memasuki indra penciuman Kiara*.
"Astaga apa yang Aku fikirkan, kenapa malah ingat kejadian yang kemarin itu. Ahhh.. Sungguh memalukan, Kiara bodoh" Gumamnya, menenggelamkan wajahnya di antara lipatan ke dua lengannya, malu sendiri karena kejadian yang tidak di duganya.
" Kenapa dia gak ada jerawat dan bahkan wajahnya sangat tampan jika di lihat dari jarak dekat seperti itu"
plak... Kiara menampar
" Oh ... Nooooo ini pasti gara-gara Elisa tadi malem, kasih tahu aku yang nggak-nggak deh"
sambil bergumam tidak jelas akan kelakuannya, Kiara persis terlihat seperti remaja umur tujuh belas tahun yang baru pertama kali mengenal lawan jenis dengan kadar ketampanan di luar batas macam Dirga
" Kuatkan iman hamba ya Tuhan " ucap Kiara dengan nada memohon
" Apakah aku juga sudah mulai jatuh cinta pada Dirga ya???" Tanyanya pada angin yang berhembus dari jendela kamarnya yang terbuka.
\=\=\=\=\=\=\=
Jangan lupa ikuti terus kisah nya dan klik tombol jempol nya yaa
__ADS_1
Serta komentar nya, dukung terus aku
Hatur nuhun manteman sadaya na