
Maaf bila typo mengganggu saat membaca
Dan
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
" sa.. Apa aku nggak pantas berdiri di samping dirga sebagai istri nya?" tanya kiara tiba-tiba dengan wajah menunduk sehingga elisa tidak bisa melihat ekspresi kiara saat ini.
" apa....."
" aku bukan wanita kuat dan dewasa untuk dirga, bahkan bukan kali ini saja aku bersikap kekanakan.
Waktu itu juga begini aku hanya tahu apa yang menurut aku benar tanpa mendengar penjelasan dirga" ujar kiara sedih
" aku merasa bahwa aku akan membuat dirga lemah, aku juga nggak tahu saat ini dirga atau justru aku sendiri lah yang sedang menjadi target sebenarnya.
Aku sangat mencintai dirga sa...
Aku nggak mau kehilangan nya..
Bahkan jika foto itu pun benar adanya apakah aku akan sanggup menerima kenyataan nya?
Aku tahu sa bagaimana dirga ... Dirga paling nggak suka di sentuh dengan orang apalagi wanita lain, tapi seperti apa yang aku dan kamu lihat di foto, di situ jelas sekali jika dirga tidak menolak perlakuan wanita itu.
Tapi entah kenapa aku meragukan kebenaran foto tersebut.
Apa yang harus aku lakukan sa...
Apa aku harus mendengarkan penjelasan dirga atau aku harus mundur atas ke tidak kuatan aku menghadapi masalah ini" lanjut kiara panjang lebar, air mata nya sudah berhenti meski sesekali ia masih sesegukan
Elisa diam mendengar semua ucapan dan penjelasan kiara yang mewakili ke tidak percayaan nya atas kekuatan diri kiara sendiri.
Ia akui memang butuh mental kuat jika ingin menjadi pendamping seorang penguasa seperti dirga yang memiliki wijaya di nama belakang nya.
Tapi seperti yang di dengar nya, di situ kiara menyebut bahwa kiara sendiri tidak tahu siapa sebenarnya target yang di tuju.
Benar juga ucapan kiara, karena yang selama ini ia tahu dirga jauh dari skandal dan gosip buruk tentang nya apalagi publik tahu nya seorang dirga mahesa wijaya adalah pria anti wanita dan susah di dekati oleh wanita Manapun.
Dan juga selama ini keberadaan kiara belum di ketahui publik.
Lalu apa maksud dari si pengirim foto , kenapa kiara yang mendapat berita ini alih alih dirga.
Seakan si pengirim ingin kiara mengetahui kegiatan dirga di belakang layar seperti apa, untuk membuat kiara marah dan akhirnya mereka bertengkar .
Ada dua kemungkinan,
Antara Kiara yang mempunyai musuh karena ingin melihat kiara terpuruk
Atau dirga yang memang mempunyai musuh menggunakan kiara agar dirga juga terpuruk.
Kemungkinan kedua mungkin saja sebab jika dirga terpuruk akan berdampak pada kinerja di perusahaan nya, tapi jika kemungkinan pertama yang terjadi itu lebih mungkin karena bukan hanya kali ini saj....
" astaga.... Jangan bilang lagi lagi ada yang ingin membuat kiara terpuruk " batin elisa kaget saat mengingat jika dulu kiara juga pernah terpuruk karena masalah yang sama persis seperti ini.
Elisa khawatir akan kemungkinan yang tadi terlintas di kepala nya, jika memang benar titik permasalahan nya begini maka tidak mungkin ia salah menebak jika pelaku nya pun sama dengan pelaku dulu yang juga membuat kiara terpuruk hingga berlarut larut.
Bahkan sampai membuat kiara saat ini merasa jika kiara tidak pantas mendampingi dirga dan tidak pantas menjadi istri dari seorang dirga mahesa wijaya.
" aku harus memastikan sesuatu" batin elisa dengan tekad nya
Saat ini ia memerlukan bantuan dari seseorang yang lebih kuat dari nya
Faro
__ADS_1
" ahhh... Benar juga faro dan raka pasti bisa membantu aku, apalagi ini berhubungan dengan sahabat mereka juga" batin elisa senang
" kenapa kamu berkata seperti itu beb? Pantas tidak nya bukan kah hanya dirga sendiri yang bisa menjawab nya hemm?.
Lagian dirga juga sudah memilih kamu sebagai calon istri dan ibu bagi anak-anak nya nanti?" tanya elisa lembut dan bijak menyembunyikan rencana nya agar kiara tidak tahu sebelum rencana nya di laksanakan dan berhasil.
Kiara mengangguk mendengar ucapan elisa yang memang benar apa adanya.
" lalu kenapa kamu masih bertanya pantas atau tidak nya kamu bersanding dan menjadi pendamping hidup dari dirga hmm?" tanya elisa lembut
" aku nggak tahu" balas kiara di ikuti gelengan dari kepala nya.
" kamu tadi bilang cinta kan sama dia" tanya elisa pelan pelan
" iya"
" kamu bilang nggak mau kehilangan dia kan?" lanjut elisa bertanya
" iya"
" apa kamu juga tahu dia mencintai mu atau tidak?" tanya elisa ( lagi)
Dan jawaban " tahu " adalah jawaban kiara dengan nada yakin
Kenapa yakin, tentu saja Selama berpacaran dengan dirga tidak sekali dua kali dirga membuktikan kepada nya jika dirga sangat mencintai nya.
" masih merasa nggak pantas menjadi seorang nyonya wijaya dari tuan dirga mahesa wijaya hmmm" tanya elisa menggoda kiara yang saat ini malah merona salah tingkah lupa dengan kegalauan yang tadi terjadi dan menuai kekehan geli dari elisa yang melihat nya.
" polos dan naif itu emang ciri khas kamu, tapi aku tahu kamu itu bukan orang polos yang bodoh " batin elisa bahagia karena akhirnya kiara sahabat bawel nya kembali mendapat kepercayaan diri lagi.
Lihat saat ini wajah muram nya berganti menjadi wajah ceria lagi dan tentu saja itu membuat elisa juga tertular di wajah elisa yang juga ikut ceria.
" makasih ya beb... Kamu selalu dan selalu ada di saat aku terpuruk seperti ini" ujar kiara dengan senyum penuh rasa syukur
" sama-sama beb, kamu juga selalu ada di saat aku butuh" balas elisa tulus kemudian mereka berdua pun berpelukan.
Ingatan sarah melayang pada saat itu masa yang membuat kiara terpuruk.
saat itu jika saja tidak ada ia, suami, papa mertua serta elisa di samping kiara pasti saat ini kiara masih dalam kubangan lumpur kesedihan nya .
" syukur lah... Terima kasih elisa" gumam sarah kemudian meninggalkan kamar kiara
Niat nya hanya ingin mengetahui keadaan kiara dan karena saat ini kiara sudah baik-baik saja maka ia pun lebih memilih ke dapur seperti biasa menyiapkan makanan manis untuk mengembalikan mood kiara yang sempat jatuh hari ini.
Skip
Seperti yang di rencanakan elisa saat ini ia ada di perjalanan menuju tempat berkumpul nya trio strong, pergi menggunakan taxi tanpa memberi tahu faro atau raka.
Saat ini elisa sudah ada di depan bar galaxy, ia menelpon faro memberi tahu jika ia ada di depan pintu masuk bar.
ia merasa punggung nya seakan bolong karena di tatap dari arah belakang saat ia menunggu faro yang akan menjemput nya di depan pintu.
Grep
Elisa menegang saat ada yang memeluk nya dari belakang dan hampir saja teriak jika tidak mendengar suara dingin dari lelaki yang akhir akhir ini ada di fikirannya
" sebaiknya mata kalian di letakkan di tong sampah jika masih mau selamat" ujar faro dingin dengan aura setan nya dan menatap tajam pelanggan yang seenaknya menatap wanita nya dengan tatapan menjijikan.
Faro merangkul bahu elisa erat dan membawa nya merepat ke arah nya, tanpa banyak kata ia menggiring elisa yang masih shock dengan perubahan nya masuk kedalam bar menuju ke arah Base camp nya.
" ini beneran faro yang itu" batin elisa kaget dan ada perasaan takut saat melihat sendiri perubahan ekspresi dari faro meski ia baru mengenal faro tapi selama berhubungan dengan nya faro bukan orang yang seperti itu.
Faro membuka dan menutup pintu nya kasar membuat debaman keras yang sangat mengerikan di pendengaran elisa.
Braaakk
__ADS_1
Deg
Elisa shock untuk kedua kali nya, bahkan elisa merasa tubuh nya tidak bisa bergerak karena terlalu kaku dan takut
Sedangkan faro sedang berusaha meredam emosi nya saat mengingat lagi jika wanita nya di pandang dengan seenaknya oleh lelaki di luar sana
" sial.... Rajungan rebus, gorila ngupil, pare pahit, eek kuda, sapi tekdung, fak" umpat faro dalam hati nya
Ia masih punya otak untuk tidak mengumpat di depan elisa yang saat ini shock melihat ke arah nya.
Faro menghembuskan nafas nya perlahan dan berulang guna meredakan emosi nya.
" oke.... Calm, calm, huftt...."
" kenapa?" tanya faro dingin
Elisa diam lebih tepatnya tidak mengerti
" kenapa kamu kesini tanpa memberi tahu aku?" lanjut faro bertanya masih dengan nada dingin nya saat elisa hanya diam membisu
Elisa masih diam saat faro bertanya dengan nada dingin nya, elisa tidak menyangka hanya karena ia datang ke bar ini tanpa memberi tahu kedatangan nya kepada faro, faro akan marah seperti ini.
Faro melihat ke arah elisa yang juga melihat nya,
Nyut
Hati faro berdenyut sakit saat melihat elisa yang diam melihat nya dengan mata berkaca kaca shock nya,
" astaga... Aish.. Gue kelepasan" batin faro menyesal
Faro melangkah kan kaki nya mendekati elisa yang terdiam kaku di depan nya yang berjarak beberapa langkah di depan
Grep
Setelah berada di hadapan elisa faro langsung membawa elisa ke dekapan nya dan mengucap kan kata " maaf" berulang ulang karena sikap dingin nya.
Sumpah ini pertama kali nya seorang faro meminta maaf kapada seorang cewek, ia tidak menyangka hanya karena melihat mata yang berkaca kaca dan takut saat melihat nya marah bisa membuat hati nya berdenyut sakit.
Tidak, tepat nya bukan karena mata berkaca kaca tapi lebih ke siapa orang yang menatap nya dengan perasaan takut.
Ia yakin jika itu bukan elisa ia juga tidak mungkin perduli
" rajungan... Piiiiip.... Piiipp.... Faro **** .... Piiipppp saus tar tar piiiippppp" batin nya lanjut memaki diri sendiri
( suwer gue kira dirga yang marah kata kata nya sudah paling piiippp ternyata faro lebih piiiipp untung author nya nggak ikutan piiiiipp)
" maafin aku sa, bukan maksud aku marah sama kamu.
Tapi... Tapi.. Ak"
Perkataan faro berhenti saat ia merasakan balasan berupa pelukan dari elisa,
Faro tidak menyangka cewek yang baru mulai membuka hati untuk nya ini membalas pelukan dari nya yang biasa nya pasti elisa tolak.
hiks hiks......
Deg
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ikuti terus kisah nya yaa
Jangan lupa tinggal kan jejak komentar dan klik jempol nya yaaaa
Sampai babai
__ADS_1
Terimakasih