
Maaf bila typo mengganggu saat membaca
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Perjalanan yang lama pun menjadi singkat, karena tidak di isi dengan keheningan.
Kiara yang bawel, tentu saja tidak akan berhenti untuk bercerita apa saja dengan Dirga , Walaupun Dirga menjawabnya dengan singkat atau pun berupa gumaman tapi Kiara tahu jika Dirga memperhatikannya.
" Kita ke Mall Ga? " tanya Kiara pada saat Mobil yang di kendarai Dirga, berbelok ke arah Basement parkir di salah satu Mall yang terlihat besar
.
" Iya , biar kamu nggak bosen jalan di Desa mulu" jawab Dirga Mengendarai Mobilnya semakin masuk ke dalam, menuju tempat Parkir khususnya di dalam basement mall, yang kebetulan Dirga pun memiliki saham di sini.
Jadi katakanlah jika Papanya lebih tertarik di bidang Properti, Dirga lebih suka bermain saham.
Walaupun Ia sekarang menjabat sebagai Direktur Eksekutif , yang mana saat ini jabatan CEO masih di pegang oleh Papanya.
Dirga membuat Prestasinya sendiri, dengan modal yang di milikinya sendiri. Ia memulai dengan menanam Saham kecil hingga bisa berlanjut ke yang lebih besar contoh salah satunya yaitu Mall Grand Elty kota Y ini, Mall terbesar yang ada di kota Y saat ini serta beberapa Perusahaan di berbagai
bidang.
Bahkan Bar Galaxy, milik sahabatnya Raka pun Ia ikut menanam Saham. Sebanyak 10% jumlah yang tidak bisa di katakan sedikit, jika sudah di cairkan menjadi Uang. Sudah di jelaskan jika Dirga adalah pengusaha muda yang merasa apapun akan di dapatkannya, maka dari itu tidak salah, jika Ia di sebut Pengusaha yang memiliki Ambisi atau bisa juga di sebut Arogan.
" Oh .. Kebetulan sih aku mau beli sesuatu" ujar Kiara membalas pernyataan Dirga
" Beli apa? " tanya Dirga penasaran, kiara tersenyum
" Mau tau aja ih.. Kepo! " jawab Kiara kemudian memeletkan Lidahnya mengejek ke arah Dirga, membuat Dirga mendengus
" Dasar Bawel " jawab Dirga di ikuti salah satu tangan nya mengacak rambut Kiara gemas
" Biarin ... Jadi hari ini Kita kencan di Mall nih? " ucapan Kiara, membuat Dirga menaikkan sudut Bibirnya dikit
" Kencan ya... Benar juga ya, lalu apa yang di lakukan orang kencan" batin dirga bertanya
" Bisa di bilang seperti itu" jawab Dirga asal.
Tidak lama kemudian, Mobil yang di kendarai Dirga pun sampai di Parkir khusus VIP di mana hanya ada sekitar tiga Mobil yang saat ini terpakir.
Setelah memastikan Mobilnya terparkir dengan benar, Dirga mematikan mesin Mobil dan membuka Seat Beltnya.
" Yuk ... Udah sampai" ajak Dirga lalu turun dari Mobilnya, setelah memastikan kunci serta dompetnya telah aman di saku celananya.
__ADS_1
Dirga memutari mobilnya menuju pintu sebelah kirinya, kemudian membukakan pintu untuk Kiara dan mengulurkan tangan kanannya membantu Kiara berdiri
" Thanks " ucap Kiara kemudian tersenyum malu
" Dirga gentle banget sih" batin Kiara malu di perlakukan manis oleh Dirga.
" Nope " balas Dirga kemudian menutup kembali pintu Mobilnya kuat.
Dirga mengandeng tangan kanan Kiara dengan tangan Kirinya, berjalan berdampingan menuju ke arah Lift untuk naik ke atas di mana area Mall berada.
Drt Drt Drt...
Handphone di saku jaket Dirga bergetar lama tanda panggilan masuk, Dirga mengambill Handphone dan melihat nama.
" Ck ... Rakampret ganggu aja" gerutu Dirga, membuat Kiara yang ada di sampingnya mengangkat alis heran.
" Kenapa Ga .." tanya Kiara membuat Dirga berhenti menggeruti, kemudian menggeleng kepala.
" Bukan apa-apa" Jawabnya kemudian memasukan lagi Handphone ke dalam saku Jaketnya, setelah menolak panggilan Raka.
Dirga sih tahu banget, palingan juga Raka mau ngerecokin dirinya dengan segala pertanyaan nggak penting baginya, sehingga Dirga pun lebih memilih menolak panggilannya, dari pada harus merasakan yang namanya Hipertensi.
"Kencan pertama gue nih, awas aja di recokin" batinnya sebel..
Lift pun terbuka setelah menuju lantai 2, di mana lantai 2 ini area Butik, yang menjual berbagai macam baju ataupun toko Aksesori lainya.
Saat melihat deretan Butik baju di depan nya, Kiara pun langsung menyeret Dirga ke salah satu toko dengan Brand ternama, untuk membeli sesuatu yang Dirga rasa akan memakan waktunya ber jam-jam, karena melihat gelagat semangat dari bawel di depannya.
" Alamat pegel... Ini nih malesnya bawa cewek ke Mall, kalau udah liat baju bawaannya pasti nyosor" batin Dirga, saat melihat Kiara yang udah ngibrit sendirian meninggalkannya sendiri di kursi tempat menunggu.
Drt.. Drt..
Ternyata ada panggilan lagi yang masuk dan kali ini dari Faro ,
Dirga menghela nafas lelah menyerah pada nasibnya, jika Faro sampai harus ikut menelponnya, kemungkinan curut Raka juga sedang ada di sampingnya juga besar.
"Oke ... Liat apa yang mau di omongin" batin Dirga kesal kemudian memutuskan menerima panggilan.
" Kenapa? " jawab Dirga dengan datar, boro-boro ngasih ucapan Haloo.
Dari nada yang di gunakan pun, Faro udah tahu kalau Dirga lagi dalam Mode jangan di ganggu .
" Di mana lu? " bukan suara Faro, tapi suara Rakampret yang menjawab.
" Mau tau aja lu" jawab Dirga menahan kesal
__ADS_1
" Serius Ga ... Penting nih" balas Raka
" Apaan " tanya dirga singkat
" Ke sini aja biar jelas" balas Raka sok penting
" Aish ... Ganggu aja lu ah, untung Gue lagi di Kota" ujar Dirga
" Ya udah tunggu bentar" balas Dirga kemudian memutuskan panggilan raka cepat.
" Apa sih baru juga mau mulai kencan, udah ada pengacau aja" gumam Dirga kesal, kemudian Melihat sekitar, di mana Kiara saat ini sedang membayar belanjaannya di Kasir , Dirga segera menghampiri Kiara.
" Total belanjanya.." perkataan Mbak-mbak Kasir terputus, karena tiba-tiba Dirga menyela
" Pake ini aja! " ujar Dirga mengulurkan sebuah kartu gold ke hadapan kasir tersebut, melihat kartu Limited Edition, keluaran Mall yang hanya di pegang oleh anggota VIP Mall membuat Mbak kasir tersebut kaget
" Ah .. Iya baik Tuan." balas mbak kasir .
" ini kan Kartu VIP mall, ternyata bukan Pelanggan biasa" batin nya bertambah kaget.
" Eh ... Jangan dong Ga , kan Aku yang beli" cegah Kiara, pada saat akan ada transaksi pembayaran yang di lakukan Dirga , Dirga mengusap sayang kepala Kiara
" Nggak Apa-apa dong Sayang , anggep aja hadiah dari Aku" Ujarnya di sertai senyum tampan yang membuat Mbak di depannya meleleh.
" Dia yang di sayang, kok Aku yang meleleh baper ya... Duh... Yang Cewek cantik yang Cowok ganteng orang kaya pula. Bikin iri aja.. Kapan ya dapet satu yang kayak Mas ini" batin nya berharap
" Silahkan Tuan, dan Terima kasih banyak atas belanjanya" sambil menyerahkan Kartu serta kantung belanjaan kepada Dirga, yang segera di terimanya tanpa repot bilang sama-sama kepada Mbak d kasirnya.
" Terima kasih kembali Mba " balas Kiara mewakilkan Dirga yang cuek bebek di sampingnya.
" Udah yuk... Aku mau ajak kamu ke tempat lain, ada penting soalnya" jelas Dirga kemudian menarik kiara agar mengikuti langkah kakinya, menuju lagi Lift turun ke Basement tempat Mobilnya terparkir.
" Loh ... Kok pergi lagi, kan baru juga sampai" tanya Kiara heran, pada saat Dirga menekan tombol (G) ground pada tombol lift,
" Iya nih.. Katanya ada penting" jawab Dirga tidak menjelas kan apa apa.
" Nanti lain kali ke sini lagi yah.. Aku janji" lanjut Dirga berjanji yang di jawab anggukan oleh Kiara
" Oke .. Janji ya! " balas Kiara dengan suara Manja , membuat Dirga tersenyum.
" Iya Bawel " balas Dirga lalu mengecup pelipis Kiara cepat, membuat Kiara merona dan menunduk kepalanya cepat menyembunyikan Wajahnya yang memerah.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sampai babai
__ADS_1