Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Masa pingitan itu masa cobaan


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan


Happy reading


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Satu minggu menjelang pernikahan kiara dan dirga


kiara di temani mama, mami dan amira sekarang sedang fitting gaun yang akan di gunakan kiara saat pesta nanti.


Rencana nya pada saat akad nikah , kiara akan menggunakan kebaya putih yang juga di desain oleh elisa.


Kebaya modern dengan model buntut panjang, di hiasi manik manik serta full payet di pinggir sepanjang buntut kebaya.


" sa, kebaya nya udah ready juga kan?" tanya mama sarah sambil melihat ke arah gaun pengantin milik kiara yang masih di pajang di manekin belum di coba sama kiara.


" indah banget" gumam sarah pelan memandang gaun dengan takjub


" udah mah tenang saja, kebaya dulu apa gaun dulu yang mau di coba?" tanya elisa kepada mama sarah yang saat ini sedang sibuk memfoto gaun di manekin bersama mami putri di samping nya yang heboh bergumam untuk buru buru di coba.


" eum... Kebaya dulu aja ya Jenk gimana? " tanya mama sarah meminta pendapat dari mami putri yang hanya mengangguk kepala tanda setuju


" oke... Kebaya dulu sa.. .. Yaya kamu coba kebaya dulu aja" jawab mama sarah kemudian memanggil kiara yang saat ini sedang ngobrol asyik dengan amira keponakan dari mami putri.


" iya mah.." balas kiara kemudian mengajak serta amira untuk ikut bersama nya menghampiri mama dan mami nya.


" udah siap sa?" tanya kiara semangat memandang gaun milik nya dengan mata berbinar senang


" sip" balas elisa kedua jempol nya ikut serta sabagai kode oke,


Elisa membawa kiara serta amira ke ruang ganti dan membantu kiara memakai kebaya nya terlebih dahulu.


" oh iya sa... Besok dirga dan lain nya ke sini juga buat fitting jas kan?" tanya kiara di sela sela kegiatan nya yaitu menanggalkan baju terusan yang saat ini ia pakai.


" iya.. Aku udah siapin kok" balas elisa yang sedang membuka kancing belakang kebaya yang akan di coba kiara


" hehe..."


" apa nya yang hehe?" tanya elisa yang sebenarnya mengerti arti dari kekehan sahabat bawel nya.


" ck... Puya Puya ndak cahu" balas kiara dengan logat kekanakan nya membuat elisa yang tentu saja tahu maksudnya merotasi bola nya malas.


" nggak bisa, nanti aja pas di acara nya biar surpries...." tolak elisa kejam membuat kiara auto cemberut dengan Pose andalan nya.


" bhuuu... peyit..." seru kiara ngambek


" bodo" balas elisa cepat tanpa pikir panjang, nggak mau termakan lagi rayuan kiara yang saat ini sedang menampilkan puppy eyes lagendaris nya.


" udah nggak usah pasang wajah minta di cium gitu, di sini nggak ada dirga yaya bawel" ujar elisa cuek sehingga bahu kiara melorot lesu karena tidak berhasil membujuk elisa untuk memperlihatkan jas yang akan di pakai dirga nanti.


"padahal mau lihat... Nggak asyik ih..."


" yeee... Apasih sa udah tahu emang lagi kangen banget malah di ingetin lagi, dasar cece cipit ja'at" ujar kiara ngambek, usaha nya untuk tidak terlalu memikirkan rasa rindu nya dengan dirga gagal karena perkataan sahabat nya tadi.


" eh... Mba kiara jadi lagi kangen nih sama mas dirga?" tanya amira yang setia mendengar obrolan antar elisa dan kiara.


Ia sedang sibuk melihat kedua nya dengan kepala menoleh bergantian saat elisa dan kiara berbalas pertanyaan.


Amira ini hanya beda 5 tahun dari dirga dan 1 tahun dari nya jadi bisa nyambung waktu di ajak ngobrol.


" apa si ami, nggak kangen kok" elak kiara namun pipi nya merona malu karena keceplosan ngaku kangen sama dirga.


" ugh... Malu nyaa"


" hi.. Hi..hi... Ami nggak nyangka loh kalau mas dirga yang sebelas dua belas dengan papan white board bisa dapetin istri cantik seperti mba kiara.


Kirain ami mas dirga bakal nikah sama kerjaan nya" ujar ami dengan polos nya, mengatakan apa yang ada di hati nya tanpa perlu di saring lagi.


Amira ini tipe cewek yang ceplas ceplos kalau nggak mau di bilang selebor , tapi kalau bercerita dengan nya pasti jadi pendengar yang baik.


Perkataan amira yang ceplas ceplos dan polos, membuat elisa yang memang menganggap dirga papan dan tembok tentu saja ngekek seketika membuat kiara yang merasa calon suaminya di ledek pun cemberut.


" hi hi hi... Akhirnya ada juga yang sependapat dengan aku" batin elisa bahagia


" yeee... Enak aja dirga papan white board, dari mana nya coba?" seru kiara protes dan nggak terima


Dan perkataan kiara yang mengandung kalimat protes membuat amira dan elisa kompak cekikikan


" cieeee... Yang belain calon suami"


Ujar elisa dan amira kompak membuat kiara pun semakin sebal saat mendengar nya.


" bhuuuuuu..... Reseh".


Kemudian mereka melanjutkan lagi kegiatan pemasangan kebaya nya tapi sebelum kiara memakai kebaya nya, amira membuka aplikasi kamera ponsel nya dan..

__ADS_1


Klik


Tanpa sepengetahuan kiara, ami mengambil foto kiara yang saat ini hanya sedang memakai bra hitam dan short berwarna senada untuk nanti ia kirim ke seseorang sebagai kejutan yang Hot.


" khi Khi... Rasain kamu aku dulu yang liat" batin ami nista


" menurut aku sih udah pas, kalau kamu gimana ra?" tanya elisa melihat kiri kanan depan belakang kebaya yang kiara pakai saat ini dengan tatapan menilai.


" cantik nya" batin elisa kagum


" pas sih... Tapi aku kan suka makan takut nya pas waktu hari H Malah kekecilan" ujar kiara dengan badan memutar mutar melihat lagi setiap bagian dari kebaya yang ia pakai.


" perut aku kayak nya agak buncit deh" gumam kiara sedih menyerongkan tubuh nya menilai bagian perut nya sendiri


Elisa dan amira yang melihat nya pasang tampang datar saat mendengar gumaman kiara yang nggak seperti realita.


" buncit dari mana sih, langsing banget pas gitu apa nya yang kurang lagi coba?"


Batin kedua nya kompak


" maka nya diet, jangan makan kue terus kerjaan nya" omel elisa sewot, heran dengan kiara yang masih melihat bagian perut nya yang sama sekali ngga buncit


" kemana coba lemak karena makan gula nya"


Batin elisa Penasaran


Bahkan ia yang jarang makan manis manis saja merasa perut nya sedikit buncit, nah ini kiara arya bawel dedemenan nya dirga yang sering makan gula dan lemak nya sama sekali nggak ada, adapun yang tumbuh kedepan tempat nya pas banget yaitu di bagian atas depan dan di bagian bawah belakang, ngerti nggak maksud nya?


Ck... Masa nggak ngerti!!!


Pokok nya inti nya itu montok depan belakang tapi nggak sampe bleberan loh...


Dan akhirnya mereka bertiga pun keluar dari ruang ganti dan segera menuju ke tempat di mana mama dan mami nya nunggu..


" mah, mih gimana menurut kalian?" tanya kiara saat telah sampai di hadapan para mama yang sedang sibuk bergosip


Mendengar pertanyaan dari seorang yang suara nya sudah mereka hafal mama dan mami pun kompak menoleh ke arah di mana suara berasal


Kyaa....


Itu pekikan semangat dan membahana milik sarah dan putri saat melihat kiara yang Memakai kebaya putih untuk akad nanti


" ya tuhan sayang nya mami ini baru kebaya nya apalagi gaun pengantin nya, kyaaa... Mami jadi nggak sabar.


Ya ampun.... Cantik banget sumveh" ujar mami putri dengan semangat membara nya.


Trus itu bla.. Bla.. Bla.." ujar mama sarah menghadap ke mami putri dengan rentetan kalimat nya yang syukurlah di mengerti mami putri karena sudah terbiasa dengan kiara yang memang kalau bercerita panjang nya nggak kelar kelar.


Kiara, elisa dan amira yang melihat para mama yang berkhayal tanpa mengajak ajak mereka kompak memandang pemandangan di depan nya dengan tangan menepuk jidat mereka lelah


" ya ampun kenapa malah jadi gini sih"


Mari kita tinggalkan kegiatan para ladies sekarang kita menengok sedikit ke arah lainya tepat nya di mana dirga saat ini berada.


Kantor perusahaan wijaya


Di ruangan dirga saat ini suasana nya sunyi karena sang pemilik ruangan sedang sibuk dengan tugas sehari hari nya, apalagi kalau bukan menandatangani berkas yang sudah di kerjakan oleh bawahan dan tangan kanan nya yaitu dani iriandi.


Sebenarnya dirga hari ini nggak mood kerja karena sedang dalam fase low energy.


Demi keong ajaib... 2 minggu sudah ia dan kiara tidak bertemu bahkan video call juga tidak bisa.


Serius loh dirga kangen banget dengan bawel kesayanganya, dirga rela bayar orang buat nyulik kiara saat ini juga agar bisa bertemu.


" ya lord... Gini amat ya rasanya, mau nikah harus berakit rakit ke Hulu baru berenang renang ketepian" gumam dirga dengan pribahasa nya.


" mana mama pake acara cerita cerita kesana kemari dengan kiara, niat banget mau buat iri dan cemburu.


Sebenarnya mama itu mama kandung aku bukan sih?" romet dirga sewot sendiri.


Sudah tahu sekarang nggak boleh ketemu dulu malah di panas panasin dengan cerita berbumbu menyedapkan.


Huft...


Dirga menghela nafas nya lelah, ia belum pernah seperti ini sebelumnya.


Jangan kan berfikiran menikah, mencintai cewek sampe segini nya aja nggak ada dalam list kehidupan nya.


Tapi sekarang di usia nya yang akan menginjak 29 tahun ia merasakan cinta menggebu itu seperti apa.


Bagaimana rasa posesif bekerja lebih cepat dari logika nya,


Bagaimana cemburu menguasai hati nya.


Bagaimana perasaan Rindu pun menggerogoti hati nya.

__ADS_1


Dan juga bagaimana rasa ingin memiliki ke tahap paling ekstrem dalam hidup nya.


Melakukan hal merepotkan mulai dari mengalah dan meminta maaf yang tidak pernah ia lakukan dalam hidup nya.


Semua karena satu orang cewek yaitu kiara.


Senyum dirga mengembang saat mengingat awal pertemuan nya dengan kiara.


Satu satu nya cewek yang nggak terpesona di pertemuan pertama mereka.


Satu satunya cewek yang nolak ia sewaktu dulu di pertama pertemuan.


Satu satunya dalam segala hal.


" kiara ku...."


"ck... Jadi kangen lagi kan"


Dirga pun berdecak sebal saat lagi lagi rasa rindu nya muncul hanya karena ingat sekilas kenangan mereka.


Tidak ingin stres dirga pun membuka laptop nya di mana ada wallpaper foto mereka berdua saat melakukan prewedding yang di kirim oleh David kemarin.


Dirga lalu mengklik file dimana ada laporan terakhir nya, sebelum ia libur panjang untuk pesta pernikahan dan honey moon nya nanti .


Drt.. Drt.. Drt..


Merasakan getaran pada handphone nya dirga pun sejenak menoleh ke arah layar yang menampilkan notif pesan talktalk dari adik sepupu nya yang lumayan dekat dengan nya di banding dengan sepupu sepupu lain nya yang ia punya.


" napa ni bocah" batin dirga curiga sebab jika amira sudah mengirim nya pesan pasti nggak jauh jauh yang isi nya membuat ia emosi mendadak.


Tik tik..


Menekan tombol open pada aplikasi talktalk nya dirga pun mengklik lagi pesan dari amira dan seketika jantung nya berdetak di ikuti rona merah di pipi nya hingga mencapai telinga nya.


" amira kampreeeetttttttttt......"


Sedang kak di butik milik elisa amira yang sedang asyik mengangguk atau memberikan kedua jempol tanda oke untuk kiara yang bertanya ini dan itu tiba-tiba merasa perasaan bahagia tak terkira, ia bahkan sudah cekikan nggak jelas membuat kiara yang melihat nya menelengkan kepala nya ke kiri tanda bingung.


" kenapa si amira, nggak mungkin kan kemasukkan jin butik punya elisa?" batin kiara horor


" hahaha.... Rasakan itu mas dirga suruh siapa pelit jadi orang. Minta beliin kuota aja sampe sekarang nggak ada kabar nya" batin amira puas.


Amira cekikikan karena senang, ia merasa jika sekarang mas dirga nya yang sedang di landa rindu akan semakin nggak kuat manahan rindu nya saat melihat apa yang di kirim nya tadi.


Amira membuka lagi pesan singkat yang tadi di kirim nya dan membaca ulang dalam hati kalimat tambahan di bawah gambar tersebut.


" khu.. Khu... Khuu.... Rasakan"


Kembali ke kantor di mana saat ini dirga sedang berusaha mencoba menurunkan kadar hasrat terpendam nya, yang sudah lama tidak bisa ia salurkan karena masa pingitan yang sesungguhnya adalah masa cobaan terberat untuk nya.


Tapi entah memang ia yang sedang sial atau memang ia yang penasaran, mata nya lagi lagi tidak singkron dengan fikiran nya untuk tidak melihat foto yang di kirim amira.


Blushh...


" sial.... Kenapa yang kelihatan cuma bagian belakang nya aja, ehhhh...wah dirga piiiippp"


Dirga seketika memaki diri nya sendiri saat fikiran nya mulai melantur ke arah 21+,


Foto yang di kirim amira ini berupa foto kiara yang sedang memakai bra hitam dan short dengan warna senada, yang paling membuat nya tidak tahan ada tulisan tambahan dari amira yang membuat hasrat nya naik seketik


" lihat kulit putih mulus nya, bagaimana rasa nya jika di sentuh?"


" akh..... Gue ke kamar mandi dulu, amira bangke... Pasti lagi bales dendam gara gara minta kuota belum gue beliin, ck... Gue kan lupa sangking banyak kerjaan.


Emang dia kira gue bla.. Bla.. Bla... "


Gerutuan dirga terdengar sepanjang ia berjalan ke arah kamar mandi di ruangan nya.


memaki tentang amira yang begini dan begitu


Kemudian dirga pun dengan terburu buru memasuki kamar mandi untuk menuntaskan hasrat nya yang sudah lama ia tahan, di tambah godaan dari amira berupa foto half ***** kiara bertambah naik lah hasrat nya.


Dan selanjutnya tidak perlu di jelaskan apa yang sedang dirga lakukan jika sedang di kamar mandi dalam keadaan ingin.


Sepertinya 1 minggu ini dirga harus rajin olahraga sendiri ya hingga datang waktu nya memiliki partner untuk di ajak olahraga bersama.


Nah dirga selamat menikmati sisa sisa masa lajang nya ya, inget sisain buat nanti jangan keterusan, oke...


Sekian


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ikuti terus kisah nya ya


Jangan lupa jejak komentar dan klik jempol nya

__ADS_1


Sampai babai


Terimakasih


__ADS_2