Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Cinta atau ambisi


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan


Happy reading


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Saat ini kaisar sedang mencoba mengembalikan kesetabilan dari harga saham nya,dan sudah seminggu ini kaisar harus menguras otak dan tenaga nya.


" kai, istirahat dulu" tegur Ronald kepada kaisar yang seharian ini tidak menyentuh air ataupun makanan yang ia letakan di meja ruangan kaisar


" hn.."


Tampilan kaisar jauh dari kata rapih, janggut serta kumis nya mulai tumbuh tipis.


Kaisar biasa nya selalu rajin mencukur nya tapi karena masalah perusahaan yang tidak sepele membuat kai lebih mementingkan perusahaan ketimbang penampilan wajah nya.


" seenggak nya makan dulu kai, nanti lu sakit" bujum Ronald tidak menyerah


" hn... Bentar lagi" jawab kai kerasa kepala.


" hais....." desah Ronald pasrah


" atau gue coba minta tolong dia aja ya"


Ronald meninggalkan kai dan pergi ke ruangan sendiri, rencana nya dia akan meminta tolong dengan seseorang yang pasti bisa membujuk kai untuk sejenak meninggalkan pekerjaan nya.


Meski ia juga sibuk dengan laporan di sana sini tapi ia tahu itu belum cukup untuk membantu kai saat ini.


Ronald menekan nomor seseorang dan menunggu panggilan nya di angkat.


Tut.. Tut. Tut... Tuu


Klik


" halo..."


" bisa gue minta tolong" balas nya tanpa basa basi.


Skip


Kaisar sedang fokus dengan layar leptop nya dan harus menggeram marah saat dering telepon di meja terdengar.


Kring.. Kring..


Klik


"hn.."


"....


" apa? Persilahkan dia masuk"


Sebelumnya


Kiara saat ini sedang berdiri di depan gedung perkantoran milik wiratmadja memenuhi permintaan tolong dari Ronald sahabat kaisar.


Ia menghampiri meja reseptionist dan di sambut dengan ramah.


" selamat siang ada yang bisa saya bantu" ujar reseptionist ramah


" apa pak kaisar nya ada? Saya kiara ingin bertemu" jawab kiara sopan


" maaf, apa ibu sudah punya janji" tanya nya ramah


" tolong telepon saja, dan bilang kiara ingin bertemu" balas kiara dengan nada yakin


" ah.. Baiklah tunggu sebentar".


" siang pak maaf mengganggu, pak kaisar di bawah ada yang ingin bertemu dengan bapak, nama nya kiara".


" baik pak"


Reseptionist itu kembali menghadap kiara setelah menelpon kaisar


" silahkan di lantai 15, ruangan tengah ibu kiara" jelas reseptionist dengan ramah


" sepertinya perempuan ini bukan perempuan sembarangan"


" terimakasih" balas kiara ramah tidak lupa senyum nya


" cantik banget, pantes pak kaisar nolak ibu melisa terus" gumam reseptionist itu menilai.


Kiara sampai di depan pintu ruangan milik kaisar dan mengetuk pintu.


Ceklek


" hai..." sapa kaisar setelah membuka pintu ruangan nya untuk kiara.


" hai... Ini bener kaisar" balas dan tanya kiara meledek kai, saat melihat penampilan kai yang jauh dari kata rapih

__ADS_1


" ya begitulah...." balas kai mengangkat bahu nya acuh


" apa kiara udah mulai menerima gue lagi"


Batin kai senang


" ada angin apa nih ?" tanya kai Penasaran


" liat aku bawa apa... Makan bareng yuk" ajak kiara saat mengingat penjelasan Ronald di telpon tadi.


" bisa gue minta tolong?.


Ra... Tolong bujuk kaisar makan, dia udah hampir seminggu ini makan nya nggak teratur kadang juga nggak makan.


Gue takut kaisar kenapa kenapa.


Cuma lu yang bisa bujuk dia, gue udah coba bujuk dia tapi nggak di gubris"


Kiara melihat penampilan kai yang beda dari biasanya, kai itu paling nggak suka yang nama nya berantakan.


" kamu ngajak aku makan bareng ra?" tanya kai senang. Mata kai berbinar senang saat kiara mengangguk kepala dan bibir nya tersenyum kecil.


" iya... Aku bawa kesukaan kamu, masih suka soto ayam kota L kan?" tanya kiara sebisa mungkin ia tampil ceria.


" suka, aku masih suka " jawab kai cepat


" kamu inget aja kesukaan aku" lanjut kai senang.


" ya sudah yuk makan keburu dingin" ajak kiara.


Mereka makan dengan di selingi obrolan ringan.


" kamu ada masalah apa sih kai seperti nya serius sekali" tanya kiara di sela sela acara makan nya.


" ah.. Cuma masalah sepele kok" elak kai


" nggak mungkin, kai itu bukan orang yang lupa kerapihan kalau cuma masalah sepele"


Bantah kiara tepat sasaran


" aku tahu sih aku kan bukan siapa siapa kamu, tapi aku kan teman kamu" lanjut kiara dengan ekspresi sedih nya.


" eh... Bukan gitu kok, maksud aku em hanya masalah saham perusahaan yang tiba-tiba anjlog.


Jadi nggak terlalu serius, aku masih bisa tangani" jelas kai menyerah juga.


Deg


" tiba-tiba saham anjlog, dan seminggu kemarin dirga juga membicarakan saham dengan seseorang.


Apa ini ada kaitan nya dengan dirga" batin kiara penasaran


" kenapa ra?" tanya kai pada saat kiara bengong setelah mendengar masalahnya.


" ah... Nggak apa-apa kai" balas kiara canggung.


" apapun walau itu sangat penting kamu jangan lupa untuk mengurus tubuh kamu sendiri dan juga jangan lupa makan.


Bagaimana kalau kamu sakit?" lanjut kiara menasihati kai, membuat kai pun merasa bersalah dan senang di saat bersamaan.


" kiara nggak berubah tetap perhatian sama gue" batin kai senang.


" kalau memang ini ulah dirga, seperti nya secara nggak langsung aku yang sudah membuat perusahaan kai menderita kerugian"


Batin kiara cemas


" aku harus pastikan"


" ya sudah, aku balik ke kantor ya. Kamu jangan lupa istirahat" ujar kiara lembut.


" aku anter ya" tawar kai


" nggak usah aku bawa mobil sendiri, kamu di sini saja selesaikan tugas kamu.


Semangat" balas kiara.


Kemudian meninggalkan kai yang sedang merasa senang berlebihan.


" wijaya lu lihat sendiri , bahkan kiara masih perhatian sama gue" gumam kai dengan senyum ganjil nya.


" gimana yah kalau kita mulai permainan nya, di mulai dari mana ya"


Lanjut kai dengan rencana milik nya.


Kaisar mengetik sesuatu di handphone nya dan kemudian bersiul senang.


Kantor dirga


" jadi dia mulai merangkak lagi ya" gumam dirga pelan.

__ADS_1


Tadi ia mendapat laporan mengenai pergerakan dari perusahaan wiratmadja yang sedang mencari lagi celah memasuki pasar saham kecil di kota S.


Dan itu membuat nya senang, ini belum apa-apa dengan keberanian dia yang sudah mengganggu milik nya


" tutup semua peluang sekecil apapun, pastikan apapun tanpa izin dari saya wiratmadja tidak bisa membeli saham di mana mana" perintah dirga tegas dan kejam


" baik pak" jawab dani singkat, bahkan ia sampai bergidik ngeri membayangkan wiratmadja dari posisi tinggi jatuh dengan tiba-tiba.


Drt... Drt... Drt..


Dirga mengambil handphone yang bergetar di meja kerja nya, kemudian melihat sebuah pesan singkat yang membuat nya marah dan takut secara bersamaan


_____________________


+8527896 ****


Hai wijaya


Menurut lu Bagaimana jadi nya ya jika kiara mengetahui jika selama ini kekasih ah atau bisa di sebut tunangan nya dari awal membohongi nya dan menipu nya demi bisa dekat dengan nya.


_____________________


" ba**sat, dari mana dia tahu" umpat dirga marah


" sial...."


Dirga tidak menyangka jika akan ada pihak luar yang mengetahui kesepakatan ia dengan keluarga wicaksono.


" aku harus sudahi permainan ini" gumam dirga gelisah.


Seminggu kemudian


Sudah seminggu ini Kiara tidak bisa menemui dirga di karena kan kesibukan nya mengurus proyek di kota Y.


Bahkan ia harus bolak balik antara kota S dan kota Y untuk turun survei lapangan.


Tidak jarang juga ia akan bertemu pak adiya atau pun kaisar untuk pembahasan lainnya .


Seperti saat ini, ia dan kaisar sedang melakukan survei bersama.


" jadi bagaimana kai masalah kemarin, sudah beres?" tanya kiara


Saat ini mereka sedang istirahat di sebuah kafe di dekat proyek


" ah... Aku tidak masalah tentang saham, untung nya hanya atas wiratmadja yang ada kendala jadi aku nggak masalah bila harus pailit sekalipun.


Kalau Sutomo yang kena mungkin aku akan lebih sungguh sungguh.


Sutomo ini hasil kerja keras aku jadi aku akan berusaha lebih giat untuk lebih maju " jelas kai panjang lebar


" kamu nggak masalah wiratmadja bangkrut " tanya kiara kaget sedang kan kaisar hanya mengangkat bahu nya acuh.


" lagian memang rencana nya seperti itu, bagi aku kamu yang penting.


Wiratmadja hanya jalan aku membuat kamu benci sama wijaya" batin kai licik.


" biasa aja, aku masih punya Sutomo" balas kai enteng.


" kai... Kamu tahu ini ulah siapa?" tanya kiara hati hati


" em... Ada sebuah Perusahaan besar yang rahasia jadi aku nggak tahu itu perusahaan apa.


Mereka ambil alih semua dan menguasai pasar saham.


Dan entah kenapa hanya wiratmadja saja yang tidak bisa ikut membeli saham di pasaran" balas kaisar pura-pura polos.


" maksudnya ada perusahaan asing yang buat wiratmadja saat ini di ujung tanduk?" tanya kiara kaget


" kenapa sampai seperti ini, apakah ini benar ulah dirga"


" bisa di bilang seperti itu" balas kai cuek namun tidak dengan senyum yang di Sembunyikan nya.


Hening sesaat


" ra..." panggil kai memecah keheningan


" eum.." gumam kiara menyahuti panggilan kaisar


" selamat ya atas pertunangan kamu dengan keluarga wijaya " ujar kaisar tiba-tiba dengan senyum palsu nya


"eh..."


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Terus ikuti kisah nya ya


Jangan lupa tinggal kan jejak komentar dan jempol nya


Sampai babai

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2