
Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan alur cerita lambat
So
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Apartemen dirga
Pagi ini dirga mengajak kiara untuk pergi ke rumah yang baru selesai di bangun, melihat lihat dan ingin memberikan kejutan untuknya.
" Yank... Abis dari rumah baru, kita ke rumah elisa yah. Aku mau ajakin elisa foto maternity juga biar ada moment bareng" ujar kiara kepada dirga yang saat ini sedang memakai kemejanya di depan cermin.
" Oke..." balas dirga singkat melihat kiara yang sedang duduk sambil mengusap perutnya dari pantulan cermin di hadapannya saat ini.
" Yank yank Makan kentang goreng pake sambel terasi enak kali ya yank... Yuk cari kentang goreng sama sambel terasi " seru kiara tiba-tiba dengan nada senang memandang dirga berbinar sedangkan dirga sendiri harus menghela nafas lelah
" serah lu bawel ... ini lagi ibu hamil, dimana mana kentang goreng ya pake saos atau mayonaise. Malahan minta sambel terasi... Ck keturunan siapa sih " batin dirga gemas
Keinginan kiara emang sesuatu banget , kemarin minta ayam goreng di colek ke es krim, udah nya minta makan jambu di bawah pohon jambunya langsung nggak mau beli swalayan .
Dirga cari pohon jambu di mana coba? Untung aja di rumah dani ada pohon jambu yang buahnya lagi lebat lebatnya.
Kiara dengan senyum cerah memakan buah yang di petik olehnya, iya... lagi lagi ia yang harus memanjat pohon dan membuat dani yang saat itu jadi tukang pegang tangga tersenyum betul tersenyum mengejek maksudnya tanpa repot repot menyembunyikan darinya .
Kampret
kemarin di mansion juga ia manjat pohon karena ada kucing nyangkut entah dari mana asal muasal kucing itu berasal, yang jelas dengan pandangan mata sayu kasihan tidak tega melihat kucing mengeong kiara dengan sesegukan, mencari nya yang sedang berbicara dengan sang papa di ruang baca sukses membuatnya belingsatan gara-gara kiara mewek.
Saat di tanya ada apa gerangan yang terjadi? dengan tergugu menahan sesegukan perkataan kiara selanjutnya membuat ia harus menahan diri untuk tidak menggaruk dinding mansionnya saat itu juga
" Sayang... Kamu lihat di luar, di atas pohon situ ada anak kucing mengeong seakan teriak tulung... Tulung.... Hiks Sayang ayuk kita tulung anak kucing nya, kasihan..."
Alhasil ia memanjat pohon yang untung tidak ada semut nya, hanya untuk melakukan misi penyelamatan anak kucing bonus pake cakaran di tangan nya.
Kampret kan
Oke... Lupakan ia mendadak mules saat mengingat nya.
" Mau makan di restoran mana yank? " balas dirga sabar, sehabis ini ia akan minta restoran buat menu sesuai permintaan kiara yang sungguh sesuatu tapi herannya setiap kiara makan makanan aneh besok nya viral.
Contohnya saja saat kiara makan rengginang di colek ke lelehan coklat, sehabis di posting di instakilo nya, permintaan rengginang langsung pesat dan kiara dengan senyum lebar menerima rengginang free dari tukang jualan yang dirga sendiri juga heran kiara tahu dari mana.
Kiara bilang gini....
" Kasihan yank.... Sewaktu aku lewat mau ke kantor kamu, aku liat ibu ibu keliling jualan yah jadi aku beli aja, terus aku ajak foto biar banyak yang beli... Eh ternyata sehabis di posting laris beneran"
Ini sepertinya karena ajaran ia di episode
" tamu tak di undang", yah akhir akhir ini kiara membeli sesuatu yang kadang tidak di perlukan sesuai apa katanya.
Dirga sih nggak masalah.... Selama kiara senang, uang berapa aja nggak masalah...
Asal jangan seperti beli manekin kemarin, udah susah payah di bawa ke apartemen yang harga nya juga lumayan ehh..
Ujung ujungnya di suruh buang.
Kampret sekali
" Eemmm... Nggak mau di restoran mau nya di wakdonol ya yank.... Di sana kan rame seru tuh.. Hehe" seru kiara cerah jangan lihat ekspresi dirga ia hanya mampu mengangguk dengan hati bersiul takjub.
" hehe...gundul, nyari sambel terasi di mana coba gue hemm di mana?" batin dirga bertanya kepada author yang langsung bisik bisik
( beli yang kemasan di betamart loh ga, ada kok merek EFG, oke... Makasih thor)
" Oke... Jadi kita ke wakdonol dulu nih baru ke ke rumah baru? " tanya dirga pasrah luluh karena tatapan berbinar dari kiara yang sekarang ada di hadapannya, seperti biasa ia membantu memakaikan dan mengikat tali sepatu kiara.
" Yoyoy mas bro..." seru kiara dengan cengirannya membuat dirga tidak tahan untuk tidak terkekeh gemas
" Dasar....." gumam dirga di sela sela kekehanya, mengusap perut kiara sayang sambil membatin
__ADS_1
" bisa nggak bocil nya kesayangan daddy kalau ngidam yang elitan dikit, naik helikopter keliling kota misalnya? Duh... Gemas kan"
" Udah yuk... Kita berangkat" ujar dirga membantu kiara berdiri dan menggengam tangan kiara berjalan dengan pelan dan hati hati mengingat perut nya kiara yang sudah besar, usia 7 bulan pas dalam kandungan dan lusa adalah tepatnya kebetulan akan ada acara di mansionnya juga.
" Okay kapten... Hihihi" balas kiara, berjalan dengan hati-hati sambil cekikikan saat dirga mengajaknya bercanda.
Dirga dan kiara berjalan ke arah lift dan turun menuju basement tempat dirga memarkirkan mobil kesayanganya yang berjejer rapih dengan mobilnya yang lain serta tambahan mobil milik kiara.
" Dari semua mobil yang kamu punya, kamu paling suka yang ini ya yank?" tanya kiara penasaran kepada dirga yang sedang membantunya memakaikan seat belt.
" Ini mobil pertama hasil jerih payah aku sendiri waktu sekolah yank, Mobil yang sama waktu pertama kenal sama raka dan faro " balas dirga menjelaskan dengan senyum kecil nya saat sekelebat memori di ingatnya.
" Oh yah... Berarti sudah lama ya mobil ini nemenin kamu? "tanya kiara semangat
" Yupsss.... Tapi dulu sih jarang pake ini, pake yang ada di mansion itu loh yank mobil audi yang di kasih kakek hadiah aku menang tander. Pelit banget padahal untungnya banyak di kasihnya mobil seharga itu" balas dirga menggerutu padahal mobilnya nggak murah seperti membeli peyek, tapi masih aja ngomel
" Hus... Seharusnya bersyukur sayang, masih di kasih sesuatu bukan malah ngedumel" seru kiara dengan mata mendelik galak
" Iya.... Aku bersyukur kok yank, buktinya aku pake tuh mobilnya sampe lulus sekolah dan kuliah" ujar dirga santai kemudian meraka pun mulai meninggalkan basement menuju ke arah di mana ada wakdonol berada setelah mampir ke betamaret membeli sambel terasi kemasan dengan merek EFG sesuai saran author.
Wokdonol
Kiara dan dirga sampai di wakdonol sekitar 15 menit perjalanan, sekarang kiara sedang menunggu dirga membeli kentang permintaannya, sambil kirim pesan kepada elisa yang saat ini sedang lemas karena bawaan janin di perutnya, kiara kasihan melihatnya.... jadi hampir setiap hari kiara menemani elisa di rumah faro yang sepi karena faro juga sibuk dengan kasus yang di pegangnya.
Tuk
Kiara menoleh ke arah depannya, di mana ada Sebuah nampan berisi kentang dalam jumlah banyak tersaji di depannya saat ini beserta dirga yang melihatnya dengan wajah khas nya jika di luar rumah, tapi matanya yang bekilat senang membuat kiara tahu jika dirga tidak dalam keadaan kaku seperti di kantor.
" Ini pesanan nyonya wijaya, silahkan di nikmati.." seru dirga saat meletakkan nampan berisi kentang lalu duduk di hadapan kiara yang langsung tersenyum riang
" Good... Thank you bro..hehe.." balas kiara riang lalu meletakkan handphone miliknya di samping lengannya dan mulai mencomot kentang goreng setelah dirga membukakan kemasan sambel terasi di wadah khusus saos.
" Enak?" tanya dirga melihat kiara yang makan dengan semangat dan hanya di jawab anggukan kepala dari kiara karena saat ini bukan 1 atau 2 stik kentang yang di makan melainkan dalam jumlah banyak sehingga mulut kiara penuh dengan pipi menggembung sebagai buktinya.
" Dikit dikit sayang makannya, aku nggak minta kok" seru dirga menasihati kiara tapi tidak sejalan dengan tangannya yang ikut mencomot 5 stik kentang goreng kemudian mencaploknya dengan santai.
Plak
" Itu kan tadi jajal doang yank, enak nggak kentangnya seperti yang kamu bilang tadi , dan ternyata rasanya nggak enak" balas dirga tanpa dosa.
" Tapi ini enak kok yank... " ujar kiara
" Coba geh...." lanjut kiara mendekatkan kentang di tangannya di depan mulut dirga dengan polos nya , yang tentu saja di caplok dirga dengan segera.
Hup...nyam..nyam...
" Hemmm iya yah yank... Kok bisa enak gini, yang tadi itu nggak enak loh, coba kamu suapin aku lagi " ujar dirga berpura pura Penasaran padahal sedang modus yang aneh nya di turuti oleh kiara yang malah mengangguk setuju
" Hem.. Hem.. Benar kata aku, ini tuh enak " balas kiara polos dengan tangan lagi lagi menyuapi dirga kentang goreng tersebut sedangkan dirga ngangguk ngangguk menikmati suapan dari tangan istrinya dengan hati terkekeh lucu.
" Ampun.... Nggak sadar yah lagi polosin" batin dirga geli
Akhirnya sepanjang mereka makan, kiara akhirnya sadar setelah hampir separuh kentang di piring pindah ke perut dirga yang malah ngekek karena tingkah polosnya.
Kiara sendiri hanya manyun, berhasil di tipu suaminya sendiri tapi kiara nggak marah malah ia menikmati kekehan gurih dirga yang mengundang tatapan lope lope dari pengunjung di sekitarnya, tentunya dirga tidak menyadari tingkah undirga-nya, dimana seharusnya topeng dingin ia gunakan jika sedang ada di luar.
" kamu suka kan bocil liat daddy kamu tertawa riang gitu" batin kiara bertanya dengan bocil di kandungannya yang di respon dengan tendang pelan sebagai jawaban iya.
Skip
Setelah makan kentang dengan sambal terasi permintaan bocil kesayangan mereka, dirga segera mengajak kiara melihat rumah baru mereka nanti.
Rumah dengan desain Eropa ini nggak kalah megah dari mansion wijaya, hasil kerja kerasnnya tanpa embel embel warisan membuat dirga menatap kagum rumah yang berdiri kokoh di hadapannya saat ini.
Di sebelahnya ada kiara yang menutup mulut takjub, melihat antara dirinya dan rumah bergantian.
" Yank... Ini beneran rumah kamu?" tanya kiara dengan perasaan kagum yang tidak di tutupi
" Bukan rumah aku sayang, tapi rumah kita" balas dirga mengoreksi perkataan kiara dengan menekan setiap kata di sertai senyum lembut dan ada bangga di binar mata dirga saat melihat kiara yang senang dan antusias
" Hehe.... Rumah kita bertiga...." seru kiara senang, membawa tangan dirga untk mengusap perut miliknya di mana saat dirga mengusap nya sang bocil kesayangan dirga menendang respon dari usapanya.
__ADS_1
" Wah...bocil jagoan daddy juga senang yah.... Kalau gitu pasti kamu akan lebih senang melihat apa yang akan daddy tunjukkan" ujar dirga semangat kemudian membawa kiara masuk.
Saat memasuki rumah barunya ternyata dirga sudah melengkapinya dengan perabotan rumah seperti sofa, meja maupun guci hiasan.
Mungkin hanya tinggal foto mereka yang belum ada dan kiara sendiri yang akan memajangnya di dinding rumah mereka nanti.
Rumah 3 lantai dengan tambahan 1 lantai terbuka di bagian atas ini di buat untuk santai, memiliki 1 kamar tidur utama dan 3 kamar tamu dengan kamar mandi di dalam.
Di depan ada taman yang kata dirga akan di tanami oleh dandelion serta bunga yang lainya dan itu terserah kiara mau nanem apa karena dirga nggak bisa menaman bunga ia bisa nya menanam modal saham.
Dan juga karena dirga suka berenang, dirga membuat kolam renang luas dengan pohon bunga Kamboja tinggi berwarna putih kuning di pinggiran kolam.
Saat mereka sudah hampir sampai di tempat yang akan di tunjukkan dirga untuk kiara, dirga pun segera menutup kelopak mata kiara
" Tutup dulu yah.... Biar surprise" bisik dirga, membuat kiara cengengesan dengan hati dag dig dug Penasaran
" Apa sih yank... Pake tutup mata segala" seru kiara dengan bibir tersenyum lebar
" Ada deh... Nanti juga tahu" balas dirga misterius
Di depan dirga sudah ada pintu sebuah kamar dengan tulisan bocil room's dengan gambar karakter kartun mobil toya-toya lucu
Ceklek..
Dirga membuka dan mendorongnya agar pintu terbuka lebih lebar kemudian membawa kiara ke tengah ruangan yang membuat kiara bertanya dengan nada lebih Penasaran nggak sabar
" Apa sih... Udah sampai belum?" tanya kiara penasaran
" Sudah kok... Aku buka nih yah" balas dirga gembira lalu menarik telapak tangannya dan kiara pun membuka mata perlahan...
Kedip kedip kedip
" Taraaaa..... Gimana, suka nggak?" tanya dirga berharap menatap kiara dengan Penasaran
" Ini... Ini.. Kamar untuk bocil kita sayang?" tanya kiara takjub saat mata nya melihat dengan jelas sekitar nya saat ini.
Sebuah ruangan dengan dinding berat biru seperti gambar langit, yang setiap sisinya berbeda, ada siang hari untuk dinding dan malam hari untuk langit langit kamarnya.
Kiara menutup mulut nya terharu, senang atas kejutan dirga untuknya dan bocil mereka berdua.
Grep...
" terima kasih sayang... Terima kasih, aku suka bocil juga suka.... Ini indah sekali" seru kiara gembira hampir saja ia membuat dirga marah kalau ia tidak menahan laju air mata nya, walaupun air mata kebahagiaan dirga bilang cukup dengan senyum tidak perlu embel embel air mata itu lebih baik.
" Kamu suka... Syukurlah, nanti kita sama-sama beli perlengkapannya. Aku sengaja belum isi kamar ini dengan perabotan biar kamu yang atur sesuai keinginan kamu sayang" ujar dirga dengan senyum tampan nya membuat kiara senang dan menghambur lagi kepelukan dirga.
Kiara kemudian melepas pelukannya dan jinjit untuk menggapai bibir dirga untuk di kecup nya ringan.
Muachhhh....
" Arigatou otou-sama... ( terima kasih ayah)" seru kiara imut dengan meniru logat cadel anak kecil lucu
" doitashimashite... ( terima kasih kembali)" balas dirga setelah jongkok dan mencium sekilas perut buncit kiara lalu berdiri untuk mencium kiara dalam dan nafsu berujung hal yang ena-ena jatah harian dirga yang tertunda.
Dan selanjutnya terdengar adalah desahan bersahutan dengan menjadikan kamar anaknya kelak sebagai saksi kegiatan panas mereka, setelahnya di akhir senyum puas saat kegiatan panas berakhir.
" love you honey...." bisik kiara di pelukan dirga dengan tubuh polos beralaskan kemeja dirga.
" I love you both more, my wife my son" balas dirga berbisik dan mengecup dahi kiara sayang untuk mengakhiri kegiatan menyenangkan hari ini.
Sekian
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ikuti terus kisah selanjutnya...
Jangan lupa loh tinggalkan jejak komentar dan klik jempol juga...
Serta vote dukunganya...
Sampai babai
__ADS_1
Terimakasih