
Maaf bila typo mengganggu saat membaca
Dan
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Brakk...
Bunyi dokumen yang di banting keras, oleh Kaisar memenuhi ruangan miliknya.
" Saya kasih kalian tugas, buat nyari informasi satu orang aja kalian nggak becus, kerjaan kalian ini apa?" tanya Kaisar emosi.
Di hadapannya kini, ada Asisten kepercayaan serta dua Orang Informan, yang hanya bisa diam menunduk tidak berani menjawab.
" Lalu, Bagaimana dengan orang yang mengikuti Kiara? " tanya Kaisar, sambil membuka kembali laporan yang tadi sempat di bantingnya.
" Orang kita mengikuti sampai rumah sakit dan melapor, jika hanya Nona Kiara yang masuk ke dalam. Sedangkan Pria tersebut tidak ikut turun, Dia langsung pergi tidak lama setelah mengantar Nona Kiara sampai ke Rumah sakit" jelas Ronald lugas.
Kaisar terdiam, memikirkan laporan dari bawahannya
" Apakah mereka ketahuan" tanya Kaisar, melihat ke arah Ronald.
" Sepertinya tidak, Mereka bilang sejauh ini Mereka masih aman" balas Ronald.
" Oke .... Bagus, sebelum kita dapat info penting dari pria ini, jangan sampai kita ketahuan sedang mengintai diam-diam" perintah Kaisar tegas.
" Baik Tuan " jawab Mereka bertiga kompak.
" Kalian boleh pergi, ingat untuk cepat dapatkan informasinya. Saya tidak mau tahu apapun caranya,Apa kalian mengerti" ujar Kaisar tegas, dengan mata memandang Mereka tajam.
" Mengerti Tuan." balas Mereka patuh.
Akhirnya Mereka berdua pergi, menyisakan Ronald dan kaisar.
" Hn " tanya Kaisar menggantikan kata 'apa' yang di mengerti oleh Ronald.
" Kita ada meeting, dengan perusahaan dari Amerika setelah ini Tuan. " jelas Ronald mengingatkan Tuannya, yang saat ini sedang membaca dokumen di mejanya.
" Hn .. Siapkan bahan meetingnya" balas Kaisar singkat.
" Baik , saya permisi" kemudian Ronald meninggalkan kaisar sendiri di ruangannya.
"Kenapa Lu berubah Kai , kemana Kaisar yang Gue kenal dulu" batin Ronald sedih, melihat perubahan drastis dari atasan, sekaligus sahabatnya saat ini.
Ronald dan kaisar adalah sahabat yang berteman sejak mereka duduk di bangku SD.
Mereka selalu bersekolah di Sekolah yang sama, kuliah di Universitas yang sama bahkan melewati waktu bermain bersama.
__ADS_1
Kaisar yang dulu di kenalnya adalah Kaisar yang baik, pintar dan perduli terhadap sesama.
Senyum selalu menghiasi wajah tampannya, hingga menjadikan Kaisar cowok populer di lingkungan sekolahnya.
Semuanya berjalan normal.
Hingga pada saat mereka memasuki bangku SMA , Kaisar bertemu dengan Cewek yang memiliki paras cantik menawan dan kemudian jatuh cinta.
Di sekolah Mereka, ternyata ada seorang Cewek yang juga menyukai Kaisar. namun ternyata Kaisar tidak memperdulikannya.
Singkat cerita, akhirnya Kaisar resmi menjalin kasih dengan Cewek cantik yang bernama Kiara , anak dari orang kaya, cucu tersayang dari keluarga Wicaksono.
Hubungan mereka lancar dan penuh dengan kebahagiaan.
Namun, di satu sisi Cewek yang juga menyukai Kaisar itu tidak terima dengan hubungan Mereka berdua.
Ronald menjadi saksi, bagaimana perjalanan cinta Kaisar dan Kiara , dari awal hingga akhir.
Puncaknya saat keluarga Wiratmadja, sedang mengalami Colaps di Perusahaannya. keluarga dari Cewek ini membantu dengan syarat, yang membuat Kaisar mau tidak mau melakukan sesuatu, yang menyakiti hati Cewek yang di cintainya yaitu Kiara.
Bukan hanya karena Perusahaan yang menjadi alasan, namun ancaman dari Cewek bernama Melisa Sudirjo, anak tunggal dari keluarga Sudirjo ini jugalah yang membuat Kaisar tidak bisa berkutik.
Akhirnya, Kaisar Menjalani hubungan cinta terpaksa dengan Melisa, anak dari perusahaan yang membantu perusahaan keluarga Wiratmadja.
Menyakiti sangat dalam hati Kiara wanita yang di cintai Kaisar.
Ia masih ingat masa masa kelam yang di lalui Kaisar .
" Cinta bisa merubah orang dari baik, menjadi kejam seperti ini, Gue cuma berharap kedepannya Lu bisa nerima kenyataan Kai." gumam Ronald miris.
Di ruangan Kaisar, setelah kepergian Ronald hanya kesunyian yang menemani Kaisar.
Drt .. Drt .. Drt ..
Getaran dari Handphone miliknya, membuat Kaisar berhenti membaca. Tertera nomor tidak di kenal, yang sebenarnya Ia ketahui itu siapa.
" Ngapain ini Cewek telpon Gue? "
Gumam Kaisar kesal, mencoba untuk tidak memperdulikan, hingga Ia bosan dan akhirnya terpaksa menerima panggilan tersebut.
" Hn.."
" kenapa baru di angkat" sentak penelpon yang ternyata seorang perempuan bernama melisa tersebut .
" Gue sibuk" balas Kaisar singkat
" Oh ... Gitu, maksud lu sibuk cari info tentang Cewek sok cantik Lu itu heh" ejek Melisa
" Berani lu macem-macem ..
__ADS_1
" Apa? cih.... Temui Gue nanti malam, kalau lu mau tahu sebuah Informasi tentang Dia "
Ujarnya dengan suara dingin.
Tut tut...
Panggilan pun berakhir di putus secara sepihak oleh Melisa. membuat gelas berisi air di samping Kaisar, jadi pelampiasan emosinya.
Prang
" Bang**t ..."
Kediamanan Sudirjo
Di kamarnya saat ini Melisa, sedang melampiaskna emosinya yang mumuncak akibat perlakuan Kaisar.
Sudah lebih dari 5 tahun ia menahan perasaan irinya. Kenapa bukan Dia, yang di cintai kaisar, Kenapa harus Cewek sok polos itu. Ia iri dengan segala yang di miliki Kiara ,
Keluarga yang sempurna , teman yang setia, bahkan Kaisar yang sangat mencintai Dia.
Sedangkan Ia ... Keluarganya hanya tahu memberi uang tidak dengan kasih sayang, teman yang hanya berteman karena kekayaannya. Maka dari itu, Ia selalu ingin apa yang Kiara miliki.
Di saat Kiara menjadi yang populer, karena kecantikan serta kebaikannya, melisa melakukan segala cara untuk menjatuhkannya. Dan Kaisar adalah hal Utama yang harus Ia dapatkan.
Saat keluarga dari Kaisar sedang ada masalah, Melisa merasa ada tiupan angin segar untuknya. Ia Meminta Daddynya, agar membantu dan memberi syarat yang menguntungkan Perusahaan juga menguntungkannya. Sehingga Kaisar ada dalam pelukannya, dan juga menghancurkan Kiara secara bersamaan.
Ia puas melihat Kiara jatuh, sejatuh jatuhnya
Hingga terpuruk. Namun apa? Ini bahkan sudah lama berlalu, kenapa Kaisar belum juga menerimanya. Dan juga, Kiara sekarang memiliki Kekasih melebihi Kaisar dari segi penampilan.
" Sial .... Kenapa Lu selalu dapat yang terbaik"
Teriak Melisa kalap, di susul dengan bantingan benda. Membuat pelayan di rumahnya, yang kebetulan sedang berada di dekat kamarnya terlonjak kaget.
Meskipun sudah biasa, tapi tetap saja masih membuat Mereka kaget dan tentu saja takut di saat bersamaan.
Melisa mencintai Kaisar, namun ego dan Obsesi membutakan mata hatinya. Sehingga Ia tidak tahu cara meluluhkan hati Kaisar,
Alih-alih membuktikan dengan menggunakan perasaan cintanya dengan tulus , Melisa lebih memilih menggunakan kekuasaan hartanya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jangan kemana-mana
Tunggu kelanjutan nya ya
Tinggal kan jejak komentar dan saran
Serta klik jempol nya
__ADS_1
Sampai babai