Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Maaf Yang Tak Sampai


__ADS_3

Happy reading vrohh..


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Hari ini kiara Menghabiskan waktunya di kebun berry.


Pengalaman yang sangat menyenangkan selama hidup kiara, karena selama masa kecilnya Ia selalu bersama neneknya, tinggal di dalam rumah dan tidak pernah keluar bebas seperti ini.


Baginya melihat dan tinggal di lingkungan yang jauh dari kesibukan kerja adalah hal yang sangat berharga, walaupun ada hutan di belakang rumahnya tetap saja berbeda dengan desa yang di kunjungi nya saat ini.


Kiara dan dirga pulang sore hari, kiara sendiri sampai lupa dengan kekesalan terhadap Dirga dan kesialannya karena bertemu seseorang dari masa lalunya.


Saat ini Ia dan Dirga ada di depan penginapan, Ia turun dari kereta kuda dengan perasaan senang luar biasa.


"Sudah sampai!" seru Dirga.


"Um ... Terima kasih untuk hari ini Dirga, Aku senang sekali. Lain kali Kita ke sana lagi yah!!" seru Kiara ceria. Ia tersenyum lebar saat membayangkan, jika mereka berdua bisa menghabiskan waktu dengan bercanda santai seperti tadi.


"Hn, Kamu bilang saja jika suatu hari ingin ke sana. Aku akan siap, kapan pun Kamu mau," ujar Dirga datar namun lembut jika di perhatikan.


"Serius??"tanya Kiara semangat.


"Serius, buat apa bohong?" balas Dirga cepat.


"Oke, janji yah. Awas kalau kamu bohong!!" ujar Kiara dengan senyum lebar.


"Hn,"


"Kamu istirahat, besok akan ada tempat yang lebih seru, yang pasti akan membuat kamu lebih bahagia!" lanjut Dirga setelah bergumam.


"Benarkah?" balas Kiara semangat. Di balas anggukan kepala dari Dirga sebagai jawaban.


"Oke, sekali lagi terima kasih banyak ya Ga, Aku nggak sabar nunggu besok!" ujar Kiara.


"Hn, selamat istirahat Nona Kiara!" seru Dirga menyudahi hari ini.

__ADS_1


"Selamat istirahat, Pak Dirga!" balas Kiara menggoda.


Dirga terkekeh mendengar nada candaan dari Calon istrinya, Ia pun berbalik meninggalkan Kiara yang juga sudah memasuki lobby tempat Ia menginap.


Skip


Sesampainya Kiara di kamarnya Kiara memutuskan untuk mandi terlebih dahulu, sebelum membuka galeri foto di kameranya.


"Berendam sebentar kali yah," gumam Kiara pelan


Ia memutuskan berendam sejenak, untuk menghilangkan pegal di seluruh tubuhnya terutama bagian kaki.


Kiara menyalakan lilin aroma terapi dan mendengarkan musik menggunakan headsetnya.


Setelah siap, Ia pun menenggelamkan tubuhnya di dalam bathtub yang sudah terisi air hangat.


"Umhh!!!" gumam Kiara.


Air hangat membuat tubuh Kiara rilex seketika, rasa pegal yang tadi ia rasakan pun perlahan menghilang, aroma terapi lavender memenuhi kamar mandi.


Walau pada awalnya Ia merasa sial,tapi ternyata hari ini merupakan hari yang paling menyenangkan menurutnya.


"Bisa begitu yah, Aku seperti tidak sungkan. Padahal Dia orang asing," gumam Kiara heran.


Hari ini Ia sangat senang, bukan hanya bisa melihat langsung pohon dari buah favoritnya, tapi juga memakan serta membawa satu keranjang, beraneka macam buah berry segar yang langsung di petik olehnya sendiri.


Tapi sebenarnya yang paling menyenangkan adalah bisa tertawa bersama orang asing, yang Ia kira reseh tapi ternyata baik dan perrhatian padanya.


Kiara merasa aneh dengan dirinya sendiri, kenapa Ia bisa dengan mudah akrab dan tidak risih dengan segala macam perlakuan dirga terhadapnya.


Apalagi dia hanyalah seorang pemandu,yang tiba-tiba menggantikan Pak Teguh dari tugasnya.


"Kenapa Aku harus memikirkannya? Toh itu kewajibannya untuk memperlakukan aku dengan baik dan membantu Aku di saat kesusahan. Aku bayar mahal untuk itu kan?" tanya Kiara pada dirinya sendiri.


Kiara mencoba untuk tidak memperdulikan perasaan aneh dalm hatinya, Ia memejamkan matanya menikmati alunan musik lagu dari Ad Sheeran salah satu lagu favorit nya.

__ADS_1


"Sudahlah, jangan di fikirkan!!" gumam Kiara pelan.


Tiga puluh menit kemudian, kiara menyudahi acara berendamnya.


Malam ini kiara merasa udara agak berbeda dari kemarin, sehingga Kiara memutuskan untuk memakai gaun tidur bertali dari pada piama panjangnya.


"Lihat hasil foto hari ini, sepertinya bagus!" gumam Kiara.


Kiara membuka kembali foto hasil dari jepretan kameranya dan akan memindahkan foto dari kameranya ke dalam laptopnya.


"Lumayan semuanya," gumam Kiara senang saat melihat foto tersebut.


Kiara menyambungkan kamera dengan kabel USB ke laptop, lalu memulainya dari Windows Explorer dan membuka file miliknya.


Di saat sedang melihat-lihat foto di layar Laptopnya, Kiara tidak sengaja melihat foto-foto lamanya pada saat membuka file dengan tanggal yang sudah terlalu lama.


"Foto ini ...."


Di layar Laptopnya ada foto Mama, Papa dan Kakeknya, pada saat mereka menghadiri wisuda 3 tahun yang lalu.


Foto kenangan sekali dalam seumur hidupnya.


Kiara terisak mengingat nya, perasaan rindu yang di coba di tahannya beberapa hari ini kini tak mampu di tahan lagi.


Bahunya terguncang menahan perasaan sakit di hati, bahkan Ia sudah memukuli dadanya sendiri namun tidak dapat mengurangi rasa sakitnya.


"Hiks ... Mama, Papa, Kakek maafin Kiara. Kiara rindu sekali dengan kalian,hiksss ...."


Malam itu Kiara habiskan dengan menangis dan meminta maaf lewat air mata, Ia tahu bahwa tindakannya kali ini pasti membuat keluarga nya khawatir dan kecewa.


Tapi bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur menyesal pun percuma.


Saat ini yang harus Ia lakukan adalah menjalani hari dengan semangat, Ia akan melakukannya hingga Sang Kakek luluh dan menyerah terhadap masalah perjodohan ini.


"Maafin Kiara ...."

__ADS_1


__ADS_2