Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Morning bawel


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan


Happy reading


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Sinar matahari mengintip malu di sela sela tirai hordeng kamar milik dirga,


Di atas ranjang berbaring dua orang beda gender, yang satu sedang menyangga kepala nya menggunakan satu tangan dengan tubuh posisi menyamping menghadap satu orang lagi yang masih nyenyak terbuai di alam mimpi nya.


Yuuup.... Yang sedang memandangi itu dirga sedangkan yang di pandangi itu kiara yang masih tidur.


" emang yah, wajah cewek paling cantik itu pas lagi tidur, polos" gumam dirga pelan, tangan nya menyingkirkan anak rambut kiara yang menutupi wajah kiara,


mengganggu pemandangan fikir nya.


" suatu saat nanti, gue mau cuma wajah ini yang gue lihat di waktu bangun dan tidur gue" batin dirga berharap.


Ehhhh.... Gimana cerita nya ya kok bisa mereka tidur di satu ranjang yang sama?


Um... Ceritain nggak ya!!!!


Okeh kita Flasback dulu


Flasback


" ga..." panggil kiara dari balik pintu, kepala nya menyembul menyembunyikan tubuh nya saat ini yang hanya sedang memakai handuk milik dirga.


"oit..." balas dirga,


Dirga tidak menoleh karena saat ini ia sedang sibuk melihat layar laptop nya.


( btw... Dirga lagi periksa harga pasar saham, kata nya mau beli saham wiratmadja di beberapa perusahaan di kota S)


" ga... Aku pake baju apa" tanya kiara bingung


(lagian nyuruh anak orang mandi nggak di sediain baju ganti, berisik thor lupa buru buru mau beli saham)


" oh.. Kamu buka aja pintu di sebelah kamar mandi di situ ada lemari baju, pilih baju yang mana aja terserah kamu" balas dirga, hanya menoleh sekilas kemudian balik lagi ke laptop


" oke" balas kiara


Tidak lama kiara keluar dengan hanya memakai kaos polos milik dirga yang terlihat kebesaran di tubuh kiara.


" lagi apa sih" tanya kiara penasaran saat melihat dirga sibuk dengan laptop dengan kesepuluh jari menari lincah di atas nya.


" udah sele...... Sai" astaga.... Ya lord... Pemandangan apa ini " jawab dirga terputus lalu melanjutkan kalimat nya dalam hati.


Di depan nya saat ini kiara sedang berdiri dengan pandangan polos ke arah nya, bukan itu sih yang jadi masalah nya tapi penampakan kiara saat ini


" perasaan gue baju di lemari nggak ada yang big size, tapi kok kenapa kalau kiara yang pakai jadi tenggelam gitu yaaa" batin nya


Baju dirga yang di pakai kiara bahkan mampu menutupi setengah paha kiara tanpa memakai celana lagi.


Dirga merona saat memikirkan kiara yang tidak memakai celana lagi di balik kaos kebesaran nya


" njirrrrrr....fikiran gue jadi yang iya iya lagi kan"


Dirga mengalihkan pandangan dari kiara ke arah laptop nya lagi, menghindari otak nya yang mulai nggak singkron.


" itu baju nya yang kebesaran atau kamu nya yang mungil sih" tanya dirga heran pada saat kiara menduduki sofa di sebelah nya.


" ini yang paling kecil asal kamu tahu" balas kiara dengan pipi menggembung lucu.


" lain kali aku sediain baju buat kamu, jadi kalau nginep nggak bingung pake baju apa" ujar dirga santai, sebelah tangan nya merangkul bahu kiara mesra sedang kan sebelah nya lagi ia gunakan untuk menekan touchpad pada laptop nya.


" dih kata siapa aku nginep sini lagi? Pede banget kamu. He..he.." balas kiara meledek dirga di susul kekehan renyah nya.


Kiara menyadarkan kepala nya di bawah bahu antara ketiak dirga yang belum memakai baju nya.


" pake baju ih ga.... Nggak dingin apa " ujar kiara, tangan nya iseng menusuk nusuk pipi dirga.


" udah biasa sayang, aku kalau di rumah jarang pake baju" balas dirga dengan mata masih di layar laptop nya


(ngomong ngomong dirga lagi lihat syarat agar bisa ikut tanam saham di pabrik coklat yang ada di Belgia)


" dasar mentang mentang badan nya ada kotak kotak nya mau pamer yah" olok kiara


" pamer sama pacar sendiri nggak salah dong yank" jawab dirga kemudian tangan yang di bahu kiara mengusak rambut kiara gemas


" bilang aja nggak mau orang lain lihat" lanjut dirga menggoda kiara.


" apa ih nyebelin, narsis" balas kiara mengelak


"emang sih... Hehe"


" lagi apa sih dari tadi liat nya laptop terus" tanya kiara penasaran.

__ADS_1


" kamu mau tahu" tanya dirga misterius


" mau sih, tapi nggak deh pasti ada syarat nya kalau aku mau tahu " balas kiara sebel


Dirga terkekeh kemudian mengecup pelipis kiara singkat


" hehe... tahu aja sih kamu"


" kalau nanti berhasil aku kasih tahu kamu. Lagian ini juga buat kamu kok" ujar dirga dengan senyum misterius nya.


" eh... Buat aku?"


" iya buat kamu, udah malem kamu tidur sana gih" usir dirga halus


" masih banyak yang harus gue kerjain"


" kamu juga istirahat dong, kamu kan baru pulang perjalanan jauh" balas kiara


" masih ada sedikit kerjaan yank, kamu duluan gih"


"no" balas kiara cepat


" oke fine...." dirga menyerah,


" yuk.... Aku anter ke kamar" ajak dirga kemudian menyeret kiara masuk ke kamar.


Dirga membantu kiara memakai selimut nya sebatas dada dan mengecup kening kiara sayang


" nice dream love..." ujar dirga lembut


" um...ga.." ujar kiara ragu


" hemm.. Kenapa" tanya dirga heran


" temenin aku dulu sampe tidur" cicit kiara malu, bahkan selimut nya ia pakai untuk menutup wajah nya yang memerah akibat permintaan berani nya.


" kenapa? Kamu takut?" tanya dirga heran


Kiara menggeleng


(kiara tipe orang yang tidak terbiasa tidur di tempat asing)


"aku nggak biasa tidur di tempat asing, dulu pertama kali nginep tempat elisa juga gini. Tapi kan kalau di tempat elisa tidur nya bareng elisa.


Tapi kan sekarang aku di tempat kamu masa kamu tidur bareng aku.


" oh gitu.. oke" balas dirga cepat


" undangan yang tidak boleh di sia sia kan"


Dan akhirnya dirga menemani kiara hingga terlelap, namun pada saat ia ingin beranjak pindah, tangan nya di genggam kiara erat jadi mau tidak mau ia ikut tidur di tempat yang sama dengan kiara.


Flasback end


Sinar matahari membuat tidur kiara terganggu, kiara membuka mata nya perlahan dan menemukan pemandangan paling berbeda dari biasa nya.


" kenapa ada dirga di kamar aku" batin kiara heran


" morning dear...." sapa dirga saat melihat mata kiara yang berkedip kedip lucu.


Antara membiasakan cahaya atau bingung dengan keadaannya saat ini.


" engghhh.....morning Dirga, kamu kok ada di ka..."


Blusssshhh.... Wajah kiara memerah saat mengingat kejadian semalam.


" bisa bisanya aku minta di temenin dan berakhir tidur bersama"


" sudah ingat kejadian semalam?" tanya dirga menggoda kiara.


" uhhh"


Dirga terkekeh melihat wajah malu dan merona milik kiara, dirga mengecup kening kiara lembut


" morning kiss" ujar nya kemudian bangkit dari tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi.


Skip


Saat ini kiara sedang berada di kantor milik nya, sedang mengerjakan laporan harian.


Tiba tiba kiara merona saat mengingat kejadian semalam dan tadi pagi.


" uhhh... Aku sama dirga udah seperti suami istri aja, uhhh.... Malu nya.


Tadi malam aku nggak ngiler kan ya" gumam kiara malu


Hei... Siapa yang tidak malu jika pada saat kita sedang tidur di liatin sama pacar kita, bagaimana jika kita tidur sampai ngeces, ngiler atau tidur dengan mulut mangap . Pasti malu kan

__ADS_1


Kiara mengingat kejadian tadi malam sewaktu ia memasuki ruang khusus pakaian milik dirga


Flasback on


Setelah dirga menyuruh nya memakai baju nya karena ia tidak ada baju ganti,


Kiara pun membuka pintu yang di maksud oleh dirga.


Ceklek


Wow...


Itu kesan pertama yang di lihat kiara.


Ruangan luas di dalam nya berisi deretan baju milik dirga.


Mulai dari deretan jas armani, tuxedo, jaket kulit hingga kaos polos dengan brand ternama.


( nggak usah di sebutin semua takut nya ria)


" dirga punya selera fashion yang bagus" gumam kiara takjub.


Di sebelah nya juga ada deretan sepatu pantofel dan sneaker bermerek.


" gini cerita nya susah juga kalau mau kasih hadiah, dia udah punya segala nya" gumam kiara muram


" wijaya ya.... Seperti nya aku memang harus cari tahu lebih banyak"


Kiara menuju bagian kaos dan kemeja kemudian melihat lihat mana baju yang bisa ia kenakan.


" uh.. Yang ini bisa juga"


Di tangan kiara ada kaos polos berwarna biru dongker.


Kiara memakai nya dan menghadap ke cermin besar di samping nya.


" aih... Besar banget" gumam kiara


Setelah memakai pakaian nya kiara keluar kamar dan berjalan menuju dirga yang sedang serius menelpon seseorang.


" lagi ngomongin apa sih, nggak kedengeran" batin kiara penasaran.


Kiara berdiri di ujung ruang tamu menunggu dirga selesai bertelpon entah dengan siapa itu.


" ya... Beli saham nya yang 5% di perusahaan w, lakukan pembelian secara terus menerus.


Buat dia tahu di mana tempat nya dan dengan siapa dia berhadapan"


"...."


" hn..."


Setelah ia rasa dirga sudah menyudahi acara telepon nya, kiara pun berjalan mendekati dirga.


Flasback end


"kira kira siapa yang sudah membuat dirga marah ya, aku baru tahu kalau dirga sedang bekerja bisa ngeluarin aura dominan gitu, bahkan suara dan sikap juga berbeda .


Apalagi ini menyangkut sebuah perusahaan"


Gumam kiara penasaran.


" sebenarnya seberapa berkuasa sih seorang wijaya" lanjut kiara penasaran.


Kantor kaisar


Brakk.


Sebuah dokumen laporan saham menjadi korban, saat kaisar yang telah selesai membaca nya langsung emosi dan membanting dokumen dengan kesal dan marah


" apa Maksudnya harga saham kita turun dan saham kita di perusahaan w juga di beli?


Bagaimana bisa kita kecolongan seperti ini?" tanya kai emosi


Hari ini kaisar baru saja mendapat laporan mengenai harga saham nya yang turun dan itu membuat kerugian yang besar, lalu di susul dengan saham nya yang tiba-tiba di beli oleh perusahaan asing sehingga kini ia kehilangan akan hak saham di perusahaan w


" apa yang sebenarnya terjadi bahkan kejadian nya bersamaan dan mendadak seperti ini"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Terus ikuti kisah nya ya


Jangan lupa tinggal kan jejak komentar dan klik jempol nya


Vote dukung aku juga ya


Sampai babai

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2