Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Real kiss


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan


Ada sedikit adegan +18


Happy reading vrohh


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Saat ini Kiara sedang berada di dalam kamarnya, tepatnya sedang rebahan di tempat tidurnya. Malam sudah larut, namun mata kiara enggan menutup, ia masih terbayang kejadian sore tadi, pada waktu melihat matahari terbenam di perjalanan Mereka pulang dari Kota.


" Uh ... Aku masih malu, padahal Aku bukan lagi remaja. Tapi, tapi.... Ini adalah pertama kalinya Aku di cium di bibir dan dan uhhhhh jangan inget lagi Raaa ..."


kiara menutup sebagian wajahnya menggunakan selimut, karena malu masih terbayang adegan First Kissnya,kemudian Kiara meraba Bibirnya dengan jari-jari tangannya perlahan.


" Bahkan, aku masih bisa merasakan kelembutan bibir Dirga di bibirku Dan tatapan matanya, seolah membiusku untuk mengikuti permainannya. Oh no, apa yang Aku bayangkan " Kiara memekik tertahan, akibat Bayang-bayang yang terlintas di Fikirannya. Bahkan Ia akui, jika Ia menikmati ciuman yang di berikan untuknya.


Kiara guling kesana-kemari guna menghilangkan fikiran iya-iyanya, hingga Ia lelah dan terlelap, terbuai dalam mimpi indahnya malam ini. Tidur dengan senyum merekah di Bibirnya


"dirga" Gumamnya sebelum benar-benar jatuh ke alam mimpi.


Sore tadi pada saat melihat matahari terbenam.


" Ra ... Aku" ucap Dirga terputus, melihat ke arah Kiara yang fokus melihatnya, ah lebih tepatnya menanti kelanjutan kalimatnya saat ini.


" Oke, Sip" batin Dirga.


" Ra ..Kamu cantik" rayu Dirga, membuat Kiara tersipu, kemudian Dirga merapihkan rambut Kiara yang berantakan, terkena angin lalu melanjutkan lagi, kalimat yang masih tertahan di tenggorokannya.

__ADS_1


" Ra ... Umm ... . May I kiss your lips please..." pinta dirga ragu, yang membuat Kiara diam membatu.


" Gosh ... Lips? " batin Kiara, saat mendengar permintaan Dirga yang terdengar tabu di kehidupannya.


Dirga bukanlah kekasih pertamanya, namun permintaan Dirga adalah pertama kalinya dalam suatu hubungan, yang pernah Ia jalankan dan karena itu juga Ia di tinggalkan terlalu kaku dan tidak memberi apa keinginan pasangannya .


" Sekarang Aku sudah dewasa, sudah umum jika Pasangan kekasih saling mencium, bahkan tidur bersama pun sudah lumrah. Dan kali ini entah kenapa, Aku yakin untuk memberikan ciuman pertama Aku buat Dirga" batin Kiara, kemudian mengangguk kan kepala mengiyakan permintaan Dirga


" Yes ..." balas Kiara singkat yang membuat Dirga senang.


Dirga perlahan menurunkan telapak tangannya, yang tadi berada di sisi wajah Kiara ke belakang kepala Kiara , lebih tepatnya di bagian leher Kiara, lalu meletakkan sebelah tangan lainya di pinggang Kiara untuk membawa Kiara mendekat ke arahnya.


Mereka berdua saling memandang keindahan rupa milik orang di depannya, kemudian Dirga memajukan wajahnya tetap sambil melihat tepat di mata Kiara, membuat Kiara terbius terbuai akan tatapan lembut Dirga, bukan hanya terbuai akan tatapan. Namun juga usapan di sisi wajah dan pinggangnya.


deg deg deg


Bahkan, jantungnya pun ikut berdetak kencang.


" Dirga pria yang Kamu cinta Ra , Kamu pasti bisa" batin Kiara. kemudian menutup mata, saat Dirga mulai memiringkan wajahnya dan mencium lembut Bibirnya.


Kiara meremas bagian bawah baju terusannya, untuk menghilangkan gugupnya dan Dirga tahu itu, di lihat dari reaksi Kiara yang mengernyit pada saat menutup Matanya.


Tidak ingin terlalu terburu buru, Dirga membiarkan Kiara terbiasa, dengan hanya menempelkan bibirnya dulu saja. Setelah Kiara rileks , Dirga memberanikan diri untuk mengecup kecil bibir Kiara berulang membuat Kiara mulai ikut menikmatinya. Terbukti dengan rengkuhan di punggungnya, dan pada saat Kiara mulai terbiasa, barulah Dirga benar-benar memberanikan dirinya dengan ******* pelan belahan bibir Kiara, tentu saja membuat Kiara menegang bersama dengan erangan tertahannya.


Kiara masih belum membalas, namun tidak menolak lumatan dari bibir Dirga. Lumatan lembutnya berubah lagi, menjadi lumatan sedikit kasar pada saat Kiara lagi-lagi terbiasa dan membalas lumatan nya walau dengan gerakan kaku


"Sepertinya ini yang pertama" batin Dirga senang.

__ADS_1


Mereka saling ******* bibir, entah sudah berapa lama


"Emhhh enghh" erang Kiara tertahan membuat Dirga tambah semangat , tidak lama kemudian Kiara menepuk pelan dada Dirga. Seakan memberi tahu, jika pasokan udaranya telah habis dan butuh menghirup udara untuk bernafas, barulah Dirga melepaskan bibir Kiara dari Bibirnya dengan tidak ikhlas .


Dirga manyun belum puas (dasar mesum). Namun kemudian, Dirga tersenyum saat melihat Kiara yang sekarang sedang menghirup udara rakus, dengan nafas tak teratur serta wajah merona yang terlihat cantik di mata Dirga.


Penginapan Dirga


Di dalam kamarnya, sekarang Dirga sedang melamun, menghadap ke arah Laptopnya dengan tangan memegang Bibirnya, yang kini sedang menampilkan senyum idiot, akibat bayangan Erotis tadi sorenya bersama Kiara.


Jika saja Kiara tidak kehabisan nafas dan menghentikan kegiatan Ehemnya, Ia yakin jika kejadian yang Iya-iya akan terjadi setelahnya.


" Fak .... Cuma dengan liat muka merona dan bibir bengkaknya bikin gue kehilangan kendali lagi" Batinnya, mengingat jika Ia hampir saja mengulangi perbuatan yang mengasyikkan, saat Kiara sedang sibuk menormalkan deru nafasnya, Pasca ciuman panas dengannya.


" Sumpah , bibir Bawel Gue lebih manis dari pada yang gue bayangin. Hasyuk, Jadi keingetkan apalagi waktu denger erangannya. Bikin gue tambah semangat aja" gumam dirga, kemudian mengingat lagi setiap adegan yang malah membuat sesuatu di bawah sana ikut terbangun.


" Fak ... Gini caranya pengen cepet-cepet gue kawin tuh Si bawel" batin Dirga kalap dengan keadaannya saat ini, dimana nasib Adiknya di pertaruhkan.


(ngaco kamu ga, nikah dulu baru kawin)


" Gue beruntung, jadi yang pertama"


Gumam Dirga mengingat lagi pengakuan dari Kiara.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Nanti kan kelanjutan nya

__ADS_1


Jangan lupa klik jempol serta tinggal kan jejak komentar nya yaaaa


Sampai babai


__ADS_2