
Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan
Ada sedikit adegan rate Ⓜ (mesum)
Happy reading
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
" Aku mesum?" tanya Dirga, masih berbisik di ikuti dengan tangan dirga, yang kini merambat naik ke kepala Kiara.
" Aku mesum, cuma sama kamu Sayang. " lanjut Dirga Dan...
Tuk
"ouchh..." pekik Kiara kesakitan, akibat ketukan sayang Dirga di kepalanya.
" Kebiasaan ih... Sakit Gaaaa! " omel Kiara, yang saat ini sedang sibuk mengusap kepalanya yang nyut-nyutan, sedangkan Dirga Sang pelaku penganiayaan, hanya tertawa dengan gurihnya. Menikmati ekspresi Bawel di depannya, yang terlihat memelas di matanya.
" Ha ha ha..." tawa Dirga masih belum kelar,
" akhh" jerit Dirga tiba-tiba, karena Kiara menginjak kaki Dirga kuat.
" Rasakan bleee" ejek Kiara kemudian melengoskan wajahnya dan melenggang pergi, meninggalkan Dirga yang saat ini sedang merasakan sakit di area kakinya.
" Hei .. Sayang kamu mau kemana, akhh ..." tanya Dirga, lalu menjerit lagi karena pada saat akan melangkahkan kakinya, ternyata sakitnya masih terasa
" Nginjeknya nggak pake perasaan nih Bawel. " gumam Dirga, kemudian jalan perlahan dengan sedikit terpincang, menyusul kiara yang saat ini sedang ngambek, pergi kembali ke kamarnya.
Ceklek...
Pintu terbuka dan masuk lah dirga, kemudian melihat sekitar, di mana saat ini kamarnya dalam keadaan kosong, tidak ada penghuni.
__ADS_1
" Kemana Si bawel ya" batin Dirga, kemudian masuk lebih dalam dan mendengar suara gemericik air, di dalam kamar mandi.
Pintu kamar mandi terbuka dan muncullah Kiara , dengan wajah masih manyun, lanjut ngambek. Saat melihat Dirga yang kini sedang asyik melanjutkan nonton Film, tanpa susah payah meminta maaf padanya.
"Dasar udah jahat sama Aku, masih belum minta maaf, huh... Kalau minta maaf nggak akan Aku maafin, Lihat saja." batin kiara. melihat dirga dengan mata memicing, penuh dengan emosi.
Dirga tahu, kalau sekarang Bawel kesayangannya sedang dalam mode ngambek. Namun, dirga mau melihat sampai mana Kiara akan ngambek terhadapnya.
" Lucu ih... Kerjain dulu deh" batin Dirga jahil, sebenarnya Ia tahu, Ia salah sudah membuat Kiara kesakitan
" Kayaknya, Gue ngejitak kepalanya agak keras deh" Batinnya menyesal
( Dohh ... Ga Ga ... Anak orang belum jadi Istri aja udah sering di aniaya, apalagi kalau ud.. Bletak .. Berisik lagian nggak kuat banget kok, cuma pake tenaga dikit nyohh Author jangan asal nuduh kalau nggak punya bukti, iya ampun Tuan Dirga ).
" Udah mau abis nih Filmnya, mau di putar ulang nggak?" tanya Dirga, pura-pura cuek melirik Kiara, yang mengambil tempat duduk berjauhan darinya.
" Duhhh ... Yang nggak mau duduk di deket Gue , masih ngambek niii ceritanya" batin dirga
" Terserah." balas Kiara singkat
" Kok terserah? " balas Dirga sok polos,
" Ulang dari awal aja yah? " tawar Dirga
" Ah ... Atau mau di ulang, di menit kita terakhir nonton?" lanjut Dirga, memasang tampang lempeng tidak bersalah, membuat Kiara yang tidak tahan dengan sikap Dirga yang masa bodo, segera bangkit dan berniat meninggalkan kamar Dirga saat ini.
Grep...
Sebuah Tangan kekar, menahan lengan Kiara yang hendak mengambil tas di meja. Kemudian, membawa Kiara masuk dalam pelukan hangat miliknya, Tangan kekar itu adalah tangan Dirga, yang akhirnya menyerah dan mengalah dengan Kiara, dari pada membuat Kiara benar-benar marah terhadapnya.
" Hiyyyy .... Kiara marah itu nggak ada di dalam rencana Gue saat ini." batin Dirga takut.
__ADS_1
" maaf " bisik Dirga, yang tidak langsung di respon oleh Kiara.
" Aku tahu Aku salah, Aku minta maaf" ulang Dirga, membuat kiara akhirnya balas memeluk dirga. Namun, belum membuat Kiara membalas permintaan maafnya.
" Jangan marah ya.. Please" bujuk Dirga, yang akhirnya membuat kiara mau tidak mau membuka suaranya, walau pun cuma gumaman
" Hummm " kiara sebenarnya tidak benar-benar marah, ia hanya sedikit kesal dengan kelakuan Dirga, yang bersikap seolah olah tidak bersalah
" Aku juga tadi cuma mau menggoda kamu, tapi ternyata malah bikin kamu tambah marah" lanjut Dirga dengan tangan yang kini mulai Bergriliya kemana-mana, naik ke atas dan ke bawah, antara punggung dan rambut Kiara yang ada di pelukannya.
" Icip icip bentar boleh kan? " batin Dirga edan
" Aku nggak marah kok" balas Kiara yang kini menengadahkan kepalanya, melihat wajah Dirga yang ada di atasnya.
" Lohh ... Tadi kamu, Tas .. Pulang... Ahhh ... kamu ngerjain Aku ya? " ujar Dirga heran, kemudian baru nyambung, jika Kiara sekarang sedang balas mengerjainya
" Hi hi hi" kekeh Kiara senang, membuat rasa sedikit kesal Dirga, kepada kiara hilang seketika. Di gantikan dengan senyum bahagianya.
" Cewek model gini nih, yang nggak bikin Gue cepet bosen" Batinnya. dengan Tangan yang tadi sempet berhenti karena kaget di kerjain kiara, kini melanjutkan raba-raba aji mumpungnya. Yang tentu saja, membuat bulu kuduk Kiara tiba-tiba meremang, merasakan sebuah Tangan yang mulai meraba. Bahkan menyusup ke dalam pakaiannya, di area punggungnya saat ini.
" Tapi Ga ... Tangannya nggak perlu masuk juga bisakan? " tanya lebih tepatnya protes Kiara, yang hanya di jawaban senyum manis (mesum) dari Dirga.
" Tung .. Tunggu dulu" cegah tangan Kiara, pada saat tangan Dirga merambat ke area perutnya, Ia sedikit menghindar tapi malah Membuatnya sedikit goyah.
dan
brukkk....
Tbc
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Ikuti terus kisah nya dan jangan lupa jempol serta komentar nya yaaaah
Sampai babai