Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
HONEY MOON ~ (ultah kiara, berkah untuk dirga)


__ADS_3

Maaf bila typo mengganggu saat membaca dan alur cerita lambat (karena author suka yang detail)


So...


Happy reading


¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶


Hari berikut nya...


Dirga mengajak kiara ke Jeju Starlight World and Planetarium, setelah puas bermain di pantai woljeongri.


Menikmati indah nya bintang bintang di angkasa.


" seru banget, malam hari melihat bintang seperti ini sayang" ujar kiara, wajah nya mendongak melihat langit malam di jeju Starlight.


" Kamu suka?" tanya dirga lembut


" Emm.... Syuka...." balas kiara manja di sertai senyum manisnya


" syukur deh kalau kamu suka" ujar dirga ceria


Mereka menikmati waktu malam mereka dengan bercanda, mengobrol ini dan itu tentang apa saja yang menurut kiara dan dirga seru.


Hingga tidak terasa waktu berlalu, mereka bahkan tidak sadar jika saja farhan tidak menghampiri mereka memberi tahu waktu habis.


Akhirnya, kiara dan dirga sampai juga di villa mereka dengan puas dan bahagia,


Skip


Ceklek...


Kiara membuka pintu villa nya dan seketika lampu hidup terang benderang,


Deg...


"astaga... Ini..."


Kiara terperangah dengan apa yang di lihat nya saat ini, di depan nya terlihat sebuah meja dengan lilin menyala.


Kemudian makanan dan minuman tersaji.


Dengan kelopak mawah bertabur memenuhi permukaan meja yang sudah di alasi taplak meja berwarna putih.


Puk..


Seseorang, dengan aroma yang dia hafal ada di belakang menepuk bahu nya pelan, kiara membalikkan badan dan lagi lagi ia terperangah keget...


Deg... Deg... Deg..


" happy bornday dear...." ucap dirga lembut, membawa kue tart kecil dengan lilin di sekililing nya.


" sayang, ini.... Hiks"


Dirga tersenyum saat kiara menghambur kepelukan nya, dengan sebelah tangan balas memeluk kiara sedangkan sebelah nya lagi memegang kue tart kecil untuk kiara.


" sorry yah... Telat, seharusnya waktu hari pernikahan kita.


Tapi terlalu banyak acara dan sudah terlalu lelah, baru bisa sekarang deh" ujar dirga saat ia hampir saja lupa jika kemarin saat hari pernikahan mereka juga tepat hari ulang tahun kiara.


" nggak apa-apa sayang, aku malah lupa dengan ulang tahun aku sendiri" balas kiara, saat dirga melepas pelukan nya dan menghapus air mata di sudut mata nya.


" make a wish..." seru dirga semangat.


" umm...." gumam kiara dengan kepala mengangguk imut


" semoga bahagia selamanya, dan dirga selalu dalam lindungan mu"


Batin kiara tulus kemudian meniup lilin kecil di sekeliling tart kecil untuknya.


" kita makan dulu, aku udah siapin steak untuk kamu" ujar dirga menuntun kiara menuju meja di mana sudah tersedia steak ukuran sedang dengan tingkat kematangan sempurna.


Mereka menikmati makan malam dengan romantis, meski tanpa musik tapi suasana juga tidak hening karena kiara sendiri asyik bercerita dengan nya.


Sekarang dirga tahu, apa yang di inginkan kiara jika ada perayaan.


Jadi ia pun sebisa mungkin, menekan rasa ingin sesuatu yang wah untuk kiara agar kiara tidak memarahinya lagi.


" terima kasih sayang makanannya, aku suka daging steak nya enak" ujar kiara senang,


" nope... Maaf ya perayaan nya sederhana" ujar dirga


" kata siapa, ini justru bornday party paling romantis yang pernah ada di dunia" ujar kiara semangat, membuat dirga pun tersenyum atas perkataan lebay dari kiara tadi.


" dasar...., kalau gitu aku mandi dulu ya.


Kamu telepon pelayan aja buat beresin sisa nya, nggak apa-apa kan?" tanya dirga dengan nada tidak enak, badan nya sudah gerah jadi ia tidak bisa berlama lama.


" um... Oke..." balas kiara kalem, dengan kepala mengangguk patuh


" good... " jawab dirga, mengecup kening kiara singkat kemudian berlalu menuju kamar nya.


Kiara memutuskan mengirim pesan untuk sang mama, setelah menelpon pelayan pengurus villa.


Sangking asyik nya berlibur kiara hanya sempat menelpon mama dan mami nya saat pertama sampai di villa, kemudian lupa dan berlanjut sampai saat ini.


Kamar tidur


Sedangkan dirga, yang sudah mandi nampak segar dengan rambut basah nya, sehingga air pun mengalir membasahi dada hingga perut ber-abs milik dirga,

__ADS_1


Ceklek...


Pintu kamar mandi terbuka, kiara yang sedang berkirim pesan pun mendongakkan wajah nya melihat ke arah pintu kamar mandi terbuka.


Blush...


Kiara merona, melihat dirga yang hanya memakai handuk dengan air mengalir di sepanjang dada dan perut dirga.


Deg.. Deg...


Glek...


" sexy banget... Aku jadi mau pegang" batin kiara ngiler


" suka sama yang kamu lihat sayang?" tanya dirga mengagetkan kiara yang sedang melihat nya dengan tatapan yang dirga tafsirkan tatapan mau.


Kiara mengangguk namun kemudian menggeleng keras,lalu melengoskan kepala nya dengan pipi berhias warna merah malu


" ge'er.... Siapa yang melihat " gumam kiara sok cuek, ia lalu berpura pura sibuk memainkan handphone nya, padahal nggak ada pesan karena dua mama nya sudah berpamitan untuk melakukan kegiatan lain di sana.


" oow..... Begitu..." seru dirga berpura-pura tidak perduli, padahal dalam hati sudah terkekeh lucu karena ekspresi berlebihan dari kiara.


" sayang, tolong aku dong" lanjut dirga saat ia sudah membuka lemari hendak mengambil pakaian nya


" hmm... Apa?" balas kiara tanpa melihat ke arah dirga, yang juga sedang melihat ke arah nya


" aku nggak tahu, boxer aku di mana" ujar dirga berpura-pura, dengan menampilkan raut wajah bingung


" Eehh... Aku tarok di situ loh yank, di bagian ke dua dari atas" ujar kiara, ia meletakkan handphone nya di nakas dan berjalan menghampiri dirga yang masih memasang tampang pobia nya ( POlos BIAdab).


" nggak ketemu loh yank" balas dirga pura-pura serius


" loh... Ini nam..."


Grep...


" kena juga kan, dari tadi mau meluk nggak ada kesempatan sih" ujar dirga, menyela ucapan kiara dan memeluk kiara dari belakang.


" hihi... Apasih, mau minta peluk aja pake acara ngerjain aku segala" balas kiara dengan Kikikan geli nya.


Suami mesum nya memang dari pagi tadi susah memeluk nya, karena ia yang keburu berjalan kesana kemari waktu di pantai dan di plenetarium.


" yank..." panggil dirga, ia memeluk sambil menggerakkan tubuh kiara kesana kemari seperti dansa.


" hmmm...." gumam kiara, menikmati gerakan yang di buat dirga di belakang nya.


" Udahan belum sih, bulanan nya?" tanya dirga ambigu, membuat kiara berhenti dan berbalik menghadap dirga dengan dahi mengernyit bingung


" bulanan? Bulana....ah...." kiara akhirnya paham, kemudian tersenyum dengan manis saat melihat raut wajah dirga yang galau .


Kelihatan sekali sudah tidak sabar menunggu siklus nya berakhir...


" maaf yah sayang, masih belum nih... Mungkin lusa baru selesai " ujar kiara dengan nada sedih nya.


deg


" Jadi maksudnya gue harus nunggu sampe 2 hari lagi gitu?" batin dirga bertanya dengan author yang angguk angguk kepala membenarkan


" jadi... Masih belum bisa yah ? " tanya dirga sekali lagi dengan nada lemas


Bahu nya melorot lunglai saat tahu kenyataan, hitungan hari mundur yang sudah di susun nya berantakan.


Ia kira malam ini seharusnya bisa olahraga bersama.


" Maaf banget yah sayang" ujar kiara pura-pura menyesal


Dirga hanya mengangguk lemas, tapi ganti terkekeh saat kiara mengecup bibir nya berulang sebagai DP peganti permintaan maaf


" okey, aku mandi dulu yaa...." ujar kiara lalu melepasa pelukan nya dan melenggang pergi ke kamar mandi, menenteng paper bag tanpa sepengetahuan dirga yang sedang memakai boxer gambar hello kitty nya... Nggak bercanda boxer hitam polos nya dengan brand terkenal di pinggang nya.


Blam...


" huft.... Sabar deh, yang penting bisa liat si bawel senyum terus ora opo opo" gumam dirga pasrah,


Sambil menunggu kiara selesai mandi, dirga membuka laptop nya.


Ada pekerjaan yang harus di selesaikan , lumayan juga bisa menambah hari libur nya jika segera di tangani.


Lagian dari pada gabut, nggak ada yang di mainin lebih baik mencari recehan dulu buat beli berlian.


( endas mu ga recehan.. Gara gara lu thor nggak jadi lagi gue cetak angka, ngambek... Ciee... )


Sedangkan di kamar mandi


Kiara melihat lagi isi dari paper bag yang ia bawa saat ini, paper bag yang sengaja di selipkan oleh elisa tanpa sepengetahuan ia, untung nya dirga tidak terlalu memperhatikan barang bawaan mereka, sehingga dia tidak mengetahui keberadaan benda pendukung rencana nya.


" dasar, aku sendiri aja nggak kepikiran bawa yang beginian...seperti nya aku nggak jadi ngambek deh sama cece sipit aku" gumam kiara dengan senyum kecil nya.


Kiara melihat ke arah cermin di kamar mandi,


Kemudian meyakinkan diri jika ini adalah waktu nya untuk ia menyerahkan diri untuk suami mesum nya.


" oke... Kamu bisa" gumam kiara semangat


Lalu kiara memulai persiapan, ia memulai nya dari mencukur bulu kaki nya hingga halus,


setelah itu bulu ketiak nya siapa tahu sudah panjang panjang ( yang ini bercanda).


Kemudian ia menyiapkan bak mandi dengan aroma lavender sebagai bath foam nya, dan juga mengoleskan body scrub dengan aroma sama.

__ADS_1


Setelah seluruh tubuh nya di baluri body crub, baru kemudian kiara memasukan tubuh nya untuk berendam di air hangat yang sudah ia siapkan di dalam bathtube.


Aroma lavender memenuhi kamar mandi, di mana ia sedang berendam dan itu membuat ia rileks.


Sebisa mungkin kiara ingin dirga di manja kan oleh aroma tubuh nya, hingga dirga mabuk akan aroma nya tanpa bisa berpaling ke aroma yang lain.


Setelah ia merasa cukup dengan acara berendam nya, kiara keluar dari buthtube membuka lubang pembuangan dan berdiri di bawah sower untuk mencuci rambut dengan shampo miliknya.


Dan terakhir adalah menyikat gigi dengan lama, agar gigi nya benar-benar bersih sempurna.


Sambil mengerikan rambut nya menggunakan handuk kecil, kiara melihat lagi penampilan di cermin.


Dimana cermin merefleksikan bayangan nya sendiri yang sedang mengerikan rambut, dan di tubuh nya sudah terpasang sepasang dalaman di sebut lingerie hitam dengan jubah transparan nya, memperlihatkan bagaimana lekuk tubuh nya saat ini.


Wajah kiara memerah saat membayangkan apa yang akan terjadi nanti, tapi ia sudah maju berarti artinya ia tidak boleh mundur lagi.


Sedangkan di luar kamar mandi


Dirga saat ini sedang fokus dengan pekerjaan yang ada di dalam laptop nya, ia tidak memperhatikan sekitar hingga pintu kamar mandi terbuka di susul aroma lavender yang memasuki indra penciumannya, sehingga menciptakan sensasi menggelitik pada otak besar nya.


Dirga masih belum sadar, ia masih fokus pada layar laptop nya meski dengan hidung sibuk menghirup wangi yang semakin mendekat ke arah nya.


Sebuah telapak tangan putih dengan dua jari lentik berjalan di layar laptop nya, membuat ia mengalih pandangan ke arah pemilik jari dengan cincin kawin tersemat di salah satu nya, yang tentu nya ia ketahui itu siapa...


" sayang, jangan nutu.... Pin la... Yar nya"


Deg..


" nani... ( apa) gue mimpi nih pasti" batin dirga terkejut.


Dirga segera menyingkirkan laptop di pangkuan nya dan ia letakan di meja samping, kemudian mengucek kedua matanya berharap ini bukan halusinasi akan imajinasi liar nya.


" anj...piiiiipp....gue nggak mimpi" batin dirga yakin setelah selesai mengucek kedua mata nya berulang.


" Say... Sayy... Sayyyang..."


Bahkan ia sendiri tergagap hanya untuk memanggil istri nya yang saat ini sedang berdiri di depan nya dengan hanya menggunakan lingerie sexy hitam nya.


" Hmmm.... " gumam kiara, kemudian duduk di pangkuan dirga yang saat ini sedang duduk di kursi samping pintu balkon.


Deg... Deg... Deg...


" sial.... Kenapa harus menggoda gini kalau belum bisa ngebobol" batin dirga gelisah


" kam... Kamu sudah mandi nya" tanya dirga berusaha mencoba tenang.


" sayang...." bisik kiara di samping telinga dirga sengaja mengeluarkan suara menggoda nya dengan jari jari meremas lembut rambut belakang dirga.


" YYyaaa....." balas dirga gugup


" eat me now...." bisik kiara lirih kemudian mengecup ringan dan meniup telinga belakang milik dirga


" ughhh...." lenguh dirga tertahan


" eat me and f**King me now .... Dirga mahesa my husband" ujar kiara sekali lagi memanggil nama dirga dengan suara dalam yang seksi dan menggoda nya..


" wait... But you are still periode dear.." balas dirga Penasaran dengan nafas terengah , namun ternyata tangan nya nya tidak sejalan dengan otak nya.


" enhhh... Mmhhhh..."


Tangan milik nya sudah menelusuri punggung mulus milik kiara tanpa di sadari nya, sehingga menghasilkan Desahan tertahan milik kiara dan itu membuat dirga semakin dilema.


" see and lets do it Honey**...." ujar kiara menantang dirga, kemudian bangkit dari pangkuan dirga berjalan mundur dengan jari terayun seakan mengundang dirga agar segera menuruti nya.


Deg.. Deg... Deg....


" Come to me baibe..." ujar kiara, ketika ia duduk di tepi spring bed dengan kaki menyilang dengan tangan dan jari masih melambai menggoda dirga agar mendekati nya.


Glek....


Susah payah dirga menelan slavia nya saat mendapat undangan nikmat, kemudian menyerahkan kepada insting nya yang lebih bekerja cepat, dirga pun bangkit dari kursi tempat duduk nya tadi dan berjalan perlahan menghampiri kiara, menatap kiara seakan kiara adalah minuman paling nikmat sedunia.


Kiara merona, melihat dirga yang juga melihat nya dengan tatapan laki laki nya.


Meski jantung nya sudah dag dig dug takut mengecewakan dirga, tapi kiara yakin jika apa yang barusan ia lakukan adalah langkah awal terbaik .


Dan ia berdoa supaya nanti ia tidak melakukan kesalahan saat dirga memulai aksi nya.


Dirga sampai di hadapan kiara yang mendongak ke atas menatap nya sayu...


" Kamu serius dengan apa yang kamu lakukan? saat ini aku sudah dalam ke adaan tegang, aku ngga mau jika harus bermain solo untuk menuntaskan nya sayang" ujar dirga panjang lebar menatap mata kiara mencari keusilan kiara, namun sayang yang ada hanya keseriusan sehingga dirga harus menelan lagi slavia nya karena gugup dan bahagia nya.


Kesabarannya ternyata berbuah manis, penantian 5 hari nya akhirnya terbayar dengan malam ini.


Harga yang setimpal jika itu membuat kiara dengan ikhlas menyerahkan diri untuk nya.


" lets do it beibh..." ujar kiara yakin dengan senyum yang kali ini di mata dirga senyum paling sempurna.


" as your wish my everything....." ujar dirga lalu memulai pembukaan dengan doa dalam hati nya.


Berharap jika malam spesial yang meraka lalui malam ini di ridhoi oleh yang kuasa di atas sana.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ikuti kisah selanjutnya....


Jangan lupa tinggalkan jejak komentar dan klik jempol nya..


Sampai babai

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2