Fell In Love With My Arogan Fiance

Fell In Love With My Arogan Fiance
Curiga dan awal rencana


__ADS_3

Happy reading genkz...


¶¶¶¶¶¶¶¶


Di tengah perjalanan Kiara menanyakan sesuatu, yang dari tadi ada dalam fikiranya.


"Oh iya Ga .... Bukanya waktu itu kamu bawa mobil bagus, Terus pakai baju kantoran gitu yaaa? Kok sekarang malah kerja jadi pemandu wisata aneh banget sih!" tanya Kiara penasaran.


Kiara itu bukan orang yang kepo, tapi kok saat ini Ia merasa heran sendiri.


Nggak biasanya Ia mau tau urusan orang lain, aneh kan?


Dan kenapa juga hari ini, Ia banyak nyebut kata aneh? huh dasar Kiara aneh!!!


"Hn!"jawab Dirga sekenanya.


"Cih ... Pelit amat sih, males ih nanya-nanya lagi, apaan tuh jawaban cuma hn-hn doang huh! besok minta pemandu lainya aja deh, males sama kamu, hempppph ... " dumel Kiara kesal.


"Pemandu reseh, pelit kata, minim ekspresi," batin Kiara kesal.


Kiara misuh-misuh sendiri, karena mendengar jawaban dari Dirga yang sama sekali sebenarnya bukan seperti jawaban.


Hari ini Kiara harus ekstra sabar menghadapi Si Pemandu barunya , bagaimana tidak harus ekstra sabar??


Sudah di tanya nggak di jawab dengan jelas dan sekarang dengan wajah tanpa dosa, Dirga menjawab pertanyaannya dengan 1 kalimat singkat dan padatnya yaitu


" Takdir,"

__ADS_1


Dih kan nyebelin, Ia udah bertanya panjang kali lebar, terus di jawab seadanya emang yah dasar Pria aneh tapi tampan, uppssss!!!!!


"Nggak mau tanya lagi," batin Kiara masih kesal.


Beberapa saat kemudian, hanya keheningan lah yang menemani Kiara.


Jika biasanya perjalanan terasa singkat, Maka sekarang Kiara merasa seabad, jangan salahkan pemandangan sekitar, salahkan saja Dirga yang sedang duduk anteng di kursi kemudi.


Dirga melirik ke arah Kiara, yang memasang wajah cemberut.


"Dasar, bawel banget jadi perempuan," batin Dirga geli.


Di tengah jalan menuju Taman bunga, tiba-tiba kereta yang di tumpangi Kiara mengalami kerusakan pada rodanya.


Dirga pun segera memeriksa dan karena roda tidak bisa di perbaiki lagi, mereka pun harus menempuh setengah jalan lagi dengan menggunakan kaki atau menumpang dengan pengunjung lain, yang mereka sendiri pun tidak tahu kapan akan datang, karena jalanan yang mereka lalui saat ini termasuk jalan yang jarang di lalui pengunjung.


Bayangkan pemirsa! 10 kilo meter loh mau jadi apa kakinya nanti!? mungkin saja menyamai kaki hewan yang mempunyai belalai panjang.Tapi mungkin loh ya ...


"Yang benar saja Dirga, apa tidak bisa di perbaiki lagi rodanya?" tanya Kiara panik. Ia melihat ke arah pemandunya, yang di jawab gelengan kepala Dirga tanda tidak bisa.


"Hufttt ...." Kiara menghela nafas lelah,Ia mencoba berfikir positif bahwa perjalanannya kali ini pasti lebih seru, dengan menggunakan kaki ketimbang Kereta.


Siapa yang tahu di jalan nanti, Ia akan menemukan pemandangan yang lebih indah jika di lihat langsung dibandingkan dari dalam Kereta.


Kiara Menepuk kedua pipi dan mengangkat tinggi kedua tangannya, menyemangati diri sendiri dan bersiap untuk berpetualang seru


hari ini.

__ADS_1


"Yosshhh .... Saat nya berjalan kaki!!!" seru Kiara senang.


Kiara tersenyum riang, seakan 10 kilo meter hanyalah 10 langkah kakinya.


Sambil memotret pemandangan yang Ia lewati, Kiara tidak henti-hentinya berdecak menganggumi pemandangan yang di lihatnya.


"Woah!!! Ini sangat indah!!" pekik Kiara senang.


Ia berjalan dengan semangat, memotret apapun di sekitarnya.


Sedangkan Dirga sendiri, hanya mengulas smirk evilnya karena rencana pertamanya berjalan sesuai yang ia inginkan. Tapi tidak lama saat Ia melihat senyum riang dari Kiara, perlahan senyum lembut Dirga menggantikan smirk evilnya.


"Kenapa bisa lucu gitu sih," batin Dirga terkekeh geli.


Dirga Menggelengkan kepalanya dan mengikuti langkah Kiara , Ia berfikir apakah Kiara tidak pernah mengunjungi Desa seperti ini? sehingga perjalanan yang menurutnya sangat melelahkan ini di sambut dengan antusias olehnya.


" Seperti bocah yang dapet permen kalau bisa menang lomba .... Pfffffttt lucu banget ," batin Dirga keheranan.


Perjalanan mereka di isi dengan pekikan heboh dari Kiara, saat melihat apapun yang menurut unik atau pun indah.


Dirga hanya melihat dari belakang apa yang di lakukan oleh calon istrinya, kemudian tersenyum kecil.


"Sial, lagi-lagi tersenyum!" batik Dirga heran.


\=\=\=\=


Nah loh udah mulai nih ya rencana-rencana Dirga (evil) Mahesa Wijaya

__ADS_1


__ADS_2