
Maaf bila typo mengganggu saat membaca
Happy reading vrohh
¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶
Sesampai nya di depan penginapan Dirga , mereka langsung masuk dan menuju kamar Dirga untuk menonton film yang baru di Download oleh Dirga .
" Aku siapin cemilannya dulu ya, Kamu langsung ke kamar aja" ujar Dirga sambil melenggang ke arah dapur. sedangkan Kiara sendiri naik ke atas mengikuti perintah Dirga, akhir akhir ini baik Dirga maupun Kiara sudah biasa untuk memasuki kamar masing-masing, jadi Kiara sekarang tidak canggung lagi jika sedang main ke penginapan milik Dirga.
Ceklek ...
Kiara membuka pintu kamar Dirga, dan melihat tata letak barang di kamar Dirga yang sudah familiar di penglihatannya, karena Dirga memiliki seorang pelayan pribadi yang selalu membersihkan kamar dan seluruh penginapan milik Dirga sehingga selalu rapih dan bersih.
Masuk ke dalam, Kiara mencium wangi khas milik Dirga yang tercium maskulin di hidungnya.
" Wangi pembersih lantai pun kalah wanginya dengan Dirga." gumam Kiara pelan, kemudian meletakkan tas tangan nya di meja. sedangkan Ia sendiri berjalan ke arah balkon, untuk menikmati udara siang hari sambil menunggu Dirga yang saat ini sedang menyiapkan cemilan untuk menemani mereka saat nonton Film nanti.
Cuaca yang panas membuat Kiara merasa gerah
" Sebaiknya Aku masuk dan nunggu di dalam saja" batinnya saat sudah puas melihat sekitar, lalu berbalik jalan menuju pintu geser masuk ke dalam kamar Dirga lagi, dan kebetulan berbarengan dengan Dirga yang masuk dengan nampan berisi cemilan dan minuman di tangan nya.
" Kirain masih lama" ujar Kiara pada saat melihat Dirga yang sedang meletakkan nampan di atas meja kecil menghadap televisi besar di dalam kamar nya
" Hummm ... Tadi ada telpon sebentar" balas Dirga menjelaskan kenapa Ia agak lama menyiapkan makanan untuk cemilan mereka
"ohhhh" balas Kiara tidak mempertanyakan lagi penjelasan Dirga jika sudah menyangkut telpon pribadi milik dirga dan ia percaya tanpa harus curiga, lalu mendekati Dirga maksudnya makanan yang di bawa Dirga. Kemudian memakannya tanpa malu, membuat Dirga gemas dan menepuk kepala Kiara sayang
"Dasar tukang makan" batin Dirga kemudian berjalan menuju ruangan sebelah tepatnya kantor dadakan nya
" Aku ambil Flashdisknya dulu" ucap Dirga pada saat memegang pegangan pintu, sebelum keluar meninggalkan Kiara yang sedang asyik dengan keripik lotus di tangannya.
" Um .. Oke" balas Kiara sambil melihat Dirga yang sudah bersiap keluar.
Ceklek...
__ADS_1
Tak lama pintu kamar terbuka lagi, di susul Dirga masuk dan berjalan ke arahnya hanya untuk mengambil keripik lotus yang siap masuk ke dalam mulut nya.
Krauckk..
"Nyam .. Nyam.... Enak juga" ujar Dirga setelah keripiknya masuk ke dalam perut nya
" Ih kebiasaan" balas Kiara kesal, namun dengan senyum kecil di bibirnya
" judula filmnya apa Ga? " tanya Kiara pada Dirga , yang saat ini sedang menyambungkan Flashdisknya ke kabel yang sudah terhubung ke perangkat televisi
" hantu janda minta goyang" balas Dirga asal membuat sebuah bantal melayang tepat ke arah kepalanya
"Ouchh! " pekik Dirga.
" nggak lucu Ga , serius ih" ujar Kiara yang ternyata pelaku pelemparan tersebut
"Khe ... he ... heh" kekeh Dirga yang melihat ke arah Kiara yang saat ini sedang manyun dengan mulut penuh keripik
" Jejaring ke 3, katanya Kamu belum nonton. Film baru banget nih di bioskop bahkan belum tayang" jelas Dirga bangga
" Umm tapi lebih seru kalau nonton di bioskop rame-rame gitu Ga! " lanjut Kiara dengan pose berfikir lucu, yang membuat Dirga harus bangkit berdiri dan berjalan, mendatangi Kiara yang sedang tidur tengkurap di ranjang Dirga dengan guling di pelukannya,
gyuuuttt....
Dirga menarik pipi Kiara , gemas dengan kelakuan Bawel kesayangan nya saat ini
" Jadi mau nonton apa nggak, kalau nggak mau ya udah aku hapu"
" jangan..." pekik Kiara menyela ucapan Dirga, membuat Dirga tambah menarik pipinya ke atas
" Oww oww.. Syakit Syakit...lepashiiin" rengek Kiara berharap dirga melepas pipinya saat ini, yang Ia rasa akan semakin mulur ke bawah akibat sering di tarik oleh Kekasih usilnya
" Makanya jangan bawel, okey sayang! " ujar Dirga, melepaskan tangannya dari pipi Kiara kemudian menekan tombol play pada remote di tangannya.
Akhirnya film pun berputar, adegan - adegan menyeramkan pun bermunculan. Namun baik Dirga maupun Kiara tidak ada yang bersuara sibuk menikmati alur cerita.
__ADS_1
Jangan heran kenapa Kiara tidak bersuara, karena Kiara sendiri adalah penggemar film Genre Film Horor dan Thireller. Jadi adegan seperti ini malah membuatnya semakin semangat apalagi di temani cemilan enak di depannya.
Di pertengahan film, Kiara mengambil cemilan lain yang tadi di belinya di pasar yaitu sate kentang yang terlihat menggoda.
Nyam..
Akhirnya masuk juga sate kentang itu di mulutnya, pada kunyahan pertama Kiara merasakan rasa cabai dan kentang yang menjadi satu, kunyahan setelahnya rasa pedas pun terasa, dan kunyahan selanjutnya semakin terasa. Membuatnya buru-buru menelan dan panik mengambil minum di depannya.
Dirga yang sedang Fokus menonton pun mengalihkan pandangannya ke arah Kiara yang saat ini sedang meneguk air dari gelasnya.
" Sssshh huh hah..." desis Kiara masih merasa pedas, padahal Kiara sudah memghabiskan segelas jus milik nya
" Kamu kenapa sayang? " ujar Dirga panik pada saat kiara bangkit menuju keluar untuk mengambil air untuk nya minum
" Pedas yank, aku mau ambil minum lagi" balas Kiara ingin melangkah keluar, namun tidak bisa saat tangan Dirga mencegahnya untuk keluar.
" Jangan di minumin banyak air, nanti malah nggak cepet sembuh yang ada malah kembung" jelas dirga cepat, kemudian menyeret kiara untuk mengikuti nya ke arah dapur.
" Kamu mau ngapain Ga ?" tanya Kiara heran pada saat Dirga mengambil toples di lemari atas dapur nya tentu saja sambil menahan rasa pedas di mulut nya
" Huh hah... Kapok, nggak lagi lagi" batin Kiara dengan tangan yang sibuk mengibas area bibirnya
" **** ini" perintah Dirga sambil memberinya sebutir gula batu, untuk menetralisir rasa pedas yang di rasakan kiara saat ini. Kiara segera mengambil dan memasukan gula batu itu ke dalam mulutnya dan tidak lama rasa pedas pun perlahan menghilang.
" Gimana?" tanya Dirga saat Kiara sudah tidak mendesis pedas lagi
" Udah agak hilang! " jawab Kiara kemudian tersenyum, saat melihat keringat yang menghiasi dahi dan pipi Kiara akibat kepedasan, dirga pun segera mengambil Tissue kemudian mengelap keringat Kiara dengan lembut.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Selanjutnya bagaimana
Jangan kemana-mana tetap ikuti kisah nya
Jangan lupa jempol dan komentar nya ya
__ADS_1
Sampai babai